APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengkhianatan Berujung Luka

Pengkhianatan Berujung Luka

Setelah tiga dekade mengabdi, kebahagiaan rumah tangga seorang istri hancur saat menemukan bukti reservasi hotel rahasia suaminya. Alih-alih didukung, sang putra justru menuduhnya berlebihan dan membela ayahnya. Keputusan bulat untuk bercerai memicu konflik besar hingga sang suami mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan pulang. Ketika anak dan suaminya memanfaatkan situasi ini untuk menyudutkannya lewat kepura-puraan di rumah sakit, amarahnya memuncak. Ia pun bertekad mengubah sandiwara sakit suaminya menjadi kelumpuhan yang nyata.
Bab
Bagikan

Bab 1

Tepat di hari peringatan 30 tahun pernikahan kami, suamiku masih dalam perjalanan dinas. Makanan di meja sudah dingin. Di tengah aku masih menunggu kedatangannya, aku menerima notifikasi suamiku reservasi hotel.

"Aku masih dinas, bukankah wajar aku menginap di hotel?"

Suamiku masih merahasiakan, lalu aku meminta bukti video darinya, tetapi dia tidak membalas pesanku lama.

Putraku menyeletuk, "Bu, jangan bertingkah berlebihan. Bukankah Ayah bekerja keras juga untuk kita berdua?"

Semua orang menganggap aku adalah ibu rumah tangga yang bahagia karena memiliki suami yang perhatian dan putraku memiliki karier yang sukses. Namun, ketika aku menerima notifikasi reservasi hotel, seketika aku merasa muak.

Mereka mengira aku tidak tahu apa-apa.

Aku ingin bercerai.

Semua pengorbananku selama 30 tahun ini ternyata tidak dihargai.

"Kamu bukan anak kecil lagi, berhentilah membuat keributan!"

Suamiku memohon agar kami tidak bercerai. Dalam perjalanan pulang di tengah malam, suamiku mengalami kecelakaan mobil. Putraku marah dan mengatakan bahwa aku tidak becus menjadi istri maupun ibu.

Melihat anakku emosi dan suamiku yang pura-pura terbaring lemah di ranjang, aku mencibir dalam hati.

Kalau kamu suka pura-pura sakit, aku akan membuatmu lumpuh selamanya!'

Tepat di hari peringatan 30 tahun pernikahan kami, suamiku masih dalam perjalanan dinas. Di tengah aku masih menunggu kedatangannya, aku menerima notifikasi reservasi hotel.

"Aku masih dinas, bukankah wajar aku menginap di hotel?"

Suamiku masih merahasiakan. Dia mengatakan pergi dinas ke luar kota untuk penelitian arkeologi, nyatanya dia pesan hotel di pusat kota.

Putraku menyeletuk, "Bu, jangan bertingkah berlebihan. Lagi pula, tanpa Ayah, Ibu nggak bisa apa-apa."

Semua pengorbananku selama 30 tahun ini ternyata tidak dihargai.

Suamiku memohon agar kami tidak bercerai. Dalam perjalanan pulang di tengah malam, suamiku mengalami kecelakaan mobil. Putraku pun marah besar dan mengatakan bahwa aku tidak becus menjadi istri dan tidak pantas mendapat bagian dari harta yang akan diwarisinya.

Melihat anakku emosi dan suamiku yang pura-pura terbaring lemah di ranjang, aku mencibir dalam hati.

Kalau kamu suka pura-pura sakit, aku akan membuatmu lumpuh selamanya!'

…

Ketika aku mendapat notifikasi reservasi hotel, makanan di meja sudah tiga kali dihangatkan.

"Selamat menginap di Hotel Seruni! Semoga liburan Anda menyenangkan!"

Aku tertegun ketika membaca notifikasi itu, hatiku sakit sekali.

Nama suamiku adalah Hendra Suwanto. Dia merupakan profesor arkeologi yang sangat dihormati. Dikarenakan sangat jarang ada tenaga ahli di bidang arkeologi, pihak universitas mempekerjakan dia kembali.

Hendra sangat mengutamakan pekerjaannya. Meskipun hari ini adalah hari perayaan ulang tahun pernikahan kami, dia lebih memilih pergi dinas. Dia buru-buru pergi dinas tanpa berpamitan denganku.

Biasanya, aku yang mengurus segala keperluannya. Setiap kali pergi dengan tim arkeologi, aku yang mengemas pakaian dan peralatan yang dia butuhkan. Tidak hanya itu, kadang aku juga yang memesan akomodasi tim.

Sudah 30 tahun kami menikah, sosok suamiku dikenal sebagai seorang cendekiawan terkemuka yang selalu berpenampilan rapi dan memiliki segudang prestasi.

Sedangkan aku, sepenuhnya mengabdikan diri sebagai istri dan mendukungnya dari belakang. Kami berdua jarang bertemu. Pergi dinas mendadak di tengah malam sudah hal biasa. Bisa dikatakan bahwa aku merawat anakku dan orang tua sendirian, serta membantu urusan lainnya.

"Ibu lihat apa, sih? Aku panggil dari tadi, Ibu nggak menyahutku."

"Ayahmu pergi dinas. Kita makan duluan saja, aku lapar."

Terdengar suara anakku. Anakku melihat ke layar ponsel, wajahnya terlihat tertegun ketika membaca notifikasi di ponselku. Setelah itu, ekspresinya mulai santai lagi.

"Bu, itu kan Cuma notifikasi? Buat apa dilihat terus?"

Hatiku sakit sekali. Tidak ada satu kata pun bisa kuucapkan.

Aku telah menjadi istri Hendra selama puluhan tahun, satu-satunya orang yang paling memahami apa yang dibutuhkan untuk kelancaran pekerjaannya.

Hendra menjelaskan bahwa tujuan dinas kali ini untuk menggali makam kuno di daerah pegunungan, sedangkan letak hotel yang Hendra pesan ada di pusat kota. Jarak antara hotel dengan lokasi penggalian makam sangat jauh.

Tas arkeologi Hendra masih tertinggal di ruang kerjanya, bahkan sekop yang biasa dia pakai dan jubah anti air untuk masuk makam juga tidak dia bawa.

Karena biasanya aku yang membantu Hendra memesan hotel, jadi pemesanan hotel memakai nomor ponselku. Hendra lebih fokus pada urusan akademik, jadi dia tidak terlalu memperhatikan hal-hal kecil seperti mengganti nomor ponsel untuk keperluan pemesanan hotel.

Hanya dia yang paling tahu alasan Hendra pergi dengan tergesa-gesa.

Selama 30 tahun pernikahan kami, aku berubah dari gadis menjadi wanita setengah baya, sedangkan Hendra masih terlihat tampan dan menawan seiring bertambahnya usia.

Aku memiliki suami yang perhatian, seorang putra yang sukses, menantu yang berbakti, dan cucu perempuan yang lucu.

Semua memujiku beruntung. Aku memiliki banyak panggilan, yaitu Nyonya Suwanto, Bu Profesor, Ibu, Nenek ….

Waktu berlalu sia-sia, sampai aku nyaris melupakan nama asliku.

Apakah pengorbananku selama ini sia-sia?

Hatiku rasanya seperti tertusuk-tusuk. Aku memandang obrolan di ponsel dengan tatapan kosong.

Pesan terakhir yang Hendra kirim di perjalanan adalah meminta maaf kepadaku.

"Sayang, maafkan aku. Tim arkeologi mendesakku datang membantu mereka. Aku akan berikan hadiah perayaan ulang tahun pernikahan di rumah, ya."

Aku menatap layar ponsel sambil meneteskan air mata.

"Hendra, ayo kita bercerai."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Istrimu, Bukan Bonekamu
8.3
Demi wasiat sang ayah yang terbaring sakit, Ariana terpaksa menikahi Daniel Aldrigham tanpa dasar cinta. Kehidupan pernikahannya kian rumit karena Daniel memiliki kekasih gelap, sementara ayah mertuanya justru memanfaatkan Ariana demi memisahkan hubungan terlarang tersebut. Terjebak dalam intrik dan manipulasi keluarga konglomerat ini, Ariana dihadapkan pada pilihan sulit: tunduk bagai boneka atau melawan demi harga diri. Mampukah ia melunakkan hati Daniel yang dingin, atau justru hancur?
Sampul Novel Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat
8.5
Ziva mengakhiri hubungan lima tahunnya setelah Luis Loren memberikan hadiah murah sementara membelikan kapal pesiar mewah untuk cinta pertamanya, Paula. Lima tahun kemudian, mereka bertemu kembali di sebuah konferensi bisnis. Luis yang kini sukses menggandeng Paula, mengejek Ziva yang berpenampilan berantakan di dekat air mancur hotel mewah. Luis mengira Ziva hidup menderita dan mengemis belas kasihan. Padahal, Ziva hanya sedang mencari berlian biru milik putranya yang tidak sengaja terjatuh ke air.
Sampul Novel Cinta di Atas Es: Jangan Tinggalkan Aku, Pembohongku yang Menawan
9.0
Nyla merasa tak lagi dihargai oleh Ethan yang dingin dan selalu menuduhnya berdusta. Kecewa dengan sikap tersebut, ia memutuskan untuk pergi menjauh. Namun, langkah Nyla ini justru memicu perubahan drastis pada sikap Ethan. Nyla kemudian menantang pria itu, mempertanyakan mengapa ia menahannya tanpa rasa percaya. Ethan yang dahulunya angkuh kini justru memohon dengan penuh kerendahan hati agar Nyla tetap tinggal, sambil mengakui segala kesalahannya demi memperbaiki hubungan mereka.
Sampul Novel Malam Panas, Hati yang Membeku
9.8
Saat penglihatannya kembali, Mia justru menemukan bukti perselingkuhan Morin berupa pakaian dalam asing di kamar mandi. Memilih bungkam, ia menyaksikan langsung pengkhianatan kejam Morin yang bercumbu dengan wanita lain di hadapannya, memanfaatkan kebutaan Mia yang ia kira masih ada di bawah kebisingan musik. Terluka namun bertekad, Mia berpura-pura meraba jalan ke lantai atas untuk menghubungi Yuvan. Ia bersedia menjadi pengganti cinta pertama pria itu, asalkan Yuvan membantunya membalas dendam.
Sampul Novel Pelabuhan Terakhir
9.5
Caca, seorang yatim piatu yang terasing di kediaman pamannya, harus menghadapi kenyataan pahit ketika lamaran Awan ditolak calon ibu mertua akibat perbedaan status sosial. Setelah neneknya wafat, ia memutuskan pergi ke pesantren di Purwokerto demi menunaikan wasiat sang ibu. Di lingkungan baru ini, Caca yang tomboy dan ceria dapat mengekspresikan dirinya secara bebas. Namun, pertemuannya dengan seorang rival justru menjeratnya dalam pusaran konflik asmara yang rumit dan penuh emosi.
Sampul Novel ROMANSA DESEMBER Season 1 : Daniel and Stefany
8.0
Daniel dan Stefany tumbuh bersama sejak kecil dan selalu merayakan Natal di gereja tua desa mereka. Ketika remaja, perasaan cinta mulai muncul di antara keduanya, tetapi mereka memilih diam karena takut merusak persahabatan. Tepat saat Daniel bersiap mengungkapkan isi hatinya, Stefany mendadak pindah ke kota tanpa pesan. Bertahun-tahun berlalu, Daniel tetap setia menanti di gerbang gereja setiap musim dingin tiba. Akankah takdir membawa Stefany kembali kepadanya?