APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengantin Pengganti Calon Ipar

Pengantin Pengganti Calon Ipar

Aliya terpaksa menikahi Argan, pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya, demi menggantikan Alison yang mendadak kabur sebelum pernikahan. Namun, setelah mereka resmi menjadi suami istri, Alison kembali dan bertekad merusak hubungan mereka karena dendam. Meski Argan yang telanjur kecewa memilih setia kepada Aliya, berbagai rintangan terus menguji ikatan pernikahan pengganti ini. Mampukah cinta mereka bertahan dari segala badai yang datang?
Bab
Bagikan

Bab 1

“Alison!”

“Alison!”

Tidur Aliya jadi terganggu akibat teriakan-teriakan yang terdengar dari luar. Saat ia mencabut earphone di telinganya, suara kegaduhan itu semakin jelas terdengar.

“ALISON!”

Aliya membangun tubuhnya dan mendengus. Apalagi yang dilakukan kembarannya itu? Tidak bisakah ia memberikan waktu yang tenang bagi Aliya untuk beristirahat? Dia selalu saja menimbulkan masalah yang membuat seisi rumah menjadi seperti ini.

Dengan berat hati, Aliya berjalan keluar dari kamarnya. Dia melihat seluruh penghuni rumah dihiasi raut wajah khawatir. Bahkan beberapa dari mereka terlihat begitu pucat seperti menghadapi kematian.

Apa yang terjadi?

Aliya melanjutkan langkahnya untuk mencari keberadaan orang tuanya. Tepat di ruang tamu, ia melihat Ibunya duduk di sofa, tengah menangis tersedu-sedu. Sementara Ayahnya berdiri di sisinya berusaha menenangkan.

“Jika seperti ini, bagaimana kelanjutannya?”

Aliya mendengar suara yang asing. Ternyata di sana orang tuanya bersama orang lain. Mereka tidak hanya berdua.

Tapi, siapa orang yang berani berkata dengan nada seperti itu pada Ibunya? Aliya merasa kesal.

“Kami akan usahakan,” ucap Addyson, Ayah Aliya.

“Usahakan? Apa lagi yang mau kalian usahakan? Sudah jelas-jelas anak itu lari dari pernikahannya sendiri!” cecar wanita itu.

Aliya yang mendengar itu, termenung. Ia mencoba mencerna apa yang ia dengar. Jika ini tentang pernikahan, bisa diduga, wanita yang dimaksud adalah Alison.

Jadi, apa kembarannya kini membuat masalah dengan lari dari pernikahannya yang esok akan diadakan?

Aliya membuang napas kasar.

Kini masalah yang ia buat benar-benar luar biasa.

Dia bahkan bisa membuat orang tua mereka terkena serangan jantung.

“Kami tidak mau menanggung malu, Addy. Jika acara ini dibatalkan, mau ditaruh di mana wajah kami?” Kini Ayah dari calon suami Alison juga ikut bicara. Dia terlihat marah dan kecewa. Tapi, sepertinya dia sadar jika ini bukan kehendak dua orang di depannya ini.

Jika Aliya tidak salah mengingat, pria itu bernama om Rendra. Dan istrinya bernama Mia. Lalu … putra mereka yang akan menikah dengan Alison, bernama-

“Argan!”

Ah! Ya, itu namanya.

Eh? Siapa tadi yang bicara itu?

Aliya mengintip ke ruang tamu dan melihat seorang pria yang berdiri di ambang pintu masuk. Pria itu terlihat kacau. Ekspresi wajahnya begitu kusut. Mungkin dia perlu disetrika lebih dulu supaya wajahnya bisa kembali licin.

“Cepat kamu juga bicara. Jangan hanya diam saja!” cecar Mia. Dia tampaknya tidak suka dengan keterdiaman putranya.

Dalam hati, Aliya setuju dengan Ibu Argan ini. Seharusnya, pria itu bisa meluapkan amarahnya di sini, mengaum seperti singa, karena mempelai wanitanya yang kabur sebelum mereka melakukan ijab kabul. Ayo mengamuk!

“Ibu saja,” jawab Argan tidak terlihat peduli.

Huu! Tidak seru!

Dia mungkin merasa terpukul dengan kejadian ini. Tapi, Aliya pikir, pria itu terlalu lemah hingga bisa begitu terpuruk hanya karena ditinggal seorang wanita. Dia terlihat menyedihkan.

“Aliya?”

“Eh?” Aliya mengerjap kaget.

Saat Rendra memanggil namanya, seketika semua mata di sana memandang ke arahnya.

Bibir Aliya mengukir senyuman kaku. Apa bisa mereka tidak melihanya dengan tatapan seperti itu? Jujur saja, Aliya merasa sedikit takut. “Apa aku mengganggu?”

Aliya pikir, keberadaannya tidak terendus oleh mereka. Mungkin karena ia terlalu menikmati menonton drama mereka, ia sampai tidak sadar jika posisinya sudah cukup jelas terlihat.

“Tidak, kamu-“

“Benar!”

Ucapan Rendra terpotong oleh seruan Mia yang terdengar sangat bersemangat. Wanita itu bahkan berdiri dengan senyum semringah, sangat berbeda dengan dia beberapa detik yang lalu.

“Dia!” Mia menunjuk Aliya, dan berkata, “Nikahkan dia dengan putraku.”

“Apa?!” Kali ini, reaksi yang ditunjukkan Aliya dan Argan sama. Mereka sama-sama berteriak tidak percaya. Mereka bahkan sempat saling melempar pandangan bingung, sama tidak mengerti dengan apa yang tengah terjadi saat ini.

“Ibu, tolong jangan bercanda!” ucap Argan. Dia tidak mungkin menikah dengan sembarangan perempuan. Ia memutuskan menikah pun karena ia dan Alison sudah berhubungan selama dua tahun. Meski Argan sendiri tidak menyangka jika Alison akan meninggalkannya tepat saat mereka akan menikah keesokan harinya.

Tapi, menggantikan calon istrinya dengan perempuan lain terdengar lebih gila. Argan tidak mengerti dengan jalan pikiran Ibunya itu.

“Siapa yang bercanda?” tukas Mia. “Ini lebih baik dari pada membatalkan pernikahanmu itu. Kita akan malu jika acara ini dibatalkan.”

 “Tapi, kenapa harus mengganti mempelai wanitanya?” Argan mengacak rambutnya kasar. Demi Tuhan, bukan ini yang ia inginkan.

“Lalu, kamu mau Ibu bagaimana, Argan? Sudah jelas-jelas calon istri kamu itu kabur. Apa kamu tidak kasihan dengan Ibu? Bagaimana dengan kehormatan keluarga kita? Kita harus menanggung malu atas sikap kekanak-kanakan perempuan pilihan kamu itu!” Ibu Argan mengomel.

Argan memalingkan wajahnya, merasa tidak bisa membalas. Tapi dia juga kecewa dengan keputusan Ibunya. Argan memilih diam setelah itu, karena ia juga tidak memiliki jalan keluar dari masalah ini.

Tapi, apakah ia harus benar-benar menikahi perempuan itu?

Argan melirik Aliya yang berdiri menoton orang tua mereka berdebat. Dia terlihat menikmati drama di depannya seperti tengah menonton sinetron di televisi.

Argan berdecak. Perempuan seperti inikah yang akan menjadi istrinya? Padahal Argan selalu memimpikan akan memiliki istri yang cantik dan anggun seperti Alison. Tapi, jika Alison tidak kembali juga saat pernikahan mereka, maka terpaksa Argan menikah dengan Aliya.

“Bagaimana, Aliya?”

Mereka semua menunggu jawaban Aliya, begitu juga Argan.

“Aku tidak mau.”

Rendra nyaris tersedak mendengar penolakan mentah-mentah dari Aliya. Ekspresi wajahnya saat mengatakan itu bahkan terlihat sangat datar. Dia tampaknya tidak menyukai Argan.

Argan yang menyadari itu merasa tersinggung.

Memang dia pikir Argan juga mau menikah dengannya? Bahkan jika diberi pilihan, Argan lebih memilih untuk mencari calon istri lain.

“Kenapa, Nak?” tanya Mia. Dia bicara dengan nada lembut. Sangat berbeda dengan ia saat bicara dengan Ibunya sebelumnya. Dia sepertinya ingin membujuk Aliya supaya menerima tawarannya.

Tapi, apakah semudah itu Aliya dibujuk?

“Jangan terlalu cepat menjawab. Kamu juga pasti akan bahagia saat menikah dengan Argan.”

“Pria itu bukan tipeku,” ucap Aliya mengibaskan tangannya. Ia memasang ekspresi malas ketika melirik Argan yang sok kegantengan itu.

Meski memang dia memiliki wajah di atas rata-rata, saat dia bersikap arogan, nilainya di mata Aliya seketika jadi minus.

Argan yang mendengar itu mendelik tidak terima.

“Aku juga tidak menyukaimu. Kamu pikir, kamu cantik?”

“Ya,” balas Aliya santai. Dia memainkan helaian rambutnya.”Aku selalu mensyukursi apa yang Tuhan berikan untukku.”

Argan hendak membalas, tapi seketika ia mengatupkan mulutnya kembali. Perempuan itu membuat Argan tidak bisa membalas, karena jika ia menghinanya, sama saja ia menghina ciptaan Tuhan.

Sial! Perempuan itu sungguh menyebalkan.

“Ngomong-ngomong, Tante. Apa tante yakin akan ada yang mau dengan anak tante ini?”

“Kenapa, Nak?” Mia terlihat bingung. “Apa Argan kurang menarik?”

“Tidak. Aku pikir, dia seperti penderita impoten.”

Raut wajah Argan seketika memerah. Semua orang menatap ke arahnya dengan tatapan menilai. Harga diri Argan tersenti akibat perkataan perempuan itu.

Ia bangun dan berteriak, “KITA AKAN MENIKAH BESOK, DAN AKAN KU BUKTIKAN BAHWA PERKATAANMU SALAH BESAR!”

Dia pergi dengan marah.

Aliya mengangkat sebelah alisnya heran, “Apa aku salah bicara? Aku kan hanya mengatakan apa yang aku pikirkan.” Dia mengendikkan bahunya acuh. Dia tidak peduli meski Argan tersinggung dengan ucapannya.

****

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Cinta Dan Obsesi
7.8
Sebagai kelanjutan kisah Ikhlasku dengan takdirku, Laras diasuh keluarga kaya setelah yatim piatu. Tragisnya, sang pengadopsi adalah dalang kematian ibunya yang kini berpura-pura bertanggung jawab. Bukannya bahagia dalam kemewahan, Laras justru menjadi target obsesi gelap dari kakak angkatnya sendiri. Di tengah pusaran konflik dan rintangan yang begitu rumit, mampukah perasaan obsesif tersebut terkikis dan berubah menjadi ketulusan cinta sejati?
Sampul Novel Cinta dan Gairah 21+
8.1
Antologi romansa dewasa ini menyajikan kumpulan kisah penuh gairah dengan latar belakang tokoh yang beragam. Pembaca akan diajak menyelami dinamika emosional yang mendalam dari berbagai profesi, mulai dari kehidupan ibu rumah tangga, mahasiswa, kuli bangunan, hingga pesona para suami, manajer, dan CEO. Setiap cerita dirancang secara unik untuk memenuhi fantasi Anda melalui narasi yang memikat. Nikmati jalinan alur yang intens dan penuh warna di dalam buku ini.
Sampul Novel Dulu Istri Bodoh, Sekarang Obsesi Abadi
8.0
Tiga tahun Cathryn bertahan dalam pernikahan dingin demi Liam, sebelum dikhianati bersama adik tirinya saat sang ibu tiada. Muak, ia memilih cerai meski dicibir. Tak disangka, Liam menyesal dan bersujud memohon di bawah hujan agar kembali. Namun, desas-desus rujuk itu diabaikan Cathryn. Kini, seorang taipan kuat berdiri di sisinya, siap melindungi istri tercintanya dan menghancurkan siapa saja yang berani mengusiknya.
Sampul Novel Gairah Membawa Petaka
8.3
Mengandung konten 21+ Harap bijak menentukan bacaan... Jangan lupa mampir juga cerita pertama "Mertua Hiperseks" Zakia Ananta Arman, gadis remaja yang masih sangat polos dan tidak pernah mengenal apa itu jatuh cinta sebelumnya. Dia terpesona dengan ketampanan pemuda tampan yang merupakan putra dari kyai pengasuh pesantren dikingkungannya. Malam itu gadis yang cakap dipanggil Kia itu secara sengaja masuk ke dalam kamar pria yang sering di panggil Gus Beren oleh para santri. Kia memasukkan obat perangsang dan alkohol secara bersamaan pada teh yang disajikan oleh Santri dan akan di minum oleh Gus Beren. Alhasil, malam itu tanpa sadar Gus Beren menyetubuhi Kia yang bersembunyi dibalik tirai gorden kamarnya, saat Gus Beren tengah membersihkan badan di kamar mandi setelah acara pengangkatan pengasuh baru di adakan di pesantren yang di miliki abahnya. Hubungan satu malam itu berakhir duka bagi Kia. Ia tidak pernah menyangka bahwa dari hubungan itu ia akan mengandung anak dari Gus Beren, tapi sayangnya Gus Beren tidak mau bertanggung jawab atas anak itu. Karena bagaimana pun anak itu tetap akan bernasab pada ibunya, sebab ia hadir sebelum terjadinya Ijab Qobul pernikahan. Apalagi Kia baru mengetahui, jika Gus Beren sudah memilik istri yang di nikahi secara siri, karena saat ini istri Gus Beren masih melanjutkan pendidikannya di Mesir. Kia teringat akan perbuatan papanya Arman beberapa waktu yang lalu, ia membawa Cantika yang merupakan wanita selingkuhannya ke rumah dan melakukan perbuatan mesum di depan mamanya Arini. Mungkinkah yang terjadi saat ini merupakan balasan atas perbuatan Arman, yang telah menyakiti Arini. Bukan hanya itu, Arman juga sering melampiaskan amarah pada mamanya dan juga kakaknya Zoni saat mereka memberontak kelakuan Arman untuk bermain panas dengan Cantika. Kata-kata Kia terngiang begitu dalam pada ingatan Arman, yang menyiratkan kebencian dari seorang putri yang sangat ia sayangi. Arman tak pernah begitu menyesal atas perlakuannya dan perkataannya yang sering menyakiti Arini dan Zoni, tapi untuk Kia, dia benar-benar menyesal karena telah membuat putri kesayangannya itu kecewa dan berkata kasar padanya. Teringat pada masa lalu kelam tentang Rania yang harus mati akibat ulah Ayah Arman, ia takut hal itu terulang kembali pada Kia. Akankah Kia bisa mendapatkan keadilan serta tanggung jawab dari Gus Beren untuk anak yang dikandung? Sedang usianya saat ini masih belum cukup umur untuk melangsungkan pernikahan karena ia baru 9 SMP. Ataukah ia akan menjalani sisa-sisa hidup dengan karma yang telah papanya perbuat selama ini? Siapakah Rania, yang menyisakan luka begitu dalam bagi Arman?
Sampul Novel Istri Kontrak CEO Galak!
9.8
Kehidupan ceria Leora Adhisti, putri Prayoga Alexander, hancur setelah bisnis keluarganya di New York bangkrut. Demi membiayai operasi sang ayah, gadis berusia 20 tahun yang ceroboh ini terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Adnan Nicholas. Adnan adalah seorang miliarder tampan, dingin, dan angkuh yang dijuluki Mr. Devil. Di tengah kesulitan hidupnya, mampukah Leora bertahan menghadapi sikap kejam dari suami kontraknya tersebut?
Sampul Novel ISTRI LUMPUH TUAN NATHAN
8.0
Pernikahan Violetta dan Nathan diselimuti keheningan yang menyakitkan. Meski Violetta telah menyerahkan seluruh jiwa dan raganya demi sang suami, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa cintanya bertepuk sebelah tangan. Nathan terus membangun dinding pemisah yang tebal, memperlakukan Violetta layaknya orang asing di hidupnya. Harapan Violetta untuk bersatu seutuhnya kini pupus, menyisakan kepedihan mendalam akibat sikap dingin dan pengabaian Nathan yang tak berujung.