APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pemuas Nafsu Sang Casanova

Pemuas Nafsu Sang Casanova

Nasib malang menimpa Aletta Casandra. Gadis berparas menawan ini dijadikan alat bayar utang oleh pamannya sendiri. Kebebasannya direnggut paksa ketika ia diserahkan kepada Leonardo Pradungganegara. Leonardo adalah konglomerat muda yang sangat kejam dan berkuasa. Kini, kehidupan masa muda Aletta hancur sepenuhnya. Ia terjebak dalam lingkaran hitam, dipaksa menjadi pemuas hasrat bagi pria berdarah ningrat tersebut tanpa bisa melarikan diri.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Perbaiki tingkah mu jika masih ingin tinggal dan hidup di sini!” perkataan Leo itu sontak mebuat Amel berdiri tegak.

 “Ma-maaf Tuan.” Cicitnya pelan sembari menahan malu.

”Jangan kamu pikir saya  tidak tahu apa maksud mu seeperti tadi.” hardik Leo keras.

Amel hanya bisa menundukkan kepalanya malu, lantaran maksud dan tujuannya ternyata sudah di ketahui oleh Leo, bagaimana lelaki itu tidak tahu, di luar sana ia sering menemui wanita  yang bahkan lebih berani dari pada Amel, jadi lelaki itu sudah terlalu hapal dengan godaan para wanita yang mengingnkan dirinya.

Leo berjalan keluar. “Aldo, antar saya ke perusahaan.” Perintah Leo pada lelaki muda yang merupakan anak buahnya itu.”

“Siap Tuan!”

 “Dan kamu Aldi jaga wanita itu agar tak pergi dari rumah ini.” Perintah Leo juga pada Aldi.

“Wanita yang mana Tuan?” tanya Aldi denga tampang polosnya, membuat sang Kakak Aldo menggeram tertahan dengan kebodohan sang adik kembarnya itu.

 “Jangan menguji kesabaran ku Aldi.” Geram Leo dengan tatapan mautnya.

Melihat itu sontak saja otak Aldi bekerja dengan sangat baik. “Oh iya siap Tuan.” Beruntung di saat genting otak lelaki itu seketika waras, dan langsung paham apa yang di maskud oleh majikannya itu.

Leo kembali melangkah meuju mobil mewahnya, dengan Aldo sebagi supir.” Aldi dan Aldo bekerja di sana dengan gajih yang tak main-main, bahkan dalam sebulan gajih keduanya mencapai puluhan juta, tapi ya itu tugas mereka merangkap semua, karena Leo tak ingin mempekerjakan banyak orang di rumahnya. Orang-orang yang dulu ia bawa menemui Aletta, itu hanya akan di panggil sewaktu-waktu saja, tetap anak buahnya yang selalu stay dengannya di mana pun adalah Aldi dan Aldo. 

***

“Bibi keluar dulu ya, kalau ada apa-apa kamu panggil Bibi saja.” Pamit Bi Ati ramah pada Aletta.

Aletta tersenyum manis, “Terimakasih ya Bi Ati.”

“Sama-sama cantik.” Bi Ati pun keluar dari kamar,  tak berselang lama pintu Aletta kembali terbuka, Aletta yang awalnya mengira Bi Ati tersenyum, namun seyumnya sektika pudar melihat dua orang gadis yang berpakaian sama dengan yang tadi di berikan oleh Leo padanya. Keduanya masuk dengan wajah sinis tak bersahabat.

“Oh jadi ini mainan baru Tuan Leo! Cih masih cantikan kita kemana-mana.” Sinis wanita berambut setengah pirang, Alia.  

“Eh kau jala*g kecil! Kau harus patuh ama kita, karena kita  adalah senior di sini.” Ucap Amel dengan tangan yang bersedekap di dada.

Aletta keheranan, di lihatnya kedua wanita itu dari ujung rambut hingga ujung kepala.

 ‘Apa ini yang di sebut Bi Ati, mereka juga korban penebus hutang seperti aku? Tapi kenapa bersikap senioritas padaku, di kira ini sekolah apa.’ Heran Aletta di dalam hati.

“Heh! Kamu denger gak!” bentak Amel dengan nada tinggi, membuat  Aletta sedikit terperanjat.

“Memangnya kalian siapa?” tanya Aletta.

Alia dan Amel saling pandang dengan tatapan penuh bangganya, “Kami pembantu kesayangan Tuan Leo, dan hanya boleh kami yang menjadi kesayangan Tuan Leo!” ucap Alia penuh penekanan.

‘Cih! Sama-sama pembantu aja bangga, mamam aja sana Tuan kalian itu.’ Sahut Aletta di dalam hati.

“Eh paham gak!” bentak Amel.

 “Iya.” Hanya itu sahutan dari Aletta.

 “Heh! Amel! Alia! Kalian nagapain?!” suara Bi Ati langsung saja membuat kedua gadis itu pergi tanpa pamit.

“Aletta kamu gak apa-apa , mereka gak melakukan hal yang jahat padamu ‘kan?” tanya Bi Ati khawatir menatap Aletta menelisik. 

Aletta menggelengkan kepalamya seraya tersenyum simpul. “Aletta baik-baik aja kok Bi.”

“Aletta kamu harus maklum sama mereka berdua, itu nmanya  Amel dan Alia, mereka sangat terobsesi dengan Tuan Leo, bahkan keduanya dengan senang  hati jika di bawa ke kamar oleh Tuan Leo, dan setiap ada orang baru, mereka itu akan bersikap senioritas di rumah ini, padahal posisi kita semua sama  di rumah ini.” Jelas Bi Ati panjang lebar.

‘Pantas saja.’ Batin Bella seraya mengangguk-anggukkan kepalanya.

 “Emm Bi Ati, apa Tua Leo memang selalu meniduri para pembantunya?” tanya Aletta tiba-tiba.

Bi Ati tertawa, “Tidak semua, saya dan beberapa pembantu  lainnya tidak pernah sama sekali di sentuh oleh Tuan Leo. Ia hanya kan menyentuh gadis belia yanag memikiat hatinya.”

“Apa Amel dan Ali sering di sentuh olehnya?”

“Saya rasa tidak, karena sepengetahuan  saya Tuan Leo itu tidak akan meniduri wanita lebih dari satu kali, Alia dan Amel memang pernah di tidurinya namun hanya satu kali.” Jelas Bi Ati.

Ada rasa lega di hati Aletta mendengar hal itu. ‘Itu artinya aku tidak akan di tiduri oleh lelaki berengsek itu lagi.’ Batin Aletta, bisa sedikit bernafas lega.  

“Oh gitu ya Bi, tapi tadi Amel dan Alia berkata seakan–akan mereka sangat sering melakukannya .”

 “Mereka itu hanya berkhayal sakin obesesinya sama Tuan Leo.” Sahut Bi Ati berbisik.

Aletta hanya mengangguk-anggukkan kepalanya paham.

“Tunggu sebntar ya, Bi Sri akan segera datang mebawakan mu makanan.” Ucap Bi Ati .

Dan tak seberapa lama seorang wanita yang sedikit lebih muda dari Bi Ati datang dengan nampan berisi makanan dan minman.

“Aduh maafkan saya, merepotkan kalian berdua.” Ucap Aletta tak enak hati pada kedua wanita di hadapannya itu.

 “Ih biasa aja atuh Neng geulis, kamu teh geulis pisan yak, pantes atuh langsung di bawa Tuan Leo ke kamar.” Ucap Bi Sri cengengesan sendiri.

“Is Sri.”Tegur Bi Ati menyenggol lengan wanita itu. 

“Ehehe iya maaf-maaf.”

 “Aletta, ini namanya Bi Sri, dia sama seperti Bibi, kamu kalau ada apa-apa bilang saja pada kami ya.” Ucap Bi Ati lemah lembut memperkenalkan Bi Sri.

“Iya siap Bi, terimakasih banyak sudah baik sama Aletta.” Aletta sedikit lega, setidaknya masih ada beberpa orang baik di rumah besar bak istana ini, begitu pikirnya. 

“Sama-sama Neng cantik.” Sahut Bi Sri dengan senyuman.

 “Ya sudah ya, kami pergi dulu, jangan lupa di makan makanannya ya Neng.” Pamit Bi Sri dan Bi Ati.

“Siap Bi, sekali lagi terimakasih banyak.”

“Iya sama-sama.” 

Kedua wanita itu pun kembali keluar dari kamar meninggalkan Aletta seorang diri di dalam kamar.  

***

Sementara di sebuah perusahaan besar, seorang CEO muda, tampan dan sangat di segani itu berjalan bak seorang pangeran dari negri dongeng. Seluruh  karyawan yang berpapasan dengannya menunduk hormat, ada pula beberapa karyawan yang menyapanya, meskipun tak pernah satu kali pun sapaan itu di jawab oleh sang atasan yang begitu arrogant itu. 

“Kau sesekali harus bersikap lemah lembut sama bawahan.” Bisik lelaki dengan perawakan khas orang korea, dia adalah Mervin lelaki yang merupakan sahabat sekaligus seketarisnya di kantor.

“Ck itu hal yang merepotkan!” Itu sahutan yang selalu di jawab Leo.

“Kau selalu saja begitu.” Keduanya berjalan terus menuju ruangan khusus CEO yang berada di lantai teratas.

“Ku denger-denger kau dapat  mainan baru di rumah, siapa yang ngutang?” tanya Mervin di dalam lift yang memang husus untuk CEO.

“Hm, mantan pekerja di sini.”

“Hah, serius? Siapa ? yang mana?” kaget Mervin.

Leo mentap kesal pada sang sahabat sekaligus seketarisnya itu. “Jangan banyak tanya, apa jadwal hari ini?” tanya Leo.

 “Pertemuan dengan dewan direksi jam dua siang nanti.”

“Hm, setelah itu?”

“Kamu gak lupa ‘kan malam ini , Mami Papii mu serta Nenek, menyuruhmu datang ke rumah besar, untuk makan malam bersama mereka.” Ucap Mervin mengingatkan. Mervin memang tidak hanya mengurus segala kepentingan kantor, ia juga mengingatkan sang sahbat dengan urusan di luar kantor seperti pertemuan dengan keluarga besar lelaki itu, dan lain-lain.

 “Cih! Sungguh merepotkan.” Decih Leo.

Leo memang sangat benci dengan yang namanya berkumpul keluarga, sama seperti keluarga kaya pada umumnya, yang di bahas jika bertemu adalah masalah yang sama yaitu perjodohan konyol. Itu pula yang terjadi pada lelaki itu, ia akan menajdi bulan-bulanan keluarganya jika bertemu, selalu di tanya mengenai menikah, menikah dan menikah, hal itu mebuat Leo malas pulang ke rumah megah orang tuanya itu.

“Bikin  alasan untuk pertemuan malam mini.” Suruh Leo pada Mervin.

“Anjir! Gak ya! Itu mah sama aja kau ingin membunuh ku! Kau ingat terakhir kali aku ke sana menyampaikan alasan? Aku yang malah kena marah.” Dumel Mervin mebuat Leo terkikik geli. Memang selalu seperti itu, Mervin yang akan kena marah karena di anggap membantu Leo menghindar, Mervin sendiri seperti saudara Leo jika di kediaman orang tua Leo. 

***

Jam demi jam pun berlalu, Aletta terbangun dari tidurnya yang rupanya sudah hampir malam. Pintu kamarnya kembali terbuka, rupanya Bi Sri yang masuk, dengan membawa beberapa peralatan mandi.

“Aletta, ini Bibi bawain handuk dan keperluan kamu yang lain.”

“Wah Terimkasih  banyak Bi Sri, maaf Aletta merepokan Bibi ya?”

“Eihh kamu mah bilang gitu mulu, udah gak papa, ini memang tugas Bibi, sok atuh mandi, nanti keburu Tuan datang.” Suruh Bi Sri.

“Emangnya kenapa kalau Tuan datang Bi?”tanya Aletta dengan tampang polosnya.

 Bi Sri malah terkikik geli sendiri dengan pipi yang memerah. “Enggak, gak papa, barangkali aja, Tuan mau mencumbu mu kembali.” Goda Bi Sri membuat mata Aletta membulat sempurna. 

“Ehehe Bibi bercanda, ya sudah atuh ya Aletta, Bibi tinggal dulu.” Aletta pun menganggukkan kepalanya sembari tersenyum .

Rasa sakit di bawahnya sana pun sudah mulai mereda. Aletta mulai bangkit dan berjalan menuju kamar mandi, untuk menyegarkan badannya yang benar-benar lengket.

‘Tidak mungkin si Tuan brengsek itu akan mencumbu ku lagi kan? ‘Kan kata Bi Ati dai tidak akan melakukannya dua kali dengan orang yang sama, jadi aku aman lah.’ Batin Aletta.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Jauh di Luar Jangkauanmu
9.5
Pengorbanan Delia selama sepuluh tahun untuk mantan suaminya berujung sia-sia hingga perceraian menjadi jalan keluar. Tiga bulan setelah berpisah, ia terlahir kembali menjadi sosok mengagumkan: CEO merek terkenal, desainer ternama, sekaligus pemilik tambang sukses. Ketika keluarga sang mantan memohonnya untuk kembali, Delia yang kini dicintai oleh Caius yang sangat berkuasa hanya memandang mereka dengan rendah. Bagi Delia, mereka tak lagi selevel karena kini ia berada jauh di luar jangkauan.
Sampul Novel Cinta Dalam Perjodohan
9.4
Sayyidah terpaksa menjalani pernikahan yang tidak pernah ia inginkan karena perjodohan dari orang tuanya. Sang suami, Abbas, sangat jauh dari kriteria pria idamannya. Abbas hanyalah seorang yatim piatu yang sangat pendiam, selalu berpenampilan sederhana dengan gamis, dan kondisi keuangannya pun biasa saja. Di tengah jurang perbedaan ini, mampukah perasaan cinta akhirnya tumbuh di hati Sayyidah untuk sang suami? Saksikan perjuangan emosional mereka dalam menghadapi ikatan pernikahan ini.
Sampul Novel Cinta di Atas Es: Jangan Tinggalkan Aku, Pembohongku yang Menawan
9.0
Nyla merasa tak lagi dihargai oleh Ethan yang dingin dan selalu menuduhnya berdusta. Kecewa dengan sikap tersebut, ia memutuskan untuk pergi menjauh. Namun, langkah Nyla ini justru memicu perubahan drastis pada sikap Ethan. Nyla kemudian menantang pria itu, mempertanyakan mengapa ia menahannya tanpa rasa percaya. Ethan yang dahulunya angkuh kini justru memohon dengan penuh kerendahan hati agar Nyla tetap tinggal, sambil mengakui segala kesalahannya demi memperbaiki hubungan mereka.
Sampul Novel Luna Curiannya, Penyesalan Terbesarnya
9.0
Lima tahun menduduki posisi Luna di Klan Bulan Darah, aku hanya menerima sikap dingin dari Alpha Arlan. Kasih sayang dan gaun impianku justru ia serahkan pada Fiona, perempuan yang selalu ia bela. Saat Arlan menyebut takdir kami sebagai beban yang menyesakkan, aku pun muak. Aku memilih memutuskan ikatan kami dan pergi menjauh. Begitu tautan mistis kami hancur, kepanikan melandanya hingga ia memohon kembali. Namun, penyesalan Arlan kini sama sekali tidak berharga bagiku.
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
9.2
Enam tahun pernikahan rahasia dengan seorang direktur menyisakan luka bagi sang istri, terutama karena suaminya menolak dipanggil ayah oleh putra mereka. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretaris wanitanya, ia memutuskan pergi membawa putranya dan mengajukan cerai. Kehilangan ini membuat sang suami yang biasanya tenang menjadi lepas kendali dan mencarinya ke mana-mana bagai orang gila. Namun, kali ini sang istri dan putranya benar-benar tidak akan pernah kembali lagi.
Sampul Novel Tumbal Mahasiswa KKN
7.8
Kegiatan KKN Laras dan teman-temannya berubah menjadi mimpi buruk saat mereka terjebak di sebuah desa misterius. Kepala desa setempat rupanya memimpin sekte pemuja iblis demi mempertahankan kecantikan abadi, dengan mengincar mahasiswi perawan sebagai tumbal ritual. Di tengah ancaman maut menjelang bulan purnama, hadir sosok misterius bernama Arjanta yang berusaha melindungi Laras. Namun, aksi penyelamatan ini memicu konflik dengan Fabian, kekasih Laras. Demi menyelamatkan nyawa Laras, Arjanta nekat mengambil keputusan ekstrem.