APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pemilik Hati Tuan Mafia

Pemilik Hati Tuan Mafia

Hidup dalam penderitaan sejak kecil membuat Belle harus tegar menghadapi kejamnya dunia. Di tengah keterpurukan, ia menemukan jalan untuk membalas dendam kepada orang-orang yang telah menyakitinya. Bersama Albara, satu-satunya sosok pelindung yang ia percayai, Belle berusaha bangkit kembali. Meski trauma masa lalu membuatnya menutup diri dari cinta, keluarga, dan persahabatan, akankah kehadiran Albara mampu menyembuhkan hatinya dari bayang-bayang luka baru?
Bab
Bagikan

Bab 1

Gadis itu perlahan mulai menjauh.

Tetesan darah mengalir dari kening dan lengannya.

Matanya menatap tajam pada tongkat yang baru saja membuatnya terluka, tepat pada bagian wajah itu.

Wajah yang akan selalu diingatnya, senyum tipis tersirat dalam bibir dengan goresan luka.

“Bahkan, dia bukan manusia!” pekik hatinya.

Air matanya mengalir menghujani pipi yang memang sudah basah sedari tadi.

Bahkan seluruh tubuhnya basah kuyup.

Livia menatap anak tirinya, Belle dengan tatapan tajam dan tangan yang masih memegang erat tongkat yang ujungnya telah di penuhi darah.

Lantai sudah ada jejak darah.

Namun, hatinya masih belum puas. Kekesalannya masih belum sepenuhnya terlampiaskan.

Sejenak ia berpikir, penyiksaan apa lagi yang harus dilakukannya kepada sang anak tiri.

Eleird baru saja pulang dari luar kota setelah perjalanan bisnis yang ia lakukan terselesaikan.

Di pinggir toko, ia samar melihat sosok putrinya.

Eleird membubarkan lamunannya.

Bahwa tidak mungkin, anaknya akan makan di pinggir toko dengan raut wajah ketakutan.

Eleird hendak memacu mobilnya pergi.

Gadis itu berdiri membuang bungkus roti di tempat sampah tak jauh darinya.

Eleird memperhatikan dengan seksama, itu benar putrinya.

Eleird langsung turun dari mobil dan menghampiri Belle.

“Belle!” panggilnya.

Betapa terkejutnya Eleird ketika mendapati gadis yang makan di pinggiran itu ternyata benar putrinya, dari istri pertama.

Sontak ia berlari memeluk putrinya dengan erat, seketika tangis itu pecah.

Seakan banyak hal yang telah terjadi kepadanya, Eleird mengusap air mata Belle dan membawanya masuk ke mobil.

Eleird pergi ke seberang jalan untuk membeli air minum, kemudian kembali ke mobil dan memberikannya kepada Belle.

“Apa yang terjadi, Nak!” tanyanya.

Eleird Meletakkan tangannya di kepala Belle.

Belle meminum air yang diberikan Ayahnya, “Shhkk, a-aku lapar ....”

Eleird segera menyalakan mobilnya menuju sebuah restoran.

Di sana ia membelikan beberapa makanan untuk Belle.

Eleird menatap wajah putrinya yang makan dengan lahap, seperti seseorang yang tidak makan beberapa hari.

Hatinya terkikis, ingin tahu apa yang terjadi dengan putrinya.

“Belle, ada apa?” Eleird bertanya, “kenapa makan di pinggir seperti tadi? Di rumah tidak ada makanan?”

Belle kembali menangis dengan tersedu-sedu, ia menceritakan semua yang terjadi kepadanya dan sikap Ibu tirinya.

Hanya Ayahnya yang mau mendengarkan keluh kesah dan tangisnya.

Mentalnya sangat terguncang dan rahang itu semakin terlihat jelas.

Entah berapa lama dia belum makan.

Eleird terdiam, setelah putrinya selesai makan ia membayar bill dan beranjak pulang.

Tangannya mengepal sudah siap untuk sampai ke rumah.

Sesampainya di rumah, ia malah mendapati istri-putranya Reval sedang asik makan dan tertawa.

Mereka tak memikirkan Belle sama sekali.

Eleird duduk di sofa meremas dengan erat jaket yang ada di tangannya.

Livia membelalak tak percaya ketika Belle pulang bersama Eleird.

Namun, ia tetap yakin sepenuhnya jika suaminya akan tetap menyalahkan Belle.

Terlebih lagi, Livia telah memberinya anak laki-laki yang siap menjadi penerusnya.

Belle dan Reval naik ke kamar mereka masing-masing.

Livia mendekati Eleird dan duduk di sampingnya, merangkul tubuh itu dengan lembut.

Eleird berdiri, jaket yang ia pegang juga disingkirkan.

Tangannya yang sudah panas sedari tadi, menampar pipi kanan istrinya dengan keras.

‘Plakkk’

“Dasar bodoh ... beraninya kau melakukan itu kepada anakku!” teriak Eleird kepada Livia, istrinya.

“Apa yang kau lakukan ... kau menamparku?” bentak Livia tak terima.

“Sejak awal kita sudah membuat kesepakatan bukan, dan kau juga berjanji akan merawat Belle seperti anakmu. Tapi, mulutmu hanya penuh kebohongan saja!” tegasnya. Sembari mencengkram tangan kanan Livia.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku yang Dinikahi, Selingkuhannya yang Dimanja
9.6
Hari pernikahan berubah kacau saat cinta pertama sang suami datang memakai gaun pengantin yang sama. Alih-alih marah melihat mereka menyambut tamu bersama, sang istri justru memuji keserasian mereka. Hal ini membuat wanita itu menangis lalu kabur, hingga sang suami memaki istrinya pelit. Setelah pesta usai, sang suami malah membawa cinta pertamanya pergi bulan madu. Tanpa memicu keributan, sang istri langsung mengambil keputusan dingin untuk menjadwalkan aborsi.
Sampul Novel Call Girl [21+]
8.0
Nasib buruk menjerumuskan Yumira ke dalam dunia kelam sebagai wanita panggilan. Di tengah keputusasaan karena selalu dimanfaatkan oleh para pria, ia mendambakan cinta sejati. Harapan itu muncul saat Kai Dipraja hadir menawarkan ketulusan yang selama ini ia impikan. Walau dunia menentang keras hubungan mereka, Yumira bertekad kuat menjaga rasa ini. Mampukah mereka bersatu selamanya? Akankah Kai benar-benar menerima identitas dan masa lalu Yumira apa adanya?
Sampul Novel Dipaksa Menjadi Boneka Pribadi Sang Miliarder
8.0
Demi membiayai pengobatan sang adik, Aluna rela membanting tulang di Hotel Aurelia. Malang, nasib buruk menimpanya ketika ia dituduh menyebarkan video rahasia milik Davin Elvard Renata, seorang miliarder yang menginap di Presidential Suite. Walau sebenarnya dijebak oleh rekan kerjanya sendiri, Davin yang telanjur murka tidak mau tahu. Aluna pun dipaksa menjadi tawanan pribadinya. Kini, ia terjebak dalam pusaran konspirasi besar dan ancaman Davin yang mengerikan.
Sampul Novel Gairah Liar Ayah Mertua
9.7
Kejadian mengejutkan terjadi saat aku menyadari reaksi fisik ayah mertuaku di balik sarungnya. Walau dilanda rasa gugup, aku memilih diam ketika ia menuntun tanganku menyentuh area sensitifnya. Tanpa ada penolakan, aku terkejut mendapati ukurannya yang ternyata jauh melampaui milik suamiku. Suasana semakin menegangkan saat ia memintaku masuk ke dalam sarung tersebut, membiarkanku menyentuh langsung fantasi rahasia yang selama ini terpendam rapat.
Sampul Novel Mainan Tuan Muda
9.2
Fiona dirundung ketakutan saat Arion mengungkap rahasia kelamnya. Identitas aslinya sebagai wanita sewaan kini diketahui oleh murid paling berbahaya di sekolah. Semua berawal dari ketidaksengajaan Arion yang membeli kesucian Fiona, yang kini menjadi awal petaka panjang. Terobsesi dan enggan melepaskan Fiona, Arion bertekad menjadikan gadis malang itu sebagai mainan pribadinya. Hidup Fiona kini sepenuhnya terjebak dalam cengkeraman kendali sang tuan muda.
Sampul Novel Yang Kucintai adalah Duri
9.3
Rumah tangga dalam novel Yang Kucintai adalah Duri menyimpan rahasia kelam. Sang istri, yang diam-diam telah sembuh dari kebutaan, berpura-pura tidak tahu saat menemukan kamera pengawas di rumahnya. Suatu hari, ia bersembunyi di lemari dan menyaksikan suaminya membawa selingkuhan. Meski suaminya membela dirinya dari hinaan wanita itu, sang istri yang telanjur kecewa memutuskan keluar dari persembunyian, menghubungi kakaknya, dan setuju untuk pergi ke luar negeri.