APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Dendam yang Munafik

Pembalasan Dendam yang Munafik

Di Kota Silo, istri miliarder gemar menyiksa gadis muda. Sang protagonis yang tidak bisa merasakan sakit menjadi korban utama. Namun, sang suami justru mengumumkan dirinya sebagai putri mereka yang hilang demi menutupi kekejaman tersebut. Demi hidup layak, ia menerima status baru ini. Di balik topeng kebaikan itu, luka baru terus ditorehkan hingga mereka menuntut nyawanya sebagai balas budi. Kini, ia siap membalikkan keadaan demi menuntut balas.
Bab
Bagikan

Bab 2

Mereka malah mengurungku di ruang bawah tanah vila yang tersembunyi.

Satu per satu obat pun disuntikkan ke tubuhku.

Ketika Bu Cindy melihatku kejang-kejang, dia mulai bertepuk tangan dengan penuh semangat.

Terkadang, dia bahkan mengabadikan kondisiku yang menyedihkan dengan memfotoku.

Pak Willy yang tiap kali bertugas menyuntikku, dari awal sampai sekarang tetap diam.

Padahal jelas-jelas dialah orang terkaya paling tersohor di Kota Silo, namun dia tampak sangat pendiam dan tidak berkutik di depan Bu Cindy.

Seolah dia takut membuat Bu Cindy marah jika dia tidak berhati-hati.

Menurutku, otak kejahatan semua hal ini pastilah Bu Cindy.

Hari ini, akhirnya aku bisa bangun.

Bu Cindy membawaku keluar dari ruang bawah tanah dengan cemas dan meminta para pelayan untuk memandikan dan mendandaniku.

Tubuhku gemetaran, aku tidak berani menatapnya. Para pelayan di sampingku pun tercengang ketakutan.

"Lakukan saja tugas kalian, kalau nggak, kalian akan kujadikan makanan anjing!"

Ini bukan pertama kalinya Bu Cindy memperlakukan mereka seperti ini.

Bagaimanapun, gelar Bu Cindy sebagai seorang dermawan hebat hanya layak menyandang namanya di mata orang luar.

Seluruh penghuni vila tahu iblis macam apa dia.

Bu Cindy menyisir rambutku sambil memperingatkan.

"Nanti kamu akan ketemu tamu yang sangat penting, kamu tahu 'kan harus ngapain?"

"Kalau kamu nakal, nanti hukumannya nggak cuma sebatas ini."

"Janice yang pintar, aku tahu kamu pasti akan melakukannya dengan baik."

Suara Bu Cindy sangat lembut, namun nada bicaranya penuh ancaman.

Menurutku tamu yang akan datang nanti pasti memang sangat penting.

Saat aku melihat seorang pria yang duduk di ruang tamu, aku pun paham.

Gilbert Sambada, seorang pemain baru di bidang sains dan teknologi Kota Silo memang mitra yang ingin direkrut semua orang.

Aku menatap Bu Cindy di sebelahku yang terlihat gugup.

Aku tersenyum.

Ibu sayang, sekarang permainan kita dimulai.

"Ah Pak Gilbert, maaf ya menunggu. Anak gadis kalau dandan memang lama."

Bu Cindy membungkuk sopan sambil tersenyum.

Pak Willy sudah duduk di sofa, dia menuangkan teh tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Sepertinya dia tidak punya niat terlibat dalam masalah sepele ini.

Aku menundukkan kepalaku dan tetap diam, tetapi tiba-tiba Gilbert.

Dia berjalan menghampiriku dan mengangkat daguku.

Dia menatapku sebentar, lalu berujar sambil tersenyum, "Nyonya Cindy, apa Janice sudah punya pacar?"

Seketika, seluruh ruang tamu sunyi senyap.

Tidak ada yang menyangka Gilbert akan tiba-tiba menyerang seperti ini.

Wajahku seketika memerah saat menatap pria itu, lalu aku menoleh pada Bu Cindy dengan malu-malu.

Wajah Bu Cindy terlihat muram, namun dia masih memasang senyum.

"Pak Gilbert jangan bercanda, tahun ini Janice baru saja genap umurnya."

Sorotan mata Gilbert jadi lebih tajam, lalu dia berkata sambil tersenyum.

"Bagus dong. Begini saja, izinkan Janice menemaniku beberapa hari, dengan begitu aku akan menanggung semua investasi dalam proyek perusahaan kalian."

Setelah ucapan itu terlontar, Pak Willy yang selama ini diam tiba-tiba bangkit berdiri.

Dia berkata dengan tegas, "Nggak bisa!"

Semua orang seketika menatapnya, dia pun berdeham dan berkata.

"Janice adalah putri yang akhirnya susah payah kami temukan, dia bukan alat tawar-menawar."

Jawaban Pak Willy langsung membuat ekspresi Bu Cindy menjadi lebih menyeramkan.

Bu Cindy tersenyum, meraih tanganku dan mendelik pada Pak Willy.

Setelah itu, Bu Cindy meletakkan tanganku di telapak tangan besar Gilbert dan berkata dengan nada menyanjung.

"Kebetulan belakangan ini suasana hati Janice sedang buruk, silakan kalian pergi jalan-jalan, itu juga hal baik untuknya."

Seketika, hatiku menegang dan aku menatap Bu Cindy dengan tatapan memohon.

Kuharap dia bisa menarik kembali kata-kata itu, tapi tiba-tiba Bu Cindy menepis tanganku.

"Janice, jaga Pak Gilbert baik-baik ya. Ingat, anak yang nakal pasti akan kena karma."

Dengan begitu, Gilbert berhasil membawaku pergi.

Saat berjalan keluar vila, aku bisa mendengar pertengkaran Pak Willy dan Bu Cindy.

Pertengkaran itu berakhir setelah terdengar suara barang pecah. Setelah itu, aku melirik Gilbert yang sedari tadi selalu tersenyum di sampingku.

Aku memutar bola mataku dan berkata, "Jadi ini caramu supaya bisa membebaskanku? Basi!"

Melihatku mengeluh, Gilbert pun mengusap ujung hidungnya.

Kemudian, dia menyerahkan padaku kumpulan informasi.

"Ini data para gadis beberapa tahun ini yang diaku Keluarga Camari sebagai putri mereka yang menghilang, kamu sudah urutan belasan."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hati Tak Terucap: Istri yang Bisu dan Terabaikan
9.4
Lima tahun Kelly bertahan dalam siksaan mertua dan sikap dingin suaminya sebagai istri bisu. Usai perceraian mereka diresmikan, sang mantan suami justru langsung bertunangan dengan perempuan idaman lain. Kelly yang tengah mengandung memutuskan pergi jauh dan melupakan pria tersebut. Ketika sang mantan datang memohon untuk rujuk, Kelly yang telah menata hidup baru dengan bahagia langsung menolaknya. Ia menutup rapat pintu hatinya bagi pria yang dulu mencampakkannya.
Sampul Novel Istri Muda Untuk Suamiku
9.6
Nayla Rahmawati mengambil langkah berat setelah delapan tahun menikah tanpa anak. Demi keturunan, ia mencarikan istri kedua untuk suaminya, Burhan, yaitu gadis saleha bernama Bella. Sanggupkah Nayla berbagi kasih dengan madunya? Di balik air mata perjuangan ini, ada rahasia besar tentang kondisi fisik Nayla yang tersembunyi. Ikuti kisah poligami tak biasa yang penuh keharuan dan kekompakan dalam mengarungi biduk rumah tangga.
Sampul Novel Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong
7.9
Demi mendampingi Yuki, cinta masa kecilnya yang divonis sisa hidup satu bulan, seorang ilmuwan otak bernama Oscar tega mencekoki tunangannya dengan obat penghapus ingatan eksperimental. Selama sebulan masa amnesia itu, Oscar menikahi Yuki dan merajut kenangan indah bersamanya. Namun, saat waktu kesepakatan usai dan Yuki telah tiada, efek obat tersebut ternyata menjadi permanen. Sang tunangan melupakan Oscar untuk selamanya, meninggalkan sang ilmuwan dalam penyesalan yang mendalam.
Sampul Novel Penantian
8.1
Dalam keadaan hamil, Winarsih harus menghadapi kenyataan pahit ketika suaminya, Robby, menghilang tanpa kabar setelah pamit bekerja ke luar kota. Kepergian sang suami yang misterius memaksa wanita sebatang kara ini menjalani penantian tanpa kepastian. Setelah semua upaya pencariannya gagal, Winarsih yang telah kehilangan orang tua kini tenggelam dalam keputusasaan. Hilangnya satu-satunya keluarga yang ia miliki menjadi misteri besar yang menguji ketegaran hidupnya.
Sampul Novel Pengkhianatan Tak Disengaja Ke-34-nya
9.1
Demi menunda pernikahan, tunanganku yang seorang dokter bedah tega merancang 33 kecelakaan. Obsesinya pada residen baru bernama Kayla membuatku jatuh dari atap dan membiarkan ibuku tewas di penjara. Kekejamannya memuncak saat dia membiarkan Kayla merusak pita suaraku saat operasi. Padahal, ayahku dulu menyelamatkan keluarganya. Kini, dalam keadaan lumpuh dan bisu akibat pengkhianatannya, aku memilih pergi dan meninggalkan segalanya.
Sampul Novel Tak Terduga
9.4
Sebuah peristiwa tragis mengubah total kehidupan Fiel. Kini, ia harus menerima kenyataan bahwa penampilan fisik dan usianya telah berganti sepenuhnya. Walau penyebab transformasi aneh ini masih diselimuti misteri, Fiel menolak untuk terpuruk dalam kesedihan. Sambil memandang keluar jendela rumah sakit, ia justru menyambut takdir barunya dengan senyuman penuh makna. Bagi Fiel, perubahan misterius ini adalah permulaan dari sebuah permainan baru yang sangat menantang.