APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pelarian Manis Istri Pengganti

Pelarian Manis Istri Pengganti

Demi menyelamatkan label musik keluarga, Cantika rela menyamar sebagai Aulia dan menjadi istri pengganti Kenan Adiwangsa selama tiga tahun. Namun, ia hanya mendapatkan sikap dingin dari Kenan serta ancaman bahaya dari kelicikan Elara. Begitu Aulia kembali, sang ibu justru mengusir Cantika dengan kejam. Cantika akhirnya memilih pergi dari lingkaran penderitaan tersebut demi menyembuhkan lukanya. Di lembaran baru, ia berhasil menemukan kebahagiaan dan cinta sejati dari pria yang tulus menghargainya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Keluarga Adiwangsa mengadakan pertemuan keluarga bulanan. Itu adalah aturan yang ditetapkan oleh nenek Kenan, sang matriark keluarga.

Kenan masih di Eropa bersama Elara, jadi Cantika harus pergi sendirian.

Nenek Kenan, Oma Eliana Adiwangsa, adalah seorang wanita yang tangguh. Ketika dia melihat Cantika datang sendirian, wajahnya langsung menjadi gelap. "Di mana Kenan?"

"Dia sedang dalam perjalanan bisnis," Cantika berbohong dengan lancar.

Oma Eliana tertawa dingin, matanya tajam. "Perjalanan bisnis?"

Saat itu, kepala pelayan masuk, memegang sebuah koran. Dia menyerahkannya kepada Oma Eliana.

Halaman depannya adalah foto besar dan mengkilap Kenan dan Elara berciuman dengan penuh gairah di sebuah jalan di Paris. Judulnya berbunyi: "Taipan Teknologi Kenan Adiwangsa Kembali Merajut Asmara dengan Cinta Pertamanya."

Wajah Oma Eliana menjadi pucat pasi. Dia membanting koran itu ke meja.

"Ikut aku ke ruang kerja," perintahnya pada Cantika, suaranya bergetar karena marah.

Di ruang kerja, Oma Eliana menunjuk Cantika dengan jari gemetar. "Berlutut."

Cantika berlutut tanpa sepatah kata pun.

"Perempuan tidak berguna! Kamu bahkan tidak bisa mengendalikan suamimu sendiri!" Suara Oma Eliana tajam dan menusuk. "Aku akan memberimu dua pilihan. Entah kamu bawa Kenan kembali ke sini sekarang juga, atau kamu yang menerima hukumannya."

Cantika tahu Kenan tidak akan kembali. Dia benar-benar terpikat oleh Elara.

"Saya akan menerima hukumannya," katanya dengan tenang.

Oma Eliana menatapnya dengan terkejut. "Kamu yakin?"

"Saya yakin," kata Cantika, tatapannya mantap.

Oma Eliana mengambil penggaris kayu yang berat dari meja. Suara penggaris itu mengayun di udara terdengar tajam.

Plak.

Penggaris itu mendarat keras di punggung Cantika. Rasa sakit membakar tubuhnya, tetapi dia menggigit bibirnya, menolak untuk mengeluarkan suara.

Plak. Plak. Plak.

Pukulan-pukulan itu menghujaninya, setiap pukulan lebih menyakitkan dari yang terakhir. Dia mengepalkan tangannya, buku-buku jarinya memutih.

Dia tidak akan menangis. Dia tidak akan memohon.

Akhirnya, rasa sakit itu menjadi terlalu berat. Pandangannya kabur, dan dunia menjadi gelap.

Dia terbangun di tempat tidur rumah sakit.

Kenan duduk di sisinya, wajahnya tidak terbaca.

"Kenapa kamu tidak meneleponku?" tanyanya, suaranya rendah.

Tenggorokan Cantika kering. "Kamu bilang jangan menelepon kecuali ada keadaan darurat."

Kenan menatapnya, secercah keterkejutan di matanya. Dia teringat kata-kata para perawat, "Dia pasti sangat mencintai Tuan Adiwangsa."

Mungkinkah itu benar? Apakah wanita ini, yang telah dia perlakukan dengan begitu acuh tak acuh, benar-benar sangat mencintainya?

Perasaan aneh di dadanya semakin kuat.

Dia tinggal di rumah sakit, merawatnya. Ini adalah pertama kalinya dia melakukannya.

Cantika mencoba menolak, tetapi Kenan bersikeras.

Pada hari dia dipulangkan, Kenan harus pergi untuk rapat mendadak. "Aku akan menyuruh sopir menjemputmu nanti," katanya.

"Tidak apa-apa, aku bisa pulang sendiri," katanya.

Dia berjalan keluar dari rumah sakit sendirian. Matahari bersinar cerah, dan dia merasakan kebebasan.

Tenggelam dalam pikirannya, dia menabrak seorang pria di jalan.

"Matamu buta ya?" teriak pria itu, mendorongnya.

"Maaf," kata Cantika, mencoba menyeimbangkan diri.

"Maaf? Kamu tahu seberapa mahal pakaianku?" cibir pria itu, menatapnya dari atas ke bawah dengan jijik.

Tiba-tiba, sebuah mobil hitam berhenti di samping mereka. Kenan keluar, wajahnya seperti awan badai.

Dia melemparkan setumpuk uang tunai ke pria itu. "Apakah ini cukup?"

Pria itu, terintimidasi oleh aura Kenan yang mengesankan, mengambil uang itu dan bergegas pergi.

Kenan menoleh ke Cantika, matanya memindai pakaiannya yang sederhana. "Kenapa kamu berpakaian seperti ini?"

Cantika tetap diam.

Kemarahan yang tak bisa dijelaskan muncul di dada Kenan. Dia mencengkeram lengannya dan menariknya ke dalam mobil. "Kita pergi belanja."

Dia membawanya ke butik mewah dan meminta staf mengeluarkan rak-rak pakaian mahal.

Cantika berdiri di sana seperti manekin, membiarkan mereka mendandaninya.

Tepat saat dia sedang mencoba gaun, Elara tiba-tiba muncul.

"Kenan? Kukira kamu sedang rapat," katanya, matanya terbelalak kaget. Dia menatap Cantika, lalu kembali ke Kenan, suaranya bergetar. "Apa yang sedang kamu lakukan?"

"Elara, ini tidak seperti yang kamu pikirkan," kata Kenan, suaranya melembut.

Mata Elara dipenuhi air mata. Dia berbalik dan lari keluar dari toko.

"Elara!" Kenan segera mengejarnya, meninggalkan Cantika berdiri sendirian di tengah toko, dikelilingi oleh kemewahan yang tidak diinginkannya.

Cantika memperhatikan mereka pergi, hatinya setenang danau beku.

Tiba-tiba, terdengar suara benturan keras dari luar.

Jeritan meledak.

Cantika berlari keluar dari toko. Sebuah panel kaca besar jatuh dari gedung di seberang jalan.

Elara terbaring di tanah, dikelilingi oleh pecahan kaca, dalam genangan darahnya sendiri.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Sampah
8.1
Trauma akibat pelecehan seksual membuat Berlian tumbuh menjadi gadis tomboi yang pemberontak. Merasa dirinya kotor dan tidak lagi berharga, ia memilih menutup rapat hatinya dari semua laki-laki karena yakin tak akan ada cinta yang tulus untuknya. Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang miliarder kaya. Akankah kehadiran pria ini mampu memulihkan luka masa lalu Berlian yang begitu kelam, atau justru mendatangkan kepedihan baru yang jauh lebih menyiksa?
Sampul Novel Buy One Get You
8.4
Niat Audia untuk mengundurkan diri sirna setelah ayahnya, Pak Sapto, menjadi korban penipuan bisnis. Demi melunasi utang, rumah keluarga beserta isinya dijual ke Ibu Sosro senilai 1,5 miliar. Sial bagi Audia, ia yang tertidur di dalam ikut terjual sebagai aset. Sang bos, Affangga, yang membencinya karena mirip sang mantan tunangan, terpaksa menghadapi situasi ini. Ibu Sosro pun memanfaatkan keadaan dengan menjodohkan dan memaksa mereka berdua segera menikah.
Sampul Novel Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
8.6
Pasca dikhianati Roy hingga kehilangan rahim dan hak asuh anak, Shanty bertekad membalas dendam pada mantan suami serta mertuanya. Ia pun nekat bersekutu dan menyerahkan diri kepada pewaris Halim Group yang dingin. Namun, kehidupan baru sebagai istri konglomerat menyeretnya ke dalam intrik mematikan. Di tengah misteri gelap sang suami baru, mampukah Shanty merebut kembali kebahagiaannya, atau ia justru akan hancur dalam pusaran kekuasaan?
Sampul Novel Membangkitkan Kembali Cinta yang Kedaluwarsa
9.5
Tiga tahun Alicia bertahan dalam pernikahan tanpa cinta bersama Erick Ellis. Saat ia berharap hubungan mereka membaik, Erick justru ingin kembali pada cinta lamanya. Kecewa, Alicia memilih cerai, tetapi Erick menolak melepaskannya. Kini, Alicia telah menjelma menjadi wanita sukses yang dikagumi banyak pria. Pertemuan kembali mereka mengungkap keberadaan anak-anak di sisi Alicia. Erick pun memohon untuk menjadi ayah mereka, namun ditolak mentah-mentah meski ia terus mengejarnya.
Sampul Novel Miss Black Puteri CEO Yang Terbuang
9.4
Rose hidup menderita sebagai anak yatim piatu sebelum Denzel mengungkap bahwa ia adalah putri kandung dari CEO Louis Brown. Untuk melindungi dirinya, Rose menyamar sebagai mahasiswi berprestasi bernama Rose Carter, yang diam-diam merupakan violinis misterius, Miss Black. Ketegangan memuncak saat putra angkat ayahnya, Luke, memaksanya menikah demi menguasai harta. Di tengah ancaman maut dari Peter dan Hendrick, kebencian Rose dan Luke berubah jadi cinta. Rose kini harus melawan pengkhianatan demi hidup bahagia bersama Luke.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian sangat yakin takkan pernah mau menikah karena baginya wanita hanya teman ranjang semata. Namun, keyakinan sang miliarder goyah setelah ia mengenal sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang bersikap dingin dan acuh padanya. Meski Adeeva awalnya menganggap bosnya itu sebagai kesialan terbesar, Xavier justru merasa ia adalah berkah. Kini, rasa benci di antara mereka telah sirna, berganti menjadi hari-hari penuh romansa yang indah.