APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pacarku Sagapung

Pacarku Sagapung

Pertemuan di pesta topeng kafe membuat Jeff, seorang playboy pemikat, jatuh hati pada Anna. Usai melewati malam penuh gairah, mereka pun sepakat untuk berpacaran. Namun, Anna sama sekali tidak mengetahui niat terselubung kekasihnya. Jeff rupanya telah mempersiapkan daftar aktivitas intim yang menantang untuk mereka berdua. Kini, Anna terjebak dalam pusaran hasrat tak terduga bersama Jeff yang selalu mencari celah untuk membakar gairah cinta mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Kafe miliknya disulap menjadi sebuah ruangan gelap, dramatis, dan seksi dimana menurut Jeff ‘apapun bisa terjadi disini’. Ide tersebut tercipta dari gagasan asalnya membuat sebuah pesta topeng ketika Hallowen di kafe yang dikelola oleh keluarganya.

Jeff biasanya bukan tipe orang yang suka menutupi wajahnya, sebab dia lebih suka dipuja oleh para perempuan karena ketampanannya. Tetapi pesta dengan topeng sepertinya akan menarik, sebab dia mungkin akan bertemu dengan seorang perempuan yang penuh kejutan dibalik topeng yang dia kenakan. Setelah pertimbangan cukup lama, akhirnya Jeff memilih sebuah topeng yang hanya menutupi matanya saja, sehingga garis rahangnya yang tegas bisa tetap terlihat dengan baik. Dan sejujurnya Jeff bertaruh orang-orang bakal mengenal dia meski matanya tertutup oleh topeng. Untuk kostum sendiri, Jeff memilih tuksedo tanpa ekor dan dasi yang ditata sempurna dibalik kerah kemejanya. Setelan gelapnya diimbangi dengan topeng phantomesque. Dia senang dengan tampilan perdananya yang kelihatan misterius tapi tetap menawan.

Hal pertama yang dia lakukan adalah bersandar di dekat meja minuman sambil mengamati satu persatu para perempuan yang datang ke kafe tersebut. Semua orang cukup antusias dengan penampilan masing-masing, tetapi meski menarik Jeff belum menemukan satu yang menarik perhatian dan rasa tergugah untuk memburu salah satu dari mereka.

“Tuan,” sapa seseorang dan Jeff bisa mendengar jelas suara halus tersebut dari arah belakang punggungnya. Dia melihat sosok seorang perempuan yang mengenakan sesuatu yang sama sekali tidak pernah dia perkirakan akan dia saksikan seumur hidupnya. Perempuan itu mengenakan gaun bertali ramping dengan garis leher yang menjuntai, dan bahkan lebih dalam lagi di bagian leher yang memamerkan kulit pualam menawan di beberapa tempat. Belum pernah Jack melihat ada orang yang cukup berani berpenampilan seperti itu sepanjang dia menilik satu persatu tamu yang datang ke kafenya. Gaun tersebut berpotongan slim-fit hingga ke lantai, dengan pinggiran yang menutupi bagian bawah tumit. Roknya juga memiliki celah yang panjang hingga mencapai paha kanan atas, memperlihatkan kaki jenjang mulus yang begitu indah dipandang mata.

Penampilan perempuan itu dilengkapi dengan topeng merah menyala yang berkilauan yang menutupi sebelah matanya, memberikan sebuah kualitas mempesona diatas wajar yang membuat Jeff merasa tenggelam di dalamnya.

Pria itu menelan ludah dengan susah payah, mengamati tubuh perempuan itu lebih lama dari yang seharusnya. Dia bahkan berupaya cukup keras untuk menyadarkan dirinya sendiri dari lamunan nakal yang mampir ke otaknya, ketika menatap wajah perempuan itu sekali lagi dan mendapatinya memberikan senyuman manis kepada Jeff.

“Menemukan sesuatu yang kau suka?” katanya sambil menggoda.

Begitulah awal pertama hubungan mereka, pertemuan dengan cara yang tidak terduga tetapi menghasilkan relasi romansa yang lekat hingga sekarang. Jeff jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap perempuan itu. Perempuan dengan topeng merah menyala yang menjadi bakal kekasihnya dimasa depan. Anna.

“Aku melihat banyak hal yang aku suka,” katanya setelah dia menemukan suaranya kembali. Dia membalas senyuman kelewat manis tersebut dengan seringai nakal. “Bukankah ada aturan dimana hanya memperlihatkan kulit di satu tempat?”

“Peraturan itu tidak berlaku untukku, karena bagiku aturan ada untuk dilanggar Tuan, jika kau mengenal kalima itu kurasa aku yakin kau tahu siapa aku.”

“Ah ya, aku suka perempuan yang pandai berteka-teki,” sahut Jeff. Dia sebenarnya tidak tahu siapa perempuan yang sedang dia hadapi sekarang. Namun Jeff haruslah pandai dan menawan seperti playboy pada umumnya, dia harus mengembalikan pola dan tidak boleh kalah dari si perempuan misterius yang sedang menggodanya. Dia kemudian menyadari musik mulai di putar, dan alunan jazz yang lembut memberikannya sebuah ide untuk melancarkan sebuah aksi. “Mau menari, Nona?” tawarnya sambil menyeringai dan menawarkan uluran tangan yang tanpa dia duga disambut dengan mudah. Membuat Jeff segera menuntut mangsanya menuju ke lantai dansa bersama para pasangan lainnya.

Jeff menariknya sedekat yang dia bisa, tetapi ada batas yang dia sisakan agar perempuan itu agak penasaran. Dia merentangkan satu tangan ke punggung bawah si gadis yang telanjang dan memegang tangannya yang lain. Dengan mudah, Jeff berhasil membimbing mereka berdua ke dalam sebuah lingkaran kecil dan lamat laun tubuh mereka semakin merapat satu sama lain. Kelembutan yang dia dapatkan amat dia nikmati, dan dia mulai tenggelam dalam fantasinya sendiri. Dia melepaskan jemarinya untuk menelusuri punggung halus perempuan di dekapannya dengan lembut untuk menarik perhatian dan menerangkan pada gadis itu bahwa Jeff cukup tertarik untuk mengenalnya lebih dalam.

“Kau terlihat sangat seksi dan menggairahkan,” ungkap Jeff. Suaranya serak dan dia tahu bahwa itu cukup mengkhianti prestasinya sebagai sang cassanova, tetapi anehnya disaat yang sama dia tidak peduli meski perempuan ini berhasil menurunkan pamornya. Dia punya banyak versi seksi dari seorang wanita di kepalanya, dan menurut Jeff perempuan misterius ini salah satu yang terbaik dari yang pernah dia lihat. Karena itulah Jeff ingin perempuan itu tahu bahwa dia adalah mahluk tuhan yang paling seksi.

Gadis itu agak menggigil di bawah sentuhan dan tatapan mata yang dia dapati dari Jeff. Mulutnya yang sedikit terbuka untuk menarik napas lebih dalam agar dia tidak tenggelam di dalam aroma memabukan yang pria itu miliki. Gadis itu sendiri hanya menyaksikan bagaimana sang pria mulai terlihat takluk terhadap pesonanya, kulitnya terasa kesemutan karena sentuhan yang diberikan pria itu di punggung telanjangnya. Cara pria itu menggodanya terlalu membuai, dan dia sedikit takut akan kehilangan dirinya sendiri pula.

“Kau juga tidak terlihat seburuk itu,” jawabnya halus, mencoba menutupi reaksi atas tubuhnya dengan bertingkah tidak begitu peduli dengan apa yang Jeff baru saja katakan kepadanya. “Aku selalu berpendapat bahwa semua lelaki sama saja, tidak ada yang istimewa kecuali mereka sedang menginginkan sesuatu.” Sekali lagi dia memperhatikan jakun sip ria yang naik turun ketika menelan saliva, sebelum tiba-tiba saja dia menundukan kepala sehingga bibir pria itu tepat berada di samping telinganya.

“Aku juga berpikir sama pada awalnya, tapi berkatmu kurasa aku punya pandangan berbeda,” bisiknya dengan cara yang berbahaya. Sejujurnya gadis itu merasakan adanya gelombang yang penuh gairah yang mengalir melalui suara dan hela napas pria itu ditelinganya.

“Kau ingin keluar dari sini sekarang?” tiba-tiba dia menemukan suaranya yang bertanya dengan suara yang sedikit gemetaran.

Jeff tidak memberikannya jawaban apa-apa. Pria itu malah bergerak tanpa komando dan menariknya bersama. Menjauh dari keramaian di dalam kebisuan yang menyiksa dan penuh tanda tanya. Membimbing mereka berdua menjauh dari kerumuman orang-orang tidak dikenal di dalam kegelapan dan desakan. Tangan Jeff masih bercokol menggenggam jemarinya, bahkan semakin erat untuk memastikan mereka tetap bertaut dan tidak kehilangan satu sama lain.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri Tuan Noah
8.5
Clara terpaksa menggantikan saudara kembarnya yang kabur untuk menikahi pria bernama Noah. Kejadian tak terduga itu membuatnya harus merawat seorang bayi sendirian. Kini, Clara menjalani peran ganda sebagai istri sekaligus ibu pengganti demi anak tersebut. Di tengah rumitnya pernikahan tanpa dasar cinta ini, akankah perasaan tulus perlahan tumbuh di antara Clara dan Noah seiring berjalannya waktu?
Sampul Novel Kencan Buta Salah Alamat
8.3
Tujuh tahun Cinta terjebak friendzone demi menjaga hatinya untuk Raka. Namun, impian itu runtuh saat Raka memilih perempuan lain. Di tengah rasa patah hati, ia terpaksa menggantikan temannya pergi kencan buta. Sialnya, Cinta salah menemui orang dan malah berhadapan dengan calon bos barunya sendiri. Pertemuan yang salah alamat dan memalukan ini justru menjadi awal dari takdir baru yang menuntun Cinta pada belahan jiwa yang sesungguhnya.
Sampul Novel Last Twilight
8.5
Senja Aluna selalu bingung dengan sikap dingin kedua orang tuanya. Saat adiknya sakit keras, ia malah menjadi pelampiasan amarah sang bunda. Beruntung, ada Dilan, sahabat setia yang selalu melindunginya di tengah kehampaan kasih sayang keluarga. Namun, hidup Senja kian goyah saat takdir mengancam akan memisahkan Dilan darinya. Di ambang keputusasaan, Senja hanya mendambakan pelukan hangat dan perhatian tulus ibunya. Akankah impian sederhana itu terwujud?
Sampul Novel Saat Aku Bukan Lagi Pilihanmu
8.8
Setelah sepuluh tahun menderita dalam pernikahan dingin bersama Bram akibat jebakan obat bius saudara tirinya, sang protagonis mendapat kesempatan kedua setelah sebuah tragedi banjir merenggut nyawanya. Terbangun kembali di masa lalu, tepat di hari ia dikurung bersama Bram yang sedang menderita, ia kini bertekad untuk tidak lagi menjadi obat penawar bagi pria tersebut demi mengubah takdir tragis mereka di masa depan.
Sampul Novel Saat Hati Tertusuk Duri Cinta
9.2
Bagi Gina, asmara membawa petaka yang mengubah hidup indahnya menjadi mimpi buruk. Sejak Evan hadir, seluruh dunianya hancur tanpa sisa. Gina harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan calon bayinya, menderita cacat fisik pada wajah, serta melihat karier dan nama baiknya hancur lebur. Evan tanpa belas kasih meremukkan perasaannya. Kini, batin Gina tersiksa dan terluka sangat dalam, tertusuk duri tajam dari cinta yang begitu menyesakkan dada.
Sampul Novel SEBEL TAPI KANGEN
9.5
Trauma masa lalu membuat Fuji sangat membenci kalangan kelas atas. Tak heran jika perjumpaannya dengan Andrew, CEO yang sangat sombong, langsung menyulut pertikaian hebat di antara mereka. Situasi kian memanas ketika Fuji menemukan kenyataan pahit bahwa Andrew terlibat dalam kematian sang kakak. Di tengah pusaran kebencian dan kebenaran yang menyakitkan ini, akankah perasaan cinta tumbuh meredam dendam, atau justru luka lama yang akan menghancurkan mereka?