APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pacarku Anak Jendral

Pacarku Anak Jendral

Demi menghindari paksaan sang ayah untuk ikut seleksi tentara, Sam memilih kabur ke Malang. Siapa sangka, keterlibatannya dalam perkelahian melawan komplotan pencopet justru membuatnya diangkat sebagai ketua baru mereka. Di bawah arahan Sam, kelompok ini mulai berbenah menuju jalan kebaikan. Di masa transisi hidupnya tersebut, Sam juga dipertemukan dengan seorang mahasiswi yang langsung berhasil memikat hatinya sejak pandangan pertama.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tok.. tok.. tok..

bunyi ketukan pintu itu membuyarkan lamunan Nada, dia bergegas membuka pintu kamarnya meskipun enggan.

"Eh Mitha, ada apa mit?".

Yang datang adalah teman satu jurusan dengan Nada namanya Mita

"Tadi pas aku mau masuk kos, di bawah ada bapak nganter makanan, katanya buat kamu" sambil menyodorkan kresek yang lumayan besar pada Nada.

"Tapi aku gak pesen, ini merek ayam terkenal lagi, mana ada uang aku Mit". Kata Nada saat melihat kresek berlogo orang tua berbaju merah dan berambut putih.

"Katanya buat kamu kok, lagian udah dibayar, masa dikembalikan?. Udah ambil aja. Aku ke kamar ya udah ngantuk". Mita kemudian berbalik dan meninggalkan Nada yang masih kaget.

Kresek itupun terpaksa dibawa masuk dan diletakkan di meja. Dibukanya satu persatu makanan dalam kerdus itu. Ada nasi, ayam, burger, kentang goreng, puding dan masih ada 2 minuman Cola dan susu coklat.

Alis Nada mengkerut bagi dia makanan ini cukup banyak tentunya tidak murah juga, dia tidak berani makan, kalau bapak pengantar makanan itu kembali lagi dan bilang salah alamat gimana nasibnya. Saat akan memasukkan bungkusan itu ke kresek lagi Nada menemukan sebuah surat didalam kresek tersebut.

"Makananmu tadi jatuh di jalan, jangan keluar terlalu malam, selamat menikmati, Sam".

"Sam", siapa Sam? Kenapa dia mengirimmu makanan, otak Nada berfikir dengan cepat, dia lalu ingat, kejadian tadi berputar kembali ke ingatan nya, mungkinkan Sam itu adalah Bos geng copet itu? Tapi bagaimana dia tahu alamat kos Nada. Memikirkan hal ini Nada menjadi merinding rupanya dia sedang berurusan dengan orang yang menakutkan.

***

Seusai kuliah Nada dengan kedua temannya Mitha dan Saras hendak pergi meninggalkan ruangan kelas. Namun mendadak kelas menjadi ramai dan heboh. Alex, mahasiswa kedokteran yang tampan serta jago basket adalah pria idaman yang cukup populer di kampus mendadak masuk keruangan kelas mahasiswa ekonomi. Di dibelakangnya ada Jerry mahasiswa kedokteran juga satu angkatan dengan Alex dan merupakan sahabatnya.

Alex masuk ke ruangan kelas dengan santai langkahnya ringan namun pasti dan berhenti tepat di depan Nada. Semua orang yang merupakan mahasiswa ekonomi histeris, ada yang bersiul dan ada juga yang tepuk tangan.

Ekspresi Alex begitu santai, ia berbicara pada Nada,

"Kamu Nada kan?".

Nada bingung dengan situasi saat ini, dia tahu Alex mahasiswa kedokteran yang populer di kampus, tapi bagaimana Alex kenal dengan dirinya, dirinya bukan siapa-siapa juga bukan mahasiswi yang populer juga. "Iya..". Nada menjawab sambil tersenyum garing.

Kemudian Alex menyodorkan sebuah amplop coklat dan memberikan pada Nada,

"Titipan dari Sam, terimalah". Katanya singkat.

Semua orang menjadi semakin histeris dan ruangan menjadi semakin gaduh, banyak yang berfikir bahwa Alex menyukai Nada dan memberikan surat cinta. Meskipun mereka mendengar bahwa itu titipan dari orang lain, pikiran mereka tetap saja menyangka Alex sedang pendekatan pada Nada.

Nada mengambil amplop itu dan mengucapkan "Terima kasih".

Alex tersenyum dan langsung pergi dari ruangan itu.

Mitha dan Saras tentu saja kepo serta mendesak Nada membuka amplop itu.

Dengan ragu Nada pun tetap membukanya, didalamnya ada dua buah amplop kecil. Satu berisi uang lima juta rupiah, dan satu berisi surat.

Saras kemudian berkomentar "Nad, isinya uang Nad, uang asli lho, emang kenapa dia kirim uang ke kamu?".

"Mana aku tau" Nada kemudian membuka surat tersebut dan membacanya.

"Uang ini untuk ganti uang kamu yang kecopetan, Sam".

Sam... dia lagi...

"Wah Nada, dia mengembalikan uang kamu yang kecopetan ya?", sahut Mitha ikut senang dibuatnya.

"Tapi ini kan kebanyakan, bukannya cuma dua juta lima ratus, ini lima juta rupiah, dia mengembalikan dua kali lipatnya", Saras mengemukakan pendapatnya.

Mitha "Ambil saja sisanya, lumayan kan".

Saras "Jangan dong". Sanggah Saras yang tak setuju.

Mita, "udah gak papa, ambil aja".

Saras, "jangan, pokoknya jangan".

Mitha dan Saras berdebat dengan asiknya, sedangkan Nada menjadi sangat teramat bingung sekarang.

Banyak pertanyaan yang muncul dibenak Nada, tapi untuk menjawab semua pertanyaan itu tentunya hanya Sam sendiri. Tunggu dulu bukannya amplop ini dari Alex, berarti Alex pasti kenal dengan Sam.

"Eh...eh... anterin ketemu Alex dong, dia pasti belum jauh ayo kita kejar" Nada kemudian berdiri dan menarik kedua temannya.

"Tunggu tunggu, buat apa cari Alex" Mita menahan tangan Nada yang akan berjalan mengejar Alex.

"Ya mau tanya siapa yang kirim uang ini, lagian ini kebanyakan aku mau kembalikan sisanya".

Mita jelas tidak setuju "Jangan dong, dia kan sudah kasih ke kamu ya kamu terima saja, mungkin sisanya adalah uang kerugian spikologis kali".

Saras juga ikut menimpali "Gak bisa gitu dong, tetap harus dikembalikan, itu namanya cewek matre".

Mitha, "udah Nada simpan saja".

Saras, "kembalikan".

Sekarang Nada tambah bingung apa yang harus dilakukan sekarang.

***

Beberapa hari ini Alex dan Jerry tidak muncul di kampus ini semua permintaan Sam. Dia takut Nada tidak menerima uang pemberiannya dan mengembalikan ke Alex.

Sehingga kedua temannya itu diminta bersembunyi dulu.

Beberapa hari terakhir Sam juga selalu di markas mereka dan jarang keluar kamar. Sam sering berdiri di depan kaca jendela kamarnya melihat lalu lalang kendaraan yang lewat depan bengkelnya.

Ya ini adalah sebuah bengkel motor dan tempat cuci sepeda motor dan mobil sekaligus markas geng Laut Hitam.

Saat datang ke kota Malang Sam membawa uang tunai tiga puluh lima juta rupiah dalam ranselnya, sengaja tidak membawa kartu agar orang tuanya tidak bisa melacak dia.

Setelah merebut kekuasaan kepala preman daerah Bumi Ayu dia menyewa rumah pinggir jalan untuk membuka bengkel dan cuci mobil, semua anggota preman yang lama kini menjadi anggota geng Sam dan bekerja di bengkel tersebut. Sejak saat itu Bumi Ayu menjadi tempat yang aman.

Setelah kejadian ciuman dengan Nada, Sam menjadi pendiam, pikirannya hanya tertuju pada Nada, dia mengutus Dito untuk mengawasi tempat kos Nada dan melaporkan jika ada masalah. Satu buah lagi anak buah Sam bernama Agus dia adalah detektif dunia Maya Sam, semua informasi Nada mulai dari Nama, siapa temannya, juga makanan kesukaannya didapatkan dari Agus. Adegan ciuman itu sangat membekas di hati Sam, setiap hari bahkan setiap menit adegan tersebut selalu berputar ulang dalam pikirannya.

***

Minggu pagi, ada sebuah tempat di belakang mall yang sangat ramai sekali orang berjualan, namanya pasar Minggu, bukannya tentu ketika hari Minggu saja. Biasanya banyak orang berolah raga kemudian sarapan disana, dan banyak juga orang yang sekedar jalan-jalan saja untuk cuci mata. Begitupun juga Nada, bersama Mita dan Saras mereka sengaja bangun pagi di hari Minggu tentunya untuk jalan-jalan.

Sampai disebuah kedai Nada mencoba beberapa bando di tempat tersebut, ada dua model yang disukainya, satu berwarna pink dengan hiasan strawberry dan kedua berwarna ungu dengan bunga yang mekar diatasnya. Keduanya sama-sama cantik. Nada mencobanya satu persatu di depan cermin. Kelihatannya suka dua duanya hingga sulit untuk memutuskan membeli yang mana.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam seorang ibu
8.3
Kehidupan Maya runtuh seketika setelah putrinya tewas di tangan anak pejabat yang kebal hukum. Sadar bahwa keadilan tak akan pernah berpihak padanya lewat sistem yang korup, sang ibu memutuskan bergerak sendiri. Ia merancang pembalasan dendam yang matang demi menghukum sang pelaku, meski nyawanya menjadi taruhan. Akankah misi berbahaya ini membawa kedamaian yang ia cari, atau justru menghancurkan sisa hidupnya? Inilah perjuangan nekat seorang ibu demi kebenaran.
Sampul Novel Bermandikan Api: Kisah Reinkarnasi Seorang Putri
8.0
Putri Yun Shang terlahir kembali ke masa lalu saat dirinya masih berumur delapan tahun. Di balik raga kecilnya, ia memikul memori pahit dari masa depan tentang pengkhianatan sang suami, hilangnya buah hati tercinta, serta kekejaman kakak perempuannya. Berbekal kepedihan dan ingatan masa lalu, Yun Shang bertekad mengubah takdirnya. Ia menolak menjadi sosok lemah dan bersiap membalas dendam kepada semua orang yang dahulu menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Bodyguard Mafia Seksi
8.4
Drystan Cordner kini harus mengemban tugas sebagai pengawal pribadi Avyana Burcardo. Avyana, seorang putri mafia dengan hobi mengoleksi pria rupawan, terus melancarkan godaan intens yang menguji keteguhan hati Drystan. Meski mulai goyah, sang bodyguard tetap berupaya keras menjaga profesionalitasnya. Hal ini membuat Avyana geram karena Drystan selalu mempertegas batasan status mereka. Mampukah sang putri mafia mengubah pengawal yang polos ini menjadi sosok pria yang lebih agresif?
Sampul Novel DENDAM MERTUA MAFIA
8.2
Kebencian mendalam membuat Ratih Darmi tega menukar janji masa lalu ayahnya demi melenyapkan cucunya sendiri, Farid Abdullah. Bocah malang itu diculik oleh raja mafia kejam bernama Razzore untuk dieksekusi di dalam istana bawah tanah. Diandra Safaluna, sang ibu yang memiliki masa lalu kelam di dunia mafia, kini harus berjuang di tengah kehancuran jiwanya. Demi menyelamatkan Farid, Luna bersumpah akan menembus sarang monster tersebut walau harus mengorbankan nyawanya sendiri.
Sampul Novel Gadis Milik Tentara Arogan
9.3
Akibat pandemi global, Amore Acresia terpaksa menyudahi studinya di Los Angeles dan kembali ke Kudus. Sialnya, kepulangan Acre justru membawa petaka saat mobilnya tidak sengaja menabrak seorang tentara arogan bernama Alexander Yudha yang tengah bertugas. Insiden itu menghancurkan ponsel Alex hingga terlindas ban mobil, memicu kemarahan sang prajurit yang menuntut ganti rugi penuh. Perselisihan tajam ini perlahan berubah menjadi benih cinta, sebelum akhirnya tugas negara memisahkan mereka.
Sampul Novel Jodoh Pilihan Oma
8.5
Kehidupan Dion berbalik arah setelah menolong Kayla dari ancaman bahaya bersama Nenek Melati. Kagum akan ketegaran Kayla, sang nenek bertekad menjodohkan mereka. Rencana ini ditentang keras oleh Bu Ratna yang lebih memilih Amara, sosok ambisius pengejar status, untuk Dion. Demi menyingkirkan Kayla, Amara merancang intrik licik untuk membongkar masa lalu kelam sang rival. Kini, Dion harus berjuang menghadapi tekanan keluarga dan konspirasi jahat demi melindungi cintanya.