APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel PACAR SEWAAN UNTUK SEPEKAN

PACAR SEWAAN UNTUK SEPEKAN

Anggia bertekad membuang image culun masa lalunya di acara reuni SMA. Ia mengubah total penampilannya dan menggunakan jasa biro jodoh untuk menyewa kekasih bayaran. Tak disangka, Axel yang bertugas menjadi pacar sewaannya justru jatuh hati pada kepolosan Anggia yang begitu unik. Terpikat oleh pesona sang klien, Axel memutuskan keluar dari pekerjaannya demi bisa memperjuangkan cinta Anggia secara nyata dan menjadi kekasih aslinya.
Bab
Bagikan

Bab 1

UNDANGAN REUNI

"Undangan reuni?" dahi Anggia berkerut sambil menggumam, tangannya menahan kacamata yang melorot.

Di tengah kemelut nya kantor menghadapi hari cuti panjang di depan mata. Anggia mendapat undangan reuni dari salah satu cewek terhits di SMA nya dulu. Plus musuh paling ditakutinya dulu. Perlu digaris bawahi 'musuh'.

Anggia terkejut karena begitu tiba-tiba. Setelah 8 tahun berlalu tak mendengar kabar angin. Sekarang, wanita itu mengirimkannya pesan dengan sikap sok baiknya. Apakah musuhnya itu telah berubah?

Ia kembali mendapat pesan. Tangannya gemetar mengusap layar notifikasi.

"Dateng ya Gia! Kita udah lama gak ketemu, kamu pasti kangen kan sama temen-temen lain? Ayo kita nostalgia bareng!"

Lagi, dahi Anggia mengernyit. Baginya, itu pesan teraneh dari seorang musuh. Atau bisa dibilang mantan musuh?

"Kenapa dia memintaku datang? Apa yang diharapkan jika aku ke sana? Kenangan apa yang bisa dinostalgiakan?" Anggia merasa lucu dan tersenyum remeh.

Nyatanya tidak juga, tidak ada yang harus di nostalgiakan. Saat SMA dia tidak punya banyak teman. Momen-momen indah yang mana yang bisa dia kenang? Sedangkan Anggia hanya punya dua teman dekat yaitu Laila dan Ema. Dari kelas 10 sampai kelas 12. Yang menjadi teman bicaranya ya dua orang itu saja. Yang lainnya tidak akrab.

Saat itu siapapun tidak mau bergaul dengan Anggia yang culun dan tidak populer. Dia juga tidak terlalu pintar, hanya menempati 10 besar saja.

Kehidupan Anggia juga tidak menarik. Siapapun pasti akan percaya kalau Anggia tidak pernah berpacaran. Karena tidak ada laki-laki yang menyukainya. Siapa juga yang menyukai gadis culun, berkacamata dan tidak populer?

Kondisi yang seperti itu membuat Anggia menarik diri, menjadi pribadi introvert yang matang. Namun gara-gara perlakuan buruk teman-temannga juga Anggia berusaha merawat kulitnya agar lebih cerah. Dia tidak mau dikatai dekil lagi seperti dulu.

"Anggia! Selamat menjalani cuti panjang!"

Seseorang partner kerja di sebelahnya mengucapkan selamat, sebelum beranjak dari mejanya.

"Iya! Selamat juga buat kamu."

Bersyukur, di perusahaan pun masih ada yang mau menjadi temannya. Meskipun masih bisa terhitung oleh jari. Penampilannya sudah mengalami perubahan, tapi kepercayaan diri Anggia yang rendah mempengaruhi pergaulannya dan jumlah teman yang ia miliki.

Anggia terus menatap undangan digital tersebut sambil menunggu bus malam yang lewat dengan perasaan bimbang. Jujur saja, Anggia belum siap bertemu dengan teman-teman lamanya.

"Datang tidak ya? Datang tidak ya?" setiap langkah kakinya terdengar ragu.

Sejak dulu Anggia kurang memiliki kepercayaan diri. Yang ada di bayangannya sekarang adalah transformasi wajah teman-temannya yang semakin cantik dan tampan. Bisa dipastikan jika dia datang ke acara itu. Anggia akan terus membanding-bandingkan dirinya sendiri dan terus merendah.

Bukan rahasia umum lagi kalau reuni adalah ajang pamer status dan kekayaan.

Anggia melepas kacamatanya dan berdiri di depan cermin, menatap sosoknya yang tidak berubah sejak dulu. Hanya warna kulitnya saja yang semakin cerah. Tidak ada perubahan signifikan pada dirinya.

"Bagaimana kesan teman-teman kalau melihatku lagi? Pasti biasa saja kan? Aku memang biasa saja, bahkan yang lebih menyedihkan, aku belum memiliki pacar di usia 27 tahun."

"Itu karena kakak memang suka terjebak di zona nyaman, coba deh rubah penampilan kakak yang monoton itu, kacamata besar, kuncir kuda? Huh mana ada wanita modern yang berdandan seperti itu?"

Anggia tanpa berkedip memandangi adiknya yang tiba-tiba saja ada di atas tempat tidurnya. Dan ajaibnya adik yang selalu terlihat cuek itu. Mendadak cerewet.

"Kapan kamu masuk ke sini?"

"Daritadi aku memang tidur di sini, kakak saja yang tidak fokus."

"Adik tidak sopan! Kamu kan punya kamar sendiri!" Anggia tidak tahan selimut kesayangannya kusut ditindih Anjas. Sehingga dia menariknya sampai terlempar ke lantai.

"Hey kak! Usiamu sudah 27 tahun, rubahlah penampilanmu dan dapatkan pacar! Ibu sudah semakin tua, tidak lihat kalau ibu ingin cucu? Tiap hari dia gendong cucu orang lain saja, masa kakak tidak peka?"

"Cerewet! Pergi kamu! Kakak mau tidur!"

Anggia kesal, memukul mundur adiknya dengan bantal.

***

"Tips mendapatkan pacar, harus cantik, berpenampilan modis, pintar dan menggoda! Semua ini gak aku miliki! Tips yang buruk! Siapa sih yang bikin tips beginian? Bikin aku insecure saja!"

Karena tidak ada yang relate untuknya, Anggia melempar hp nya dengan kesal. Semua tips-tips itu hanya diperuntukkan untuk orang yang good looking.

"Anggia! Anggia!"

Anggia menangkap suara sang ibu, Lula memanggilnya dari balik pintu. Sebelum Anggia turun dari tempat tidurnya, pintu sudah terbuka, menampilkan wajah sang ibu yang melongok ke dalam sambil melontarkan senyum penuh arti.

"Kenapa Bu?"

"Uhmm begini."

Ibunya berjalan masuk, atensi Anggia langsung mengarah ke tangan sang ibu dimana sedang memegang amplop coklat yang mencurigakan.

"Itu apa Bu?"

"Ibu baru saja dapat arisan," katanya.

"Lalu?"

"Rencananya mau ibu kasih ke kamu setengahnya."

"Mau kasih ke aku?" Anggia terkejut.

Sang ibu mengangguk mengiyakan.

"Iya, selama ini kan kamu sudah kerja buat ibu, kebutuhan ibu selalu kamu penuhi, jadi ibu mau bagi setengah uang arisan ini buat kamu pergi senang-senang."

"Tapi Bu..."

Sang ibu memegang kedua pundaknya seraya menatap matanya dalam.

"Ibu mau kamu ubah penampilan, belilah baju, tas, sepatu baru yang kamu suka dan pergilah ke salon ya? Sudah saatnya kamu berubah jadi cantik dan modis. Ibu gak mau lihat anak ibu begini-begini terus."

Perkataan Lula tidak bisa dibilang sebagai hinaan. Tapi permintaan orangtua agar anaknya berubah.

"Terimakasih ibu." netra Anggia mulai berkaca-kaca.

"Gak perlu berterimakasih kak, ini kan uang kamu juga. Sudah saatnya kamu nikmatin jerih payah kamu. Ini ada uang 10 juta buat kamu, gunakan sebaik-baiknya! Ibu mau kamu tampil beda."

Anggia menerima amplop berisi uang itu dengan sukacita dan langsung memeluk sang ibu.

"Kata adik, kamu ada acara reuni ya? Datang aja kak, kamu harus tunjukkan versi terbaru diri kamu ke mereka."

Anggia merasa pilu, sampai sebegitunya sang ibu menginginkannya mendapat pasangan. Dia memang tidak mengatakannya langsung dan terang-terangan, tapi semuanya berhubungan dengan perkataan sang adik semalam.

***

Dengan uang itu, pertama-tama Anggia mendatangi mall. Membeli beberapa pakaian baru. Cukup membeli 3 dengan harga yang terjangkau tapi bukan yang murahan. Lalu lokasi berikutnya adalah salon, dia memilih salon yang ramai. Karena biasanya pelayanannya bagus dan hasilnya juga bagus.

"Mau potong rambut kak?" tanya si hairstylist.

"Iya."

"Mau yang model apa?"

"Terserah kakak saja, yang pasti model yang lagi trending saat ini dan cocok di wajah aku."

"Oh oke kak."

Selesai mengubah tatanan rambut. Kemudian Anggia pergi ke lokasi yang ketiga.

BIRO JODOH LOVER FRIENDS

Anggia menatap brosur di tangannya lalu berganti menatap papan reklame di samping pintu masuk gedung pink-maroon itu. Dia sedang memastikan apakah ini benar tempat yang ada di brosur itu atau bukan.

"Benar gak ya ini tempatnya?" Anggia kebingungan, karena tempatnya begitu sepi.

"Halo kak cantik!"

Anggia berjingkrak terkejut, ketika seseorang datang secara tiba-tiba dari belakang dan hampir saja, Anggia tersandung karena sepatu high heels barunya.

Anggia menghela napas panjang, setelah jantungnya hampir copot, lalu memperhatikan wanita cantik nan seksi di hadapannya. Tiba-tiba si wanita cantik nan seksi itu menjabat tangannya.

"Perkenalkan! Aku madam Sevia. Ada yang bisa saya bantu kak cantik? Mau dicarikan suami, pacar, atau pacar-pacaran?" dengan suara cemprengnya, wanita berpakaian formal dengan jas pink dan rok pendek pink di atas lutut menyapa dengan wajah ceria.

"Pacar-pacaran?" Anggia terheran, menggaruk pelipisnya. Jelas dia tidak mengerti maksudnya.

"Begini biar saya jelaskan, pacar-pacaran artinya pacar sewaan, yang bisa dibayar perhari kak, mau disewa seminggu, sebulan, setahun juga boleh, lebih lama makin banyak bonus kak. Akan lebih murah dan banyak promo kalau kakak mau gabung jadi member kami."

Sevia menjelaskan dengan aura ceria dan ramah. Semakin menarik perhatian Anggia untuk mengetahui lebih lanjut.

Entah setan apa yang merasuki Anggia, sampai tertarik untuk datang ke tempat ini. Kalau bukan gara-gara pegawai salon yang memberitahunya. Anggia tidak akan sepenasaran ini. Bahkan di tangannya sudah ada brosur yang dia ambil dari sana.

Awalnya Anggia berencana mencari jodoh untuk jenjang serius. Tapi tawaran yang ini terdengar lebih menarik.

"Boleh deh, saya mau pacar sewaannya."

"Oke kak, silahkan masuk. Pria tampan akan memanjakan mata kakak."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CINTA DI MUSIM SEMI
8.0
Kisah romansa modern ini mengikuti perjalanan emosional David dan Arina dalam menemukan kebahagiaan sejati. Di tengah keindahan bunga musim semi yang bermekaran, keduanya belajar saling memahami dan mengisi kekosongan hati masing-masing. Hubungan mereka pun tumbuh dengan indah seiring waktu, membuktikan bahwa satu musim yang singkat mampu menyatukan dua jiwa dalam sebuah ikatan cinta yang tulus serta sangat mendalam bagi mereka berdua.
Sampul Novel Gairah Cinta Senior
8.4
Demi masa depan, Diana rela menolak cinta Arga meski keduanya saling memendam rasa sejak lama. Namun, keteguhan hatinya goyah saat mulai kuliah. Di kala Arga terus berjuang mendekatinya dari jauh, Diana justru dipertemukan dengan Bara. Senior galak berlabel bad boy itu mulai memperlihatkan ketertarikan padanya. Kini Diana bimbang, harus bertahan pada komitmen masa lalu atau hanyut dalam gairah baru yang menantang.
Sampul Novel Identitas Ganda Suamiku
8.0
Demi segera menikah, Nadine memutuskan memilih pria yang diyakini telah bangkrut. Ia bahkan sudah bersiap bekerja keras demi menopang hidup mereka. Namun, serangkaian keajaiban aneh justru mulai berdatangan. Saat berniat membeli mobil murah, ia malah membawa pulang Porsche, disusul kepemilikan sebuah vila megah. Keberuntungan tiada henti ini rupanya bersumber dari suaminya yang penuh rahasia. Nadine pun tersadar bahwa suaminya adalah miliarder yang menyamar.
Sampul Novel Pembalasan Istri Kampungan
8.1
Ketulusan Nara hancur seketika saat sang suami mengkhianatinya dan mengirimkan surat cerai. Di tengah keputusasaan yang mendalam, sosok Dimas hadir menawarkan aliansi untuk membalas rasa sakit hati Nara kepada orang-orang yang telah merusak hidupnya. Kini, Nara dihadapkan pada pilihan sulit: memperjuangkan keadilan atau justru terjebak dalam rencana berbahaya yang bisa memperkeruh situasi. Akankah pembalasan dendam ini sukses, atau malah berbalik menghancurkannya?
Sampul Novel Putra Rahasia Sang CEO dan Istri Dokternya
9.1
Alina hancur saat tahu pasien kecilnya adalah anak rahasia Bramantyo, suaminya. Puncak kepedihan terjadi di sebuah pesta kala Bramantyo tega mencelakai Alina demi membela bocah itu, hingga Alina keguguran. Di tengah duka, ia diabaikan dan nyaris tewas diserang selingkuhan suaminya. Selamat dari maut, Alina memalsukan kematian demi lepas dari luka pernikahan lima tahun mereka. Ia pun pergi ke Zurich untuk memulai hidup baru yang sepenuhnya berbeda.
Sampul Novel Siapa Yang Menghamili Istriku?
8.4
Kisah romansa modern ini menyajikan misteri kelam dalam pernikahan yang penuh emosi dan pengkhianatan. Pembaca dewasa akan diajak menelusuri rahasia yang menghancurkan kepercayaan antar pasangan. Bersiaplah menghadapi alur penuh air mata saat kepingan teka-teki perlahan terungkap. Karakter utama pun dipaksa melihat kenyataan pahit yang tak terduga di tengah konflik hubungan yang sangat pelik.