APKDock Logo
Sampul Novel Om Teman Masa Kecil Ayah

Om Teman Masa Kecil Ayah

9.3 / 10.0
Perjalanan pulang menggunakan bus tidur di hari libur menjadi awal dari peristiwa yang tak terlupakan. Setelah kembali dari toilet dalam kondisi kabin yang gelap gulita, sebuah kekeliruan terjadi saat mencari ranjang. Di balik tirai yang salah, seorang pria misterius telah menunggu. Alih-alih boneka silikon yang baru dibeli untuk memuaskan hasrat, pertemuan tak terduga di atas ranjang sempit itu justru menuntun pada pergulatan intim yang intens dan penuh gairah panas di tengah malam.

Om Teman Masa Kecil Ayah Bab 1

Di dalam bus tidur saat perjalanan pulang di hari liburan, aku yang memang memiliki hasrat tinggi tidak tahan ingin memeluk boneka silikon khusus yang baru aku beli untuk memuaskan diri.

Setelah kembali dari toilet, lampu bus sudah dimatikan dan seluruh kabin gelap gulita. Aku meraba-raba masuk ke dalam tirai ranjangku.

"Jangan di sana. Kamu terlalu besar. Nanti rusak."

Tanpa banyak bicara, pria itu mengangkat kakiku di bahunya. Benda panasnya yang besar menekan bagian intimku.

Aku menggelengkan kepala tidak karuan, napasku tersengal-sengal, air mata dan liurku bercampur menjadi satu, menetes ke seluruh lantai.

"Aku salah. Cepat masukkan."

Benda keras itu langsung menusuk ke dalam. Aku sampai memutarkan bola mata karena terlalu nikmat.

"Kalau terus dipegang, ini akan berakhir sampai penetrasi penuh."

Namaku Elisa Ganendra, sejak lahir mengidap kelaparan sentuhan dan kecanduan seks. Karena itu, aku membeli banyak mainan pemuas nafsu.

Namun, itu belum cukup. Akhirnya, aku menghabiskan banyak uang untuk memesan boneka pria seukuran tubuh manusia, lengkap dengan mainan ukuran ekstra besar. Sejak itu, aku tidak bisa lepas darinya, bahkan di perjalanan pulang aku selalu membawanya untuk merasakan sensasi yang menggairahkan.

Tiba-tiba aku mendengar suara napas berat.

Aku terkejut mendengar suara itu, lalu diam-diam merasa senang. "Boneka silikon ini ternyata bisa bicara."

Aku makin bersemangat menggerakkan tubuh di atasnya.

Suhu tubuhku meningkat, bahkan napas boneka silikon itu makin berat.

"Sudah puas menyentuhnya?"

Seketika aku tersadar. Ternyata yang di bawahku adalah manusia sungguhan!

Pria itu mencengkeram pahaku, matanya masih berbinar penuh nafsu.

Dia mencengkeram daguku, lalu memaksakan jari telunjuknya untuk masuk ke mulutku.

"Berani-beraninya naik ke ranjang pria di bus seramai ini. Benar-benar jalang."

Aku langsung mendorongnya kuat-kuat, suara detak jantungku terdengar begitu jelas di ruang sempit itu. "Kenapa kamu ada di tempat tidurku? Cepat pergi!"

Meskipun dirinya memang tidak bisa jauh dari pria, tapi di balik tirai itu ada banyak orang yang sedang pulang kampung. Ini… ini terlalu menegangkan.

Pria itu mengangkat alisnya, lalu langsung memelukku dari belakang, tangannya yang besar meremas dadaku.

"Ini ranjangku. Kamu pergi, atau kita lanjutkan sampai selesai?"

"Jangan, jangan!"

Aku buru-buru melambaikan tangan sambil tersenyum canggung, lalu memeriksa nomor kursi. Ternyata aku yang salah duduk.

Boneka silikon itu terbaring di seberang pria itu.

"Yang palsu nggak akan bisa mengalahkan yang asli."

Suara tawa rendahnya yang menggoda bergema di telingaku. Dia menggenggam tanganku, lalu menuntun tanganku dari dada berototnya turun ke bagian bawah yang terasa panas.

"Kalau nggak diselesaikan, bakal nggak nyaman. Kamu yakin bisa menahannya? Atau mau melakukannya dengan si boneka?"

Hembusan napas khas pria menyapu leherku dan bibirnya yang panasnya membuatku limbung. Tanpa kusadari, dia telah membawaku masuk ke toilet bus.

Saat ujung jaket tudungku tersingkap, kesadaranku kembali sesaat. Aku mencengkeramnya erat dan enggan melepaskannya.

"Nggak mau?"

Setelah mengatakannya, tangan pria itu langsung menyusup ke area sensitifku. Seketika tubuhku tersentak saat dia menekannya pelan.

"Masih bilang nggak suka? Sudah basah begini."

Godaan yang terus menyerang dan perut kotaknya yang terlihat, membuatku kembali kehilangan kendali.

Tangan besar pria itu membelai pinggangku, lalu menggenggam tanganku dan menuntunnya ke ikat pinggangnya.

Benda itu melonjak keluar dan hampir saja menyentuh wajahku. Itu sangat besar.

Bahkan di film-film yang aku tonton tidak ada yang sebesar ini. Bisakah aku mengatasinya?

Tidak ada rasa takut, yang ada hanya gairah untuk segera menyambutnya ke dalam diriku.

Pria itu menekan kepalaku dan mulutku langsung terisi penuh. Namun, aku sama sekali tidak merasa tidak nyaman, aku justru menginginkan lebih... lebih lagi.

Seolah memahami kegelisahanku, pria itu akhirnya mengangkat tubuhku sambil berbisik, "Om akan membantumu melepaskan hasrat."

Ladang bungaku yang sudah lama basah tidak mampu menahan kehadiran benda asing, dua jari itu pun dengan mudah menyusup masuk, membuat seluruh tubuhku terus gemetar.

Hasratku membara, suara desahanku tidak bisa kutahan lagi. Aku hampir sampai!

"Apa ada orang di toilet? Sudah lama sekali, kenapa masih belum keluar?"

Lanjut Membaca

Daftar Isi Om Teman Masa Kecil Ayah

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Cinta seorang atlet
9.4
Di tengah ketatnya persaingan dunia olahraga, hubungan asmara kerap kali berjalan singkat lalu meredup begitu saja. Namun, romansa ini menunjukkan bahwa sebuah perasaan tulus dapat terus bertahan meski perpisahan telah terjadi. Walau raga mereka saling menjauh dan waktu terus berjalan, sisa-sisa cinta sejati akan tetap tersimpan selamanya di relung hati. Kisah emosional tentang keteguhan rasa yang tidak akan pernah pudar oleh waktu.
Sampul Novel Cinta Tak Terhalang Usia
8.1
Khawatir dengan perubahan sikap putranya yang sering melamun dan hilang nafsu makan, seorang ibu akhirnya menyadari bahwa sang anak sedang memasuki masa pubertas setelah memergokinya mengagumi video sahabatnya. Ketika hal ini diceritakan, sang sahabat ternyata menghadapi situasi serupa karena anaknya sendiri menaruh hati pada sang ibu. Menghadapi dinamika modern yang rumit ini, kedua orang tua tersebut sepakat untuk saling bekerja sama guna mengarahkan anak-anak mereka memahami esensi hubungan lawan jenis secara benar.
Sampul Novel Collateral Fate
9.5
Dalam misi penyelamatan berisiko tinggi, Letnan Arya Pradipta dari pasukan khusus berjuang membebaskan Alana Weston, relawan yang ditawan teroris internasional. Namun, situasi berubah mencekam saat keduanya terjebak di wilayah musuh yang mematikan. Di tengah pelarian yang mengancam nyawa, Arya menyadari bahwa penculikan Alana bukanlah kriminalitas biasa, melainkan bagian dari konspirasi politik skala besar yang kini mengincar keselamatan mereka.
Sampul Novel Diam-Diam Kuserahkan Surat Cerai
7.9
Selama lima tahun, seorang mahasiswi menjalani pernikahan rahasia dengan miliarder Tritan Wirajaya. Namun, kembalinya cinta pertama Tritan menyadarkannya bahwa hubungan mereka hampa. Ia pun menjebak Tritan untuk menandatangani surat cerai berkedok berkas kuliah. Setelah resmi berpisah dalam keadaan hamil, ia pergi sejauh mungkin demi membangun karier dan kemandiriannya sendiri. Saat Tritan akhirnya menyadari kehilangan besar ini dan memohonnya kembali, ia telah bertransformasi menjadi wanita dewasa yang tangguh.
Sampul Novel MENJADI ISTRI DADAKAN CEO AROGAN
8.2
Lavendra hancur setelah tahu pernikahannya dengan Daza, CEO yang sangat angkuh, cuma kedok demi harta warisan kakeknya. Kepedihan itu kian perih karena sang suami masih mencintai Lora, kekasihnya. Sempat berniat berjuang demi mewujudkan rumah tangga yang bahagia, usaha Lavendra sia-sia. Kehadiran Lora yang terus mengusik ditambah sikap dingin Daza membuat batinnya lelah. Kini, ia terjebak dalam keputusasaan dan meratapi kenaifannya yang mendambakan cinta sejati.
Sampul Novel RAHASIA SANG PLAYBOY
9.1
Kehidupan bebas seorang miliarder ternama yang gemar bergonta-ganti pasangan seketika terusik. Ia yang awalnya sangat skeptis terhadap komitmen, kini dihadapkan pada sosok wanita unik yang berhasil memikat hatinya. Pertemuan tak terduga ini memicu romansa yang begitu membara. Kini, sang playboy terjebak di persimpangan jalan yang sulit. Ia harus menentukan pilihan antara mempertahankan gaya hidupnya yang liar atau berkomitmen penuh pada cinta sejatinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan