APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Obsesi Pacar Sahabatku

Obsesi Pacar Sahabatku

Sila menghadapi situasi rumit saat Agra, kekasih dari sahabatnya sendiri, mendadak terobsesi dan mengklaim dirinya sebagai pacar. Walau Sila menolak keras serta merasa risih atas tindakan menyimpang tersebut, Agra tetap bebal dan mulai mengontrol kehidupan Sila layaknya kekasih resmi. Kewarasan Sila diuji oleh sikap posesif Agra yang tidak masuk akal, membuatnya sangat frustrasi dan bertekad kuat untuk menghentikan obsesi gila pria nekat itu.
Bab
Bagikan

Bab 1

" Akhh, berhenti sak_it."

" Pelase. Gue mohon hentikan. Bunuh gue aja, jangan kaya gini. "

" Tidakh akan. Kamu akan hidup bareng gue selamanya sayang. "

" Akhh enak banget ughh. "

" Sekeras apapun lo nolak, lo tetep bakal jadi milik gue. "

Tangisan wanita itu semakin pecah, di iringi desahan yang sesekali keluar dari bibir nya. Pria di atas nya begitu bringas mengambil hal yang dijaga oleh pemilik nya.

Tak peduli sekeras apapun wanita itu menolak dan meracau meminta berhenti, pinggul nya tetap bergerak dengan tempo yang cukup cepat. Menusuk dan menenggelamkan benda keras itu di titik terdalam wanita itu hingga memekik sakit dan juga nikmat.

" Kumohon hiks. "

" Kenapa hmm ahh. Kenapa memohon? Ingin lebih cepat? Iya? " Kekeh nya dengan geraman serak. Urat di pelipis nya tercetak, membuktikan seberapa hebat nafsu yang menguasai pria itu.

" Ahhhh. Huhu, pelan please. "

" Nope! Akan lebih nikmat kencang seperti ini sayang " Sangkal nya.

" Pelan akhh! " Wanita itu memekik merasakan milik nya yang menyemburkan pelepasan nya, namun rasa nikmat dan sakit bercampur saat laki-laki di atas nya itu tak menurunkan tempo hentakan milik nya sedikitpun.

Wajah putih wanita itu sudah memerah, karena nafsu, marah, kecewa yang bercampur aduk. Tidak menyangka jika hal yang dijaga nya di ambil paksa oleh orang yang bukan cinta nya.

Dan sial nya, desahan tak bisa terhenti meskipun dia bersusan payah menahan nya untuk tidak keluar.

" Akhh jangan menjepit nya sayang. Aku akan sampai. " Erang nya.

Tangan wanita itu mencengram bahu penuh otot pria itu dengan kencang, " Pelase, di luar. " Mohon nya di sela desahan.

Dia tidak ingin bodoh dengan membiarkan benih milik pria itu tertanam di rahim nya.

" Ahh please. Di ah luar. " Pekik nya kesetanan. Milik nya terasa sesak dengan milik pria itu yang mengembung dan siap menyemburkan lava nya.

Pria di atas nya tak kalah kesetanan, menghentak dan menusuk dalam untuk mencapai puncak kenikmatan nya. Terganggu dengan tangan kecil itu, dia mengambil nya kasar, menekan di atas kepala wanita itu dan mendongak dengan desahan panjang. Kenikmatan itu meledak, membuat wanita di bawah nya mengejang sebentar menerima semburan sperma yang kini masuk ke dalam rahim.

" Brengsek!! Kenapa di dalem!! "

Seringai terbit di wajah tampan dengan rahang tegas itu, dia menunduk. Mengecup ringan bibir yang membengkak dan terlihat sexy itu.

" Itu tujuan ku. "

" Gila lo. Kalo hamil, sekolah gue berantakan. "

" Sudah ku bilang, apapun bisa ku dapatkan. Jika sejak awal menurut, semuanya tidak akan seperti ini. "

Air mata wanita itu kembali luruh dengan wajah tak peduli dan puas yang di berikan pria di atas nya. Tubuhnya bergetar hebat, perasaan takut mendominasi dirinya.

" Daripada bikin gue hancur perlahan, lebih baik lo bunuh gue. " Pinta nya serak, isakan menyesakan keluar dari bibir nya.

" Nope. Jika kamu membuat semuanya mudah, kamu akan bahagia. "

" Lepas. Biarin gue pergi. " Lirih wanita itu dengan nada putus asa. Nasi sudah menjadi bubur, mau menangis darah pun tidak akan mengembalikan keperawanan nya.

" Tidak ada yang akan pergi dari sini. "

" Ngapain lo!! " Pekik wanita itu, tubuhnya kembali meremang dengan bibir hangat pria itu yang mengulus nipple nya. Tangan nya yang terkunci oleh cekalan tidak bisa memberikan perlawanan.

" Ronde selanjutnya sayang. " Seringai nya.

" Brengsek! Gue gak ma- akhh. "

Dengan gampang nya, tangan kekar itu membalikkan tubuh sang wanita tanpa melepaskan penyatuan mereka dan kembali menghentakkan milik nya, memompa dengan cepat hingga desahan serak itu kembali mengalun.

Milik nya semakin licin keluar masuk karena sisa pelepasan keduanya. Tak membiarkan tangan nya menganggur, sesekali dia menampar bongkahan padat milik wanita itu hingga tercetak jejak merah.

" Ahh terus mendesah sayang eungh. Itu sangat indah! " Serak nya dengan suara berat.

Semakin kasar permainan nya, maka semakin tercetak wajah puas di wajah tampan itu. Lolongan dan permohonan berhenti bagai nyanyian merdu untuk pria itu, tidak ada rasa kasian yang timbul di hatinya.

Baginya, semakin tersiksa wanita di bawah itu karena nafsu. Maka hasrat nya semakin membuncah. Ini yang selalu dia impikan dulu dan baru tercapai sekarang.

" Kulum. " Serak nya, memasukkan jempol telunjuk nya dengan paksa ke mulut kekasihnya.

Merasakan lidah hangat itu membuat kepala nya seakan pecah, kenikmatam yang di rasakan nya berkali lipat. Sebentar lagi dia mencapai pelepasan nya.

" Ahh sayang eumh, sebentar lagi. " Erang nya dengan suara berat.

Pompaan terus dia lakukan hingga puncak nikmat ini kembali pecah untuk yang kesekian kalinya.

" Terimakasih sayang. " Bisik nya.

Cup

" Brengsek. Mati lo. " Umpatan lirih itu di sambut tawa senang.

Bibir itu mendarat lembut di bibir sexy wanita di bawah nya yang sudah menutup mata dengan ekrpesi kacau yang lagi-lagi terlihat sexy dan membuat hormon nya terasa panas.

" Sayang, kau tidur atau tidak kuat menerima kenikmatan? " Lirih nya, sesekali bibir nya mendarat di wajah penuh jejak air kata itu.

" Oke, istirahat lah." Lanjutnya dengan nada kecewa. Ekspresi nya bak anak kecil yang tidak di berikan permen.

" Masih ada esok, aku senang aku yang pertama. Dan sudah seharusnya seperti itu. "

" Good night honey. "

Bibir nya mengigit gemas bibir bengkak itu, dengan pelan dia mencabut penyatuan mereka hingga cairan itu kembali keluar.

" Malang sekali anak papah, tidak tertampung di rumah mamah mu. " Tutur nya sedih, kemudian tertawa pelan.

Tiga jarinya berusaha mendorong cairan itu, berharap masuk kembali kedalam. Meskipun sia-sia.

Dengan tubuh telanjang, dia beranjak dari tempat tidur. Duduk di sofa tak jauh dari sana dengan rokok yang sudah tersulut.

Netra tajam nya menatap tenang wanita di atas tempat tidur itu yang lelap dengan tenang, tubuh putih beberapa jam lalu sudah penuh oleh bekas merah. Tanda kepemilikan dan juga tamparan yang beberapa kali dia layangkan.

" Itu akibatnya jika bermain dengan ku. " Lirih nya yang menguap di ruangan kamar itu.

" Shit. Murahan sekali. " Umpat nya melihat milik nya yang kembali tegang. Hanya karena melihat tubuh telanjang di depan matanya itu. Dan ini tidak berlaku dengan semua perempuan sexy yang sering di temui nya di club.

" Kau pintar mencari rumah. " Kekeh nya mengusap milik nya yang menegang.

" Sabar, besok pagi kita berkunjung lagi. Biarkan dulu istirahat. " Bisik nya menenangkan, bibir nya tersungging lebar. Tak sabar membuat wanita itu mengerang dan mengumpat di sela desahan nya.

Sekasar apapun umpatan yang keluar dari wanita itu tidak membuat nya tersinggung, justru semakin terlihat menawan dan memacu adrenalin nya.

" Bukan nya butuh untuk di abadikan? " Gumam nya.

Dia mengambil sebuah kamera dari lemari, mendekat dan mengambil tempat terbaik untuk mengabadikan tubuh polos di atas tempat tidur itu.

" Terlalu cantik dan menawan untuk di lewatkan. "

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Di Mana Sayap Tumbuh
8.9
Dalam sekuel The Maid and the Young Heir ini, Amelia menyimpan rahasia kelam sebagai seorang ibu. Sementara Luciano berupaya melindungi keluarganya, bayang-bayang masa lalu kembali datang mengancam. Gabriel, sang putra sulung, mulai dilingkupi keraguan, sedangkan Isabelita menghadapi bahaya di tanah rantau. Di tengah ancaman balas dendam dari musuh lama, Amelia dihadapkan pada pilihan sulit demi keselamatan orang-orang tercinta. Kisah penuh cinta tentang keberanian melepaskan.
Sampul Novel Dinodai Calon Kakak Ipar
8.1
Kesucianku direnggut oleh calon kakak ipar menjelang pernikahan. Tragisnya, aku malah dituduh menggoda dirinya hingga diusir keluarga. Demi bertahan hidup, aku terpaksa menjajakan diri pada pria kaya. Bertahun-tahun kemudian, pria brengsek yang menghancurkan hidupku itu mendadak kembali menjadi pelangganku. Ia bahkan menyewaku secara eksklusif selama satu bulan penuh. Rencana jahat apa lagi yang sedang ia persiapkan untukku?
Sampul Novel Keperkasaan Sang Mertua
9.3
Hubungan terlarang yang menegangkan tersaji dalam novel modern Keperkasaan Sang Mertua. Di hadapan jendela kaca besar yang memperlihatkan keramaian orang di bawah, seorang menantu perempuan tidak berdaya menghadapi tindakan intim dan dominasi fisik dari ayah mertuanya sendiri. Meski sang menantu merasa sangat malu dan memohon untuk dihentikan, sang mertua justru mengabaikan rasa bersalah tersebut. Ia menganggap situasi berisiko ini sebagai hal yang mengasyikkan untuk dinikmati.
Sampul Novel Skandal Ranjang Ternoda
8.9
Kemewahan rumah tangga sepasang suami istri ini hanyalah kepalsuan untuk menutupi pernikahan yang telah hancur. Terjebak dalam kehampaan, keduanya memilih berselingkuh demi mencari pelarian. Sang suami memadu kasih dengan daun muda yang tak terduga, sedangkan sang istri berpaling pada pria paruh baya demi kebahagiaan sejati. Di balik pengkhianatan ini, ranjang mereka kini ternoda oleh dendam dan nafsu, memicu skandal pernikahan yang sangat getir.
Sampul Novel Terjebak Gairah Terlarang
8.4
Julian, seorang pelajar SMA yang gemar bermain basket, memendam ketertarikan pada pemilik rental PS bernama Tante Namira. Hubungan mereka mendadak berubah intim setelah sebuah permintaan pijat biasa melanggar batas norma. Kejadian tersebut memicu hasrat Julian untuk mencari petualangan serupa dengan perempuan dewasa lain, mulai dari guru di sekolah hingga seorang perawat. Terjebak di antara rasa bersalah dan gairah, ia terus menantang moralitasnya tanpa tahu apakah ini akan menghancurkannya.
Sampul Novel Untouchable Man
8.2
Di umur 32 tahun, Rezal Mahesa sangat mapan namun memilih hidup melajang tanpa drama cinta. Ia hanya berserah diri pada takdir Tuhan soal jodoh. Kehidupan tenangnya berubah sejak kehadiran Naya, mahasiswi magang yang bertingkah konyol sekaligus unik di kantornya. Di balik sifat itu, kedewasaan Naya perlahan meluluhkan hati Rezal yang dingin. Akankah takdir membawa mereka berdua menuju jenjang pernikahan?