APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nyonya Tak Bucin Lagi

Nyonya Tak Bucin Lagi

Kesempatan kedua hidup dipakai Grace Wijaya untuk segera menceraikan William Sanjaya. Trauma akibat mati tragis di rumah sakit jiwa setelah delapan tahun mencintainya membuat Grace enggan bertahan. Awalnya William bersikap dingin dan mengabaikan keputusan itu. Namun, ia menyesal saat melihat Grace bertransformasi menjadi wanita karier sukses yang dikelilingi banyak pria. Ketika William memohon untuk rujuk, Grace dengan tegas menolak karena telah sembuh dari kebutaan cintanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Grace, cukup! Mau sampai kapan kamu buat masalah seperti ini!" ujar William dengan galak.

Grace hanya tersenyum.

Jelas bahwa dia adalah istrinya, tapi sikap William terhadapnya tidak sebaik sikap orang luar.

"William, jangan terlalu jahat pada Grace."

Grace hendak berbicara, tapi Bella berbicara lebih dulu.

Bella menjelaskan kepadanya, "Grace, bukan William yang sengaja datang merayakan ulang tahunku, tapi ayahku yang mengundangnya ke rumah kami untuk makan bersama karena mereka sudah lama nggak bertemu."

"Nggak disangka kamu salah paham dan terluka seperti ini. Aku merasa nggak enak hati, jadi aku datang ke sini untuk menjelaskannya padamu. Jangan marah pada William. Ini semua salahku."

Bella berbicara dengan lembut, tersenyum lembut dan meminta maaf dengan tulus.

Grace teringat tiga tahun lalu, Bella juga datang ke rumah dan memberikan penjelasan yang sama.

Namun, semua itu terjadi di kamar tidur.

Setelah mendengar perkataan Bella dan melihat mereka berdiri bersama dengan sangat cocok, pikirannya tiba-tiba menjadi panas.

Grace berteriak pada Bella dan memukulnya dengan vas di meja samping tempat tidur.

Kepala Bella berlumuran darah dan pingsan.

William marah besar lalu membawa Bella ke rumah sakit dan merawatnya selama beberapa hari.

Sejak itu, hubungan mereka menjadi semakin dekat ....

Beberapa tahun yang lalu Grace akan marah mendengar perkataannya, tapi sekarang hatinya benar-benar tenang.

Grace bahkan tersenyum acuh tak acuh. "Terima kasih Nona Bella sudah menjelaskannya, tapi aku nggak marah."

"Bukankah ayahmu mengundang William makan bersama? Kalian cepat pergi saja, jangan biarkan ayahmu menunggu!"

Bella agak terkejut, jelas tidak menyangka reaksi Grace akan seperti itu.

William juga mengerutkan kening.

Apa maksud sikap Grace ini?

Bahkan tidak menangis setelah dimarahi olehnya, malah sengaja menyuruhnya serta Bella pergi?

Jelas-jelas dua jam lalu, Grace melompat dari gedung karena gagal memaksanya pulang.

Hehe, sengaja tarik ulur seperti ini!

William mengerti maksud Grace, lalu berkata pada Bella, "Karena Grace bilang begitu, ayo kita pergi saja."

Setelah mengatakan itu, William pergi tanpa menoleh ke belakang.

Bella ragu-ragu sejenak, lalu berkata pada Grace, "Jaga dirimu baik-baik" Setelah itu Bella mengejar William.

Bibi Sinta sangat khawatir saat melihat ini. "Nyonya, kalaupun sudah marah besar, jangan biarkan Tuan dan Nona Bella pergi ...."

"Aku nggak marah," ucap Grace dengan tenang.

Setelah kembali ke tiga tahun yang lalu, Grace sudah memutuskan.

Jadi, Grace tidak akan mengulangi kesalahan yang sama seperti sebelumnya.

Tidak akan lagi terobsesi dengan William dan tidak akan lagi menunggu tanggapannya.

William mau bersama siapa mau melakukan apa itu tidak akan ada hubungan dengannya.

Mulai sekarang, dia hanya ingin hidup untuk dirinya sendiri dan orang yang dicintainya!

"Bi Sinta, aku lapar sekali. Tolong buatkan aku makanan yang enak," pinta Grace.

Grace sudah dirawat di rumah sakit jiwa selama lebih dari dua tahun. Selain minum obat, Grace hanya bisa minum semangkuk bubur setiap hari, bahkan menderita kanker perut karena kelaparan.

Saat ini Grace sedang mendambakan makanan lezat untuk menenangkan perutnya.

Bibi Sinta agak terkejut. "Tentu saja, saya akan segera memasak."

"Aku ikut!"

Grace dan Bibi Sinta pergi ke dapur.

Tidak ada yang melihat William berdiri tidak jauh dari situ dan kembali dengan kesal.

William ingin melakukan serangan balik. Jika melihat sikap Grace yang semakin gila, William kebetulan bisa memberinya pelajaran.

Ternyata, Grace tidak membuat masalah dan bahkan menawarkan diri untuk makan?

Tiba-tiba menjadi tidak normal, Grace pasti merencanakan beberapa trik baru!

William merasa bosan dan berbalik untuk pergi lagi.

...

Setelah makan enak, Grace menepuk perutnya dengan puas.

Senang sekali rasanya kenyang!

Selain tidak pernah makan enak di rumah sakit jiwa, Grace hanya berani makan setengah porsi di Keluarga Sanjaya.

Karena Grace ingin mempertahankan sosok sempurna agar William menyukainya.

"Kak William, tinggiku 16cm dan berat 90kg. Di internet banyak yang bilang ini berat badan dan tinggi badan standar para model!"

Rasa puas dirinya hanya membuat sikap William menjadi semakin dingin. "Apa hubungannya denganku!"

Ya, apa hubungannya dengan William?

Demi seorang pria, Grace bahkan tidak berani makan sebanyak yang dirinya sendiri mau.

Benar-benar konyol.

Untungnya, Grace meninggal dan melihat semuanya dengan jelas.

Mulai sekarang, Grace bisa makan apa pun yang dirinya suka dan sebanyak mungkin, tidak akan pernah memperlakukan dirinya dengan buruk lagi!

Setelah kembali ke kamar, Grace menelepon kakeknya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akupun Menandatangani Namanya
9.1
Setelah dikhianati oleh suaminya, Marvin Kurniawan, dan diracuni hingga tewas oleh putra kandungnya sendiri demi kekuasaan Irma Fasnitan, seorang wanita mendapatkan kesempatan kedua. Terbangun tepat di hari pernikahannya di masa lalu, ia bertekad mengubah nasib tragisnya. Alih-alih menandatangani dokumen pernikahan, ia menuliskan nama Irma, lalu melarikan diri bersama seluruh harta warisan peninggalan orang tuanya demi menyelamatkan diri dan membalas dendam secara elegan.
Sampul Novel BABY CEO 21+
8.6
Dalam momen yang intim, Vanya terhanyut oleh ciuman intens Ares yang membuatnya sesak napas. Sentuhan lembut serta kecupan membara dari Ares di area sensitif terus membakar gairah Vanya hingga ia mengerang gelisah. Di tengah gejolak hasrat yang menyiksa itu, Vanya berulang kali memanggil nama Ares seolah mendambakan lebih. Namun, Ares dengan tenang memintanya untuk menikmati prosesnya dan tidak terburu-buru, membiarkan ketegangan romansa dewasa mereka kian memuncak.
Sampul Novel Diperlakukan Bak Orang Asing Oleh Suami Anakku
8.2
Setelah merelakan seluruh hidupnya demi Ricardo dan putri mereka sebagai ibu rumah tangga, wanita ini justru menghadapi kenyataan pahit. Kehadiran kembali cinta lama suaminya yang baru bercerai mengubah segalanya. Diperlakukan layaknya pelayan oleh anak kandungnya sendiri dan diabaikan oleh sang suami, ia akhirnya memilih mundur. Dengan menandatangani berkas perceraian tanpa menuntut hak apa pun, ia pergi menjauh. Namun kini, setelah ia melangkah pergi, penyesalan mendalam justru datang menghampiri mereka.
Sampul Novel Istri yang Lari di Hari Pernikahannya
9.3
Siti Maemunah terpaksa menikah karena perjodohan yang diatur pamannya. Tepat setelah akad nikah selesai, ia memutuskan melarikan diri dan meninggalkan sang suami dengan keyakinan mereka tak akan pernah bertemu lagi. Namun takdir berkata lain. Setahun kemudian, Maemunah justru kembali dipertemukan dengan Alga. Kini, ia tidak punya pilihan selain menghadapi kenyataan pahit dari masa lalu yang sempat dihindarinya.
Sampul Novel Kontrak Rahasia Sang Pewaris
9.0
Elysia terdesak oleh biaya pengobatan ibunya yang sedang kritis. Di tengah keputusasaan, Damian Lancaster hadir menawarkan kesepakatan pernikahan kontrak senilai lima miliar rupiah. Syaratnya, sang pewaris tunggal menghendaki Elysia melahirkan anak untuknya. Walau batinnya tersiksa karena merasa memperdagangkan darah daging sendiri, ia tak punya opsi lain. Namun, di balik kemegahan itu, Damian menyimpan misteri besar yang mengunci Elysia dalam kontrak tanpa jalan keluar.
Sampul Novel Look at Me, Elle
8.3
Demi menyatukan kembali keluarganya yang sempat terpisah, Leonathan terus mendekati Brielle. Ia meminta Brielle memikirkan tumbuh kembang anak mereka yang memerlukan figur ayah. Namun, luka mendalam membuat Brielle bersikap keras. Baginya, Leonathan telah tiada karena selama tiga tahun ini ia sanggup membesarkan anaknya sendirian. Walau terus ditolak dan diusir, Leonathan bertekad pantang pergi sebelum membawa istri dan anak kandungnya pulang bersama.