APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang

Nyawaku di Ujung Kematian Saat Dia Bersenang-senang

Setelah ditinggalkan saat miskin, Elton kembali sebagai bos mafia berkuasa yang memaksa mantan kekasihnya masuk ke dalam pernikahan paksa. Meski dianggap sebagai istri yang paling dicintai, sang wanita justru harus menyaksikan suaminya membawa perempuan lain ke rumah setiap malam. Alih-alih marah atau cemburu, ia hanya mengurung diri dalam keheningan. Sikap apatis ini memicu kemarahan Elton yang tidak menyadari sebuah kenyataan pahit: waktu istrinya di dunia ini hanya tersisa tujuh hari saja.
Bab
Bagikan

Bab 5

Sudah sepuluh tahun berlalu, tapi setiap kali aku mengingat semuanya, rasanya masih sangat menyakitkan.

Aku bersiap untuk pergi ke makam Ibu, menemuinya untuk terakhir kalinya. Umurku hanya tersisa lima hari lagi dan aku ingin memberitahunya bahwa setelah ini, aku tidak akan bisa datang menemuinya lagi.

Sebelum ke makam, aku harus pergi dulu ke kantor Elton. Ibu dulu sangat menyukai Elton. Saat dia masih sehat, ketika aku dan Elton masih saling mencintai, Ibu pernah membuatkan karya tembikar untuk kami berdua dengan tangannya sendiri. Seekor anjing kecil untuk Elton dan seekor kucing kecil untukku.

Kedua tembikar itu bisa disatukan dengan pas, seperti sedang berpelukan. Maknanya, aku dan Elton tidak akan pernah terpisahkan.

Aku memberikan anjing kecil itu kepada Elton, tapi dia malah hanya ingin kucing kecil milikku. Katanya, kucing itu mirip denganku, manja dan sombong. Setiap kali dia melihat kucing itu, dia akan mengingatku, jadi dia ingin menyimpannya selamanya.

Elton menepati ucapannya. Sampai sekarang, kucing kecil itu masih ada di kantornya. Aku takut nanti setelah aku meninggal, Elton akan membuangnya begitu saja seperti sampah. Jadi, aku harus mengambilnya kembali dan meletakkannya di depan makam Ibu. Biarlah kucing itu yang menemaninya menggantikanku.

Ketika aku tiba di kantor Elton, dia sedang menonton video tentangku tepat bagian ketika aku hampir pingsan. Begitu melihatku datang, dia tidak berkata apa pun, hanya melempar ponselnya ke samping.

Mataku langsung tertuju ke meja tempat kucing tembikar itu biasanya diletakkan, tetapi tempat itu tampak kosong. Aku panik dan segera bertanya, "Kucing kecilku mana?"

Yvette yang duduk di dekatnya tersenyum puas. "Maksudmu pajangan kucing itu, ya? Beberapa hari lalu aku bilang lucu, terus Elton kasih ke aku. Dia bilang aku mirip kucing itu, manja dan sombong. Tapi itu omong kosong sih, aku jauh lebih cantik dari kucing itu!"

Aku tidak menggubris Yvette, hanya menatap Elton dengan amarah yang membara. "Siapa yang mengizinkanmu memberikan barangku ke orang lain? Itu buatan tangan Ibu! Dan kamu malah memberikannya pada selingkuhanmu!"

Elton tertawa seperti orang berengsek dan mengangkat bahu seolah tak peduli. "Itu kucing milikmu? Maaf, aku lupa. Sudah lama di sini, kukira cuma barang murahan yang nggak ada nilainya."

Belum sempat dia menyelesaikan kalimatnya, aku yang dipenuhi amarah langsung meraih asbak kristal di atas meja dan melemparkannya ke arahnya.

Elton tidak berusaha menghindar. Asbak itu menghantam dahinya dengan keras, darah langsung mengalir di pelipisnya.

Yvette menjerit kaget. "Kamu gila?! Hanya demi pajangan murahan, kamu sampai memukul orang!"

Elton menatapku dingin, lalu suaranya berat dan penuh tekanan. "Yvette, kembalikan benda itu padanya."

Yvette mendengus kesal dan menghentakkan kakinya, lalu berlari keluar. Tak lama kemudian, dia kembali dengan menggenggam kucing tembikar di tangannya. Dia melemparnya ke arahku dengan penuh kebencian.

"Nih, ambil! Siapa juga yang mau barang jelek begini? Dibuang ke tong sampah aja nggak bakal ada yang mau pungut! Bawa barangmu, lalu pergi dari sini!"

Kucing tembikar itu jatuh ke lantai dan pecah berkeping-keping. Hatiku pun ikut pecah bersama suaranya.

Kucing kecil itu "mati", sama seperti hidupku yang sudah di akhir hayat. Aku merasa, aku dan kucing itu sebenarnya sama rapuhnya dan sebentar lagi akan hancur seluruhnya.

Kepalaku berdengung, mataku terasa panas. Tanpa berpikir panjang, aku menampar Yvette sekuat tenaga. "Itu peninggalan ibuku! Bagaimana bisa kamu tega menghancurkannya?!"

Aku mencengkeram bahunya dan ingin memukul lagi, tapi Elton segera menahanku. Aku menatapnya, lelaki yang kini malah melindungi wanita lain di depan mataku. Mataku memerah, air mataku jatuh tanpa bisa kutahan.

"Elton, kamu sudah lihat semua berita. Kamu tahu aku akan mati! Kenapa kamu masih harus menyakitiku? Elton, kamu bajingan!"

Elton memandangi wajahku yang penuh air mata, lalu menghela napas panjang. Dia mengulurkan tangannya dan menghapus air mataku dengan lembut.

"Pertama kue, sekarang kamu bilang akan mati. Hedy, kamu senang mempermainkanku, ya? Kamu nggak perlu pasang wajah sedih begitu. Aku nggak akan lagi iba karena air matamu ...."

Belum sempat dia menyelesaikan kata-katanya, setetes darah menetes di punggung tangannya. Hidungku berdarah, dan kali ini lebih deras dari sebelumnya.

Dunia di sekelilingku berputar dengan gelap, lalu semuanya lenyap. Aku ambruk seketika.

Elton buru-buru memelukku, suaranya terdengar panik untuk pertama kalinya. "Cepat panggil ambulans! Cepat!"

Dia belum pernah sekacau ini. Bahkan ketika menghadapi tembakan musuh, dia tidak pernah menggigil seperti sekarang. Namun kali ini, dia hanya bisa menatapku tak berdaya dan melihat darahku mengotori kemejanya sendiri.

Ya ... aku akan mati. Kalau bisa, sebelum dia kembali membenciku untuk terakhir kalinya, aku hanya ingin dia tahu bahwa aku benar-benar mencintainya untuk waktu yang sangat lama.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Desain Cinta Kedua
9.4
Tiga tahun membina rumah tangga, Jessica hanya mendapatkan kepedihan dari Aaron. Usai perceraian mereka, ia memilih mandiri dan sukses membangun karier sebagai desainer terkemuka serta pengusaha tanpa sokongan kekayaan keluarganya. Namun, di tengah keberhasilan dan kemandirian yang kini ia nikmati, Aaron mendadak muncul kembali. Sang mantan suami didera penyesalan mendalam dan memohon dimaafkan. Akankah Jessica luluh atau memilih menutup rapat pintu hatinya?
Sampul Novel Di Antara Tangis Anakku dan Diam Suamiku
9.8
Kiyano sekarat di koridor rumah sakit usai dipaksa menyerahkan jantungnya demi Sheilla, cinta pertama suaminya. Di ambang ajal, putra mereka yang berusia enam tahun memohon pertolongan sang ayah. Alih-alih peduli, sang suami menuduh istrinya berbohong dan mengusir anak mereka. Demi menyelamatkan ibunya, bocah itu menyerahkan Kalung Penjaga Umur miliknya untuk menyewa kamar. Namun, Sheilla sengaja menghalangi kamar tersebut demi menempatkan anjing peliharaannya atas izin suaminya.
Sampul Novel DIBUANG MANTAN, DIKEJAR CEO SULTAN
9.8
Aruna terpaksa mengasuh Maira, anak bosnya yang bernama Brahmana, demi menolong sang ayah dari ibu tirinya. Namun, bekerja di rumah CEO itu justru menjebak Aruna dalam konflik batin antara luka lama dan perasaan cinta yang baru tumbuh. Walau ia berusaha menjauh, ketulusan sang bocah dan kejujuran Brahmana terus menahannya. Kini, Aruna bimbang untuk terus menyimpan dendam demi ayahnya atau luluh dalam pelukan sang sultan.
Sampul Novel Istri Idaman Tuan Ares
8.1
Pernikahan paksa tanpa cinta adalah mimpi buruk bagi siapa saja. Takdir pahit ini harus dijalani oleh Ares dan Anggun yang dipersatukan dalam perjodohan tanpa rasa. Meski batin mereka menolak keras, tidak ada jalan keluar untuk melarikan diri dari situasi pelik ini. Mereka terpaksa tunduk pada komitmen pernikahan yang tak diinginkan, karena tidak ada satu pun alasan kuat yang mampu membatalkan ikatan sakral tersebut.
Sampul Novel Istri Tomboy Sang CEO
8.8
Zella Polly, gadis tomboy yang tidak tahan dengan diskriminasi di rumahnya, harus menikah demi mendapatkan izin keluar dari sang ayah. Pada saat yang sama, CEO muda bernama Hugo Chavez terpaksa mencari istri untuk mengatasi rasa sakit hati setelah dikhianati kekasihnya. Demi kepentingan masing-masing, keduanya sepakat melakukan pernikahan kontrak. Akankah mereka berhasil menghadapi berbagai rintangan dan dinamika baru dalam kehidupan rumah tangga ini?
Sampul Novel KALIAN SIAPA?
8.2
Amelia, pewaris kaya raya, mengalami guncangan mental hebat setelah dikhianati oleh keluarga palsunya dalam sebuah kebohongan besar. Sementara itu, Bima juga terpuruk akibat pengkhianatan sang istri. Di tengah krisis identitas yang dialami Amelia dalam mencari jati diri dan ketulusan, mampukah takdir mempertemukan kedua jiwa yang terluka ini? Bersama-sama, mereka harus mengungkap kebenaran, menyembuhkan luka masa lalu, dan membangun ikatan cinta sejati.