APKDock Logo
Sampul Novel DIBUANG MANTAN, DIKEJAR CEO SULTAN

DIBUANG MANTAN, DIKEJAR CEO SULTAN

9.8 / 10.0
Aruna terpaksa mengasuh Maira, anak bosnya yang bernama Brahmana, demi menolong sang ayah dari ibu tirinya. Namun, bekerja di rumah CEO itu justru menjebak Aruna dalam konflik batin antara luka lama dan perasaan cinta yang baru tumbuh. Walau ia berusaha menjauh, ketulusan sang bocah dan kejujuran Brahmana terus menahannya. Kini, Aruna bimbang untuk terus menyimpan dendam demi ayahnya atau luluh dalam pelukan sang sultan.

DIBUANG MANTAN, DIKEJAR CEO SULTAN Bab 1

PLAK!!

“Jaga kata-katamu itu, Aruna! Kau pikir kau bicara pada siapa?!”

Aruna, gadis yang baru saja ditampar itu menatap nanar pada sang ibu tiri. “Bu, aku tidak mungkin melakukan itu. Aku memiliki Julian, Bu…”

Lisa menatap Aruna dengan mata melebar karena marah. “Apa gunanya itu sekarang? Putra dari keluarga Ishak menyukaimu dan keluarga itu bisa menolong kesulitan keuangan kita! Aku tidak mau tau. Minggu depan kau akan mulai berkencan dengan Anton agar pernikahan kalian bisa dilaksanakan secepatnya!”

“Bu…”

“Sekali-kali jadilah berguna untuk keluarga!” Selesai berkata, Lisa membalikkan tubuh, mengambil tas tangannya dan keluar begitu saja dari rumah.

Aruna terhuyung dan berpegangan pada sandaran sofa dan berusaha duduk dengan menahan sesak di dadanya.

Apa yang tadi dikatakan oleh ibu tirinya itu?

Dirinya harus menikah dengan Anton? Playboy yang terkenal sejak Aruna SMA itu, memang mengejarnya. Aruna selalu menolaknya, karena ia telah memiliki Julian.

Ia dan Julian telah menjalin hubungan sejak lima tahun lalu. Bagaimana bisa ibu tirinya menjadikan ia sebagai alat untuk mengatasi keuangan mereka?

Lagipula, siapa yang telah hidup begitu boros? Menghabiskan sedikit demi sedikit aset-aset yang dulu dimiliki ayah Aruna?

Itu ibu tirinya dan saudara tirinya, Ferliana. Mereka berdua!

Lalu apa tadi yang dikatakan lagi oleh ibunya? Sekali-kali menjadi berguna untuk keluarga?

Ya Tuhan!

Semenjak ayahnya mengalami kecelakaan dan mengalami kebangkrutan perusahaan karena penipuan oleh asisten terpercayanya, dia lah yang menghidupi keluarga ini!

Aruna mengusap pipinya yang terasa panas dan membekas merah. Perlahan ia bangkit dan berjalan menuju kamar ayahnya yang tengah tertidur pulas.

“Ayah…” panggil Aruna pelan saat ia telah berada di tepi tempat tidur ayahnya yang menempati kamar kecil di lantai dua rumah, karena kamar utama ditempati oleh Lisa.

Melihat ayahnya masih terlelap, Aruna memanggil sekali lagi. “Ayah…”

Namun sang ayah tetap bergeming dan tak terbangun oleh panggilan Aruna. Aruna pun menghela napas sedih dan berbalik.

Satu-satunya harapan mungkin dengan meminta bantuan Julian. Ia mengeluarkan ponsel lalu menekan nomor Julian, kekasih Aruna.

“Halo… Jul…”

‘Aruna. Kok tumben jam segini menelepon. Biasanya kau sibuk mengurus makan malam ayahmu. Ada apa?’ Sebuah suara terdengar dari seberang telepon.

Aruna hendak membuka mulut untuk berkata, namun Julian di seberang sana lebih dulu menyelanya.

‘Ah, lupakan. Sebenarnya ini kebetulan kau meneleponku, Aruna. Ada suatu hal yang harus kita bicarakan juga.’

Aruna terkesiap. “Ada apa? Apakah ada sesuatu yang penting? Apa kau masih di kantor?”

Julian terdiam sejenak. ‘Tidak, aku sudah pulang dari kantor. Dan ya, ini cukup penting.’

“Ada kaitannya dengan kita?”

‘Ya… Ini memang tentang kita,’ jawab Julian.

Deg.

Perasaan gelisah serta merta menyerbu hati Aruna. “Ada.. apa tentang kita, Jul?” tanya Aruna hati-hati.

‘Emm… Aruna, sebenarnya aku…’

“Jul, apa sebaiknya kita bicara saat ketemu saja? Jika ini masalah penting, lebih baik kita bicara secara langsung,” Aruna dengan gugup memotong kalimat Julian. Perasaan gelisah di hatinya kian menjadi.

Entah ada apa, tapi ia seperti hendak menunda Julian mengeluarkan kalimatnya.

“Jul?”

Julian tidak menjawab Aruna beberapa detik. ‘Baiklah. Apa kau bisa keluar? Kita ketemu di Browners dalam setengah jam. Apa kau bisa?’

“Tapi… kalau sekarang, ibu baru keluar dan Ferli belum pulang. Tidak ada yang menjaga ayah di rumah,” ujar Aruna bingung. “Bagaimana jika besok? Sepulang kantor kita bertemu?”

Setelah beberapa saat, Julian menjawab. ‘Oke, besok. Agar tidak terlalu jauh, kita bertemu di Plaza Amerta dekat kantorku saja. Karena aku masih ada yang harus dilakukan setelah jam kantor besok.’

“Baik, besok di Plaza Amerta. Oh, ada coffee shop cukup enak disana. Kita ketemu disana saja.”

‘Ok.’

Sambungan telepon akhirnya usai setelah beberapa kalimat penutup. Namun rasa gelisah yang terjadi di hati Aruna, sama sekali tak mereda.

Ia hanya berusaha meyakinkan dirinya, bahwa rasa tak nyaman di hatinya ini, semata-mata karena perintah ibu tiri yang meminta dirinya menikah dengan Anton.

Ibu tirinya telah mengumpankan dirinya pada keluarga Ishak untuk mengatasi masalah keuangan mereka.

* * *

Keesokan harinya, seperti yang telah dijanjikan Aruna, ia datang ke Plaza Amerta sepulang kerja. Langkahnya terhenti di depan sebuah coffee shop di lantai tiga Plaza termegah di kotanya.

Aruna mengambil tempat duduk di sudut dekat jendela dengan tanaman artifisial yang ditata cantik di bawah jendela. Ia memesan Iced Mocha Latte dingin lalu menunggu kekasihnya --Julian-- dengan tenang.

Tak begitu lama, ia melihat seorang pria berperawakan cukup tinggi mengenakan setelan kemeja berwarna dadu dipadu celana katun berwarna coklat gelap masuk ke dalam coffee shop dan melambai pada Aruna.

Dengan hati senang Aruna mengangkat tangan untuk membalas lambaian pria itu. Namun tangannya terhenti di udara, saat melihat pria itu tidak datang sendiri.

Seorang wanita berparas cukup cantik dengan polesan make up yang cukup nyata, berjalan di belakang pria itu. Raut wajahnya tampak datar namun mengulas senyum ke arah Aruna saat sang pria menoleh pada wanita itu.

“Ferli? Kenapa dia disini bersama Julian?” bisik Aruna bingung. Namun ia memilih membalas senyuman Ferli, saudara tirinya, lalu menyapa Julian saat mereka akhirnya tiba di meja tempat Aruna berada.

“Kau tidak menunggu lama, kan?” Julian bertanya.

“Tidak, aku baru sampai dan sudah memesan minuman. Apa kau mau aku pesankan juga? Vietnam drip?” Aruna menawarkan dengan senyum kecil di bibir yang ia poles tipis dengan lip tint berwarna nude.

“Tidak perlu. Kami tidak akan lama, Aruna.”

“Kami?” Kening Aruna berkerut.

“Ya, aku dan Ferli. Kami ada urusan. Aku akan langsung saja bicara intinya,” sahut Julian lalu duduk setelah menggeser kursi di sebelahnya untuk Ferliana.

Tatapan Aruna jatuh pada keduanya bergantian. Ia semakin tidak mengerti mengapa Julian seolah mempersilahkan Ferliana duduk di samping Julian, sementara di sisinya pun masih ada satu kursi kosong.

“Ada… apa Jul?” Kalimat Aruna terdengar pelan dan sedikit ragu. Meskipun belum bisa menebak apa yang akan dibicarakan kekasihnya itu, namun dada Aruna mulai berdentum tak beraturan.

“Begini Aruna, aku tahu kita telah bersama selama lima tahun. Kita menjalani hubungan yang cukup baik..”

“Cukup baik?”

“Tolong jangan dipotong dulu. Biarkan aku selesai,” sergah Julian. “Namun ada masa memang aku mengalami titik jenuh dan sedikit bosan.”

‘Apa? Bosan?’ batin Aruna terkejut.

“Saat itulah, terjadi kekhilafan,” Julian menjeda kalimatnya.

Aruna menatap kedua mata Julian dengan pandangan kebingungan. Ia bisa menangkap sorot acuh namun juga sedikit kehati-hatian dari mata pria di depannya itu.

Dan sungguh ia tak menduga kalimat berikutnya akan terucap dari Julian, kekasihnya itu.

“Aruna,” Julian berdeham. “Sepertinya sudah saatnya kita sudahi hubungan kita. Ferliana sekarang bersamaku.”

Lanjut Membaca

Daftar Isi DIBUANG MANTAN, DIKEJAR CEO SULTAN

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Di Antara Dua Pria Yang Kucinta
9.6
Hesti sangat terpukul saat mengetahui Haris melakukan vasektomi diam-diam akibat trauma masa lalu. Kecewa karena impian memiliki anak kandas, ia pun memutuskan bercerai. Demi mendapatkan keturunan, Hesti nekat menemui Samuel di sebuah klub malam hingga sepakat menjalin hubungan intim. Namun, situasi rumit muncul ketika Haris kembali untuk meminta maaf dan bersedia memulihkan kondisinya demi Hesti. Kini, Hesti pun terjebak dalam dilema besar di antara dua pria.
Sampul Novel En-PD159
7.9
Demi menebus kesalahan masa lalu, Song Jiayan rela menjalani pernikahan aliansi dengan Fu Shisheng. Namun, pengkhianatan pahit menerpanya saat tahu suaminya memalsukan penyakitnya dan berselingkuh. Usai lolos dari berbagai upaya pembunuhan, Jiayan bangkit dan sukses menjabat sebagai CEO di luar negeri. Ketika Shisheng datang mengejar dengan penyesalan, Jiayan memilih berdamai dengan masa lalu, fokus pada aksi kemanusiaan, dan memulai hidup mandiri yang baru.
Sampul Novel Jatuh Cinta Dengan CEO Duda
7.8
Kehidupan pengusaha dingin bernama Dimas berubah sejak kehadiran Sinta, sekretaris baru yang sangat ceria. Setelah mengalami perceraian pahit, hati Dimas yang beku perlahan mulai melunak. Tidak hanya memikat Dimas, Sinta juga berhasil dekat dengan Arya, putra sang CEO yang kesepian. Sayangnya, saat hubungan mereka mulai erat, mantan istri Dimas muncul kembali untuk mengacau. Kini, kekuatan cinta mereka diuji oleh bayang-bayang masa lalu yang mengganggu.
Sampul Novel Kekuatan Hati, Kekuatan Cinta
7.9
Alira Santika, gadis berusia 19 tahun, terpaksa merelakan hubungannya dengan Raka demi pernikahan kontrak dengan pewaris ningrat bernama Dimas Aditya Wiratama. Keputusan ini ia ambil demi membiayai pengobatan ibunya. Namun, kehidupan barunya dipenuhi penderitaan akibat kekejaman Cynthia, istri pertama Dimas. Tanpa perlindungan dari suaminya, Alira harus berjuang sendirian menghadapi berbagai intrik kejam keluarga tersebut. Mampukah ia bertahan di tengah badai pengkhianatan ini?
Sampul Novel Not a Dangerous husband
8.7
Raymond terpaksa menikahi Almoora setelah dituduh memperkosa gadis itu. Tanpa bukti untuk membersihkan namanya, ia menjalani hari dengan frustrasi, sementara Almoora terus histeris karena trauma berat. Di tengah kebencian sang istri, Raymond bertekad menyelidiki kasus ini demi menyeret pelaku asli keadilan. Mampukah ia meyakinkan Almoora akan kebenarannya? Akankah pernikahan mereka tetap bertahan saat semua tabir hitam akhirnya terungkap?
Sampul Novel Rencana Balas Dendam yang Terlambat
8.6
Demi memenuhi sebuah wasiat, Marceline Sterling harus menjalani pernikahan kontrak yang mengekang dengan CEO Phoenix Cruise Line, Adrian Hawthorne. Walau Adrian mencintai Selena Winters, aturan ketat tersebut justru menyulut gairah tak terduga di antara mereka. Marcy yang awalnya terlihat lemah kini menjelma menjadi sosok dominan yang memikat. Di puncak Phoenix Tower, perlawanan Marcy memicu kemarahan Selena, menyeret mereka ke dalam pusaran konflik, intrik, serta asmara membara.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan