APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Negeri Ini Dikuasai Mafia

Negeri Ini Dikuasai Mafia

Kemiskinan masa lalu memicu dendam mendalam pada diri Basudo. Tumbuh dewasa, ia memilih jalan kegelapan demi membalas rasa sakitnya. Sebagai raja mafia yang haus kekuasaan dan kendali ekonomi, ia tak segan melenyapkan siapa pun yang menghalangi. Namun, kekejaman tanpa ampun ini melahirkan perlawanan baru. Defian dan Telma, dua sosok pemberani, kini muncul dan siap mempertaruhkan hidup mereka demi menghentikan dominasi kejam Basudo beserta kelompoknya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Prolog

Syahdan.

Menurut yang empunya cerita,

terpadu dengan berita dan derita,

di sebuah negeri,

Negeri Indasoka namanya,

pada suatu masa.

Hiduplah seorang manusia. Yang kini telah renta. Kerut kirut kulit yang membungkus tubuh renta menunjukkan cerita, berita, dan derita. Yang mendera sejak usia dini sampai senja. Yang mendera diri sendiri dan seluruh anggota keluarga. Dia pun sampai pada akhir kata. Pengorbanan tak terelakkan dalam sebuah perjuangan untuk mencapai pemuliaan manusia. Sebuah cita-cita yang sederhana. Memuliakan manusia.

Kini, si tua renta berada di halaman gubug reyot terbuat dari bambu tua. Kini si senja usia duduk di atas kursi roda bersama cucu satu-satunya. Dia berkata kepada si cucu, “Benar kata ayahmu. Negeri ini telah dikuasai mafia….”

*

Berpuluh-puluh tahun yang lalu….

Basudo, pemuda umur sembilan belas tahun. Masih malas-malasan bangun dari tidurnya. Basudo, anak sulung dari pasangan Setro–Samiyani. Ada tiga adiknya —Setiyani, Setiyono, Tarnoto— sudah berangkat sekolah. Setiyani dan Setiyono kelas XII di SMA 1 Tawangtalun. Tarnoto kelas IX di SMP 2 Bubudan. Setro sudah berangkat ke Pasar Bubudan sejak matahari belum terbit. Samiyani sudah berangkat ke SD Kapuguhan 03 jam lima pagi.

Pagi ini Basudo tidak seperti biasanya. Ada sesuatu yang ingin dilakukan, berbeda dari kebiasaannya. Pagi ini Basudo bangun lebih siang dari biasanya. Sejak masih SD, Basudo sudah terbiasa bangun pagi sebelum jam lima. Sebagai anak sulung, Basudo sudah terbiasa membantu pekerjaan ibunya sebagai penjual makanan di warung sekolah. Segala pekerjaan yang mampu dia tangani, akan dikerjakannya. Basudo membantu ibunya mencari uang untuk menghidupi dirinya dan ketiga adiknya.

Sejak remaja, Samiyani telah akrab dengan warung makan. Pada masa gadisnya, Samiyani membantu ibunya berjualan nasi pecel di Pasar Bubudan. Pengalaman Samiyani membantu sang ibu, membuatnya mampu memasak berbagai macam makanan dengan aroma dan rasa yang lezat. Mulai memasak sayur bayam sampai semur daging terjaga aroma dan rasanya. Orang-orang Dukuh Tegelan sudah tahu masakan Samiyani. Mereka selalu minta tolong Samiyani menjadi koki alias juru masak kalau punya kerja. Warga Tegelan kurang merasa afdol saat punya hajat kalau kokinya bukan Samiyani. Tidak jarang, seorang warga mengundurkan hari hajatan agar kokinya nanti Samiyani. Rasanya masakan akan terasa cemplang kalau yang memberikan bumbunya bukan Samiyani. Kalau kokinya bukan Samiyani, maka rasa makanan yang disajikan pasti akan hambar, begitu imej yang tertanam di benak seluruh warga Tegelan.

Keahlian Samiyani dalam masak-memasak merupakan tambang rejeki bagi perempuan itu. Berkat pendekatan Setro terhadap kepala sekolah, Samiyani diperbolehkan membuat kantin di dalam lingkup SD Kapuguhan 03 sejak Basudo masih bayi. Sejak saat itu, penghasilan Samiyani menjadi penyangga utama dalam keluarga Setro.

Sebenarnya Setro tidak akan terpuruk kehidupan ekonominya kalau saja sawah dua hektar yang menurut hukum adat menjadi miliknya tidak dibajak Sarko. Sarko paman Setro dari jalur ayahnya. Sarko adik sepupu Gotro. Gotro ayah Setro. Gotro kakek dari Basudo. Gotro terlahir dengan sikap dan sifat yang aneh. Gotro hanya mau membiayai anak-anaknya sekolah sampai tamat SD karena Gotro bersikukuh bahwa pendidikan tidak ada gunanya. Bagi Gotro, yang penting ketiga anaknya nanti akan mewarisi harta berupa sawah. Gotro mewarisi tiga hektar sawah dari orang tuanya. Ketiga hektar sawahnya kelak akan dia wariskan kepada ketiga anaknya: Setro, Rubiyem, dan Tariyem. Setro terlahir sebagai anak sulung, anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga Gotro. Rubiyem nomor dua, perempuan, dan Tariyem adik Setro yang paling kecil, juga perempuan. Dalam wilayah Propinsi Sukagiri, berlaku hukum adat turun-temurun yang bunyi ringkasnya: ¬sepikul segendhongan. Anak laki-laki mendapatkan warisan sepikul artinya dua bagian, anak perempuan mendapatkan warisan segendhongan, yaitu satu bagian.

Gotro sangat percaya pada hukum adat yang berjalan secara otomatis. Dia tidak pernah membagi hartanya untuk ketiga anaknya. Ketiga hektar sawah Gotro masih atas nama Joyo, ayahnya. Gotro anak tunggal, sehingga dipastikan seluruh harta Joyo akan menjadi milik Gotro. Namun pemikiran Gotro tiak terbukti menjadi kenyataan setelah Gotro tiada. Setelah Gotro meninggal dunia, pembagian warisan itu menjadi problem. Problem bagi Setro, khususnya.

Saat Gotro meninggal dunia, Setro masih umur belasan tahun. Waktu itu Setro baru saja lulus SD. Rubiyem masih duduk di kelas 5 SD. Sedangkan Tariyem menyusul ayahnya sebulan setelah sang ayah meninggal karena wabah kolera. Basudo masih anak-anak, dan Sawiyah, istri Gotro tidak berhak mewarisi atau pun membagikan warisan. Pembagian warisan diserahkan kepada Sarko. Tempat tinggal Sarko yang masih satu kalurahan dengan Gotro, membuat pihak punggawa Desa Kapuguhan menyerahkan hak membagikan warisan milik Gotro kepada Sarko.

Sarko berkeputusan akan membagikan sawah secara resmi dalam bentuk sertifikat atas nama Setro dan Rubiyem setelah keduanya menikah. Rubiyem menikah lebih dulu dari Setro. Rubiyem mendapatkan warisan satu hektar sawah dari almarhum Joyo. Ya…, kenyataannya memang begitu. Ketiga hektar tanah milik Gotro memang masih atas nama Joyo. Maka cukup sulit bagi Sarko mengalihnamakan satu hektar tanah dari Joyo kepada Rubiyem. Berkat kelihaian Sarko mendekati berbagai pihak terkait, pembagian warisan berjalan lancar. Setro pun berharap begitu kalau tiba gilirannya untuk menerima warisan.

Berdasarkan hukum adat yang berlaku, pembagian warisan Gotro untuk anak-anaknya sudah adil. Setro mendapatkan dua hektar, Rubiyem setengah hektar, dan Tariyem setengah hektar. Karena Tariyem sudah meninggal dunia, maka setengah hektar warisannya menjadi hak Rubiyem. Berdasarkan hukum adat itu pula, mestinya Setro mendapatkan warisan dua hektar tanah itu. Namun yang terjadi tidak demikian. Nyatanya tidak demikian. Nyatanya tidak sesuai dengan keinginan Setro.

Dengan alasan tersembunyi, Sarko belum bersedia mengalihnamakan tanah warisan Gotro dari Joyo kepada Setro. Padahal saat itu Setro sudah menikah dengan Samiyani. Saat itu Samiyani sudah hamil. Kehamilan Samiyani yang tidak lama dari waktu pernikahannya, membuat warga Tegelan bertanya-tanya dalam hati masing-masing. Mereka bergunjing dengan nada bicara pelan, setengah berbisik, atau bisik-bisik. Yang namanya banyak orang, ada di antara warga berkomentar bahwa senjata Setro memang cespleng! Dengan berlalunya waktu, pergunjingan itu lenyap bagai ditelan bumi.

Karena alasan yang masih dirahasiakan, Sarko hanya bersedia mengalihnamakan sawah dua hektar dari Joyo kepada Setro kalau anak sulung Setro sudah dewasa. Namun, sebelum Basudo (anak sulung Setro) dewasa, Sarko telah meninggal dunia. Itu berarti, rahasia yang tersembunyi dalam pikiran Sarko terbawa sampai mati!

Rahasia yang dibawa Sarko ke alam keabadian menyebabkan kesengsaraan bagi Setro sekeluarga. Kesengsaraan keluarga Setro menimbulkan dendam kesumat.

“Kamu tidak boleh dendam pada kakekmu, Basudo,” nasihat Setro kepada si anak sulung, suatu sore. Keduanya duduk di lincak yang terletak di emper rumah. Lincak, tempat duduk terbuat dari bambu, terdengar berkereyot ketika mereka duduki. “Walaupun Mbah Sarko bukan kakek langsung, tetapi beliau wajib kita hormati sebagai leluhur kita. Mendiang Mbah Sarko wajib kita doakan setiap waktu agar tenang di alam sana.”

“Ya, Pak,” sahut Basudo untuk melegakan hati ayahnya.

Basudo terlihat sudah bisa legawa, ikhlas dalam menerima kenyataan pahit dalam hidup yang dialami bersama ayah, ibu, dan ketiga adiknya. Padahal, dalam benaknya paling dalam, masih memendam dendam yang dalam. Dendam yang bisa hilang dari hati dan pikiran kalau dilampiaskan!

*

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alpha Damon
9.5
Sejak kecil, Damon hidup dalam bayang-bayang kutukan misterius. Meski sang ayah mengisolasinya dari dunia luar, ia justru tumbuh menjadi pemburu yang sangat mematikan. Ketiadaan serigala batin membuatnya menjadi sosok brutal yang enggan memimpin kawanan. Namun, takdirnya berputar arah ketika seorang putri rupawan datang ke hidupnya. Demi keselamatan perempuan tersebut, Damon harus menerima takdir sebagai Alpha terkuat yang pernah ia benci demi melindunginya.
Sampul Novel BRIDE OF THE MAFIA
8.1
Vicenzo, bos mafia kejam yang menguasai Milan, mendadak lenyap setelah misinya gagal. Bertahun-tahun berlalu, ia kembali untuk mencari Jill, seniman tunanetra yang kehilangan penglihatan akibat peluru nyasarnya. Pertemuan tak terduga di kota kecil membawa mereka masuk dalam pusaran cinta sekaligus dendam. Sembari melindungi Jill dari incaran musuh lama, Vicenzo harus menghadapi masa lalunya demi penebusan, sementara Jill berjuang memaafkan pria tersebut.
Sampul Novel Dipaksa Open BO
8.7
Kehidupan Amira, gadis remaja berusia tujuh belas tahun, hancur seketika akibat kekejaman ayah tirinya. Demi mengejar materi, pria tersebut tega memaksa dan mengeksploitasi Amira menjadi pemuas nafsu. Terjebak dalam tekanan fisik serta mental yang begitu hebat, Amira harus berjuang keras di tengah situasi yang menyiksa ini. Mampukah ia melepaskan diri dari lingkaran setan tersebut? Ikuti kisah perjuangan hidup Amira yang penuh rintangan dalam menghadapi nasib kelamnya.
Sampul Novel Guru Tampan Seorang Yakuza
8.1
Demi membalas dendam atas kematian orang tuanya yang tewas secara licik, Akeno Taoka menyamar. Anggota Yakuza dari klan Barakujaga ini menjadi guru SMA di Tatsuno demi mendekati Reina Akinara. Reina adalah putri dari Tuan Kudesai, pemimpin klan musuh yang jadi targetnya. Namun, di tengah misi rahasia tersebut, sebuah fakta mengejutkan tentang identitas asli Reina mendadak terungkap. Akankah dendam Akeno tetap membara, atau ia justru luluh oleh pesona targetnya?
Sampul Novel Hot Love - Birahi Anak Yakuza
8.2
Kenzo, pewaris tunggal pemimpin Yakuza, menolak dijodohkan demi mengejar perempuan Rusia misterius yang ditemuinya di kafe. Penolakan ini memicu konflik besar hingga Kenzo tertembak, lalu diselamatkan oleh Alena, wanita yang ia cintai. Namun, hilangnya Alena membuat Kenzo frustrasi dan mengacau di Hong Kong hingga menyulut perang gangster. Saat melarikan diri bersama kakak angkatnya, Sakura, Kenzo tak tahu bahwa Alena sebenarnya adalah anak dari calon mertuanya sendiri.
Sampul Novel LOVE FROM LA
9.7
Hubungan unik terjalin antara Kim dan Diki lewat media sosial. Kim, seorang sersan satu militer Amerika Serikat berdarah Indo-Cina, terbiasa hidup mandiri sejak yatim piatu di usia delapan tahun. Walau terhalang jarak jauh dan perbedaan bahasa, rasa nyaman mendorong Diki memberanikan diri menembak Kim. Tak diduga, cintanya bersambut. Akankah hubungan asmara virtual lintas negara ini sanggup bertahan hingga mereka akhirnya saling bertemu langsung?