APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Sweet Wife

My Sweet Wife

Kehidupan Riko Alfian Firmansyah, pria berumur 28 tahun, berubah drastis setelah tertangkap basah sedang berciuman dengan Tiffani Mita Winata oleh ibu gadis itu saat pernikahan adiknya. Demi menuruti tuntutan orang tua, Riko terpaksa menikahi mahasiswi berusia 21 tahun yang juga sahabat dari adiknya tersebut. Kini, Mita harus mengarungi kehidupan rumah tangga yang bergelimang kemewahan bersama Riko tanpa adanya rasa cinta. Dapatkah pernikahan tanpa landasan asmara ini berujung manis?
Bab
Bagikan

Bab 2

Seumur hidup Mita tidak pernah melakukan kontak fisik berlebihan dengan laki-laki mana pun. Gadis ini terlalu patuh pada peraturan yang diberikan kedua orang tuanya. Bagas Ardian Winata dan Dewi Kirana.

Walaupun begitu, gadis dua puluh satu tahun ini tidak merasa terkekang dengan segala peraturan yang telah ditetapkan untuknya. Ia terkesan menikmati hari-harinya dengan menyibukkan diri. Melakukan hal-hal yang paling ia sukai, yaitu travelling.

Mita akan menghabiskan masa libur kuliahnya dengan berkunjung ke negara lain, sekedar mencari hiburan atau menikmati keindahan.

Meski ia pergi seorang diri, tentu ada pengawalan ekstra dari Bagas. Pria paruh baya itu menempatkan satu pengawal perempuan dua puluh enam tahun dan dua pengawal laki-laki. Tapi, mereka harus menjaga jarak agar Mita tidak merasa risih.

Awalnya Mita menolak pengawalan yang telah disiapkan, tapi setelah insiden di Bali dua tahun yang lalu, ia pun harus menerima itu.

Bagaimanapun juga, gadis mungil yang mempunyai paras cantik dan imut itu adalah satu-satunya pewaris Keluarga Winata. Dan Mita tidak bisa mengelak dari beban yang harus ditanggung di masa mendatang.

“Siang-siang jangan mesum, Please?”

Seruan lantang dari dalam rumah menyadarkan keheningan yang tercipta antara Riko dan Mita beberapa saat lalu.

Kini keduanya masih dalam posisi intim layaknya sepasang kekasih. Padahal bukan itu yang terjadi.

Mita mencoba melepaskan diri dari rengkuhan erat Riko. Karena laki-laki itu terlalu larut dalam pesona gadis di pelukannya, rengkuhan itu mengerat. Membuat Mita membelalakkan matanya.

“K-kak Riko,” cicit Mita.

Suara halus yang keluar dari mulut Mita membuat Riko seperti berada di dunia lain. Ia seperti berada di hamparan taman bunga yang begitu indah ditambah dengan suara merdu seorang bidadari yang cantik dan memesona.

Mita meneguk ludah. Ia kembali mencoba memanggil laki-laki itu dengan menaikkan intonasi suaranya.

“K-Kak Riko?” seru Mita.

Riko tersadar dari lamunannya. “Ya?”

Memalukan . Suara Riko begitu parau. Membuat Mita dan adik perempuan yang mendengar itu seketika menahan nafas.

“B-bisa lepasin Mita, Kak. Rengkuhan Kakak terlalu erat. M-Mita nggak bisa nafas,” ucap Mita susah payah.

Riko menurunkan pandangannya. Tapi, yang ada di pikirannya saat ini adalah kedua payudara Mita yang tampak menonjol waktu memakai dress mini sebagai seragam bridesmaid di butik tadi. Sial!!!

Bayangan keindahan tubuh mungil Mita yang mempunyai lekukan di beberapa tempat yang sangat tepat membuat laki-laki itu berfantasi dengan otak mesumnya.

“Kakak!” seru Melissa.

Kali ini Riko benar-benar tertarik ke alam sadar yang sesungguhnya. Suara dengan intonasi berbeda. Riko jelas mengenal baik suara adik mungil yang selalu manja kepadanya.

“Ya?” sahut Riko.

“Kakak mau pelukin Mita sampai kapan? Sampai Ayah dan Bunda pulang? Trus biar dinikahin sekalian? Iya?” tanya Melissa beruntun.

Riko mengalihkan tatapannya kepada gadis yang berada didalam pelukannya itu. Ia tertegun melihat wajah malu-malu itu tersenyum manis di mata Riko.

“Ehm, s-sorry,” cicit Riko.

Riko melonggarkan pelukannya. Dan memastikan gadis yang terbebas dari rengkuhannya itu berdiri dengan benar.

“K-kamu nggak apa-apa kan? Gak ada yang sakit kan?” tanya Riko tiba-tiba .

Pertanyaan  spontan Riko membuat gadis itu tersenyum malu-malu. Gadis itu menggeleng.

“Terima kasih Kakak nolongin aku tadi. Kalau enggak pasti tadi aku terluka.” ucap Mita tulus.

“Ah ,,, itu. Ehm, nggak apa-apa. Sudah sewajarnya aku nolongin kamu. Bener kamu nggak ada yang luka?” sahut Riko sedikit gugup.

“E-eng-Enggak apa-apa kok Kak,” ucap gadis itu lagi.

Sedangkan gadis yang berada di teras itu melongo. Ia bingung dengan situasi kedua orang yang baru saja berpelukan mesra di depan matanya itu.

“Ayo masuk!” ajak Riko.

Mita meneguk ludah. Ia tampak salah tingkah saat mendapati Riko meraih tangannya. Ada perasaan aneh yang seketika memenuhi renungan hatinya.

Debaran di dadanya pun semakin riuh dan menggebu-gebu. Tak lain halnya dengan Riko. Laki-laki itu merasakan perasaan yang sama.

“Eh, ada adik Kakak yang paling cantik di sini,” celetuk Riko.

Ucapan Riko barusan membuat Melissa membelalakkan matanya tak percaya. Glek ,,,

Aku di sini dari tadi, tapi Kakak baru sadar kalau ada aku?

Ada yang tidak beres?

Atau jangan-jangan ?

Nggak mungkin, Mita nggak mungkin suka Kak Riko

Dan Kak Riko nggak mungkin suka sama Mita

Tapi ...

Siapa yang tahu kalau ternyata keduanya...

“Kok melamun sih, Dek? Ada apa?” tanya Riko.

“Kakak suka dengan Mita?” celetuk Melissa.

Entah dari banyaknya pertanyaan yang ada di otak cantiknya, pertanyaan itu yang begitu saja ia tanyakan.

Riko tertegun. Mendapati pertanyaan seperti itu membuatnya salah tingkah. Dan itu tertangkap jelas oleh Melissa. Membuat gadis itu semakin memicingkan matanya.

“A-apaan sih Dek. Kamu itu ada-ada saja.” jawab Riko kaku.

Tanpa Riko sadari, jawaban yang laki-laki itu ucapkan menggores hati gadis di sampingnya. Gadis yang tangannya berada dalam genggaman Riko.

“Trus itu apa?” Melissa menunjuk ke arah kedua tangan yang saling bertaut.

Dengan gerakan cepat ia menatap tangannya yang menggenggam lembut gadis di sampingnya ini.

Glek ...

K-kenapa rasanya kayak tepat banget ya?

I-ini bukan...

Arghhhh

Riko menatap lembut kedua bola mata bening yang kini juga menatapnya. Tatapan itu membuat senyum malu-malu Mita terbit tanpa bisa dikendalikan.

“M-maaf ya. Kakak nggak sengaja tadi. Kakak takut kamu tergelincir lagi. Jadi Kakak gandeng kamu masuk ke rumah.” ucap Riko gugup.

Pernyataan Riko barusan membuat Mita menjadi tersipu.

Tanpa sadar semburat merah jambu menghiasi kedua pipinya  yang putih mulus. Membuatnya semakin terlihat cantik. Dan tentu saja membuat laki-laki di hadapannya ini terpesona untuk ke sekian kali.

Kenapa dia yang kayak gini bisa bikin aku bernafsu?

Pasti otak aku udah konslet

Ini gara-gara aku kelamaan jomblo kali ya

Perlahan Riko melonggarkan genggaman tangannya. Membuat hati Mita mencelos. Tangan keduanya terurai.

Melissa menatap keduanya dengan mata memicing. Gadis itu merasakan aura yang tidak lazim pada Kakak dan sahabat baiknya itu.

Dengan gerakan cepat,  Melissa menghampiri Mita. Menarik gadis itu untuk masuk ke rumah. Dan masuk ke dalam kamarnya untuk mulai menginterogasi layaknya tersangka.

Sedangkan Riko menatap punggung gadis mungil itu dengan senyum penuh arti.

Tanpa basa-basi Melissa langsung mengunci kamar dan mulai menginterogasi sahabatnya itu.

“Lo beneran suka sama Kakak gue?” cecar Melissa.

Mita memutar bola mata malas. “Nggak!” jawabnya singkat.

“Tapi yang gue lihat sebaliknya.” ucap Melissa tak terima.

“Serah Lo deh! Gue nggak mau ngabisin tenaga buat ngeladenin pertanyaan konyol itu.” cetus Mita.

Mita menjawab seadanya karena ia sendiri belum pasti dengan perasaannya saat ini.

“Pake nggak mau ngaku lagi. Apaan tadi udah peluk-pelukan. Lo udah udah jadian ya? Kapan? Kok gue nggak tahu? Lo nggak takut Kakak gue terlalu tua ?” tanya Melissa beruntun.

“Please deh Mel. Lo jangan mengada-ada.” pinta Mita.

“Kayak yang gue percaya aja.” balas Melissa.

Mita memijit pelipisnya yang terasa pening. Pasalnya sahabat bawelnya ini mengajak berdebat hanya karena Riko.

Mita sendiri heran dengan perasaannya saat ini. Tapi ia tak mau berharap terlalu banyak. Bisa jadi debaran itu sama artinya seperti yang pernah ia rasakan untuk Kakak kelasnya.

“Kalau –“

“Mendingan Lo ambilin Gue minum.” Mita bangkit dan merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur milik sahabatnya.

Berniat memejamkan mata guna menghalau ucapan Melissa, namun, semuanya seperti terpampang nyata di depannya.

Deg

Dada Mita berdetak kencang. Ada satu kemungkinan melintas di benaknya.

“Ini bukan yang aku tertarik sama dia ‘kan?”

Bersambung ...

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Lover (Alec & Alea)
8.6
Pesona Azalea Mahendra memikat hati Alec Cage. Kesempatan emas tiba ketika kakak Alea, Arsen, rela menyerahkan sang adik demi meraih takhta CEO. Terjebak situasi, Alea terpaksa menikah secara formal dengan Alec, walau cintanya hanya untuk Arza, sang kakak angkat. Konflik memuncak saat Alec membongkar rahasia masa lalu mereka. Sebagai sosok pencemburu yang antipati pada pengkhianatan, Alec siap menghukum Alea dengan penderitaan yang lebih kejam daripada maut.
Sampul Novel Cinta Palsu, Luka Nyata
8.9
Sejak awal, aku menyadari kedekatan Karen dengan teman masa kecilnya yang telah terjalin belasan tahun, namun aku tetap memilih untuk mengejar cintanya. Keputusan ini berujung pahit di hari pertunangan kami. Saat menerima kabar sang teman pingsan, Karen tanpa ragu meninggalkanku di atas panggung. Tragedi memuncak ketika nenek yang berusaha mengejarnya justru tertabrak mobil hingga merenggut nyawanya. Kehilangan ini menyadarkanku bahwa memaksakan hubungan yang rapuh hanya akan mendatangkan luka.
Sampul Novel DANCING WITH DESTINY
8.2
Jane Miles sangat menikmati hari-harinya yang tenang sebagai dokter hebat. Namun, kecelakaan tragis masa lalu merenggut seluruh memorinya akibat Amnesia Retrograde. Kehidupan damai Jane seketika sirna begitu Rafael Klein hadir. Pria tersebut datang membawa kekacauan demi mendesak Jane agar bersedia menerima takdirnya sebagai pewaris tunggal dinasti Klein yang sangat berpengaruh. Hubungan romansa dewasa ini diwarnai oleh benturan konflik dan misteri masa lalu.
Sampul Novel Dinodai Tetangga
8.9
Satu peristiwa keji meruntuhkan dunia Andini. Alex, tetangga yang seharusnya bisa dipercaya, memerkosanya—meninggalkan luka yang tak kunjung sembuh. Trauma itu membuat Andini menjauh dari suaminya, Arka, yang mencoba memahami istrinya yang hancur. Demi mengubur kenangan buruk itu, mereka memutuskan pindah rumah. Namun, kenyataannya, kejahatan tidak mengenal alamat. Alex terus membayangi dan mengganggu Andini, seolah tak pernah rela melepaskannya. Pertanyaannya, sampai kapan Andini bisa bertahan? Akankah ia membiarkan teror itu berlanjut, atau menemukan keberanian untuk melawan? Sebuah kisah gelap tentang trauma, ketakutan, dan batas akhir ketahanan seorang istri.
Sampul Novel Pengantin Palsu Ceo Arogan
8.3
Nayla Putri Anissa terpaksa menjadi pengantin pengganti demi membiayai pengobatan sang ibu yang sakit jiwa. Ia menyamar memakai masker untuk menggantikan putri majikannya yang melarikan diri menjelang pernikahan. Di balik penyamaran ini, Nayla harus menghadapi Arga Dewantara, seorang CEO muda yang terkenal dingin dan arogan. Akankah rahasia besar ini tetap terjaga saat ijab kabul, atau justru Arga segera menyadari penipuan di balik cadar tersebut?
Sampul Novel Tanpamu, Hidupku Makin Bersinar
8.0
Pernikahan lima tahun yang Rebecca kira sempurna hancur seketika saat dia mengetahui bahwa akta nikahnya hanyalah kepalsuan. Di balik kelembutan tulus sang suami, pria itu rupanya telah menikahi gadis lain yang dia besarkan di Andoria—sebuah negara dengan aturan pernikahan sekali seumur hidup. Meski cinta dan kasih sayang suaminya selama ini nyata, Rebecca harus menghadapi kenyataan pahit bahwa hati suaminya terbagi untuk dua wanita sekaligus dalam romansa penuh misteri ini.