APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Dangerous Husband

My Dangerous Husband

Kehidupan Senja hancur seketika saat Damar datang memaksa sebuah pernikahan demi menebus kesalahan fatal ayahnya. Terperangkap dalam pernikahan tanpa rasa cinta, ia harus tunduk pada dominasi dan sikap otoriter sang suami. Namun lambat laun, kebaikan tak terduga dari Damar mulai terungkap di balik kekejamannya. Di saat perasaan hangat mulai tumbuh di antara mereka, berbagai ujian berat kembali datang menguji ketahanan rumah tangga yang penuh tekanan ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

SELAMAT MEMBACA

Ttd

yaynuni

****

Flashback on

Saat itu Damar baru saja sampai dirumah kedua orangtuanya karena tadi siang sang ibu menelfon merengek untuk dia pulang.

Damar memang tidak lagi tinggal dengan kedua orangtuanya saat ini, Damar sudah tinggal dirumah yang dia tempati sendiri.

Damar langsung duduk dihadapan kedua orangtuanya yang sudah menunggu kedatangannya. Sementara Viona langsung memeluk sang anak yang akhirnya memenuhi permintaanya untuk pulang.

"Akhirnya anak mama yang badung ini pulang juga." Viona berbicara seperti itu karena memang Damar sudah beberapa bulan ini tidak pernah mengunjunginya.

"Ada apa mama memintaku pulang." Damar tak mengindahkan kelakuan sang mama dia hanya ingin cepat pertemuan ini segera berakhir dan dia bisa langsung pergi untuk menemui wanita penghangatnya.

"Isshhh nih anak gak ada basa-basinya sama sekali." Viona terus saja mengoceh yang tak ditanggapi oleh sang anak.

"Ayolah mama Damar saat ini sedang sibuk."

"Ini sudah malam Damar apa lagi yang membuat kamu sibuk." Jelas saja Viona heran mendengar perkataan Damar karena ini sudah jam sembilan malam apa lagi yang disibukkan oleh Damar.

Sedangkan Damar hanya diam saja mendengar perkataan ibunya itu. "Jangan-jangan kamu bakal sibuk dengan wanita penghangat itu."

Jelas saja dia dan suami tau apa yang akan dilakukan Damar malam-malam begini. Dia sudah tidak kaget lagi mengetahui kelakuan Damar karena ini sudah berlangsung lama. Dan mulai hari ini dia akan menghentikan kegiatan Damar yang ini.

"Baiklah kalo kamu gak mau menjawab pertanyaan mama. Tapi mama memerintahkan kamu untuk membawa calon istrimu dalam waktu seminggu ini." Damar melongo mendengar perintah dari Nyonya Djharjo itu sedangkan sang ayah hanya diam saja menjadi pengamat interaksi mereka.

"Mama apa-apaan sih Damar itu belum siap nikah."

"Belom siap nikah tapi kalo kawin rutin." Viona menyindir Damar dengan kata-katanya karena dia hanya Khawatir dengan Damar.

"Ya kan itu kebutuhan laki-laki ma." Damar menjawab untuk mengelak disalahkan karena menurut dia seks adalah kebutuhan semua orang. Apa lagi dia adalah seorang laki-laki normal yang membutuhkan hal tersebut.

"Ya makanya nikah biar ada yang memenuhi kebutuhanmu yang itu dan juga ada yang mengurus kebutuhan kamu yang lain." Viona terus saja kekeh membujuk sang anak.

"Damar masih 30 tahun mama. Damar masih mau senang-senang dulu." Karena Damar menganggap di umur dia yang sekarang masih waktunya untuk senang-senang.

"Mama dan Papa pengen cepat nimang cucu Dam. Kalo kamu produksinya dibuang terus kapan kita dapat cucu, lagian mau umur berapa lagi kamu mau punya anak..?" Viona merupakan seorang wanita yang sangat menyukai anak kecil sudah lama dia menyuruh Damar untuk menikah tapi seakan keinginannya tak pernah diindahkan oleh Damar. Sehingga beberapa hari ini Viona merajuk pada sang suami untuk mendukung keinginannya kali ini.

"Kalo cuma cucu Damar bisa buatkan ma, Mama mau berapa cucu lima, sepuluh." Damar siap kalo hanya memberikan sang mama cucu tapi dia tidak siap jika harus menikah.

"Mau mau cucu yang sah Dimata agama dan negara Mar." Viona jelas saja memikirkan nasib sang cucu dia tidak mau kalo Damar hanya sekedar membuatkan cucu tapi tidak ada asal-usul yang jelas.

"Pa Damar masih belom siap menikah, papa bujuk mama ya buat membatalkan keinginannya ini." Damar meminta dukungan sang ayah yang seperti biasa tak banyak berkomentar. Damar berharap ayahnya menyetujui keinginannya juga kali ini.

"Papa gak bisa berbuat apa-apa Mar, papa gak mau nanti mamamu malah marahnya sama papa." Jelas saja sang papa mendukung istrinya karena dia sudah diancam akan ditinggalkan berlibur sebulan jika mendukung Damar. Bisa dibilang Pak Subagio ini merupakan suami sayang istri jadi dari pada ditinggal sebulan lebih baik menuruti keinginannya.

"Kalo kamu gak mau menikah ya udah gak papa." Perkataan Viona membuat Damar menjadi sumringah.

"Benar ma...?" Jelas saja ini hal yang Damar tunggu.

"Ya gak papa tapi besok gak usah masuk kantor, kamu dipecat." Setelah mengatakan itu Viona langsung masuk kamar diikuti sang suami yang selalu setia mengekor.

"Akhhh...." Damar menjambak rambutnya frustasi ini merupakan hal berat yang harus diputuskan. Damar lebih memilih harus memenangkan tender dengan pengusaha luar negeri dari pada menikah.

Setelah beberapa saat dia berdiri dari duduknya dan meninggalkan rumah kedua orangtuanya, lebih baik dia bersenang-senang hal ini bisa dipikirkan nanti.

Flashback off

"Bawa dia ke hadapanku segera bedebah." Setelah mengingat permintaan sang mama malam itu Damar membenarkan perkataan Deni kali ini.

"Persiapkan pernikahanku segera." Damar memerintahkan Angga untuk mengurus semua persiapan pernikahannya. Karena sepertinya tidak rugi juga menikahi putri dari Deni Wijaya yang sepertinya menarik.

"Baik tuan." Angga hanya bisa mengangguk mendengar semua perintah Damar.

"Dan untuk kamu Wijaya segera persiapkan putrimu untuk menjadi istriku." Mendengar itu Deni lega karena Damar menerima usulannya. Sebenarnya dia tidak tega dengan sang putri yang bernama Senja untuk menikah dengan pria kejam seperti Damar Djharjo ini tapi gak ada pilihan lain dari pada dia mati dan putrinya sebatang kara. 

"Baik Tuan..." Damar mengisaratkan sang ajudan untuk melepas pak Deni.

Damar melenggang melewati pak Deni yang masih mengatur tenaganya untuk bisa bangkit dari baringannya. Damar duduk di kursi kuasanya memandang sinis pak Deni yang masih berbaring. Dia sangat tau jika beberapa pukulan tadi bisa melumpuhkan musuhnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO Mesum
9.1
Alice Handerson, sekretaris berprinsip kokoh, selalu menghadapi sikap menggoda dari bosnya di tempat kerja. Di balik profesionalismenya, ia kerap terseret dalam ketegangan penuh sensasi di kantor. Ketika sebuah tawaran kontroversial datang dari sang atasan, Alice bimbang antara akal sehat dan gejolak batinnya. Hubungan penuh dinamika cinta dan benci ini menantang batas kekuasaan serta gairah mereka dalam kisah romansa modern yang berani.
Sampul Novel Istri Di Atas Kertas
8.9
Queena Bulan Latief terperangkap dalam pernikahan perjodohan yang penuh kepedihan. Tepat setelah akad nikah, kenyataan pahit menghantamnya: sang suami ternyata telah mempunyai wanita lain. Walau hukum mencatat Bulan sebagai istri pertama yang sah, pada kenyataannya dia hanyalah yang kedua di hati sang suami. Impian Bulan untuk menjadi satu-satunya kini sirna. Ia pun terpaksa berjuang menjalani takdir yang rumit dan bertahan di tengah dilema berbagi cinta dengan madunya.
Sampul Novel Istri Memalukan
9.7
Bagi Yudha, Yasmin hanyalah istri pajangan demi gengsi jabatannya sebagai manajer. Namun, penampilan sang istri di pesta pengukuhannya dinilai sangat memalukan, hingga Yudha tega mengusirnya. Saat pernikahan mereka di ambang kehancuran, seorang wanita penggoda hadir mendekati Yudha. Apakah Yasmin akan memilih bertahan dalam rumah tangga dingin ini, ataukah orang ketiga tersebut bakal menjadi akhir dari segalanya?
Sampul Novel Ketika Istri Sah Hanya Dijadikan Pengasuh Anakmu
8.4
Pasca dirundung duka selama dua tahun, Reno Adiprana memutuskan pindah tugas ke Yogyakarta demi memulihkan diri. Ia tinggal di kediaman Bude Ratna yang asri di lereng Merapi. Di sana, Reno tak sengaja berjumpa dengan Mira Pradipta, seorang sarjana gizi yang tulus berdagang bubur demi mengurus sang ayah yang mengidap demensia. Pertemuan rutin tersebut perlahan mendekatkan dua hati yang sama-sama terluka, memicu getaran cinta, dan mendefinisikan ulang arti kebahagiaan sejati.
Sampul Novel PELACUR DI RANJANG SUAMIKU
9.7
Gava, pengusaha sukses nan rupawan, memiliki hidup yang tampak sempurna. Namun, sifat pemalunya membuat hubungan intim dengan Rasyid, suaminya, menjadi dingin. Rasyid pun tergoda oleh pesona Putri, pemilik hotel yang agresif. Dengan alasan menghindari dosa, Rasyid berniat poligami. Perselingkuhan ini akhirnya diungkap oleh Viko, pengacara yang memendam rasa pada Gava. Di hadapan Gava, Putri dengan tidak tahu malu memamerkan detail hubungan ranjangnya bersama Rasyid.
Sampul Novel TOXIC
8.6
Sifat posesifnya yang ekstrem selalu kuanggap sebagai bukti cinta yang tulus. Namun, semua ilusi itu hancur saat aku menyadari bahwa diriku hanya dimanfaatkan demi ambisi pribadinya. Dia pria egois yang hanya mengejar kepuasan sendiri tanpa pernah memikirkan kehancuran perasaanku. Hubungan tanpa ketulusan ini terasa kian mencekik, hingga akhirnya aku tersadar bahwa sikap buruknya tidak boleh lagi ditoleransi. Aku harus melepaskan diri dari jerat toksik ini.