APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Crazy Boss

My Crazy Boss

Alexander Aimes, bos dingin yang gemar memecat asisten, dipertemukan kembali dengan Winona Kim. Perempuan itu pernah melukainya di kelab malam dan merusak mobilnya dalam sebuah kecelakaan. Demi melunasi ganti rugi dan membiayai sang ayah yang sakit, Winny, putri konglomerat yang jatuh miskin, terpaksa bekerja pada Alex di bawah ancaman penjara. Hubungan penuh ketegangan pun dimulai antara sang bos arogan dan asisten barunya yang keras kepala.
Bab
Bagikan

Bab 2

Usai menggertak manager pemasaran perusahaan rekanannya agar berhenti mengambil bahan bangunan dari perusahaan kompetitornya Alex pun meninggalkan mall Senayan City. Dia dijemput kembali di depan lobi oleh sopir pribadinya yang telah bertukar mobil mewah lain yang ia miliki di garasi rumahnya.

"Tujuan kita kemana selanjutnya, Pak Alex?" tanya sopir pribadi itu sembari mengendarai sebuah Audi A6 putih meninggalkan komplek mall Senayan City yang ramai.

"Sekarang pulang ke rumah saja, Pak Jono. Nanti malam antarkan saya ke Embassy Night Club," jawab Alex dengan santai sembari menatap keramaian lalu lintas dari kaca jendela mobilnya.

Keseharian bos perusahaan nasional itu serius, tapi santai. Dia cukup baik menyeimbangkan karier dan waktunya bersenang-senang. Ada hari-hari tertentu dia kelayapan menikmati hiburan malam di ibu kota, menonton konser, dan juga clubbing seru di night club yang ramai pengunjung untuk berburu wanita yang available untuk hubungan panas singkat bersamanya.

Ketika malam tiba, sekitar pukul 22.00 WIB Alexander Aimes turun dari mobil Audi A6 warna putih yang dikemudikan sopir pribadinya di depan lobi Embassy Night Club.

Lampu sorot warna-warni menyinari jalan masuk night club yang padat pengunjung itu. Kartu member VVIP yang ditunjukkan oleh Alexander Aimes memberikannya jaminan akses masuk ke dalam ruangan hingar bingar remang-remang itu.

Suara musik remix yang dimainkan oleh residen DJ night club itu menaikkan adrenalin seisi lantai dansa yang didominasi pengunjung berusia muda.

Sesosok wanita cantik bertubuh tinggi semampai dengan kulit seputih susu yang mengenakan mini dress halter neck fit body warna merah yang sedang berjoged di lantai dansa menyita perhatian Alex. Gerakannya sensual membangkitkan hasrat terpendam dalam diri pria itu.

Entah setengah teler atau memang seperti itu pembawaan alaminya, tatapan wanita itu begitu menggairahkan ke arah Alex duduk di depan meja bartender. Hal itu membuat Alexander Aimes tak tahan untuk berjalan mendekatinya.

"Halo, Nona ... kita berjodoh rupanya. Sudah dua kali hari ini kita berjumpa," ujar Alex sembari menggoyangkan tubuhnya mengikuti musik remix DJ di hadapan wanita itu.

Namun, tatapan mata wanita itu seperti tak fokus ketika dilihat dari dekat. Kini Alex tahu bahwa Winona Kim sedang setengah teler. Saat tubuhnya oleng, Alex segera menangkapnya sebelum terjatuh mencium lantai dansa.

"BUUKKK!" Lutut Winy spontan terangkat melesakkan sebuah hentakan telak ke organ sensitif Alexander Aimes yang seharusnya mendapat belaian kasih sayang.

"OUCH!" pekik tertahan Alex memegangi bagian di antara pangkal pahanya yang terasa begitu nyeri hingga membuat kepalanya seakan dipukul dengan martil. Ujung matanya basah menahan kesakitan yang dia rasakan di bagian kebanggaannya sebagai seorang pria. "Beraninya kau ...!" desisnya sembari menatap tajam penuh dendam kepada Winy.

"Kau yang cari masalah, Sir! Aku tak mau dipegang-pegang seenak udelmu, memangnya aku wanita gampangan?!" bela Winy tanpa merasa bersalah telah menyakiti seorang Alexander Aimes.

Dengan langkah sempoyongan wanita itu segera kabur meninggalkan Alex yang masih terpaku di tengah lantai dansa membungkukkan tubuhnya.

Rela tak rela, Alex hanya bisa menatap kepergian Winy menanti rasa nyeri itu sedikit mereda. Hajaran lutut tadi begitu full power hingga membuatnya tak berkutik.

Musik remix DJ masih terus dimainkan dan menyebabkan Alex seolah tenggelam dalam lautan manusia yang bergoyang menari setengah teler di lantai dansa. Sebuah cara yang buruk untuk melewati malam gemerlap di ibu kota.

Akhirnya Alex mampu menepi dari lautan manusia di lantai dansa dan duduk di kursi seberang bartender. "Buatkan aku gin tonik dengan es batu dan jeruk nipis, Dude!" pesan Alex kepada si bartender yang mengerti minuman yang diinginkan kliennya itu.

Segelas cairan bening dengan buih-buih kecil meletup dari dasar gelas tersaji di hadapan Alex yang segera meraih dan menenggak habis minuman berkadar alkohol tinggi itu. Efeknya cukup meredakan rasa tak nyaman di tubuh bagian bawahnya.

"Wanita sialan! Tunggu pembalasanku besok, kau harus membayar perbuatan kasarmu kepadaku tadi. Huh!" Alexander Aimes menggertakkan giginya geram sembari mencengkram gelas kaca di tangannya.

Sementara itu Winy yang masih sanggup memanggil taksi untuk mengantarkannya pulang ke rumahnya sedang tertidur di dalam mobil yang melaju di jalan raya yang mulai lengang jelang tengah malam.

"Yaelah ... cantik-cantik gitu, tidurnya ngorok!" gumam sopir taksi berusia awal 30 tahunan itu terheran-heran ketika mendengar suara alami Winy yang menyerupai knalpot sepeda motor di-gas.

Sesampainya di sebuah rumah tipe 54 yang berlokasi di perumahan kalangan menengah ke bawah, sopir taksi itu berdehem lalu berkata nyaring, "MBAK, BANGUN SUDAH SAMPAI PONDOK INDAH IMPIAN!"

Winy sontak kaget terbangun hingga nyaris terpentok kaca jendela karena panik. "Apaan sih, Pak?! Jangan teriak-teriak ngapa!" gerutunya dengan wajah cemberut.

"Seratus dua puluh delapan ribu ongkosnya, Mbak!" sahut sopir taksi itu jutek tanpa memedulikan protes Winy, dia menengadahkan tangannya di hadapan wanita itu.

"Sabar, aku ambil dompet dulu, oke?!" balas Winy dengan dongkol dan nada yang tak kalah jutek. Dia pun mencabut selembar uang rupiah merah dan juga biru lalu menimpakannya ke telapak tangan si sopir jutek. "Ambil kembaliannya!" tukasnya lalu membuka pintu taksi itu dan melenggang keluar mobil menuju ke pintu pagar rumahnya.

Dengan segera taksi itu tancap gas meninggalkan Winy sendirian mencoba membuka gembok pagar pintu rumahnya. Bulu kuduknya terasa berdiri ditiup angin malam dan suasana hening di komplek perumahan itu.

"KLONTANG!" Suara kaleng bir yang jatuh dari bak sampah penuh di depan rumahnya membuat Winy terpekik kecil dan melonjak di tempatnya berdiri.

"Meoongg ...." Seekor kucing berlari di jalanan kosong itu setelah mengais tempat sampah.

Winy pun memegangi dadanya dan berdecak kesal. "Tskkk dasar kucing garong, malam-malam ngagetin orang aja!" omelnya lalu dia pun segera masuk ke dalam rumah yang hanya dihuni oleh dia dan adik laki-lakinya yang masih SMA.

Bocah remaja itu tertidur di sofa dengan televisi menyala yang sedang menyiarkan film horor yang biasa diputar lepas tengah malam. Saat Winy masuk bertepatan dengan adegan hantu muncul di layar kaca itu.

"UWAAAAAAAAA!" jerit Winy histeris menutupi wajahnya.

Lionel yang kaget setengah mati mendengar suara jeritan kakaknya pun langsung bangun karena terjatuh dari sofa ke lantai. Sambil mengusap-usap bokongnya yang pegal karena terguling ke lantai barusan. Dia berkata dengan nada kesal, "Kakak ini ngapain sih baru pulang malah teriak-teriak kayak lihat hantu aja!"

"Matiin TV nya, Lio! Emang Kakak lihat hantu kali ..., tapi ... di TV. Hehehe," jawab Winy sambil meringis menatap adiknya yang mencebik kesal memandanginya.

"Udah gede masih takut hantu, Kak Winy payah!" ejek Lionel menekan remote untuk mematikan TV. Dia lalu berjalan memeluk kakaknya, "kutemenin bobo mau, Kak?"

Winy melepaskan lengan Lionel lalu menoyor kening adiknya itu. "Nggak boleh, kamu udah gede. Nanti malah khilaf bahaya! Udah sana bobo di kamarmu aja soalnya ini masih jam satu pagi. Kakak juga besok mau berangkat kerja hari pertama, doain betah kerjanya ya, Lio!" ujarnya lalu segera masuk ke kamarnya sendiri yang bersebelahan dengan kamar tidur Lionel.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Angkatku Tak Tahan
8.4
Kehidupan bergelimang harta sebagai istri dari keluarga miliarder tidak menjamin ketenangan bagi wanita ini. Di balik paras cantik dan kemewahannya, sebuah ancaman terselubung muncul dari sosok anak angkat yang selama ini dikenal sangat perhatian. Tatapan penuh kepemilikan yang ganjil mulai membayangi kesehariannya. Batas hubungan ibu dan anak terkikis saat pemuda itu berani menyentuhnya di tengah sesi yoga, hingga puncaknya, sebuah gelas berisi air yang telah dicampur obat disodorkan demi melampiaskan obsesi yang tak lagi terbendung.
Sampul Novel Dimanjakan suami kontrak
9.1
Sama-sama dikhianati di masa lalu membuatku sepakat menikah kontrak tanpa cinta dengan seorang duda kaya. Rencanaku hanya melahirkan, mengambil bayaran, lalu pergi demi masa depan adikku. Namun, aku justru terjebak dalam konflik para penguasa. Saat aku menegaskan hubungan kami tidak berarti apa-apa, dia malah meresmikan pernikahan kami secara nyata. Kini, di tengah bahaya yang mengintai, sang suami kontrak justru berdiri paling depan untuk melindungiku.
Sampul Novel GADIS PENARI TUAN MUDA
8.2
Demi menemukan cinta sejati, Benni Handoko yang berasal dari keluarga terpandang rela menyamar sebagai pelayan toko. Namun, takdirnya berubah drastis ketika ia mendapati Mulan, seorang gadis penari, berada di ranjangnya setelah acara jamuan keluarga. Mulan ternyata merupakan cucu sahabat nenek Benni yang sempat hilang. Walau mereka telah dijodohkan, hubungan keduanya tidak berjalan mulus dan penuh rintangan. Sanggupkah mereka menjaga cinta di tengah badai konflik yang menerpa?
Sampul Novel Istri Di Atas Kertas Sang CEO
8.1
Shania, gadis 19 tahun, terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Steven demi biaya pengobatan ibunya. Steven adalah CEO perusahaan limbah kimia yang dingin dan enggan berurusan dengan wanita. Namun, demi memenuhi tuntutan adiknya, ia menawarkan satu miliar rupiah kepada Shania. Imbalannya, Shania harus bersedia diperbudak lewat kesepakatan tertulis. Kini, Shania harus bertahan menghadapi berbagai taktik kejam Steven dalam ikatan formalitas tersebut.
Sampul Novel Istri Kontrak CEO Galak!
9.8
Kehidupan ceria Leora Adhisti, putri Prayoga Alexander, hancur setelah bisnis keluarganya di New York bangkrut. Demi membiayai operasi sang ayah, gadis berusia 20 tahun yang ceroboh ini terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Adnan Nicholas. Adnan adalah seorang miliarder tampan, dingin, dan angkuh yang dijuluki Mr. Devil. Di tengah kesulitan hidupnya, mampukah Leora bertahan menghadapi sikap kejam dari suami kontraknya tersebut?
Sampul Novel Kill Me, Love Me
9.4
Fajar, bos perusahaan teknologi, menyembunyikan rahasia besar tentang kepribadian gandanya. Walau ia sudah bertunangan dengan Mariska, hanya Indira yang tahu kondisi medis ini. Kedekatan intens membuat benih asmara tumbuh rumit, apalagi ketiga kepribadian Fajar malah jatuh cinta pada Indira. Di tengah pusaran konflik batin yang membingungkan, mampukah Indira menyembuhkan jiwa Fajar? Kepribadian mana yang akhirnya akan dipilih oleh hati Fajar?