APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mutiara yang Tersia-siakan

Mutiara yang Tersia-siakan

Empat tahun pernikahan terasa hampa bagi sang istri karena suaminya selalu menolak mengajaknya ke tempat-tempat romantis dengan dalih norak. Sikap dingin itu runtuh saat cinta lama sang suami kembali, bahkan pria itu rela membawanya ke gunung legendaris demi kebersamaan abadi. Sadar akan posisinya, sang istri memilih bercerai dan memulai hidup baru di luar negeri. Namun, penyesalan mendalam justru membuat mantan suaminya mengejarnya hingga mencari dirinya dengan putus asa di antara puing reruntuhan.
Bab
Bagikan

Bab 4

Lebih dari sebulan tidak berjumpa, Profesor Jimmy tampak jauh lebih tua. Dengan tangan yang bergetar, dia membuka sebuah kotak, lalu mengeluarkan sebuah gelang giok dan menyelipkannya ke dalam tangan Pearly.

"Pearly, ini peninggalan istriku, pusaka menantu Keluarga Stewart. Dia pergi terlalu mendadak dan belum sempat memberikannya padamu. Hari ini, biar aku yang memakaikannya padamu, supaya kalau suatu hari aku juga pergi, aku nggak menyesal..."

"Guru, jangan berkata begitu."

Melihat gurunya yang dulu penuh semangat kini sudah renta, mata Pearly ikut basah.

Namun, Pearly tahu, dia dan Kayden sebentar lagi akan bercerai. Barang peninggalan menantu Keluarga Stewart ini tidak pantas dia terima. Namun, Profesor Jimmy tetap bersikeras memakaikannya di pergelangan tangan Pearly.

Dia bahkan berkata, "Dulu kamu masih sekolah, jadi pernikahanmu dengan Kayden nggak dirayakan besar-besaran. Sekarang, kamu mau lulus, sudah sepatutnya meluangkan waktu untuk mengadakan pesta pernikahan. Itu juga keinginan terakhir istriku sebelum meninggal."

Pearly dan Kayden sama-sama terdiam.

Profesor Jimmy terus berbicara soal pernikahan cukup lama. Lalu, dia mengeluarkan dua lembar tiket dan menyerahkannya kepada Kayden. "Ini dari Paman Zac untuk kalian berdua. Ini adalah drama musikal yang disutradarai putranya, pertunjukannya malam ini."

"Paman Zac?" Kayden mengerutkan kening.

Profesor Jimmy segera tersenyum. "Pearly mengenalnya. Dia temanku di sanatorium. Waktu itu, saat Pearly datang berkunjung, kebetulan bertemu dengan Zac yang terkena serangan jantung di pinggir jalan."

Profesor Jimmy memandang Pearly dengan bangga. "Untung Pearly segera menolongnya, kalau nggak, nyawanya sudah hilang. Sejak itu, dia selalu mengingat kebaikan Pearly, bahkan dia bilang kalau nanti kalian mengadakan pesta pernikahan, dia pasti akan datang untuk memeriahkannya."

"Ada kejadian seperti itu? Kenapa nggak memberitahuku?"

Kayden menoleh ke arah Pearly, dia sama sekali tidak tahu apa-apa.

Pearly tidak membongkar kenyataan di depan Profesor Jimmy. Padahal hari itu, setelah dia menolong orang, Pearly sudah berkali-kali mengirim pesan suara kepada Kayden. Saat itu, Kayden sama sekali tidak membalasnya.

Kini, Pearly baru sadar, pesan-pesannya memang tidak pernah didengarkan.

Setelah keluar dari sanatorium, Pearly berniat langsung naik taksi untuk kembali ke kampus. Namun, Kayden menggoyangkan tiket di tangannya. "Orang lain sudah secara khusus menitipkan ini untukmu. Kalau nggak datang menonton, rasanya kurang sopan, bukan?"

Mengingat niat baik Profesor Jimmy dan Paman Zac, Pearly pun menerima tiket itu dan memutuskan untuk pergi.

Di perjalanan, Kayden mengatakan dia harus mampir ke rumah untuk mengambil ponsel kerjanya, jadi sekalian mampir ke kompleks perumahan mereka.

Pearly pun teringat, waktu Kayden mendadak menemani Lilly mendaki gunung, ponsel kerjanya berdering semalaman di ruang kerja, tetapi Kayden tidak ada masalah.

Namun, kalau bersama dirinya, urusan kerja tiba-tiba menjadi begitu penting.

Sambil berpikir, Pearly melepas gelang giok dari pergelangan tangannya. Barang yang bukan miliknya, sebaiknya dikembalikan secepatnya.

Baru saja Pearly melepas gelang itu dan mengangkat kepalanya, dia melihat Lilly keluar dari lift.

"Kayden! Pantas saja waktu aku tadi ke rumahmu nggak ada orang, rupanya kamu di sini!"

Lilly seakan tidak melihat Pearly, dia melompat seperti kelinci mendekati Kayden. Pearly pun sadar diri dan mundur selangkah.

"Kamu mencariku? Untuk apa?"

"Tentu saja mengajakmu ikut lomba. Lihat ini! Sepedanya sudah kusiapkan untukmu..."

Saat itu, barulah Pearly menyadari, di dalam lift masih ada tiga sepeda dan seorang gadis berambut pirang. Pearly mengenalinya, dia juga seorang selebritas internet bernama Sophia Clarke dan pernah muncul dalam video Lilly.

Sophia dengan ramah menyapa mereka, lalu menggoda Lilly sambil tersenyum nakal. "Oh, jadi ini pria yang ada di fotomu? Memang benar, tampan sekali!"

Pandangan Sophia lalu tertuju pada Pearly yang berdiri di belakang, dia tampak heran. "Kalau ini siapa?"

Wajah Lilly dan Kayden sama-sama dipenuhi rasa canggung. Pearly lantas menunjuk ke arah Kayden dan berkata dengan tenang, "Aku adiknya."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tak Lain Hanyalah Tamu
8.7
Tujuh kali menikah dan diceraikan oleh pria yang sama demi wanita lain membuat perasaan wanita ini mati rasa. Dari mencoba mengakhiri hidup hingga belajar pergi tanpa suara, ia telah melewati semua kepedihan. Kini, saat kekasih lama suaminya kembali, ia memilih menyodorkan surat cerai atas inisiatif sendiri. Sang suami mengira ini hanyalah bagian dari siklus pernikahan kembali yang biasa mereka lakukan, tanpa menyadari bahwa kali ini istrinya benar-benar pergi selamanya.
Sampul Novel Calon Istri Tuan Muda Dingin
8.9
Demi menanti kekasihnya, Fandra Alatas menolak desakan keluarga untuk menikah dan memberikan ahli waris. Namun, wasiat sang kakek membuat ibu dan neneknya menjodohkan dirinya dengan Vivana Rosiana. Vivana pun terpaksa menetap di kediaman Alatas walau ditentang keras oleh Fandra. Saat benih cinta mulai tumbuh di hati Fandra untuk Vivana, kekasih masa lalunya kembali hadir. Kini ia bimbang di antara dua hati, sementara rahasia janji Vivana mulai terkuak.
Sampul Novel Di Bawah Rintik Hujan
8.9
Bahtera rumah tangga Juan Malvin dan Azalea tengah dilanda guncangan hebat yang mengancam pernikahan mereka. Keadaan kian pelik saat kehadiran Marissa, staf baru di kantor, mulai mengusik dan menjadi pihak ketiga di antara mereka. Di tengah badai konflik yang tiada habisnya, komitmen serta rasa percaya pasangan ini benar-benar diuji. Sanggupkah Juan dan Azalea menyelamatkan pernikahan mereka dari godaan luar dan rintangan yang terus mengintai?
Sampul Novel GAIRAH PRIA IMPOTEN
9.8
Mela, wanita malang yang diusir ibu tirinya dan menjadi korban pelecehan, terpaksa bekerja sebagai wanita penghibur. Di sana, ia mendapat misi khusus untuk memikat seorang pria impoten yang penuh misteri. Hubungan tak terduga ini justru membuat Mela hamil anak dari pria tersebut. Kini, ia terjebak dalam dilema besar mengenai masa depan janinnya, di tengah pusaran rahasia besar yang menyelimuti kehidupan mereka berdua.
Sampul Novel Mundur Setelah Dipoligami
9.5
Sembilan tahun lebih menikah, Khanza Almira dikhianati oleh Bram Radita yang melakukan poligami secara rahasia dengan gadis yang lebih muda. Enggan berbagi suami dan demi mempertahankan kehormatannya, Khanza memilih berpisah dan melayangkan gugatan cerai. Setelah resmi menjalani hidup masing-masing, apakah perpisahan ini akan menjadi titik akhir hubungan mereka, ataukah takdir justru akan mempertemukan mereka kembali di masa depan?
Sampul Novel The Fate of A Wallflower
8.6
Nasib buruk menimpa Lady Annabelle Hardy di Inggris abad ke-18. Usai pertunangannya dibatalkan demi sang adik tiri, Anna kini menjadi sasaran pembunuhan Sophie, ibu tirinya yang serakah. Di tengah konspirasi gelap ini, sebuah suara misterius memperingatkannya agar tidak melarikan diri. Mampukah Anna bangkit melawan pengkhianatan keluarga tersebut dan memecahkan misteri yang mengancam jiwanya sebelum terlambat?