APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mutiara yang Tersia-siakan

Mutiara yang Tersia-siakan

Empat tahun pernikahan terasa hampa bagi sang istri karena suaminya selalu menolak mengajaknya ke tempat-tempat romantis dengan dalih norak. Sikap dingin itu runtuh saat cinta lama sang suami kembali, bahkan pria itu rela membawanya ke gunung legendaris demi kebersamaan abadi. Sadar akan posisinya, sang istri memilih bercerai dan memulai hidup baru di luar negeri. Namun, penyesalan mendalam justru membuat mantan suaminya mengejarnya hingga mencari dirinya dengan putus asa di antara puing reruntuhan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kayden semalam tidak pulang. Pagi-pagi sekali, Pearly sudah melihat unggahan terbaru di akun Lilly.

[Di saat terpuruk, aku masih beruntung, ada seseorang yang tanpa pikir panjang mau menemaniku mendaki Gunung Yumei di malam hari.]

Meskipun foto itu berupa swafoto, Pearly langsung mengenali sosok pria tinggi di belakangnya, itu adalah Kayden.

Kolom komentar pun ramai oleh warganet yang bergosip.

[Gadis yang mencintai kebebasan memang memikat, para pengagum Kak Lilly mungkin sudah antre sampai ke Frasses...]

[Sudah kuduga Kak Lilly nggak akan terpuruk setelah dikhianati pria brengsek dan bercerai. Dia panutan kita semua!]

[Dari belakang saja sudah tampak tinggi sekali. Kapan nih kasih lihat wajahnya ke para penggemar?]

...

Pearly tersenyum miris. Jika para penggemar itu tahu bahwa pria yang dimaksud sebenarnya sudah menikah, entah bagaimana reaksi mereka.

Lilly bahkan ikut menulis komentar. [Para penggemarku tersayang, ada yang tahu legenda tentang Gunung Yumei?]

Konon, sepasang kekasih yang mendaki hingga puncak Gunung Yumei akan selalu terikat selamanya.

Tahun lalu, saat Gunung Yumei sempat viral di internet, Pearly ingin sekali Kayden menemaninya mendaki.

Pearly sudah membujuknya berkali-kali, tapi Kayden hanya menanggapi dengan wajah dingin. "Pearly, aku kira kamu bukan tipe orang yang suka ikut-ikutan tren murahan."

Saat itu, Pearly hanya terdiam dan tidak bisa membantah.

Hal yang sama, jika dirinya yang melakukannya akan dianggap tidak punya pendirian, tetapi kalau Lilly yang melakukannya, justru dinilai bebas dan penuh semangat.

Itulah perbedaan antara mencintai dan tidak mencintai.

Hanya saja, Pearly benar-benar tidak mengerti lelaki. Meskipun tidak mencintai, nafsunya tetap bisa bangkit. Untuk menghindari kejadian memuakkan semalam terulang, dia memutuskan membereskan barang-barangnya dan pergi. Hingga akta cerai selesai, Pearly tidak akan kembali lagi ke sini.

Sebenarnya, Pearly lebih sering tinggal di asrama, jadi barang-barangnya di sini tidak banyak. Pakaiannya cukup dimasukkan ke dalam satu koper.

Terakhir, dia membuka laci di samping tempat tidur dan mengeluarkan sebuah album tebal berisi foto-foto polaroid. Isinya semua adalah foto Kayden yang dia ambil diam-diam.

Setiap foto hanya menampilkan wajah Kayden dari samping, sebab dia tidak pernah mau berpose apalagi bekerja sama.

Berbeda dengan foto unggahan Lilly, meskipun hanya memperlihatkan punggung, jelas terlihat bahwa itu diambil dengan sudut yang sengaja diatur.

Saat pergi, Pearly membawa album itu turun, lalu melemparkannya ke dalam tempat sampah.

Cinta yang tidak dihargai, bahkan pemulung enggan memungutnya karena dianggap membawa sial.

Menjelang kelulusan, Pearly sibuk luar biasa, dua minggu penuh dia hampir tidak teringat lagi pada Kayden.

Usai rapat kelompok pada hari Jumat, Pearly melihat beberapa panggilan tidak terjawab dari Kayden di ponselnya, itu membuatnya sedikit tertegun.

Selama empat tahun, apa pun urusannya, selalu Pearly yang lebih dulu menghubungi Kayden, bahkan terkadang harus melalui janji dengan sekretarisnya.

"Telepon adalah cara komunikasi paling nggak efisien, hanya buang-buang waktu."

Mengingat ucapan Kayden dulu, dia pun menghapus notifikasi dan berniat mengabaikannya.

Tidak disangka, Kayden kembali menelpon berkali-kali, lalu mengirim pesan lewat Whatsapp.

[Ayah ingin kita bersama-sama menjenguknya.]

Sejak istri Profesor Jimmy meninggal dua tahun lalu, Profesor Jimmy seolah terpukul hebat, kesehatannya menurun drastis hanya dalam semalam. Dia melepaskan semua jabatannya dan tinggal di sanatorium dengan sukarela.

Dulu, setiap sepuluh hari sekali Pearly pasti mengajak Kayden untuk menjenguknya. Namun, sejak peristiwa bulan lalu, Pearly memang sudah lama tidak datang.

Seketika Pearly merasa sedikit bersalah.

Meskipun dia dan Kayden tidak bisa menjadi suami istri, Profesor Jimmy dan mendiang istrinya memang benar-benar menyayangi Pearly dengan tulus.

Selagi dia masih berada di Kota Bliyle, sudah sepantasnya Pearly menjenguk Profesor Jimmy lebih sering.

Kayden menjemputnya dengan mobil. Begitu bertemu, dia langsung bertanya, "Belakangan ini kenapa nggak pulang?"

"Kuliah sedang sibuk."

"Kalau begitu baguslah. Lilly sampai mengira kamu marah karena dia terlalu dekat denganku."

Tangan Kayden yang memegang setir mengetuk perlahan. "Aku sudah bilang padanya, kamu nggak segampang itu marah. Tapi dia nggak percaya, katanya demi menghindari salah paham dia akan pindah bulan depan."

"Katakan padanya nggak perlu. Aku nggak mempermasalahkannya."

Suara Pearly terdengar lesu, mirip saat dia bertugas menanyakan kondisi pasien.

Kayden mengernyit tipis. Jawaban itu sebenarnya sesuai dengan yang dia harapkan, tetapi entah kenapa, ketika mendengar Pearly mengatakannya dengan begitu santai, dirinya justru merasa ada yang janggal.

Saat menunggu lampu merah, Kayden berniat menoleh untuk melihat lebih jelas ekspresi Pearly. Namun, dia sudah tertidur di kursi penumpang.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tak Lain Hanyalah Tamu
8.7
Tujuh kali menikah dan diceraikan oleh pria yang sama demi wanita lain membuat perasaan wanita ini mati rasa. Dari mencoba mengakhiri hidup hingga belajar pergi tanpa suara, ia telah melewati semua kepedihan. Kini, saat kekasih lama suaminya kembali, ia memilih menyodorkan surat cerai atas inisiatif sendiri. Sang suami mengira ini hanyalah bagian dari siklus pernikahan kembali yang biasa mereka lakukan, tanpa menyadari bahwa kali ini istrinya benar-benar pergi selamanya.
Sampul Novel Calon Istri Tuan Muda Dingin
8.9
Demi menanti kekasihnya, Fandra Alatas menolak desakan keluarga untuk menikah dan memberikan ahli waris. Namun, wasiat sang kakek membuat ibu dan neneknya menjodohkan dirinya dengan Vivana Rosiana. Vivana pun terpaksa menetap di kediaman Alatas walau ditentang keras oleh Fandra. Saat benih cinta mulai tumbuh di hati Fandra untuk Vivana, kekasih masa lalunya kembali hadir. Kini ia bimbang di antara dua hati, sementara rahasia janji Vivana mulai terkuak.
Sampul Novel Di Bawah Rintik Hujan
8.9
Bahtera rumah tangga Juan Malvin dan Azalea tengah dilanda guncangan hebat yang mengancam pernikahan mereka. Keadaan kian pelik saat kehadiran Marissa, staf baru di kantor, mulai mengusik dan menjadi pihak ketiga di antara mereka. Di tengah badai konflik yang tiada habisnya, komitmen serta rasa percaya pasangan ini benar-benar diuji. Sanggupkah Juan dan Azalea menyelamatkan pernikahan mereka dari godaan luar dan rintangan yang terus mengintai?
Sampul Novel GAIRAH PRIA IMPOTEN
9.8
Mela, wanita malang yang diusir ibu tirinya dan menjadi korban pelecehan, terpaksa bekerja sebagai wanita penghibur. Di sana, ia mendapat misi khusus untuk memikat seorang pria impoten yang penuh misteri. Hubungan tak terduga ini justru membuat Mela hamil anak dari pria tersebut. Kini, ia terjebak dalam dilema besar mengenai masa depan janinnya, di tengah pusaran rahasia besar yang menyelimuti kehidupan mereka berdua.
Sampul Novel Mundur Setelah Dipoligami
9.5
Sembilan tahun lebih menikah, Khanza Almira dikhianati oleh Bram Radita yang melakukan poligami secara rahasia dengan gadis yang lebih muda. Enggan berbagi suami dan demi mempertahankan kehormatannya, Khanza memilih berpisah dan melayangkan gugatan cerai. Setelah resmi menjalani hidup masing-masing, apakah perpisahan ini akan menjadi titik akhir hubungan mereka, ataukah takdir justru akan mempertemukan mereka kembali di masa depan?
Sampul Novel The Fate of A Wallflower
8.6
Nasib buruk menimpa Lady Annabelle Hardy di Inggris abad ke-18. Usai pertunangannya dibatalkan demi sang adik tiri, Anna kini menjadi sasaran pembunuhan Sophie, ibu tirinya yang serakah. Di tengah konspirasi gelap ini, sebuah suara misterius memperingatkannya agar tidak melarikan diri. Mampukah Anna bangkit melawan pengkhianatan keluarga tersebut dan memecahkan misteri yang mengancam jiwanya sebelum terlambat?