APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mr. Reagan

Mr. Reagan

Miliarder menawan Reagan Adam menyembunyikan sisi gelap sebagai pembunuh berantai yang meneror kota London. Rencana kejamnya berubah haluan saat ia bertemu Clara, seorang gadis periang dari toko bunga. Meski awalnya diincar sebagai korban berikutnya, Clara justru memicu obsesi mendalam dalam diri Reagan untuk memilikinya. Kini, Clara terperangkap dalam jerat sang monster berparas tampan yang mengklaim hidupnya. Akankah ia menyerah pada takdir bersama pria berbahaya tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 2

Ruth Michael. Itu adalah nama adik dari Jane Wilson. Wajahnya terlihat mirip dengan Ny. Wilson. Namun, Ny. Michael memiliki perawakan yang sedikit lebih tinggi dan berisi ketimbang Ny. Wilson.

Akan tetapi, Ny. Michael memiliki kepribadian yang menyenangkan seperti kakaknya. Clara bahkan sudah menyukainya saat pertama kali ia berbicara dengan wanita paruh baya itu. Begitupun dengan Ny. Michael. Ia bahkan telah menetapkan Emma Florist akan menjadi toko bunga langganannya.

Mendengarnya, membuat Clara tak henti tersenyum dalam perjalanannya menuju toko bunga setelah ia kembali dari rumah Ruth. Wanita itu merasa senang karena mendapat pelanggan baru yang menyenangkan seperti Ny. Michael.

Senyum Clara perlahan memudar bersamaan dengan langkah kakinya yang terhenti beberapa meter tak jauh dari Emma Florist. Wanita itu memicingkan matanya mencoba menatap kearah objek yang membuat kakinya berhenti secara tiba-tiba.

Di depan Emma Florist tampak terparkir sebuah sedan mewah bewarna hitam yang tidak Clara ketahui siapa pemiliknya. Wanita itu juga melihat seorang pria berbadan tegap tengah berdiri memperhatikan bunga-bunga yang tumbuh subur di halaman toko bunga neneknya itu.

Pria itu mengenakan stelan jas mewah yang Clara yakin berharga fantastis. Sebuah kacamata hitam tampak bertengger di hidungnya yang mancung. Clara dapat melihat ketampanan pria itu bahkan dari tempat ia berdiri saat ini.

Wanita itu bertanya-tanya. Apa yang dilakukan oleh pria kelas atas itu di toko bunga neneknya yang kecil. Sebuah pemikiran muncul di pikiran Clara. Dan itu seketika membuat segurat senyum lebar tercipta di wajah cantiknya.

"Apa pria itu ingin membeli banyak bunga dari tokoku? Ah, bukankah itu hal yang bagus. Aku akan membawa pulang banyak uang hari ini," ucap Clara berandai-andai.

Ia kemudian kembali melangkahkan kakinya lebar-lebar. Wanita itu ingin segera menemui pembeli kelas atasnya itu.

"Permisi, tuan. Anda membutuhkan sesuatu?"tanya Clara sopan tak lupa dengan senyum manis yang melekat di bibirnya.

Pria itu berbalik. Clara dapat melihat lebih jelas bagaimana postur tubuh pria itu dalam jarak yang lebih dekat seperti saat ini. Tubuhnya tinggi tegap. Begitu proposional. Seperti tubuh-tubuh model yang sering Clara lihat di layar televisi.

Namun, keindahan pria itu tidak berhenti di situ saja. Clara juga dibuat terpukau dengan wajahnya yang begitu tampan. Semakin tampan ketika ia melihatnya dalam jarak yang lebih dekat dibandingkan sebelumnya.

Bibir merah yang sedikit tebal. Hidung tinggi nan mancung. Serta rahang yang begitu indah bak patung yunani yang dipahat dengan penuh ketelitian. Benar-benar karya Tuhan yang maha indah.

Tangan pria itu tergerak membuka kacamata yang sejak tadi menutupi kedua matanya. Kini, Clara dapat melihat kedua netra yang menatap tajam ke arahnya.

Wanita itu tercekat saat ia menatap secara langsung ke arah mata pria itu. Jantungnya seakan berhenti berdetak saat ia menyadari bagaimana tajam dan dalamnya tatapan pria itu yang langsung menusuk ke dalam matanya. Terkesan begitu mengintimidasi. Membuat Clara merasa ditelanjangi di tempat ia berdiri saat ini.

"Tu--- t-tuan," panggil Clara terbata-bata. Wanita itu mulai merasa tidak nyaman dengan pria itu yang sejak tadi tidak berhenti menatapnya.

"Anda butuh sesuatu, tuan?" Tanya Clara.

Pria itu tersenyum miring. Senyumnya terlihat mengerikan dan terkesan sangat mengintimidasi. Hal itu semakin membuat Clara merasa takut terlebih lagi saat pria itu melangkah semakin dekat ke arahnya.

Pria itu terus saja melangkah semakin dekat ke arah Clara. Namun, anehnya wanita itu tidak bisa melakukan apapun selain membeku di tempat ia berdiri. Kakinya terasa berat sekali untuk melangkah. Entah mengapa, Clara tiba-tiba tidak bisa menggerakkan seluruh anggota tubuhnya. Bahkan hanya untuk menolehkan kepala saja ia tidak bisa.

Pria itu semakin mendekat hingga ia menghentikan langkahnya tepat di hadapan Clara. Ia masih belum melepaskan tatapan matanya dari wanita itu. Kali ini dia memperlebar senyuman di bibirnya. Hal itu malah tidak membuat dirinya terlihat lebih ramah. Namun, sebaliknya ia terlihat seperti tengah menyeringai.

Mata pria itu bergerak turun. Ia tidak lagi menatap ke arah mata Clara. Kini tatapannya mulai menelisik ke arah hidung, Lalu turun ke bibir, hingga akhirnya tatapan pria itu berhenti pada leher jenjang Clara. Ia menatapnya lama sebelum akhirnya ia menatap kembali kedua mata wanita itu yang tengah menatapnya takut.

Pria itu sedikit membungkukkan badannya agar ia bisa menyejajarkan wajahnya dengan wajah Clara. Dari jarak sedekat itu, Clara dapat melihat dengan jelas betapa kelamnya tatapan pria misterius itu. Ia bahkan bisa merasakan deru napasnya menyapu seluruh permukaan wajah Clara.

Perlahan, pria itu memajukan wajahnya. Hal ini sontak membuat Clara membulatkan matanya. Ia terkejut, namun tidak bisa berbuat apapun. Wanita itu berpikir bahwa pria itu akan melakukan sesuatu yang kurang ajar padanya.

Namun, apa yang pria itu lakukan ternyata tidak sama dengan apa yang Clara pikirkan. Pria itu mendekatkan bibirnya ke telinga kanan Clara. Tindakannya seperti itu, membuat Clara dapat merasakan napas berat pria asing itu menggelitik leher jenjangnya. Terasa hangat dan juga geli secara bersamaan.

"Kau memiliki leher yang indah, Nona," ucap pria itu pelan dengan suaranya yang serak. Terdengar begitu dalam. Seluruh tubuh Clara dibuat merinding setelah mendengar suara pria misterius itu. Tidak pernah sekalipun Clara mendengar suara seperti ditelinganya. Suara itu begitu dalam dan juga berat. Terdengar begitu mengintimidasi. Membuat tubuh gadis itu seketika mematung ditempat ia berdiri saat ini.

Clara semakin tidak bisa berkata-kata lagi. Seakan-akan dirinya adalah seorang bayi mungil yang baru saja dilahirkan dan tidak tahu caranya berbicara. Suara pria itu, beserta tatapannya seperti sebuah sihir yang mengubah dirinya dalam sekejap mata. Begitu dalam dan mengintimidasi. Memaksa jantungnya berdetak lebih cepat daripada biasanya. Buku kuduknya tidak berhenti meremang sejak tadi.

Pria itu menatap Clara dengan kedua matanya yang tajam. Ia mengulas senyum mengerikan yang semakin mempengaruhi Clara. Tampaknya, pria misterius itu benar-benar menyukai bagaimana reaksi gadis yang baru ia temui itu. Di tatapnya lekat-lekat wajah mungil yang berada hanya beberapa inci di depannya itu. Terlihat cantik walau dengan kedua mata yang membulat sempurna.

Setelah merasa puas memperhatikan keadaan Clara, pria itu menjauhkan wajahnya. Ia kembali menegakkan punggungnya lalu menatap Clara. Tangannya bergerak memasang kembali kacamata hitam yang sempat ia lepas sebelumnya.

Seperti tidak terjadi apa-apa, pria itu berjalan melewati Clara. Ia kemudian masuk kedalam mobilnya lalu pergi dari sana tanpa mengatakan apapun lagi. Meninggalkan Clara yang masih setia mematung di tempatnya.

Suara mesin mobil menyadarkan Clara. Membuat wanita itu tersentak lalu segera membalikkan badannya. Ia memandang ke arah mobil pria misterius itu yang semakin menjauh dari pandangannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel I Choose The Villain Crown Prince
8.6
Seorang pembunuh bayaran terlahir kembali sebagai Athea Dominic, putri bangsawan klan Api yang dibenci. Usai tewas tragis akibat mencintai Pangeran Alexander di masa lalu, ia bangkit menjadi prajurit elite demi membalas dendam atas pembantaian keluarganya. Athea lalu bersekutu dengan Azrael, sosok misterius yang merupakan Putra Mahkota Klan Api. Bersama-sama, mereka berjuang merebut takhta dari pangeran kejam itu demi menuntut keadilan bagi klan mereka.
Sampul Novel IPRIT
7.9
Di Kampung Keris yang kental akan dunia persilatan dan mistis, Wisaka bertekad mengungkap misteri kematian tragis para pengantin baru. Para suami tewas setelah malam pertama, sedangkan para istri diperkosa hingga bungkam. Demi mencari kebenaran, Wisaka pun mempelajari ilmu kanuragan. Namun, ia harus menghadapi hadangan bandit, makhluk halus, hingga siluman yang menyamar sebagai manusia. Mampukah ia menang, atau justru gugur di tangan iblis?
Sampul Novel Kembalinya Sang Penguasa
9.0
Insiden ledakan rumah yang menewaskan sepasang suami istri membuat polisi dan militer gempar. Kehilangan putri mereka menjadi pertanda bangkitnya Red Everlasting Dragon, sang penguasa legendaris yang ditakuti dunia. Ia memutuskan turun gunung untuk menuntut balas atas kematian orang tuanya sekaligus menyelamatkan adiknya yang diculik. Dengan kemurkaan yang membara, ia bersumpah melibas semua pelaku dan siap mengguncang tatanan dunia dari timur hingga barat.
Sampul Novel KUNYIT DARI SARANJANA
8.2
Lawen, pemuda Dayak Bakumpai, kini menjadi buronan paling dicari di kota gaib Saranjana. Tanpa tahu apa kesalahannya, ia terus diburu oleh Panglima tertinggi kerajaan. Ancaman bagi nyawanya kian nyata setelah Raja Saranjana menggelar sayembara besar. Siapa pun yang berhasil menangkap Lawen dijanjikan hadiah luar biasa, mulai dari separuh wilayah kekuasaan hingga takhta untuk menikahi sang putri raja. Lawen harus berjuang bertahan hidup di tengah kepungan seluruh isi kota.
Sampul Novel Pengantin Wanita yang Dicemoohnya Ternyata Legendaris
8.4
Fernanda kerap dihina sebagai gadis desa yang kasar semenjak kembali ke keluarganya, tetapi ia tak peduli. Keadaan berubah saat Cristian, pria yang sangat rasional, digosipkan hilang akal karena mencintainya. Tak rela sang kekasih difitnah, Fernanda mulai bertindak. Satu demi satu identitas aslinya terkuak, mulai dari desainer hebat, gamer genius, pelukis ternama, hingga pengusaha sukses. Ternyata, dialah yang selama ini membodohi mereka semua.
Sampul Novel Silver Eyes
8.0
Kekalahan dalam pertarungan membuat Ciu San, putra Bun San dari keluarga Luk San yang lemah, sekarat dengan urat nadi hampir terputus. Namun, keajaiban terjadi saat mata Dewa Tata Surya yang jatuh ke bumi menyelamatkan nyawanya. Kini, Ciu San memiliki kekuatan baru, tetapi ia juga menjadi buruan para kultivator yang mengincar darahnya demi peningkatan kekuatan instan. Di tengah kejaran musuh, mampukah ia bertahan hidup sekaligus membalaskan dendam kematian orang tuanya?