APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mr. Ergan Obsession

Mr. Ergan Obsession

Kehidupan mapan sebagai pewaris tunggal dan CEO di Jakarta tak membuat Ergan Tirta Alviano mudah mendapatkan segalanya. Ia justru terobsesi pada Andira, perempuan sederhana yang berani menolak cintanya demi menjaga kesetiaan pada sang kekasih. Meski ada jurang pemisah status sosial, Ergan yang berwatak keras tidak menyerah. Melalui berbagai siasat halus hingga pemaksaan, ia bertekad merebut hati Andira. Akankah ambisi yang penuh emosi ini mampu berubah menjadi cinta yang tulus?
Bab
Bagikan

Bab 2

Mentari pagi dengan cahaya yang tak begitu silau menyinari halaman rumah Andira, rumah Andira biasa saja tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil. Andira saat ini menginjak usia 22 tahun dan dia juga masih lajang, selama Andira bekerja di perusahaan Ergan, Andira tak menyadari sama sekali bahwa Ergan diam-diam mencintainya. Sering kali Ergan memberikan sesuatu seperti barang barang berharga pada Andira tetapi Andira menganggapnya hal yang biasa. Andira hanya berfikiran bahwa Ergan merupakan sosok pria yang baik padanya dan juga suka memberi, Andira sama sekali tak pernah mengarahkan pikirannya ke situ bahwa Ergan jatuh hati padanya. Meskipun Andira berkali-kali merasakan bahwa dirinya seperti dispesialkan oleh Ergan tetapi Andira tetap dengan pemikiran yang sama bahwa Ergan hanya menganggap Andira sebagai pekerja atau paling tidak temannya. Karena Andira tahu, tidak mungkin seorang CEO suka pada orang yang tak mampu menempuh pendidikannya karena masalah ekonomi. Selain Andira bukan seorang yang pernah menjadi mahasiswa di kampus karena Andira tak pernah kuliah, Andira juga tidak memiliki profesi yang bagus seperti teman sebayanya.

"Pak Ergan emang baik banget ya, beruntung banget aku pernah dibaikin sama pak Ergan. Tapi dia orangnya juga suka marah-marah, hmmm aku jadi sedikit takut," ucap Andira.

Gadis itu kini tlah bersiap untuk bekerja, usai dia mandi dan berganti pakaian, ia melangkahkan kakinya pada cermin yang ada di kamarnya itu untuk bersolek tipis agar wajahnya terlihat cantik dan menawan. Tanpa make up pun sebenarnya Andira sudah terlihat sangat cantik, bahkan lebih cantik ketika dia berpenampilan dengan wajah yang natural dibanding dengan make up. Bagaimana tidak? Andira mempunyai alis yang tebal, bibir merah tipis dan menawan, hidung yang mancung dan juga kulit yang putih. Apalagi ketika Andira tersenyum, semua mata pria pasti akan tertuju padanya. Jika diceritakan sangat sulit untuk menceritakan dan mengekspresikan kecantikan Andira ini. Perlahan dia mengoleskan bedak pada wajahnya secara merata tak lupa ia juga meraih sebuah lipstik dan mengolesnya di bibirnya itu. Tak lama ia berdandan di depan cermin, akhirnya dia tlah siap dan segera mungkin pergi ke tempat kerjanya.

Setiap hari Andira ketika pergi ke tempat kerja biasanya menggunakan kendaraan sepeda motor scoopy miliknya. Sesampainya ia di depan rumah dengan kunci motor yang menggantung di jari telunjuknya itu. Tiba-tiba dia mendapati suasana yang berbeda dari biasanya. Bagaimana tidak? Ada sebuah mobil hitam yang terparkir di halaman rumahnya, mobil itu tak asing bagi Andira.

"Itu mobil siapa ya? Perasaan aku pernah liat deh tu mobil," ucap Andira dalam hati.

Andira hanya mematung diri di tempatnya dan tak bergerak sedikit pun sambil memandangi mobil itu. Pintu dari mobil itu pun terbuka, dan seorang pria mulai muncul dari mobil berwarna hitam. Karena pandangan Andira sedikit kabur, ia pun menyipitkan matanya untuk mengetahui siapa pria itu.

"Kok kayak... "

"4njing! Itu pak Ergan, itu bener pak Ergan gak sih? Aduh aduh.. Gua harus apa, gua harus apa.. Haduh haduh," ucap Andira panik dan sedikit terkejut karena seorang CEO itu datang ke rumahnya.

Perlahan Ergan melangkahkan kakinya menuju gadis yang sedang berdiri itu, Andira sangat panik namun dia berusaha untuk menenangkan dirinya sendiri. Langkah demi langkah ia tempuh hingga akhirnya Ergan tlah berada tepat pada hadapan Andira.

"Pak Ergan? Ada perlu apa Pak? Silahkan masuk dulu.. " ujar Andira ramah namun sebenarnya hatinya sudah pargoy sejak tadi.

"Tidak usah, aku hanya ingin mengajak kamu untuk berangkat ke kantor bersama.. Apa kamu bisa ikut denganku?" tawar Ergan.

Ucapan Ergan membuat gadis yang ada di hadapannya itu membelalakkan matanya dan sedikit menelan ludahnya. Ia berharap bahwa ia salah dengar karena sangat tidak menyangka bahwa Andre datang ke rumahnya dan mengajaknya berangkat bersama.

"A-apa? Apa aku salah dengar?" tanya Andira memastikan kembali.

"Tidak, kamu tidak salah dengar. Ayo kita jalan bareng," jawabnya santai.

"Apa bapak tidak malu?" tanya Andira gugup.

"Kenapa harus malu? Aku tak malu, ayo lah jangan menolak, aku tak ada niat jahat padamu," ujar Ergan.

Tak lama mereka bernegoisasi akhirnya Andira menyetujui ajakan Ergan di situ, walaupun hatinya masih berterbangan rasa gugup dan takut tetapi ia sudah menyiapkan mentalnya untuk berjalan dengan Ergan dengan mobilnya yang mewah itu. Di perjalanan mereka tak saling bicara satu sama lain dan terlihat kaku, salah satu dari mereka tidak ada yang memulai obrolan terlebih dahulu apalagi Andira yang sudah terlihat gugup dan kulitnya sudah terasa dingin. Ia tak berani sekali kali melihat Ergan yang sedang mengemudi, yang seharusnya Ergan mengajak Andira ngobrol terlebih dahulu tetapi Ergan hanya diam dan bersikap dingin.

Tak tau apa yang sedang ada di pikiran pria itu karena ia baru pertama kali Ergan mengajak Ghea ke dalam satu mobil yang sama. Tak lama kemudian, mereka pun tlah sampai di perusahaan itu. Kebetulan pintu Andira tidak bisa dibuka walau Andira mencoba untuk membukanya berulang kali. Tetapi bagaimana lagi? Pintu mobil dekat Andira hanya bisa dibuka dari luar.

"Biar aku saja yang membukanya dari luar," ucap Ergan.

Ergan segera turun dari mobilnya dan membukakan pintu untuk Andira, terlihat sangat romantis jika dilihat padahal itu hanya perlakuan sederhana. Banyak mata di perusahaan itu yang memperhatikan mereka berdua, karena sedikit tak menyangka bahwa Ergan akan sangat dekat pada seorang penjaga kantin yang usianya masih muda itu.

"Ayo, turunlah pelan," ucap Ergan.

"Terima kasih pak," jawab Andira penuh ragu sembari mengarahkan pandangannya ke sekelilingnya dan ia baru menyadari bahwa saat ini dia menjadi pusat perhatian di perusahaan itu.

Tentu saja Andira merasa malu dan tidak percaya diri, mungkin wanita lain jika diantar oleh Ergan akan merasa senang dan bangga. Tetapi tidak dengan Andira yang mempunyai kepribadian yang lemah lembut dan tak suka cari perhatian pada pria mana pun. Andira merupakan sosok yang tampil apa adanya.

"Aku harus cepet cepet pergi dari sini, kenapa aku jadi pusat perhatian sih.. Aku malu banget, " batin Andira dengan raut wajah cemas.

"Pak, saya izin untuk masuk dulu ya.. " ucap Andira. "Baik, silahkan," jawab Ergan.

Dengan cepat, Andira segera melangkahkan kakinya meninggalkan Ergan. Ergan sangat khawatir jika perlakuannya pada Andira membuat Andira ilfeel padanya karena ini baru pertama kali, Ergan nekat mengajak Andira untuk pergi berangkat bersama.

"Tidak apa-apa, masih ada ketiga anak buahku yang bisa membantuku jadi aku tak perlu khawatir soal itu. Kali ini akan menjadi urusan mereka," ucap Ergan dengan senyuman miring dan tatapan yang kosong.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BIDADARI
8.1
Sebagai penyintas kanker, Aida Tazkia didera rasa minder akan kondisi fisiknya. Namun, Reiko Byakta Adiwijaya, seorang pewaris takhta konglomerat, justru memilih untuk mempersuntingnya walau kerap melontarkan kalimat merendahkan. Pernikahan dingin tanpa kasih sayang ini rupanya menyimpan misteri besar yang dirahasiakan oleh Reiko. Kini Aida terperangkap dalam tekanan batin keluarga Adiwijaya. Akankah ia berhasil meraih kebahagiaan dan cinta sejati di tengah keraguan atas dirinya?
Sampul Novel Cintamu Dibayar Dengan Surat
8.3
Akibat sebuah insiden fatal, Rio terpaksa menikahi Sintia Wijaya. Tiga tahun pernikahan berjalan tanpa cinta, Rio bahkan memilih menikahi Clara, mantan kekasihnya. Ia sangat membenci Sintia yang dituduh memanfaatkan kekayaannya demi pengobatan sang ibu, hingga tega menolak mengakui Dika sebagai anak kandungnya. Namun, badai besar mulai mengguncang rumah tangga mereka ketika istri kedua Rio datang membawa sebuah surat perjanjian rahasia yang tak terduga.
Sampul Novel Magnet Cinta Sang Penguasa
9.5
Evelyn, desainer berbakat yang terhalang modal, bertemu Alexander di pameran New York. Miliarder ambisius ini menawarkan bantuan karier untuknya. Di balik sikap kakunya, sifat humoris dan penyayang Alexander sukses memikat hati Evelyn. Namun, saat asmara mereka mulai tumbuh, perbedaan status sosial serta kecemburuan dari pihak luar hadir mengancam. Kini, keduanya harus bersatu dan berjuang keras demi mempertahankan hubungan mereka dari berbagai rintangan yang menghadang.
Sampul Novel Malapetaka Cinta Claire
9.6
Mimpi Claire memiliki pernikahan indah sirna saat terjebak dalam siksaan keluarga konglomerat. Setelah dihina dan diceraikan Randi karena dinilai mandul, ia justru menemukan rahasia kelam masa lalu keluarga mereka. Berbekal dendam mendalam, Claire nekat merombak total fisik serta identitasnya untuk membalas rasa sakit hati tersebut. Mampukah ia menuntaskan misi balas dendamnya terhadap mantan suaminya?
Sampul Novel Menikah dengan CEO Dingin
9.7
Demi melunasi utang sang ayah, Jasmine Mariana terpaksa menikahi Kevin Prakarsa, seorang CEO dingin yang tidak memiliki kehangatan. Alih-alih menjadi solusi, pernikahan ini justru menyeret Jasmine ke dalam badai masalah baru. Ia tidak hanya harus menghadapi dinginnya sikap sang suami, tetapi juga gangguan dari mantan istri Kevin serta berbagai konflik tak terduga. Perjuangan berat Jasmine baru saja dimulai. Sanggupkah ia bertahan dalam ikatan pernikahan tanpa cinta ini?
Sampul Novel Miss Black Puteri CEO Yang Terbuang
9.4
Rose hidup menderita sebagai anak yatim piatu sebelum Denzel mengungkap bahwa ia adalah putri kandung dari CEO Louis Brown. Untuk melindungi dirinya, Rose menyamar sebagai mahasiswi berprestasi bernama Rose Carter, yang diam-diam merupakan violinis misterius, Miss Black. Ketegangan memuncak saat putra angkat ayahnya, Luke, memaksanya menikah demi menguasai harta. Di tengah ancaman maut dari Peter dan Hendrick, kebencian Rose dan Luke berubah jadi cinta. Rose kini harus melawan pengkhianatan demi hidup bahagia bersama Luke.