APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mr. Ergan Obsession

Mr. Ergan Obsession

Kehidupan mapan sebagai pewaris tunggal dan CEO di Jakarta tak membuat Ergan Tirta Alviano mudah mendapatkan segalanya. Ia justru terobsesi pada Andira, perempuan sederhana yang berani menolak cintanya demi menjaga kesetiaan pada sang kekasih. Meski ada jurang pemisah status sosial, Ergan yang berwatak keras tidak menyerah. Melalui berbagai siasat halus hingga pemaksaan, ia bertekad merebut hati Andira. Akankah ambisi yang penuh emosi ini mampu berubah menjadi cinta yang tulus?
Bab
Bagikan

Bab 3

Jam dinding tlah menunjukkan pukul 09.00 pagi, gadis itu tampak sedang bekerja melayani pembeli di kantin itu. Meski pekerjaan Andira hanya seperti itu, tetapi Andira sangat senang dan menyukai pekerjaannya. Bahkan bukan hanya 1-2 orang saja yang menyukai sosok Andira yang baik dan ramah. Namun hampir seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan itu menjadi terhipnotis oleh paras cantik Andira.

"Andira, tolong kamu belanja ini semua ya.. Karena bahan-bahan di sini hampir habis untuk masak," ujar Bu Agel sembari menyodorkan kertas yang berisi catatan belanja yang harus dibeli.

"Hmm? Oh.. Oke oke Buk, aku berangkat sekarang nih?" tanya Andira sambil melihat pada catatan itu.

"Iya Dira, kamu bisa pergi sekarang.. Biar Ibu dan Asri yang jaga kantin," jawab Bu Agel.

Setelah mendengar perkataaan Bu Agel, Andira pun langsung pergi ke pasar sesuai yang Bu Agel suruh.

-

Diperjalanan Andira melihat 3 orang laki-laki yang sepertinya sedang memperhatikan Andira. Orang laki-laki itu tak lain adalah Zaki, Vito dan Yudi. Mereka adalah anak buah Ergan yang sempat diminta untuk membawa Andira kehadapan Ergan. 3 pria itu perlahan melangkahkan kakinya ke arah Andira, sementara Andira saat itu merasa perasaannya sudah tidak enak setelah melihat keberadaan 3 orang itu yang mulai mendekatinya.

"Kenapa orang itu datang kemari? Apa dia ada perlu dengan aku?" batin Andira sembari menatap ketiga orang itu.

Tak lama melangkah Vito, Yudi dan Zaki akhirnya telah sampai di hadapan Andira. Hal pertama yang dilakukan adalah memberikan mereka senyuman dan respon dari ketiga orang itu adalah membalas senyuman Andira.

"Apakah kamu bisa ikut kita sekarang?" tanya Vito.

"Kemana? Kalian siapa ya? Ada perlu apa?" tanya Andira gugup.

"Ada teman kami yang yang ingin bertemu dengan kamu, bisa kamu temui sekarang?" ucap Zaki

"Maaf, aku sedang sibuk dan aku banyak urusan. Jika dia mau bertemu aku kenapa dia tak menemui aku langsung? Mengapa aku yang harus menemuinya? Emangnya dia siapa?" ujar Andira.

"Jika kamu tidak menemuinya sekarang, maka kami akan dalam masalah, jadi tolong temui dia sekali saja," ujar Andira.

" Okelah aku akan menemuinya sekarang, kalian ini benar-benar menggangguku," ucap Andira kesal.

Setelah Andira menerima ajakan dari Vino, Andira pun mengikuti mereka meskipun di dalam hatinya merasa ragu ingat Ketiga orang itu. Niat Andira hanya ingin menolong Vino, Yudi dan Zaki agar mereka tak kena masalah jika Andira benar-benar tak menemui seseorang yang mereka maksud.

Perlahan gadis polos itu memasuki mobil yang digunakan ketiga orang itu ketika menemui Andira, sepanjang perjalanan semuanya diam dan tak ada yang memulai pembicaraan terlebih dahulu. Andira mulai mengarahkan pandangannya pada spion dan kemudian ia alihkan kembali ke arah jendela untuk melihat jalan apa yang sedang dilalui mereka saat ini.

"Kalau boleh tahu kita mau ke mana? Apa masih jauh tempatnya? Soalnya aku ada pekerjaan lain," ucap Andira.

"Tinggalkan dulu pekerjaan kamu itu nona, ada seseorang yang perlu kamu temui yang lebih penting daripada itu," ucap Zaki meringis.

"Aku benar-benar tak mengerti seseorang yang kalian maksud, siapa seseorang yang kalian maksud itu? Mengapa kalian tidak memberi tahu namanya padaku? Apakah orang itu mengenalku?" tanya Andira dengan segudang pertanyaannya.

"Nanti pasti kamu tahu sendiri seseorang yang akan kamu temui, dan tentu saja orang itu mengenalmu dan kamu juga mengenalnya. Jadi kamu tak perlu khawatir, lagi pula dia bukan orang jahat. Begitu juga dengan kami yang bukan orang jahat," ucap Vito.

"Baiklah, kalau gitu cepatlah kendarai mobilnya agar aku bisa cepat sampai," ujar Andira.

Mendengar itu Vito langsung menaikkan gasnya sesuai yang Andira inginkan, mobil pun melaju ke tempat dimana Ergan saat ini berada. Tak lama mereka menempuh perjalanan, akhirnya mobil mereka berhenti pada suatu tempat yaitu di sebuah rumah kecil yang entah Siapa yang memiliki rumah itu. Itupun turun dari mobilnya begitu juga dengan kedua temannya dan juga Andira. Andira melihat sesuatu di sekelilingnya yang terasa asing.

"Ini kita di mana sih? Kenapa kita bisa sampai sini? Aku rasa ini sudah sangat jauh dari tempat aku bekerja," ucap Andira dengan nada khawatir.

"Kamu tidak perlu khawatir nona, sekarang kamu bisa masuk ke dalam rumah itu," ucap Yudi sembari menunjuk ke sebuah rumah kecil yang tak jauh dari sampingnya.

"Rumah siapa itu? Kalian nggak mau macam-macam kan sama aku?" ucap Andira yang semakin panik.

"Di sana ada seseorang yang harus kamu temui, dia tak akan jahat padamu tapi sepertinya dia akan memberi kejutan untuk kamu. Sedangkan kita bertiga, kita akan menunggu kamu disini hingga semua urusan kamu selesai dengan orang itu," ucap Zaki.

Andira masih merasa tak yakin dengan ucapan ketiga orang yang ada di hadapannya itu, bagaimana tidak? Semuanya berjalan dengan sedikit aneh. Tetapi di sisi lain Andira juga penasaran siapa seseorang yang sangat ingin menemuinya hingga membawa Andira ke tempat seperti ini.

"Tolonglah, aku takut masuk ke dalam sendirian. Bisakah salah satu dari kalian menemani aku untuk masuk ke dalam?" ucap Andira sambil menelan ludahnya.

"Oke baiklah, aku akan mengantarmu masuk ke dalam," ucap Vito.

Vito pun melangkahkan kakinya ke arah rumah itu, disusul oleh Andira yang ada di belakangnya.

Langkah demi langkah ia lewati, sudah berada tepat didepan pintu rumah itu. Vito pun mulai membuka rumah itu dan masuk ke dalam, disusun oleh Andira. Perlahan kakinya melangkah dengan pandangan mata yang melihat di sekelilingnya. Ruangan Itu tampak gelap, dan seperti tak ada orang disana. Perasaan Andira benar-benar sudah tidak baik, begitu juga dengan pikirannya yang mulai negatif thinking.

"Kenapa ruangan ini sangat gelap? Apa kamu coba menipuku dan bermain-main denganku?" Andira dengan menatap Vito dengan sorot mata yang tajam.

"Dengar, aku tak menipumu. Orang itu ada di sini dan sebentar lagi dia akan muncul, bisa aku tinggal sekarang?" ucap Vito.

"Kamu mau keluar? Dan meninggalkan aku di tempat yang gelap seperti ini? Laki-laki macam apa kamu? Mana sosok pria yang kau bilang ingin menemuiku? Jangan mentang-mentang aku perempuan terus kamu pikir aku akan takut padamu? Aku sama sekali tak takut padamu tuan," tandas Andira.

Jika ini bukan perintah dari Ergan, mungkin situ telah menghabisinya saat ini juga.

'Jdor!!'

Suara balon membuat Vito dan Andira terkejut, suara balon itu bersamaan dengan nyalanya lampu.

Ternyata di ruangan yang gelap itu tidaklah semenakutkan yang Andira kira, setelah Andira mengarahkan matanya ke sekeliling ruangan itu Ia mendapatkan Ergan, dengan senyuman menyeringai Ergan menghampiri Andira. Sementara itu ia meninggalkan ruangan itu begitu saja.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BIDADARI
8.1
Sebagai penyintas kanker, Aida Tazkia didera rasa minder akan kondisi fisiknya. Namun, Reiko Byakta Adiwijaya, seorang pewaris takhta konglomerat, justru memilih untuk mempersuntingnya walau kerap melontarkan kalimat merendahkan. Pernikahan dingin tanpa kasih sayang ini rupanya menyimpan misteri besar yang dirahasiakan oleh Reiko. Kini Aida terperangkap dalam tekanan batin keluarga Adiwijaya. Akankah ia berhasil meraih kebahagiaan dan cinta sejati di tengah keraguan atas dirinya?
Sampul Novel Cintamu Dibayar Dengan Surat
8.3
Akibat sebuah insiden fatal, Rio terpaksa menikahi Sintia Wijaya. Tiga tahun pernikahan berjalan tanpa cinta, Rio bahkan memilih menikahi Clara, mantan kekasihnya. Ia sangat membenci Sintia yang dituduh memanfaatkan kekayaannya demi pengobatan sang ibu, hingga tega menolak mengakui Dika sebagai anak kandungnya. Namun, badai besar mulai mengguncang rumah tangga mereka ketika istri kedua Rio datang membawa sebuah surat perjanjian rahasia yang tak terduga.
Sampul Novel Magnet Cinta Sang Penguasa
9.5
Evelyn, desainer berbakat yang terhalang modal, bertemu Alexander di pameran New York. Miliarder ambisius ini menawarkan bantuan karier untuknya. Di balik sikap kakunya, sifat humoris dan penyayang Alexander sukses memikat hati Evelyn. Namun, saat asmara mereka mulai tumbuh, perbedaan status sosial serta kecemburuan dari pihak luar hadir mengancam. Kini, keduanya harus bersatu dan berjuang keras demi mempertahankan hubungan mereka dari berbagai rintangan yang menghadang.
Sampul Novel Malapetaka Cinta Claire
9.6
Mimpi Claire memiliki pernikahan indah sirna saat terjebak dalam siksaan keluarga konglomerat. Setelah dihina dan diceraikan Randi karena dinilai mandul, ia justru menemukan rahasia kelam masa lalu keluarga mereka. Berbekal dendam mendalam, Claire nekat merombak total fisik serta identitasnya untuk membalas rasa sakit hati tersebut. Mampukah ia menuntaskan misi balas dendamnya terhadap mantan suaminya?
Sampul Novel Menikah dengan CEO Dingin
9.7
Demi melunasi utang sang ayah, Jasmine Mariana terpaksa menikahi Kevin Prakarsa, seorang CEO dingin yang tidak memiliki kehangatan. Alih-alih menjadi solusi, pernikahan ini justru menyeret Jasmine ke dalam badai masalah baru. Ia tidak hanya harus menghadapi dinginnya sikap sang suami, tetapi juga gangguan dari mantan istri Kevin serta berbagai konflik tak terduga. Perjuangan berat Jasmine baru saja dimulai. Sanggupkah ia bertahan dalam ikatan pernikahan tanpa cinta ini?
Sampul Novel Miss Black Puteri CEO Yang Terbuang
9.4
Rose hidup menderita sebagai anak yatim piatu sebelum Denzel mengungkap bahwa ia adalah putri kandung dari CEO Louis Brown. Untuk melindungi dirinya, Rose menyamar sebagai mahasiswi berprestasi bernama Rose Carter, yang diam-diam merupakan violinis misterius, Miss Black. Ketegangan memuncak saat putra angkat ayahnya, Luke, memaksanya menikah demi menguasai harta. Di tengah ancaman maut dari Peter dan Hendrick, kebencian Rose dan Luke berubah jadi cinta. Rose kini harus melawan pengkhianatan demi hidup bahagia bersama Luke.