APKDock Logo
Sampul Novel Modal Dusta

Modal Dusta

9.4 / 10.0
Kecewa karena diabaikan dan diperlakukan kasar oleh suaminya yang tidak memberi nafkah, seorang istri merasa hampa. Di tengah kesedihan, ia dikenalkan pada pria tampan oleh temannya. Hubungan biasa itu berubah menjadi pelarian emosional saat sang pria tulus mendengar keluh kesahnya. Lewat pesan yang intens, benih cinta tumbuh. Kini ia terjebak romansa terlarang dengan pria yang jauh lebih muda. Akankah hubungan penuh kebohongan ini bertahan?

Modal Dusta Bab 1

Bab 1.

Jangan pernah berpikir kalau wanita baik-baik itu tak mungkin selingkuh. Aku tak tahu lagi cara membalas sakit hati pada Mas Haris. Dia makin berubah. Lebih memikirkan diri sendiri daripada kepentingan keluarga.

"Kamu dari mana, kenapa baru pulang jam segini?" tanya Mas Haris.

"Loh, kok kamu sudah pulang, Mas, katanya lembur di tempat jaga?" aku balik tanya.

"Aku gak jadi menggantikan teman, dia  gak jadi off," jawabnya ketus.

"Kata mereka kamu pergi ke rumah teman, ada urusan apa?" tanya Mas Haris sambil menunjuk anakku Raka dan Radit.

"Aku ngantar barang ke rumah si Rani. Dia janji mau ambil ke rumah tapi udah tiga hari gak datang juga," jelasku.

"Bulan depan aku gak bisa kasi kamu uang karena mau bayar cicilan motor sekalian servis juga," ucapnya ketus.

"Apahh, gila kamu, Mas! Mana cukup untung jualan onlineku untuk bayar spp anak yang tiga orang ini!" teriakku.

"Halahh, dikumpulin aja dulu! Masih ada waktu dua minggu lagi," sahutnya santai.

"Enggak bisa, kamu harus kasi seperti biasa!" cecarku.

"Uang dari mana lagi, gajiku aja sudah banyak potongannya karena sakit," jawabnya.

"Mas, untung jualan onlineku gak seberapa! Setiap hari sudah aku pakai untuk jajan sekolah anak dan tambah biaya dapur," jelasku dengan harapan dia mengerti.

"Masak gak cukup sih? Berarti kamu itu yang tak pandai menghemat uang," tuduhnya.

"Uang yang mana mau dihemat, Mas? Kamu kasi uang setiap bulan itu kurang loo untuk bayar spp dan kebutuhan dapur. Makanya aku nyambi berjualan online untuk menutupi kekurangan itu!" ulangku sekali lagi.

"Kalau mau uang banyak, ya cari sendirilah!" jawabnya sambil melengos masuk ke kamar.

Seperti inilah rumah tanggaku sekarang, setiap hari ribut masalah uang. Belum lagi Mas Haris yang cemburu melihat aku pegang ponsel. Dia mengira aku sedang chatingan dengan lelaki.

Sudah jelas aku berjualan online, setiap saat pasti mengecek isi ponsel, siapa tahu ada teman yang membeli jualanku, mulai dari baju gamis, hijab, kosmetik dan barang lainnya yang aku posting.

*****

Perkenalkan namaku Nikita, seorang Ibu rumah tangga dengan tiga orang anak. Terdiri dari satu orang wanita dan dua orang lelaki. Aku nyambi berjualan online mulai dari baju gamis, hijab, sepatu, tas serta kosmetik. Hasilnya lumayan, bisa menutupi kebutuhan sehari-hari.

Sedangkan suamiku, Mas Haris seorang sekuriti di sebuah pabrik rokok. Penghasilannya yang pas-pasan itu memaksanya mencari pekerjaan sampingan menjadi driver ojol.

Akan tetapi Mas Haris lebih mementingkan kebutuhan dirinya. Penghasilannya habis untuk membayar cicilan motor serta membeli rokok. Belum lagi kebiasaannya yang gemar berjudi memasang angka lewat online.

"Niki, kamu bantu dong untuk bekerja agar kebutuhan kita terpenuhi. Soalnya Mas udah pusing membayar cicilan motor setiap bulan," jelasnya sambil memohon.

"Gaji kamu kan udah naik, Mas, kenapa selalu bilangnya tak cukup?" tanyaku heran.

"Sudahlah jangan atur gaji suami, lebih baik kamu bekerja cari tambahan!" perintahnya.

Untung ada seorang temanku yang bernama Jeni. Ia bersedia meminjamkan modal untuk berjualan online. Setiap hari aku mulai memposting barang dagangan. Hingga tiga bulan lamanya, aku berhasil membayar hutang padanya.

"Jeni, kita ketemuan ditempat biasa ya!" ajakku.

"Tumben, ada hal serius ya?" tanya Jeni heran.

"Udah, gak usah banyak tanya, setengah jam lagi aku sampai di sana," jawabku.

Kami sering bertemu di cafe dekat rumahku. Kalau sudah bertemu dengannya, hatiku langsung plong karena hanya dia yang tahu permasalahan rumah tangga yang kualami.

"Jen, aku ngajak kamu ke sini karena ingin bayar hutang!" ucapku sambil menyerahkan uang ke tangannya.

"Wahh, hebat kamu Niki. Baru tiga bulan sudah berhasil punya modal sendiri," puji Jeni sambil mengacungkan jempolnya.

"Alhamdulillah, rejeki anak-anak. Oh iya, aku mau tanya sesuatu ke kamu," ucapku ragu.

"Tanya apaan, tampaknya serius banget nih," ejeknya.

"Itu di postingan kamu ada seorang cowok yang dikelilingi banyak wanita termasuk kamu, famous banget kelihatannya ya?" selidikku.

"Ohh, itu namanya si Wira, bekerja di kantor depelover perumahan," jawabnya santai.

"Itu teman sekolah kamu, ya?" tanyaku lagi.

"Ha-haa bukann, dia itu keponakan suamiku," jelas si Jeni.

"Oalahh, berarti brownis dongg!" celetukku.

"Apaan brownis tuh?" tanya Jeni sambil mengerutkan dahinya.

"Artinya berondong maniss," jelasku sambil senyum sendiri.

"Kenapa Niki, kamu naksir, ya?" bisik Jeni.

"Hmm, enggak sih, hanya penasaran aja karena di kelilingi banyak wanita," jawabku malu-malu.

"Keponakanku itu memang famous banget, seperti  berkharisma gitu hingga banyak cewek belia hingga tante-tante yang jatuh cinta melihat  penampilannya yang cool itu," ucap Jeni sambil tepuk jidat.

"Orangnya sombong gak?" tanyaku penasaran.

"Ya enggaklah, dia orangnya ramah kok, justru agak pendiam. Nah, itu yang buat banyak wanita penasaran," kata Jeni.

"Aku konfirmasi medsosnya, yaa," ucapku.

"Yee, kamu naksir nih sama diaa?" ledek Jeni.

"Hmm, mau temanan aja kok," sahutku.

"Aku sarankan hati-hati, buat jadi penyegaran aja jangan ditanggapi serius omongan si Wira. Entar kamu jatuh cinta dibuatnya," kata Jeni.

"Ahh, kamu ada-ada aja deh! Masak aku jatuh cinta sama berondong sih," jawabku sambil terkekeh.

*****

Derrtt, derrtt.

Ada notifikasi masuk ke ponselku. Begitu ku usap layarnya ternyata pertemananku di konfirmasi oleh keponakan Jeni. Mulailah aku berselancar di medsosnya. Hmm, ternyata statusnya masih single alias jomblo.

Eeh, apa beneran jomblo, rasanya gak mungkin deh? Kemarin aja masih di kelilingi banyak wanita cantik dan seksi, gumamku. Ahh, masa bodoh ajalah, bukan mau macam-macam kok.

'Hay, salam kenal ya," tulisku di pesan singkat lewat aplikasi berwarna biru.

"Siapa ini?" balasnya.

"Aku, Nikita," jawabku.

"Oh iya, salam kenal juga," sahutnya.

"Maaf mau tanya, kamu Wira, keponakannya Jeni, ya?" tanyaku berbasa-basi.

"Eeh, kok tahu ya?" balasnya.

"He-hee, aku sohibnya si Jeni," jawabku.

"Kalau boleh tahu Kakak tinggal di daerah mana?" tanyanya sopan.

Aku menyebutkan alamat tempat tinggalku dan ternyata rumah kami jaraknya hanya setengah jam saja. Dari sinilah cerita kami terus berlanjut.

"Kapan-kapan boleh dong bertemu langsung," pintanya.

"Boleh sihh, tapi sekalian ajak Jeni," jawabku.

"Hmm, pantasan lihat profil wajahnya seperti gak asing, ternyata sohibnya Tante Jeni," celetuknya.

"He-hee, iyaa," ucapku semangat.

"Oh iya, biar lebih akrab, boleh gak minta nomor teleponnya?" pinta Wira.

"Nanti deh aku kasi, sementara komunikasi lewat aplikasi ini aja," tolakku secara halus.

Chatingan kami terhenti, aku lanjut scroll medsosnya. Ingin tahu beneran jomblo atau hanya status aja. Hingga habis kulihat foto di berandanya memang gak ada foto Wira tengah berduaan dengan wanita. Hanya ada foto kebersamaannya dengan banyak wanita.

Hmm, aku jadi penasaran ingin mengenal dia lebih dalam. Kebetulan Wira masih online, aku berikan jempol disetiap postingannya.

"Kakak cantik deh, gak kelihatan kalau usianya seumuran Tanteku." Tiba-tiba Wira mengirim pesan seperti itu.

"He-hee, itu hanya kelihatan dari casingnya aja," balasku.

Sedang asiik berbalas pesan, aku dikagetkan oleh suara bentakan dari balik pintu kamar.

"Niki, kamu chatingan dengan siapa, ngapain senyum-senyum sendiri?" suara Mas Haris membuat ponselku hampir terlompat dari genggaman tangan.

Bersambung

Lanjut Membaca

Daftar Isi Modal Dusta

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Bayiku dibunuh Pelakor, Suamiku Tak Peduli
8.9
Setelah didorong dari tangga oleh Mariana, cinta pertama suaminya, sang istri kehilangan bayinya dan sekarat di rumah sakit Grup Dariawan. Putranya yang masih kecil memohon pertolongan pada ayahnya, Ridwan. Namun, sang suami justru menuduh istrinya berpura-pura demi mencari perhatian. Ridwan bahkan melarang dokter memberikan perawatan medis dan mengusir anaknya sendiri demi melindungi Mariana. Akhir tragis menjemput ibu dan anak ini, meninggalkan jasad dingin yang takkan pernah kembali.
Sampul Novel Musuh Bebuyutanku yang Berdarah Dingin Tiba-tiba Terobsesi Denganku
9.4
Tujuh tahun kebersamaan Daniela sirna seketika saat ia memergoki perselingkuhan Yosua menjelang pernikahan mereka. Di hari sakral tersebut, Daniela mantap membatalkan pernikahan dan membuang cincinnya. Saat keluarga Clark menghina tindakannya, tiga kakak laki-laki Daniela dari keluarga Stewart hadir membela. Mereka bertekad meruntuhkan dinasti Clark demi adik mereka. Di tengah kekacauan itu, Daniela justru menemukan dekapan hangat dari pria tak terduga yang mengajaknya pulang.
Sampul Novel Guruku Adalah Istriku
8.6
Nasib seorang siswa berubah drastis setelah terpaksa menikahi gurunya sendiri akibat perjodohan orang tua mereka. Kini, keduanya harus berjuang keras membagi peran secara profesional di sekolah dan sebagai suami istri di rumah. Menjaga rahasia besar ini dari kepungan teman sekelas serta rekan kerja bukanlah hal mudah. Akankah mereka berhasil menyembunyikannya? Simak lika-liku perjalanan cinta tak biasa ini dari awal hingga akhir.
Sampul Novel Hello, My Husband
8.6
Mahligai rumah tangga yang dibangun demi kewajiban kini retak. Sang istri memohon agar suaminya tak lagi menunjukkan perhatian semu yang kerap memicu harapan kosong. Namun, permintaan itu justru memicu perselisihan dingin di antara mereka. Keheningan mencekam pun tercipta saat sang suami pergi tanpa memberi kejelasan tentang perceraian. Meninggalkan sang istri dalam kebimbangan, ia kini bertanya-tanya apakah perpisahan ini batas akhir ataukah awal dari derita baru.
Sampul Novel MAIN HATI
9.0
Kisah cinta Lila dan Dev kini terjebak dalam pusaran konflik batin yang semakin rumit. Hubungan mereka dihadapkan pada dilema besar karena keduanya kesulitan menyelaraskan perasaan dengan kenyataan hidup yang harus dihadapi. Di tengah keraguan yang terus menyiksa, mereka dipaksa mencari jawaban atas kelanjutan hubungan ini. Apakah perjuangan cinta mereka akan membuahkan kebahagiaan bersama, atau justru berujung pada perpisahan yang meninggalkan luka mendalam?
Sampul Novel Oh My CEO
8.1
Menginginkan anak tanpa ikatan pernikahan, Restu Kanaya Putri nekat meminta atasannya untuk menghamilinya. Pria itu adalah Alvian Saga Majendra, sang bos berwajah pucat yang juga sahabat dekatnya. Reres pun merencanakan perjalanan ke Bali demi menghabiskan tujuh malam penuh gairah bersama Saga. Akankah misi rahasia pengasuh pribadi ini berjalan mulus? Bagaimana kelanjutan hubungan profesional dan persahabatan mereka setelah malam-malam panas itu berakhir?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan