APKDock Logo
Sampul Novel Misteri Reagan Harvest

Misteri Reagan Harvest

9.0 / 10.0
Clare Stewart, mahasiswi pintar yang terbelenggu perjodohan sejak kecil, awalnya enggan peduli pada calon suaminya. Namun, hatinya goyah setelah jatuh cinta kepada Reagan Harvest, senior kampus yang ternyata putra kaya raya dari sahabat ayahnya. Di tengah cinta yang membara, Clare terjebak dilema antara takdir keluarga atau perasaannya. Reagan pun memohon agar hubungan mereka tetap bertahan sebelum pernikahan paksa itu tiba. Akankah Clare memilih cintanya?

Misteri Reagan Harvest Bab 1

Dean dan Kensky sedang duduk di ruang tamu sambil menunggu anak semata wayang mereka pulang. Setelah melahirkan putri pertama yang bernama Clare Agatha Stewart delapan belas tahun yang lalu, Kensky divonis mengidap penyakit yang apabila disembuhkan sudah tidak bisa hamil lagi. Hal itu menyebabkan Kensky frustasi. Tapi berkat dorongan dan semangat yang diberikan sang suami dan anak semata wayangnya, Kensky bisa melewati masa-masa itu dan menjalani hidup sebaik mungkin. Ia bahkan menganggap hal itu tidak pernah terjadi dan merasa bahwa dirinya memang tidak ingin menambah anak dengan alasan tidak ingin cintanya kepada Clare terbagi. Dan sekarang dengan wajah penuh ketegangan ia dan suaminya sedang membicarakan soal masa depan sang anak.

"Kau yakin dia mau menerima keputusan ini?" tanya Kensky kepada Dean.

Dean yang duduk di sampingnya langsung tersenyum sambil menggenggam tangan istri tercintanya. "Usia Clare sudah delapan belas tahun dan sebentar lagi dia akan duduk di bangku Universitas. Jadi, sudah saatnya dia tahu soal ini. Aku takut kalau kita menunda untuk memberitahukannya, yang ada dia akan jatuh cinta kepada pria lain."

"Selamat malam," sapa Clare dari arah depan. Ia segera menghampiri kedua orangtuanya kemudian mencium mereka secara bergantian. Gadis yang rambut panjangnya berwarna cokelat kehijauan itu mengambil posisi di samping Kensky. Sambil memeluk sang ibu ia berkata, "Mami dan Papi kenapa belum tidur, ini kan sudah larut?"

Kensky hanya tersenyum sayang sambil mengusap belakang kepala Clare saat gadis itu memeluknya.

Dean berkomentar. "Ada hal penting yang ingin kami sampaikan, itu sebabnya kami belum tidur dan menunggumu pulang."

Saat itulah Clare bangkit dari tubuh Kensky dan memasang wajah datar. "Hal apa itu, Pi?"

Dean dan Kensky saling menatap sesaat sebelum akhirnya kembali menatap Clare.

"Maafkan kami jika hal ini membuatmu terkejut. Tapi percayalah, rencana ini sudah kami siapkan jauh sebelum mami dan papi menikah," kata Dean.

Clare semakin bingung. Ia menatap kedua orangtuanya secara bergantian dengan mata abu-abunya yang diwariskan oleh sang ayah.

"Setelah mendengar ini papi harap kau tidak keberatan atau pun menolaknya, Clare."

Kensky hanya tersenyum. Sedangkan Clare yang semakin penasaran terus mengerutkan alis untuk menunggu penjelasan.

"Kami telah menjodohkanmu dengan seseorang," kata Dean.

Clare terkejut. "Dijodohkan? Oh, Papi ... kenapa harus dijodohkan? Memangnya Papi pikir tidak akan ada laki-laki yang mau kepadaku, hah? Anakmu ini cantik, Pi. Tidak perlu dijodohkan pun aku pasti akan laku. Lihat, wajahku perpaduan antara kalian berdua. Rambutku indah seperti rambut Mami, mataku juga indah seperti mata Papi. Apa yang kurang, hah? Tubuhku tinggi seperti Papi dan seksi seperti Mami."

Kensky tertawa dan berkomentar. "Bukan begitu, Sayang. Kamu jangan salah paham, ya? Kami menjodohkanmu dengannya bukan berarti menganggap dirimu tidak akan laku. Perjodohan ini sudah terjadi sejak pesta pernikahan kami berlangsung, dan jauh sebelum kau hadir di perut mami."

Mulut Clare terbuka lebar mendengarnya. Sedangkan Dean yang melihat ekspresinya pun ikut tertawa.

Kensky menjelaskan. "Saat pesta pernikahan kami di adakan, teman papi itu datang bersama anaknya yang masih sangat kecil. Usia kalian hanya selisih satu tahun, dan mami sendiri yang langsung memutuskan untuk menjodohkan anak itu dengan anak kami jika nanti mami melahirkan anak perempuan."

Clare nyaris tertawa. "Untung Tuhan mendengarkan doa Mami. Coba kalau tidak, pasti anak Mami dan Papi laki-laki dan perjodohan itu tidak akan terjadi."

Kensky tersenyum sambil melirik suaminya yang juga sedang tersenyum. "Anak itu sangat tampan, Sayang. Dia anak pengusaha kaya, sama seperti papi. Hanya saja sekarang ini mereka ada di Amerika."

Clare terdiam sesaat sebelum akhirnya berkata. "Aku percaya kepada kalian. Apa yang sudah kalian putuskan itu berarti hal yang terbaik buatku. Jika menurut Mami dan Papi laki-laki itu yang terbaik buatku, aku akan menerima perjodohan ini."

Kensky dan Dean terkejut dan bahagia. Saking bahagia mereka saling bertatap dengan senyum yang sangat lebar.

"Tapi dengan satu syarat," balas Clare cepat.

Ekspresi Dean dan Kensky langsung berubah.

"Kau ingin bernegosiasi dengan papi?" tanya Dean.

Clare tertawa. Ia merasa lucu saat melihat ekspresi di wajah kedua orangtuanya yang kini berubah kusut. "Bukan, Papi. Kalau pun aku ingin bernegosiasi, yang ada aku akan kalah dari Papi."

Dean tersenyum. "Kalau begitu apa? Katakan, apa syaratnya?"

Clare menatap wajah Dean dan Kensky secara bergantian. "Aku mau dijodohkan dengannya, tapi aku ingin bertemu dengannya setelah lulus kuliah. Aku tidak ingin melihatnya sekarang, karena aku tidak ingin hal itu akan mengganggu pikiran dan sekolahku."

Kensky meledek. "Anak mami takut jatuh cinta, ya?"

Wajah Clare lagi-lagi memerah. Ia tak sanggup menjawab akibat rasa malu yang ia rasakan.

"Tidak masalah," jawab Dean, "Lagi pula memang itu yang kami inginkan. Papi dan mami sudah membicarakan hal itu dengan keluarganya, bila mana kami akan mempertemukan kalian setelah kau lulus kuliah."

Clare tersenyum sayang. "Aku percaya pada Mami dan Papi, karena kalian adalah orang tua yang paling baik yang pernah kutemui."

Kensky memeluknya. "Kami sangat mencintaimu, Nak. Sebagai orang tua kami ingin yang terbaik untukmu."

"Aku percaya, Mami. Aku percaya," balas Clare.

"Kalau begitu pembicaraan selesai," kata Dean, "Hanya itu yang ingin kami sampaikan kepadamu."

Clare berdiri dan mencium pipi kedua orangtuanya. "Aku juga harus istirahat, besok hari pertama orientasi studi dan pengenalan kampus. Jadi aku tidak boleh terlambat, selamat malam."

"Malam, Sayang," balas Kensky. Ia dan Dean masih di posisi yang sama sambil menatap tubuh Clare ketika gadis itu menaiki tangga, "Oh, Dean, aku senang mendengarnya."

Dean mendekati sang istri lalu memeluknya dengan erat. "Besok aku akan menelepon mereka dan memberitahukan kabar baik ini."

Saat ini keluarga Stewart sudah pindah di Eropa. Karena Mrs. Stewart ingin menghabiskan sisa umur di tanah kelahirannya, mereka memutuskan untuk pindah ke Eropa dan membiarkan perusahan mereka di bawah naungan Eduardus, ayah Kensky. Tapi bukan berarti laki-laki itu bebas dan melakukan apa saja yang ia inginkan, Dean justru menyuruh orang untuk mengawasinya. Saat ini meskipun ada tangan kanan yang menjadi wakil pimpinan di kedua perusahannya, Dean tetap menjadi CEO dan sah menjadi pewaris tunggal Kitten Group se Eropa dan Amerika.

***

Keesokan hari Clare berlari dengan napas terengah-engah di pagi hari. Karena lupa memasang alarm sebelum tidur, ia akhirnya terlambat ke kampus dan orang terakhir yang muncul di saat semua mahasiswa baru sedang menerima penyampaian dari kakak tingkat.

Tanpa rasa bersalah Clare segera bergabung dengan tim-nya. Tapi saat ia hendak menerobos ke dalam cokolan yang sedang berdiri dengan kostum masing-masing, suara laki-laki dengan keras meneriaki Clare.

"Hei, kamu! Siapa yang menyuruhmu berbaris, hah?"

Teriakan laki-laki itu mengundang semua mata untuk menatap gadis cantik bertubuh tinggi yang ada di samping mereka.

Clare terperanjat. Dengan jantung berdetak cepat ia menatap sosok yang berdiri di depan dengan pakaian putih dipadu almamater abu-abu.

"Kemari kau!"

Semua mata mengikuti langkah Clare. Ada yang menatap kasihan, ada juga yang menatap iri karena kecantikannya. Meski memakai kaos kaki dua warna dan rambut diikat dua serta tali yang menjuntai di dada, Clare tetap terlihat cantik dan menarik.

"Siapa yang menyuruhmu masuk ke barisan, hah?" ketus laki-laki yang merupakan wakil panita dari kegiatan tersebut. Ia menatap sosok tinggi di sampingnya, "Ketua, kita apakan gadis ini? Sepertinya dia tidak tahu diri. Sudah terlambat, tapi tidak merasa bersalah."

Wajah Clare pucat. Ia menatap sosok tampan berambut cokelat yang merupakan ketua panita dari kegiatan tersebut.

"Suruh bersihkan toilet saja, Ketua!" kata gadis yang merupakan sekertaris kegiatan. Ia berdiri di samping wakil ketua dan menatap Clare dengan pandangan tidak suka.

Laki-laki yang merupakan ketua itu diam sesaat sambil menatap Clare. "Siapa namamu, Nona?"

Karena nama sekolahnya adalah Agatha, Clare dengan cepat menyebutkan nama itu sambil menatapnya. "Namaku Agatha."

Laki-laki itu mengulurkan tangan. "Kenalkan, namaku Reagan."

Semua mahasiswa senior itu bersorak seakan meledek. Tapi Clare sama sekali tidak membalas uluran tangannya dan tak peduli ledekan mereka.

Bersambung___

Lanjut Membaca

Daftar Isi Misteri Reagan Harvest

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Anak Rahasia Sang Kepala Mafia
8.8
Lima tahun mengabdi sebagai istri tak dianggap bagi pewaris dinasti mafia Dario Mahardika, wanita ini akhirnya memilih pergi. Meninggalkan mimpi senimannya demi pria yang selalu mengutamakan Arisa, ia melangkah pergi membawa surat cerai bertandatangan dan janin berusia tiga bulan. Kini, setelah sang mantan suami menyadari kehilangan besar ini dan mengerahkan seluruh kekuasaannya untuk mencari keberadaannya, ia telah bertransformasi menjadi ibu sekaligus pejuang tangguh yang tidak akan mudah menyerahkan kembali kehidupannya yang sempat hancur.
Sampul Novel Begitu Reinkarnasi, Kutukar Kondom Suamiku
8.7
Setelah hancur akibat fitnah kejam sahabatnya yang mengaku dihamili oleh suaminya di kehidupan lalu, sang protagonis kembali ke masa lalu tepat di hari sahabatnya menumpang tinggal. Di kehidupan sebelumnya, tuduhan palsu dan bukti DNA rekayasa menjatuhkannya ke dalam penjara serta denda puluhan miliar. Kini, berbekal ingatan masa lalu, ia merancang pembalasan cerdik dengan menukar kondom suaminya dengan milik mertua sang sahabat, siap membongkar kedok dan menghancurkan konspirasi jahat mereka.
Sampul Novel Bertemu Karena Jodoh
8.2
Kehidupan mewah Nasyira sebagai anak konglomerat seketika sirna saat keluarganya jatuh miskin. Sang papa mengalami kebangkrutan total akibat dikhianati secara kejam oleh adik kandungnya sendiri. Kini, Nasyira harus menerima kenyataan pahit bahwa sosok terdekat dalam keluarganyalah yang telah menghancurkan seluruh harta dan kejayaan mereka tanpa sisa.
Sampul Novel Di Atas Ranjang Om Rudy
8.4
Diusir mertua pasca suaminya wafat membuat Liany nyaris menggelandang, sebelum Myla menyelamatkannya untuk tinggal bersama. Di rumah itu, ada Rudy Hermawan yang kesepian karena Katrin, sang istri, gila kerja. Konflik kian rumit saat Liany melahirkan dan Satria tiba-tiba muncul. Pria misterius selingkuhan Katrin tersebut bertekad menghalangi Liany demi menjaga keutuhan rumah tangga kerabatnya.
Sampul Novel HOLD ME
9.6
Alice, gadis berprestasi usia 18 tahun, harus mengubur mimpinya jadi desainer setelah orang tuanya meninggal. Hidupnya kian hancur saat Martin, sang kakak, tega menjual dirinya kepada miliarder muda berkuasa di Jakarta, Devan Adipati Gumilang. Terjebak sebagai pemuas nafsu pria tampan yang berhati kejam itu, Alice kini diperlakukan layaknya mainan belaka. Sanggupkah ia melepaskan diri dari jeratan Devan yang begitu dominan dan menyelamatkan masa depannya?
Sampul Novel Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker
7.9
Saat ibu mertuanya didiagnosis kanker rahim dan memaksa tinggal bersama, sang protagonis dihadapkan pada tuntutan sepihak dari keluarganya. Suami yang egois mengabaikan luka masa lalu pasca melahirkan, sementara putra yang dibesarkannya dengan kasih sayang justru memihak sang nenek. Menolak ditekan atas nama kewajiban moral, ia memutuskan mundur dan membiarkan suami serta anaknya mengurus semuanya sendiri. Kisah rumah tangga modern yang penuh konflik emosional.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan