APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Miss Primadona

Miss Primadona

Tisa selalu memanfaatkan kecantikannya demi memikat lelaki berharta demi hidup mewah. Sialnya, daya tarik fisik serta sikap materialistis itu sama sekali tak berguna saat badai masalah bertubi-tubi menghantam hidupnya. Di tengah himpitan kehancuran dan realitas yang menyakitkan, ia kini berada di persimpangan jalan krusial. Apakah cobaan berat ini akan menuntunnya menuju pertobatan, atau justru menyeretnya kian dalam ke jurang kehancuran?
Bab
Bagikan

Bab 1

Malam itu berbeda dengan malam yang lainnya. Ya, Tisa dan Egi berkencan di sebuah restoran termahal. Dengan nuansa yang sangat romantis mereka menghabiskan malam mereka di sana.

"Kamu mau pesan apa, Sayang?" tanya Egi sambil meyodorkan menu ke Tisa.

"Aku mau steak dan minum orange juice," ucap Tisa.

Egi mengangguk lalu memanggil seorang pelayan restoran dan pelayan restoran itu segera datang.

"Mau pesan apa, Mas?" tanya pelayan perempuan memakai baju hitam dengan rambut dikuncir satu.

"Steak dua sama orange juice dua."

Pelayan itu mengangguk dan beberapa saat kembali dengan pesanan mereka. Ia meletakkannya di meja lalu beranjak dari meja itu.

Akhirnya Egi dan Tisa melahap makanan mereka. Sesaat kemudian mereka selesai dan pulang dengan mobil. Di tengah perjalanan, Egi meminggirkan mobilnya membuat Tisa bertanya-tanya.

"Kok mobilnya berhenti, Sayang?" tanya Tisa mengerutkan keningnya. Egi hanya terdiam dan menyodorkan sebuah tas belanja.

"Ini buat kamu." Tisa terbelalak kaget dan langsung menerima pemberian Egi.

"Ya ampun, Sayang. Pasti ini mahal." Ternyata Egi membelikan Tisa sebuah gaun mahal. Gadis itu sangat senang karena Egi membelikannya barang mahal.

"Nggak mahal kalau buat kamu."

Tisa menyenderkan bahunya di badan Egi dan cowok itu membelai rambut Tisa.

Setelah beberapa saat, Egi melanjutkan perjalanannya untuk mengantar Tisa ke rumahnya.

"Makasih buat malam ini, Sayang. Kamu cinta kan sama aku?" tanya Tisa sebelum keluar dari mobil Egi saat sudah sampai di depan rumahnya.

Egi hanya mengangguk, "pasti.

"Kalau gitu, kamu mau kan membelikan apa yang aku inginkan?" tanya Tisa lagi. Ia paham betul kalau Egi benar-benar sudah jatuh kepelukannya dan pasti akan menuruti apa yang ia mau.

"Iya, Sayang. Pasti. Aku janji. Aku pulang dulu." Egi menutup kaca mobilnya dan melanjutkan perjalanannya.

Dari kejauhan Tisa menatap mobil Egi yang sudah tak terlihat. Ia bergumam dalam hatinya, akhirnya ia bisa menemukan sosok laki-laki kaya yang mau membelikannya barang-barang mahal.

Kevin melangkahkah ke kelas Zara untuk menemui kekasihnya itu. Sesampainya di sana, tak ada sosok Zara, yang ada hanya Tisa dengan beberapa temannya yang lain. Tisa yang mengetahui Kevin langsung menghampirinya.

“Nyari Zara, ya?”

Entah kenapa akal bulus Tisa muncul, memang sikap buruknya selalu iri dengan kebahagiaan orang lain. Ya, tanpa Zara sadari selama ini dia salah memilih teman. Kelihatannya Tisa baik, padahal sebaliknya, dia selalu punya seribu cara untuk menghancurkan kebahagiaan orang lain.

Kevin mengangguk. “Iya, kamu tahu Zara di mana?”

“Belum berangkat. Kamu udah jadian sama Zara?” tanya Tisa menyelidik.

“Kenapa?”

“Nggak apa, sih. Hati-hati aja kalau kamu jadi bahan pelampiasannya Zara,” celetuk Tisa bermaksud jahat dan berusaha menghancurkan hubungan keduanya.

“Maksud kamu apa bilang kayak gitu?” Kevin tak tahu arah pembicaraan Tisa yang menurutnya nyeleneh.

“Kamu nggak paham maksudku?”

Kevin menggeleng.

“Aku jelasin ya, aku tahu dari dulu Zara suka sama Ian, dan sayangnya Ian memilih aku, tapi udah putus. Kemungkinan besar Zara sakit hati, dan melampiaskan sakit hatinya sama kamu, terus dia mau jadian sama kamu. Kasihan, ya!” Tisa tertawa sambil menepuk bahu Kevin. Ucapan Tisa barusan membuat Kevin sedikit emosi. Sebenarnya Kevin juga sudah tahu kalau Zara memang suka dengan Ian yang dimaksud Tisa, tetapi Kevin mencoba tak memedulikan perkataan Tisa. Dia paham tipe perempuan apa Tisa ini, perempuan yang mudah mengobral cinta pada laki-laki. Benar saja, belum lama putus dengan Ian, dia sudah berpacaran dengan Egi, Kevin tahu karena Egi adalah teman satu kelasnya.

“Udah ngomongnya? Aku nggak peduli! Aku yakin Zara bisa nerima aku suatu saat nanti!” ucap Kevin dengan rasa percaya diri. Apapun akan dilakukannya demi mendapatkan cinta Zara.

“Terserah, jangan terlalu percaya diri, nanti kecewa.” Tisa mengibaskan tangan dihadapan muka Kevin. Enggan menanggapi, Kevin memilih pergi meninggalkan Tisa dengan perkataannya yang julid.

***

“Tadi pagi aku nyariin kamu.” Kevin menghampiri Zara di kelasnya saat istirahat tiba.

“Maaf tadi aku belum datang, Vin,” jawab Zara.

“Aku boleh nanya sesuatu?” tanya Kevin, serius.

“Silakan.”

“Kamu masih suka sama Ian?”

Perkataan Kevin membuat Zara bingung apa yang harus dijawab. Di lain sisi, jujur dia masih sedikit menyimpan rasa pada Ian, di lain sisi kalau dia menjawab jujur akan menyakiti perasaan Kevin.

Zara hanya menggeleng tanpa mengucapkan sepatah kata apapun. Kevin mengerti dan mengajak kekasihnya itu pergi ke kantin yang tak jauh dari kelas.

“Kamu mau pesan apa?” tanya Kevin sesampainya di kantin.

“Es jeruk aja, Vin.”

Kevin beranjak untuk memesan dan beberapa saat dia kembali membawa psanan mereka, lalu duduk dihadapan Zara sambil meletakkan minuman pesanan Zara.

Zara hanya terdiam, dia tak tahu harus mulai mengobrol apa dengan Kevin padahal cowok itu adalah pacarnya, tetapi rasa canggung masih menyelimutinya.

“Aku bawa sesuatu buat kamu, Ra.” Kevin mengambil sesuatu dari balik badannya dan menyodorkan sebuah cokelat pada Zara.

Zara langsung menerimanya. “Sejak kapan kamu bawa cokelat?”

“Itu sulapan,” Kevin menjawab pertanyaan gadis itu dengan bercanda.

Zara yang mendengar jawaban Kevin hanya menggeleng dan dalam hatinya tertawa. Kevin ternyata bukan laki-laki yang terlalu buruk untuk dijadikan kekasih, dia baik dan perhatian, selain itu penyabar.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Apa Kamu Kurang Istri?
8.0
Dua minggu sebelum hari bahagia, Felix Darmaji kembali menunda pernikahan demi membantu pameran lukisan Shifa Adnan. Ini menjadi penundaan ketiga kalinya setelah sebelumnya Felix mengabaikan komitmen demi merawat Shifa di luar negeri dan menemaninya ke gunung terpencil. Muak dengan prioritas Felix yang keliru, sang protagonis memutuskan menghubungi Callen Harlan, teman masa kecil sekaligus putra mahkota konglomerat properti terbesar. Sebuah tawaran pernikahan diajukan. Saat hari yang dijanjikan tiba, Felix hanya bisa terpaku menatap siaran langsung pernikahan megah Callen dengan mata memerah penuh penyesalan.
Sampul Novel Cinta yang Hilang
7.9
Seorang orang tua tunggal yang terluka oleh masa lalu mendadak menemukan harapan cinta baru dari sebuah pertemuan tidak sengaja. Sesaat setelah merasakan kebahagiaan, dunianya runtuh akibat kesalahan fatal yang ia perbuat sendiri. Kasih sayang yang mulai tumbuh kini lenyap tak bersisa, menyeretnya kembali ke dalam penyesalan mendalam. Kini, ia harus berjuang menghadapi kenyataan pahit bahwa sosok yang dicintainya telah pergi menjauh.
Sampul Novel Istri Kedua Sang Billionaire
8.7
Kehidupan sederhana Hana mendadak berubah drastis setelah ia terbangun di sebelah pria asing. Saat kesadarannya kembali utuh, kebingungan besar langsung melandanya karena ia sangat yakin belum pernah menikah dengan siapa pun. Hana pun terus mempertanyakan bagaimana sosok tak dikenal itu bisa tidur di ranjangnya. Kini, sebuah misteri besar mulai membayangi dan mengusik hari-hari tenang yang biasa ia jalani.
Sampul Novel Cinta di Atas Es: Jangan Tinggalkan Aku, Pembohongku yang Menawan
9.0
Nyla merasa tak lagi dihargai oleh Ethan yang dingin dan selalu menuduhnya berdusta. Kecewa dengan sikap tersebut, ia memutuskan untuk pergi menjauh. Namun, langkah Nyla ini justru memicu perubahan drastis pada sikap Ethan. Nyla kemudian menantang pria itu, mempertanyakan mengapa ia menahannya tanpa rasa percaya. Ethan yang dahulunya angkuh kini justru memohon dengan penuh kerendahan hati agar Nyla tetap tinggal, sambil mengakui segala kesalahannya demi memperbaiki hubungan mereka.
Sampul Novel Sandiwara Sonya
8.5
Pasca-skandal narkoba, Sonya Ayudia harus menjaga reputasinya agar kariernya tidak hancur. Namun, akibat mabuk, ia keliru masuk ke mobil aktor Erlangga Abimanyu hingga memicu kejaran paparazzi di apartemen Erlangga. Di tengah kepungan wartawan, Sonya nekat keluar bersama Nevan Gentala Mahesa, kakak Erlangga. Demi menyelamatkan nama baiknya dari isu miring, ia pun terpaksa mengumumkan hubungan asmara palsu dengan Nevan ke publik.
Sampul Novel Wanita Pengganti Pemuas Obsesi CEO
9.2
Sejak menyelamatkan seorang anak lelaki di masa kecil, takdirku terikat pada Derrick. Kini, dia tumbuh menjadi CEO dominan yang memaksaku menikah demi kesembuhan nenekku. Karena aku menolak cintanya selama sepuluh tahun, Derrick meluapkan amarahnya dengan mencari wanita pengganti yang mirip denganku untuk dipamerkan. Namun, wanita itu justru menyerang vilaku dengan kejam, menyiksaku hingga sekarat karena mengira aku adalah peniru yang melakukan operasi plastik. Saat Derrick akhirnya datang terlambat, tubuhku sudah hancur di hadapan mereka.