APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Merelakan Suamiku Untuk Adik Tiriku

Merelakan Suamiku Untuk Adik Tiriku

Mayra telah mencintai Gavin selama lima belas tahun, namun di malam sebelum pernikahan mereka, sang tunangan justru menggelar upacara adat dengan adik tirinya, June. Dianggap hanya sebagai selir meski memiliki akta nikah sah, Mayra memilih mundur tanpa keributan. Ia memutuskan menggugurkan kandungannya dan bergabung dengan tim penelitian Antartika yang terisolasi. Meninggalkan surat cerai sebagai hadiah perpisahan, Mayra pergi, membuat Gavin yang dahulu meremehkannya seketika beruban dalam semalam.
Bab
Bagikan

Bab 2

Gavin tampaknya baru mengingat hal itu. Tidak ada suara di ujung telepon untuk sesaat. Dia ingin mengatakan sesuatu, tetapi Harlan tiba-tiba merebut ponselnya.

"Mayra, apa kamu bisa berhenti bertingkah rendahan seperti ini? Kamu pikir semua orang sepertimu yang suka bersaing?"

"Aku sarankan kamu berhenti membuat drama! Kalau sampai mengganggu pekerjaan Kak Gavin, apa kamu bisa tanggung jawab? Berhenti bertingkah bodoh dan membuat orang lain membereskan kekacauanmu!"

Setelah mengatakan itu, Harlan langsung mengakhiri panggilan.

June yang bersandar di pelukan Gavin, tersenyum lembut sambil mengusap kepala Harlan. Setelah itu, dia membujuk dengan suara lembut, "Sudahlah, kalian tahu seperti apa sikap Mayra. Hari ini adalah hari terpenting dalam hidupku. Jangan marah ya? Senyum dong."

Hanya dengan satu kalimat, Harlan langsung luluh.

Mereka semua berjalan dengan riang menuju kamar pengantin.

Saat keramaian menghilang, aku sendirian di bawah gelapnya malam, seperti badut yang tidak dipedulikan siapa pun.

Aku membuka ponsel dan menjadwalkan operasi aborsi, lalu berbalik dan pergi. Kini, aku tidak menginginkan lagi cinta yang telah kunantikan selama 15 tahun.

Saat kembali ke kota, waktu sudah larut malam. Aku memesan hotel, lalu mandi dan tertidur dalam keadaan linglung.

Di tengah malam, aku terbangun oleh dering telepon yang nyaring. Suara pemimpin stasiun TV terdengar panik sekaligus bersemangat. "Mayra! Kudengar desa tempatmu berada mengalami gempa bumi 5.3 SR kemarin! Cepat ambil liputannya!"

Tanpa menunggu jawabanku, dia langsung menutup telepon. Aku merasa semua ini sangat ironis. Jika tahu begini, aku tidak akan datang.

Dengan pasrah, aku bangkit dan membuka layar ponsel. Tanpa sengaja, aku melihat unggahan terbaru June di media sosialnya.

Hanya ada satu foto. Di dalamnya, tangan kecil dan putih milik June digenggam oleh tangan Gavin yang besar dan kekar. Di jari manis mereka, cincin pasangan melingkar sempurna.

Mataku tertuju pada bekas luka samar di punggung tangan Gavin. Hatiku yang sudah mati rasa, masih saja terasa sakit.

Luka itu karena ditusuk pecahan botol bir saat Gavin melindungiku dari ayahku yang mencoba menyerangku. Saat itu, aku berusia 18 tahun. Aku mengira itu adalah bukti bahwa dia peduli padaku, tetapi ternyata semua itu hanya ilusiku.

Perasaan terakhir dalam hatiku telah padam sepenuhnya.

Aku menyalakan laptop, menyelesaikan materi wawancara secepat mungkin, lalu meminta temanku yang seorang pengacara untuk membuatkan surat cerai.

Saat kembali ke desa, tempat itu telah porak-poranda. Aku menekan emosiku, lalu menghubungi tim penyelamat untuk membantu para warga yang terkena dampak bencana.

Entah kenapa, dampak gempa kali ini terasa jauh lebih parah dari perkiraan. Mataku tertuju pada bahan peledak yang digunakan untuk menggali gunung di dekat desa yang baru dibangun. Sebuah firasat buruk muncul dalam hatiku.

Namun, sebelum sempat berpikir lebih jauh, seseorang menendangku dengan keras dari belakang. Aku yang lengah pun terjerembap ke tanah berkerikil yang hancur akibat gempa. Kulit tanganku dan wajahku langsung terkoyak, menimbulkan luka yang perih.

Suara Harlan terdengar dari belakang, penuh amarah. "Mayra! Kamu itu kayak lintah ya? Kamu kemari cuma buat menangkap basah mereka? Kamu sakit jiwa ya?"

Entah sejak kapan, Harlan telah melupakan bagaimana ibu kami dipaksa mati oleh ibu June. Kini, dia hanya menjadi anjing penjaga June. Aku tidak membutuhkan adik seperti ini.

Tanpa berkata apa pun, aku bangkit dan menepuk debu dari bajuku. Dengan ekspresi datar, aku berjalan ke arahnya dan menamparnya dengan keras.

Tamparan itu membuat kepalanya menoleh ke samping. Harlan menatapku dengan terkejut, tidak menyangka aku akan melawan kali ini.

Tanpa memberinya kesempatan berbicara, aku menatapnya dengan jijik dan berkata, "Jangan terlalu percaya diri. Kalau kamu memang begitu menyukai June, silakan menjadi anjingnya."

"Tamparan ini untuk membayar semua yang kamu lakukan. Mulai sekarang, kita nggak ada hubungan lagi."

Mengabaikan tatapannya yang penuh amarah, aku berbalik dan melanjutkan wawancaraku.

Tidak jauh dari sana, Gavin mendekat sambil memeluk June yang wajahnya tampak pucat. Kilatan rasa bersalah melintas di wajahnya. Dia menjelaskan, "Mayra, semalam aku lupa mengucapkan selamat ulang tahun padamu. Setelah penggalian ini selesai, aku akan pulang dan merayakannya bersamamu ...."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BAYANGAN CINTA DI MASA SILAM
9.5
Mobil Alia melaju pelan menyusuri jalan berliku di tengah kebun teh yang membentang luas. Aroma tanah basah dan pucuk daun berpadu embun pagi yang dingin langsung memicu ingatan masa lalunya. Setelah bertahun-tahun hidup di perantauan, barulah kali ini ia kembali ke kampung halaman. Perjalanan pulang tersebut bukan sekadar kepulangan biasa, melainkan sebuah momen untuk kembali berhadapan dengan kenangan lama yang sempat ia tinggalkan dahulu.
Sampul Novel Bodyguard Seksi
9.7
Kehidupan Asalina berubah drastis setelah sebuah insiden tak terduga memaksanya menjadi pengawal pribadi seorang CEO miliarder yang sangat arogan. Terjebak dalam situasi pelik tanpa pilihan lain, ia terpaksa menandatangani kontrak kerja resmi yang mengikat dirinya. Kini, demi memenuhi kewajiban hukum yang telah disepakati, Asalina harus bersabar menghadapi perangai angkuh sang atasan setiap hari dalam pekerjaan barunya yang penuh tantangan.
Sampul Novel Cinta Rahasia Sang Pewaris
9.8
Demi lepas dari jeruji besi, pewaris bebal bernama Ananda Edward menyamar sebagai staf biasa bernama Ananda Iskandar. Sesuai perintah sang ayah, ia wajib mendampingi Erika Adhinata, manajer pintar yang perlahan mengikis kebekuan hatinya. Sayang, romansa Nanda terganjal bayang-bayang masa lalu Erika dengan seorang lelaki hedonis. Sanggupkah Nanda meraih cinta Erika di balik kebohongan identitasnya? Simak liku-liku perjuangan sang pewaris kaya.
Sampul Novel DENDAM CINTA
9.8
Fanila tewas dikhianati kekasihnya saat misi maut. Beruntung, ia bereinkarnasi sebagai Ziana, gadis malang yang dikucilkan keluarganya. Di hidup baru ini, ia bertekad membalas dendam pada sang mantan. Namun, situasi menjadi rumit ketika ia tahu bahwa pria yang paling ia benci itu ternyata adalah kakak kandung dari kekasih barunya sekarang. Ziana pun terjebak dilema besar antara menuntaskan misi balas dendamnya atau melindungi cinta barunya yang tulus.
Sampul Novel My BadBoy
8.6
Adzando Dalwes, murid berandalan rupawan yang mahir bertarung, selalu menutup diri dari cinta akibat trauma masa lalu. Baginya, semua perempuan tidak ada bedanya. Namun, keyakinan itu mulai goyah sejak kedatangan Vania Deltasya, murid baru berdarah campuran Amerika-Indonesia. Kehadiran Vania membawa warna baru yang mengubah dunia Adzando. Akankah si pembuat onar ini benar-benar terpikat, dan sanggupkah Vania menyambut rasa dari cowok yang terkenal tak tersentuh ini?
Sampul Novel Undangan Eksklusif Dari Presdir
8.4
Naura mendapatkan amplop misterius tanpa pengirim dari Sinta, rekannya yang cemas. Khawatir surat itu adalah pemecatan memalukan, Sinta sengaja memberikannya kepada Naura demi menyembunyikan masalah dari orang tuanya. Siapa sangka, isi undangan tersebut justru sangat mengejutkan. Naura ditawari menjadi istri seorang presdir dengan mahar fantastis senilai 100 juta dolar. Kini, ia berada dalam dilema besar untuk mengabaikan tawaran gila itu atau menerimanya.