APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menunggu Perceraian yang Dinantikan

Menunggu Perceraian yang Dinantikan

Keputusan berpisah diambil sang istri setelah Navish, suaminya, lebih memilih mengantar obat flu untuk sang asisten saat dirinya terjebak di lift dalam kondisi klaustrofobia. Menganggap istrinya hanya merajuk karena sebatang kara, Navish menandatangani berkas cerai dengan penuh percaya diri, yakin masa tunggu 30 hari akan membuatnya memohon kembali. Di tengah pamer kemesraan Navish dengan asistennya di media sosial, sang istri justru diam-diam mengemasi barang dan bersiap terbang ke New York.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Ah? Bukannya bos menikah sama Kak Sasa?" bisik salah satu rekan kerja.

"Ssst, pelan-pelan, Kak Sasa masih di sini!" sahut yang lain dengan gugup.

"Sasa, kami cuma bercanda. Jangan terlalu dipikirkan ya," kata salah satu rekan mencoba menenangkanku.

Melihat meja penuh dengan teh susu rasa mangga dan kue cokelat, aku sudah tahu, semuanya untuk Miya. Navish merasa kasihan karena Miya diet dan tidak ingin dia diet terlalu ketat, jadi Navish memutuskan untuk mentraktir seluruh kantor.

Ingin sekali rasanya aku mencicipi simbol cinta mereka ini. Sayangnya, aku alergi mangga dan tidak terlalu suka produk berbahan cokelat.

Dulu, ketika Navish mengejarku, dia juga melakukan hal-hal seperti ini. Dia takut aku terlalu sibuk bekerja hingga lupa makan, dan sering menggunakan alasan "laporan pekerjaan" untuk mengajakku makan bersama.

Saat aku sakit tapi tetap bekerja, dia menyelipkan obat dalam sepotong kue kecil dan mengantarnya ke mejaku, hanya untuk melihat wajahku meringis karena rasa pahitnya.

Saat itu, suasana kantor menjadi ceria karena hubungan kami yang menjadi topik bahasan. Namun, sekarang, semua perhatian dan perhatiannya telah dialihkan ke orang lain.

Aku tidak punya waktu untuk terlalu memikirkannya. Pekerjaanku menumpuk dan sangat rumit. Demi proyek ini, aku sudah beberapa malam lembur. Seperti yang kuduga, malam ini pun aku harus melanjutkanya.

Langit mulai gelap dan aku masih sibuk dengan pekerjaanku. Begitu sibuknya hingga aku tidak sadar ketika Navish tiba di sampingku.

"Sasa, kamu masih lembur?" tanyanya.

Aku menatapnya, tidak tahu apa yang dia inginkan. "Pak Navish, ada yang bisa saya bantu?"

Dia tampak tidak nyaman dengan nada formal yang kugunakan, tapi tetap langsung berkata terus terang, "Gimana kalau proyek ini diberikan ke Miya saja?"

Meskipun aku sudah menduga hal ini, hatiku tetap terasa perih mendengarnya.

"Belakangan ini, Miya banyak menerima gosip yang nggak menyenangkan. Kalau proyek ini dikerjakan atas namanya, kemampuan kerjanya nggak akan lagi dipertanyakan."

Dia tahu betapa keras usahaku untuk mendapatkan proyek ini. Aku bergadang selama beberapa malam, bahkan harus menghabiskan waktu berbicara dan meyakinkan banyak pihak. Namun sekarang, hanya dengan satu kalimat, dia memutuskan memberikannya kepada Miya.

Setiap kata yang keluar dari mulutnya adalah tentang melindungi Miya, takut dia jadi korban gosip. Namun, dia sama sekali tidak memikirkan betapa tidak adilnya ini bagiku. Aku tersenyum tipis, merasa ini benar-benar sebuah ironi.

"Baiklah, kasih saja ke dia. Suruh Miya temui saya besok untuk penyerahan," jawabku tanpa emosi.

Aku sudah memberikan segalanya untuk perusahaan ini. Sudah saatnya aku pergi. Jika Miya mau melanjutkan proyek ini, aku justru merasa lebih bebas.

Navish tampak terkejut dengan persetujuanku yang begitu cepat. Dari sakunya, dia mengeluarkan sebuah kotak perhiasan berisi kalung.

"Bukankah dulu kamu bilang ingin sekali punya kalung dari merk ini? Waktu itu aku salah. Aku tahu gadis suka benda beginian, aku janji akan menebusnya perlahan-lahan."

Itu memang merk kalung yang aku suka. Aku pernah bilang padanya aku ingin membelinya. Namunsekarang, kalung ini sudah kehilangan artinya.

Navish tidak memberikannya saat aku paling menginginkannya. Selain itu, aku tidak suka konsep "menghukum dulu, lalu memberikan hadiah".

Aku menerima kalung itu dengan senyum datar. "Terima kasih."

Setelah aku menyetujui permintaannya, nada bicaranya menjadi jauh lebih lembut. Dia bahkan melepas jaketnya dan menyelimutkannya di bahuku.

"Jangan lawan aku lagi. Waktu itu memang salahku. Gimana kalau kita batalkan permohonan cerai minggu ini? Lagian, bukankah kamu selalu ingin pergi ke Dali? Nanti aku temani kamu ke sana."

Aku diam saja, tidak menanggapinya. Navish tampaknya menganggap diamku sebagai persetujuan. Dia terus berbicara panjang lebar tentang rencana-rencana yang dia pikir akan membuatku terkesan.

Di perjalanan pulang, aku membuka media sosial dan melihat postingan Miya. Di sana, dia memamerkan sebuah kalung dari merk yang sama, dengan kemasan yang sama. Namun, desain kalung Miya jauh lebih indah dan mewah dibandingkan dengan yang dia berikan padaku.

Baru aku sadari, kalung yang dia berikan padaku hanyalah hadiah bonus.

Menggelikan sekali. Dia tahu aku menyukai kalung ini, tapi bahkan untuk memilih sebuah kalung yang istimewa untukku saja dia tidak sudi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO with Pole Dancer
7.9
Hidup yatim piatu Zia Zovanka berubah drastis setelah insiden sepele membuatnya jadi target buruan Sagara Pratama. Amarah pria berkuasa itu berujung pada direnggutnya hal paling berharga milik Zia. Sagara yang biasanya dingin pada wanita justru terus dihantui bayang-bayang Zia setelah kejadian itu. Takdir akhirnya mempertemukan mereka kembali secara tidak sengaja ketika Sagara melihat Zia sedang menari di sebuah klub malam yang biasa ia kunjungi.
Sampul Novel ISTRI ORANG
8.2
Ayana merasa kesepian karena sikap dingin suaminya, Devaro. Di tengah situasi ini, ia terpikat oleh Javier, bosnya yang menawarkan kehangatan baru. Namun, hubungan terlarang mereka sebenarnya adalah siasat balas dendam Javier kepada Devaro. Di luar dugaan, niat jahat itu perlahan luntur oleh cinta tulus yang mulai tumbuh. Kini, mampukah Devaro menerima kenyataan pahit bahwa sang istri telah jatuh ke pelukan pria yang sangat menaruh dendam padanya?
Sampul Novel Menguncimu di Hatiku
8.0
Pernikahan singkat yang dingin sempat menyatukan Lyla dan Yosua karena takdir. Tiga tahun berlalu, Lyla kini kembali sebagai wanita mandiri dari keluarga terpandang, membawa serta anak kembarnya. Saat Yosua berusaha mendekatinya lagi, ia menyadari mantan istrinya telah berubah dan sulit ditaklukkan. Ketika Yosua yang angkuh mencoba memaksakan kehendak dalam sebuah pertemuan, Lyla dengan tegas mengingatkan bahwa hubungan mereka sudah lama usai.
Sampul Novel OH MY EDWARD : ATASANKU GEBETANKU
8.9
CEO sukses Edward Kenneth menutup rapat hatinya akibat trauma masa lalu. Demi mengubah sang cucu, Opa Bram melunasi utang keluarga Zuri Agnesa dengan syarat ia harus memikat Edward. Misi rahasia ini membawa Zuri masuk ke kehidupan Edward hingga pernikahan kontrak pun terjadi. Akankah ketulusan Zuri mampu mencairkan dinginnya hati sang atasan, ataukah rahasia besar di balik pernikahan mereka justru akan menjadi bumerang yang menghancurkan segalanya saat terungkap?
Sampul Novel Perangkap Cinta CEO
7.9
Dulu dirundung karena obesitas di SMA Woodstone Private, Aidan Orlando Caesar menyimpan luka dalam akibat jebakan Malikha Swan, gadis yang disukainya. Dua belas tahun berselang, Aidan kembali sebagai CEO tampan dengan rupa yang tak lagi dikenali. Ia bertekad menuntut balas kepada setiap orang yang pernah menyakitinya, terutama Malikha. Kini, sebuah perangkap asmara mulai ia bentangkan demi menuntaskan dendam masa lalu yang membara.
Sampul Novel Pewaris Dari Rahim Yang Disewa
9.6
Elara kehilangan pekerjaan akibat fitnah keji, padahal ia adalah tulang punggung keluarganya. Di saat terdesak, takdir mempertemukannya dengan Adrian, pewaris kaya yang dituntut segera memiliki anak demi warisan. Demi menghindari perjodohan licik ibu tirinya, Adrian menawarkan kontrak sewa rahim berbayar tinggi kepada Elara. Demi menafkahi keluarga, Elara dihadapkan pada pilihan sulit ini. Seiring berjalannya waktu, hubungan transaksional mereka perlahan menumbuhkan benih cinta yang tak terduga.