APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menjaga Jodoh Orang

Menjaga Jodoh Orang

Lima tahun menjalin hubungan tidak menjamin kesetiaan Terry pada Candice. Setelah menunda pernikahan mereka, Terry justru melamar Vivian dengan alasan memenuhi permintaan terakhir wanita yang sedang sakit itu. Terry sangat yakin Candice yang begitu mencintainya tidak akan pernah pergi. Namun, keyakinan itu runtuh di hari pernikahan Terry dan Vivian. Saat mencoba menyembunyikan pernikahannya, Terry justru mendapati kenyataan pahit bahwa Candice juga melangsungkan pernikahannya sendiri hari itu.
Bab
Bagikan

Bab 6

Melihat ekspresi tegangnya, Candice menarik napas dalam-dalam dan menenangkan diri, lalu berkata, "Nggak ada apa-apa, aku cuma asal bicara. Aku sibuk hari itu."

Dia berbalik hendak pergi dan Terry ingin mengejarnya, tetapi Candice menghentikannya. "Kamu di sini saja temani temanmu berobat. Meninggalkannya sendirian itu nggak baik. Aku bisa pulang sendiri, kamu nggak perlu mengkhawatirkanku."

Terry menoleh melihat Candice pergi, hatinya mendadak terasa sakit.

Melihat Terry yang tampak khawatir pada Candice, Vivian berjongkok sambil mengeluh, "Terry, aku sakit sekali. Seluruh tubuhku sakit. Temani aku pulang, ya?"

Terry yang sedang kesal karena sikap Candice, dengan tegas menepis Vivian. "Tempatkan dirimu dengan benar, jangan lagi memprovokasinya."

Candice kembali ke rumah dan melanjutkan berkemas. Dia merasa tidak bisa tinggal di tempat itu lagi walau sedetik pun.

Untungnya, barang-barangnya tidak terlalu banyak. Dalam waktu singkat, satu koper besar sudah penuh terisi barang-barang miliknya.

Setelah selesai berkemas, dia menuruni tangga sambil membawa kopernya. Di meja ruang tamu, dia melihat buket mawar yang Terry berikan kemarin. Dia menyeringai dingin, mengambil bunga itu, dan membuangnya ke tempat sampah.

Pelayan yang melihat Candice membuang bunga itu bertanya dengan bingung, "Nona, bukankah ini bunga dari Tuan Terry? Kenapa dibuang?"

Candice menjawab tanpa ekspresi, "Barang bekas orang lain, aku jijik."

"Ini bunga segar, kenapa jadi barang bekas?" Pelayan itu tidak paham dan bingung dengan tindakannya.

Candice malas menjelaskan. Dia naik kembali ke atas, mengambil pakaian dan tas yang pernah diberikan Terry, lalu memasukkannya ke dalam kantong besar.

"Buang semuanya."

"Buang?"

Pelayan itu tertegun. "Nona, bukankah dulu Anda sangat menyayangi barang-barang ini? Bahkan Anda nggak tega memakainya karena Tuan Terry yang memberikan."

"Apa omonganku kurang jelas?" Dia juga mengambil perhiasan yang diberikan Terry. "Donasikan saja."

"Ini semua hadiah dari Tuan Terry, nilainya sangat mahal."

"Aku bilang donasikan," jawab Candice tegas.

Candice sudah bicara, jadi pelayan tidak berani membantah. Dia segera membawa barang-barang itu pergi.

Setelah semuanya beres, Candice mengambil ponselnya dan membeli tiket pesawat. Dia memutuskan untuk pulang kampung. Besok dia akan pergi.

Setelah memesan tiket, sebuah pesan masuk ke ponselnya. Itu dari nomor tak dikenal.

Candice membukanya dan melihat sebuah foto yang penuh nuansa menggoda dan vulgar. Foto itu adalah gambar Terry dan Vivian.

[ Candice, kalau kamu bukan orang bodoh, kamu pasti tahu bahwa hubungan aku dan Terry nggak sederhana. Kamu penasaran kenapa kami di rumah sakit, 'kan? Itu karena kami terluka waktu lagi bercumbu di bar.]

[ Lagi pula, aku akan menikah bulan depan dan mempelai pria itu bukan orang lain, melainkan pacarmu sendiri, Terry. Aku adalah cinta pertamanya, orang yang paling dia cintai. Kamu hanyalah pengganti sementara selama lima tahun ini saat dia merasa kesepian. ]

Setiap kata dalam pesan itu penuh dengan nada mengejek.

Melihat foto dan teks tersebut, Candice tetap tidak bisa menahan rasa sakit di hatinya. Bagaimanapun, lima tahun adalah waktu yang panjang. Tidak mungkin tidak ada artinya.

Tangan Candice yang memegang ponsel gemetar, sementara air mata mengalir deras di wajahnya.

Pada saat itu, Terry pulang.

Dia memeluk Candice dari belakang, berbisik pelan, "Candice, kenapa kamu nangis lagi? Aku sudah pulang. Aku dan dia benar-benar nggak ada apa-apa."

"Semalam aku minum terlalu banyak sama teman-teman, jadi aku nggak pulang. Vivian itu cuma temanku yang baru pulang dari luar negeri. Aku kebetulan bertemu dengannya pagi ini. Jangan terlalu dipikirkan."

Mendengar penjelasannya, Candice menghapus air matanya dan mematikan ponselnya.

"Aku tahu." Dia mendorong Terry dengan tenang dan menatapnya dalam-dalam.

Wajah itu, masih terlihat sama seperti lima tahun lalu ... bersih, tulus, tampan, dan cerah.

Namun, hatinya? Kenapa bisa berubah seperti ini?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Mengungkap Istriku yang Dijauhi: Dia Menyembunyikan Seribu Identitas
9.4
Kehilangan orang tua akibat pembunuhan, Kathryn kembali untuk menuntut hak warisnya. Dia kerap dicaci sebagai anak haram yang tak layak bersanding dengan Evan. Namun, sang suami justru sangat mencintai wanita misterius ini. Di balik keanggunannya, Kathryn menyimpan rahasia sebagai peretas andal, dukun legendaris, dan peracik parfum istana. Saat Evan memanjakannya di hadapan publik, satu per satu topeng Kathryn terbuka, memaksa para pembencinya tunduk.
Sampul Novel MEMBALAS PENGKHIANATAN SUAMIKU
7.9
Kehidupan pernikahan Amira hancur seketika saat perselingkuhan suaminya, Bagas, terungkap. Selama ini, wanita berusia 26 tahun tersebut selalu patuh dan setia mendampingi sang suami tanpa pernah mengeluh. Meski dikhianati dan terluka sangat dalam, Amira menolak untuk menjadi korban yang lemah. Ia mulai merancang strategi matang untuk membalas rasa sakit hatinya. Mampukah Amira melewati rintangan berat ini? Ikuti kisah perjuangannya menuntut keadilan atas pengkhianatan Bagas.
Sampul Novel Mencintai Dalam Luka
7.9
Selama lima tahun, Vanessa menyerahkan seluruh hidup dan cintanya demi mendampingi Clayton. Namun, kesetiaan itu diuji secara kejam saat sang miliarder dengan sengaja melempar tas Vanessa ke bendungan demi sebuah taruhan status. Tanpa ragu, Vanessa melompat ke dalam air dingin, memicu kepanikan langka di mata Clayton. Ia berhasil kembali ke darat dengan paha yang bersimbah darah dan gelang pemberian Clayton yang telah hancur di tangannya, menyisakan luka fisik dan batin yang mendalam.
Sampul Novel Mencintai dia
8.6
Mencari pasangan hidup sejati bukan sekadar tentang rupa yang menawan. Kisah romansa modern ini memberikan sudut pandang mendalam bahwa keindahan fisik tidak menjamin kebahagiaan sebuah keluarga di masa depan. Seorang pria dituntut menyadari bahwa anak-anaknya kelak membutuhkan figur ibu yang bijaksana, bukan sekadar cantik. Fokus utama dalam hubungan ini adalah menemukan sosok wanita yang mampu mendidik generasi penerus dengan limpahan kasih sayang tulus serta nilai moral yang kuat.
Sampul Novel Salah Melamar
9.7
Bagaimana jadinya jika suami Anda ternyata mencintai adik kandung Anda sendiri? Akibat kelalaian fatal orang tua saat proses lamaran, seorang wanita terjebak dalam pernikahan tanpa cinta. Ia harus menelan pil pahit kehidupan rumah tangga yang dipenuhi ketidakpastian, sembari menghadapi kenyataan bahwa hati suaminya milik wanita lain. Di tengah luka batin dan kekecewaan yang mendalam, ia terpaksa bertahan menjalani takdir pernikahan yang salah sasaran ini.
Sampul Novel Satu Talak Seribu Luka
8.4
Setahun menjalani pernikahan hampa, Aurelia Shanum langsung diceraikan Damian Revan Alveric begitu ayah mertuanya tiada. Dua tahun berlalu, kini Aurelia telah bangkit menjadi perempuan mandiri yang sukses memimpin bisnis EO pernikahannya sendiri. Namun, takdir mempertemukan mereka kembali lewat cara yang tak terduga. Damian mendadak datang sebagai klien baru yang meminta Aurelia merancang hari bahagianya. Kini, ia dituntut profesional di hadapan mantan suami yang dahulu telah mematahkan hatinya.