APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif

Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif

Amber, wanita yang kerap dicap sebagai anak haram dan diabaikan keluarganya, harus menghadapi takdir rumit saat dipaksa menjadi istri dadakan bagi Reyvan. Reyvan adalah seorang CEO dingin dan angkuh yang sejak awal memperingatkan Amber untuk menjaga jarak serta tidak jatuh cinta kepadanya. Pernikahan mereka bahkan dibatasi oleh tenggat waktu perceraian yang telah ditentukan. Namun, seiring berjalannya waktu, sang CEO justru menyadari bahwa ia tidak sanggup hidup tanpa kehadiran Amber di sisinya.
Bab
Bagikan

Bab 5

. Rasanya Tidur dengan Reyvan?

"Kenapa masih diam? Cepat kancingkan? Atau aku-"

"Ya!" ketusnya. Amber menghentak napasnya. Matanya menajam. Bibirnya mengatup rapat menahan kesal. Lalu dengan cepat, tangannya meraih sisi kanan dan kiri kemeja Reyvan. Satu per satu, kancing itu dia kaitkan, sampai semua terpasang rapi.

Reyvan diam. Reaksi Amber membuatnya terkejut. Ada sensasi aneh saat tangan kecil itu tanpa sengaja menyentuh dadanya. Sejenak, dia sendiri seperti kehilangan kata.

Amber selesai mengancingkan semuanya. Lalu, dia menatap wajah suaminya yang masih mendadak kaku. "Sudah. Apalagi? Jangan aneh-aneh!"

Reyvan menarik napas panjang. "Tunggu aku di bawah."

"Hem." Amber berbalik dan keluar dengan langkah cepat.

Begitu keluar dan menutup pintu kamar itu, Amber langsung menyentuh dadanya. Dia menunduk dan menghembuskan napas berat.

Huufff ....

Jantungnya masih berdebar. Tadi dia berusaha sekuat mungkin agar tidak goyah. Tapi, aroma tubuh Reyvan sempat membuatnya hampir kacau.

"Amber!" panggil seseorang dari arah sana

Amber menoleh cepat. Tubuhnya jadi menegang. "Mama ...."

Dia Tania, ibunya Reyvan. Wanita itu berjalan angkuh mendekat. Langkahnya anggun, tubuhnya dilapisi busana branded warna nude, dengan rambut disanggul elegan dan kakinya ditopang sepatu hak tinggi.

Tania berdiri di depan Amber.

"Sebenarnya kamu nggak pantas memanggilku Mama. Tapi, aku nggak punya pilihan lain dan harus tetap mendengar panggilan itu saat ini."

Amber menunduk, tangannya saling meremas.

"Reyvan di mana?" tanya Tania dingin.

"Sedang bersiap untuk meeting pagi ini," jawab Amber pelan.

Tania tersenyum miring, sorot matanya menyiratkan penghinaan. Dia menatap Amber dari ujung ke ujung.

"Bagus. Sekarang ikut aku."

Amber berjalan di belakangnya, menuju balkon di lantai itu.

Di balkon itu, Tania berdiri tegak, memandangi taman belakang yang luas. Amber berdiri satu langkah di sampingnya, menjaga jarak.

"Kamu tahu kenapa bisa berada di rumah ini?"

Amber menarik napas perlahan. "Karena jadi istri Reyvan."

Tania mendengkus pelan. "Tepatnya, jadi istri sementara. Sampai media bosan membicarakan kalian. Setelah itu, kamu harus bercerai. Keluarga kami tidak akan pernah menerima anak buangan, yang bahkan dulu sempat tidak diakui ayahnya sendiri."

Amber menelan ludah. Dadanya terasa nyeri. Tapi wajahnya tetap tenang.

Dia menatap lurus ke taman. "Baik. Aku paham, Ma. Mama tidak perlu khawatir. Pernikahan ini pun bukan sesuatu yang aku inginkan."

Tania berbalik, menatapnya dari ujung kepala hingga kaki. "Kamu lumayan pintar. Ingat baik-baik yang kamu katakan tadi. Tinggalkan Reyvan nanti. Dan selama kamu jadi istrinya, jangan berani menggodanya, apalagi berani naik ke ranjangnya."

Amber mengangguk.

Tania melangkah pergi, tapi baru satu langkah, dia kembali menoleh. "Satu lagi. Jangan coba-coba memanfaatkan kebaikan Opa hanya karena kemarin beliau merestui kalian."

Amber tersenyum tipis. "Baik, Ma. Terima kasih atas peringatannya."

Tania pergi dan tak selang lama, Reyvan keluar dari kamarnya.

Di lantai bawah. Reyvan menatap dari lantai atas.

"Dia. Bukannya dia Viona? Yang seharusnya jadi mempelai wanitanya? Kenapa dia muncul di rumahku sekarang?"

Dan di lantai bawah itu. Amber berdiri di depan Viona.

"Bagaimana rasanya tidur dengan pria yang seharusnya jadi suamiku, Amber? Aku yakin, kamu pasti belum pernah merasakan sentuhannya. Reyvan nggak akan berselera dengan wanita licik sepertimu. Apalagi dengan caramu merebut kursi pelaminanku."

Amber menatap datar Viona yang tersenyum sinis dengan kekehan remeh. Drama baru Viona!

Kemarin, Viona pergi menghilang tanpa jejak. Sekarang pagi-pagi malah muncul di rumah Reyvan. Permainan apa yang direncanakannya?

Hanya dalam waktu singkat, setelah pernikahannya dengan Reyvan, Amber langsung mendapat predikat buruk. Dan semua itu ramai di postingan media sosial yang mengomentari pernikahannya.

[Amber mencelakai mempelai wanitanya, sampai tidak bisa hadir di pernikahan.]

[Dia anak haram tak tahu diri yang merebut calon suami sodaranya.]

[Amber berambisi menikah dengan tuan Reyvan karena ingin menguasai hartanya saja. Dia menghalalkan segala cara agar bisa naik ke ranjang tuan Reyvan.]

Ya, semua itu yang dikatakan orang-orang pada seorang Amber. Dia bak pemeran antagonis di tengah ketegangan dua keluarga besar. Namun, wanita itu malah membisu, tak mencoba menyanggah ocehan publik.

Bahkan seorang Reyvan pun tidak peduli dengan persepsi publik soal dirinya. Tidak ada yang membantunya untuk mengklarifikasi atau menyanggah.

Amber menghentakkan heels 5 sentinya, mengikis jarak pada Viona.

"Viona, mau tahu gimana rasanya sentuhan Reyvan? Tanyakan sendiri pada suamiku. Kenapa malah tanya padaku. Kebetulan, darah perawan di malam pertama kami masih ada. Dan yang pasti Dion-mu itu tak sebanding Reyvan-ku. Oh, kamu mau lihat darah perawanku?"

Rahang Viona mengerat dengan mata melebar tegang. Napasnya kian berat memburu. Dia juga mencengkram dua kepalan tangannya.

"Diam, Jalang murahan! Aku nggak akan percaya omong kosongmu itu. Reyvan nggak mungkin mau menyentuhmu. Mana dia sekarang?! Dia harus tahu seperti apa wanita yang jadi istrinya saat ini!" teriak Viona geram. Dia tak terima kalau Reyvan menerima Amber.

Amber tersenyum tipis. "Terserah apa yang kamu pikirkan, Vio. Salahmu sendiri pergi di hari pernikahan. Dan bukan salahku Reyvan jadi milikku. Jadi, sekarang silahkan pergi dari rumah ini sebelum aku bilang pada publik seperti apa kelakuanmu sebenarnya!" Matanya menajam.

"Berani kamu mengancam dan mengusirku. Siapa kamu, hah?! Memangnya Reyvan mau percaya sama ocehanmu?!" sentak Viona dengan mata nyalang.

Dagu Amber sedikit diangkat. "Siapa aku? Kamu masih tanya siapa aku? Aku istri sah Reyvan Kalingga yang pernikahannya disaksikan banyak tamu undangan!" lantangnya.

Emosi Viona makin menjadi-jadi. Dia tak terima dengan pengakuan Amber. Dadanya bergemuruh panas.

"Sejak kedatanganmu ke rumahku, aku seperti dapat kutukan sial."

Tangan Viona cepat melayang dan mendarat di pipi Amber.

"Akh!" Amber sampai memalingkan wajahnya karena terlalu keras.

Viona tersenyum tipis menatap tangannya yang juga terasa panas. Rasanya puas sekali bisa menampar Amber .

"Jangan lupa dimana posisimu, Amber. Kamu cuma anak haram pembawa sial yang disuruh papa untuk jadi pengantin penggantiku. Dan cuma sementara!" Viona menunjuk wajah Amber .

Napas Amber makin berat. Dia menatap tajam Viona sambil tertawa merutuki dirinya. Sejak dulu, dia terbiasa diperlakukan buruk oleh orang di sekitarnya.

"Posisi? Kamu yang harusnya sadar pada posisimu, Vio. Di rumah ini, aku nyonya dan kamu cuma-"

"Viona?" Suara bariton memecah perdebatan.

Amber dan Viona cepat menoleh ke arah tangga. Di sana, Reyvan melangkah tegas dengan mata nyalangnya.

"Reyvan." Viona tersenyum pada pria itu.

Amber hanya membolakan matanya.

Sedang Reyvan, tetap dingin tak peduli. "Mau apa kamu datang kemari? Bukankah pesta pernikahannya sudah kemarin? Dan kamu telah melewatkannya."

Mata Viona mendadak berkaca-kaca. "Maaf, semuanya jadi kacau, Rey. Aku terlambat. Tapi itu bukan kesalahanku." Tangis Viona pun pecah.

Reyvan masih diam menatap tangisan Viona. Lalu, tatapan tajamnya beralih pada Amber yang hanya diam saja dengan wajah jengah.

Viona mengusap air matanya. "Semuanya gara-gara Amber dan ibunya, Reyvan. Aku nggak rela dia yang berdiri di pelaminan menggantikanku."

Amber membelalak tajam. Gara-gara dia? Bagaimana ceritanya?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alpha Selingkuh dengan Penyelamatku
8.0
Demi menyelamatkan kekasihnya yang berdarah langka pascakecelakaan mobil fatal, Alpha Lucian Stone rela melakukan apa saja. Ia pun memaksa Rosalie Hayes menjadi pendonor tetap demi menjamin ketersediaan stok darah darurat bagi pasangannya tersebut. Rosalie dipaksa menyumbangkan 400cc darahnya setiap hari. Meski prosedur medis kejam ini sangat menyiksa dan membebani fisik Rosalie, Lucian tidak peduli demi keselamatan belahan jiwanya.
Sampul Novel Balas Dendam : Kembalinya Sang Miliarder
8.0
Di rumah sakit mewah Chicago, kebahagiaan Florence melahirkan putra kandungnya hancur seketika. Nelson Gonzales, sang presiden sekaligus ayah dari bayi itu, justru menunjukkan kebencian mendalam. Nelson menolak mengakui darah dagingnya sendiri dan tega menghina Florence. Konflik memuncak saat Nelson mengancam akan membuang bayi malang tersebut. Saat Florence berusaha menenangkan bayinya dengan menyusui, Nelson malah menuduhnya melakukan tindakan keji itu demi merayunya.
Sampul Novel Dokter, Aku Cinta Kamu
8.0
Kehidupan Raka, dokter spesialis penyakit dalam, berubah sejak mengoperasi usus buntu Dea. Gadis itu terobsesi mendekatinya, bahkan nekat mengaku sebagai pacarnya di depan orang tua Raka. Awalnya Raka merasa risi, namun semua berubah ketika Dea bertunangan dengan pria bernama Rafa. Kehilangan Dea membuat Raka menyadari perasaan cintanya. Begitu mengetahui pertunangan Dea telah batal, kini giliran Raka yang berjuang mengejar kembali hati gadis itu.
Sampul Novel I Love You Pak Tua
8.7
Viona jatuh cinta pada bosnya, Raka, pria berumur 47 tahun. Benih asmara itu tumbuh saat ia menyamar sebagai kekasih sewaan demi membahagiakan ayah Raka yang sedang sakit. Walau cintanya tak berbalas, ia tidak menyerah. Kendala besar muncul saat orang tua Viona menolak keras hubungan beda usia ini karena cemas akan masa depannya. Mereka lalu menjodohkannya dengan Revan, sahabat dekatnya. Kini, Viona harus memilih: terus mengejar Raka atau pasrah pada perjodohan.
Sampul Novel Kecurangan Maduku
9.5
Demi masa depan anak-anak dan ekonomi keluarga, Andin Rosemala rela bekerja keras di perantauan. Ia sangat memegang teguh kesucian pernikahan bersama Rendy Prawira. Sialnya, di saat Andin berjuang di kota lain, Rendy malah tega berkhianat dan diam-diam menikahi Ayu. Menghadapi kepedihan atas kecurangan sang suami, sanggupkah Andin bertahan? Akankah Rendy meninggalkan istri mudanya, atau justru Ayu yang akan merebut kendali atas segalanya?
Sampul Novel Pembalasan Atas Kekejaman Suamiku
8.7
Perubahan drastis sikap suami sejak masa kehamilan memasuki usia tujuh bulan menyisakan tanda tanya besar. Saat malam tiba, ia mendadak menjadi sosok yang sangat bergairah dan menuntut keintiman dalam kegelapan total. Meski membingungkan, perubahan tekniknya yang luar biasa justru membangkitkan hasrat sang istri hingga desahan mereka menggema di seluruh penjuru rumah setiap larut malam. Keanehan memuncak di siang hari, ketika sang suami kembali menjadi pria yang sangat sopan dan bahkan tidak berani menyentuhnya sama sekali.