APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel MENJADI BUDAK NAFSU TUAN YUAN

MENJADI BUDAK NAFSU TUAN YUAN

Sepulang dari London, Hani Paulla bekerja jadi sekretaris di bawah pengawasan sang kakak, Yuan Andersson. Namun, pesona Hani memicu obsesi gelap Yuan hingga memaksanya melayani hasrat sang billionaire. Terjebak hubungan terlarang, sentuhan Yuan justru membuat Hani kecanduan. Kini ia bimbang antara kabur atau menyerah pada cinta, sambil terus didera ketakutan jika rahasia ini terbongkar di hadapan orang tua mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Malam ini terasa sangat panas."

Hani Paulla, gadis cantik bermata bulat—usianya 22 tahun. Ia berdiri di atas balkon kamarnya. Menatap langit yang dipenuhi dengan bintang.

Hani menggunakan piyama yang begitu seksi dan transparan, karena malam ini cukup panas.

"Siapa yang memabukkan pintu?" Hani mendengar suara pintu kamarnya terbuka.

Hani lantas bergegas menuju ke kamarnya. Ia terbelalak saat melihat sang Kakak berdiri di depan pintu kamar yang sudah tertutup.

"Kak Yuan, kau mau ngapain?" tanya Hani.

Yuan tersenyum nakal, perlahan ia berjalan mendekati Hani—gadis seksi yang ternyata adiknya. Hani juga baru bekerja menjadi sekretaris di perusahaan Yuan Andersson.

"Kakak mau ngapain?" Hani semakin panik saat Yuan, sang Kakak, semakin mendekat.

Yuan membuka kancing kemejanya dan melepas kemejanya, kemudian melemparnya.

Hani menelan ludahnya susah payah saat melihat dada bidang sang kakak yang kotak-kotak.

"Kak... " Hani berusaha menghindar, namun Yuan malah semakin dekat dan mendorong tubuh Hani sampai terhempas ke atas ranjang. Yuan berada di atas tubuh Hani.

"Berapa harganya untuk semalam?" tanya Yuan tersenyum nakal.

"Hah?" Hani membulatkan pupil matanya sempurna. "Aku tidak mengerti dengan pertanyaan Kakak," ucap Hani bergetar.

"Jangan pura-pura bodoh, Hani. Bukankah selama kamu tinggal di London, kamu sering melakukannya?" Yuan tersenyum menyeringai.

"Melakukan apa?" tanya Hani panik.

"Jual diri!" Yuan berbisik.

Kemudian, Yuan mengambil ponselnya di saku celananya, ia menunjukkan video ketika Hani menggunakan pakaian seksi jalan dengan pria tua. Ternyata diam-diam Yuan mencari tahu tentang Hani.

"Video ini sudah cukup membuktikan kalau kau bukan cewek baik-baik! Membuktikan bahwa kamu di luar sana bekerja menjadi sugar baby, dan menjual tubuhmu pada pria pria tua kesepian. Bukan, begitu?"

"Kak, itu.... Itu cu— "

Tak mau mendengar penjelasan dari Hani, Yuan langsung mengecup bibir Hani dengan rakus meski tanpa balasan namun Yuan tetap melumat bibir Hani yang menggoda ini.

Kedua tangan Yuan bergerilya menyentuh buah dada milik Hani yang montok dan membuat Yuan tergoda untuk menjadi sosok bayi.

"Ah... " Hani sedikit mendesah ketika tangan Yuan masih menyentuh buah dada miliknya.

Yuan. tersenyum nakal, dia sangat suka dengan suara desahan kecil yang ke luar dari mulut sang adik.

Yuan lantas melumat bibir Hani dengan sangat rakus membuat Hani semakin kesulitan melawan, napasnya terasa sesak sampai ia refleks membuka mulut dan akhirnya ciuman itu semakin dalam hingga terdengar suara decapan.

"Ah!" Suara desah kembali lolos dari mulut Hani ketika lidah Yuan menjelajah jenjang leher Hani yang mulus.

Hani semakin bergairah, begitu juga dengan Yuan. Keduanya kini mulai menikmati permainan panas tersebut.

"Ah, Kak!" rancu Hani ketika lidah sang kakak bergerilya di area perutnya sampai ke daerah sensitif karena kini tubuh keduanya sudah sama-sama polos.

Yuan tersenyum nakal saat milik Hani sudah basah.

"Kau menyukainya?" tanya Yuan berbisik.

Hani merasa malu untuk mengakuinya, ia memilih diam dan menutup wajahnya menggunakan kedua tangannya.

Rumah tampak sepi. Orangtuanya lagi pergi ke London mungkin sampai seminggu di sana.

Yuan akan segera memasukkan miliknya ke tubuh Hani.

"Kak, pelan-pelan," pinta Hani ketakutan.

"Pelan-pelan? Bukankah kau sudah terbiasa?" Yuan tersenyum mengejek.

Hani mengigit bibirnya ketika milik Yuan yang perkasa itu akan memasuki miliknya.

"Mengapa sangat sempit?" bisik Yuan sambil menaikan satu alisnya saat dirinya kesulitan memasukan sesuatu kedalam tubuh Hani.

Ssshhtt

Hani menggigit bibirnya, menahan perih yang luar biasa.

"Uummmph saaakiiiiitt, Kak, sakiiiittttt!" Rancu Hani sambil memukul-mukul punggung Yuan.

"Aaaaaa!!!!!" teriaknya lagi sampai meremas kuat rambut Yuan tatkala milik Yuan sudah berhasil masuk.

"Oh, ughh ... " Yuan mendesah karena nikmat.

Di atas ranjang ini, Yuan berhasil merampas apa yang tidak seharusnya ia nikmati.

Dini hari.

Hiks!

Hani menangis membelakangi Yuan. Ia terus menangis karena marah pada dirinya sendiri, marah tidak bisa melawan saat Yuan menikmati tubuhnya.

Tubuh Hani yang polos itu di tutupi oleh selimut tebal.

"Jadi, kau benar-benar masih perawan?" tanya Yuan yang dia kira Hani ini sudah tidak perawan.

Yuan tengah memakai pakaiannya. Ada rasa kebanggaan pada dirinya sendiri karena untuk pertama kalinya ia mendapatkan perawan.

Ya, Yuan ini adalah seorang play boy Ia memanfaatkan kedudukannya sebagai penguasa tampan kaya raya untuk memikat wanita. Tanpa keluar uang, Yuan bisa menikmati tubuh wanita yang menjadi kekasihnya, namun sayangnya belum mendapatkan perawan. Yuan memang hiperseks.

"Keluar, Kak! Aku bilang keluar dari kamarku!" teriak Hani mengusir Yuan dari kamarnya.

"Maaf, Hani. Saya pikir, kamu wanita nakal yang suka tidur dengan pria tua," ucap Yuan santai.

"Keluar, Kak! Aku bilang, keluar, keluar!" bentak Hani.

Yuan pun keluar dari kamar Hani.

"Kamu jahat, Kak, jahat! Kamu jahat! Aaaaaa..... " teriak Hani frustasi.

***

Seorang pria bertubuh kekar usianya sekitar 57 tahun dengan senyum lebar di wajahnya. Pria itu memasuki ruangan sambil menyeret sebuah koper. Sonya-seorang wanita cantik berusia 48 tahun dengan gaun sederhana dan anggun, mengikuti di belakangnya.

"Yuan!" teriak Louis, "kemarilah! Papa ingin memperkenalkan seseorang padamu."

Yuan Andersson, usianya 27 tahun. Ia berjalan menuruni anak tangga.

"Aku sudah mengenalnya. Mengapa papa membawa wanita itu kemari?" tanya Yuan sinis.

"Yuan, papa dan Tante Sonya sudah menikah. Dan sekarang dia adalah ibumu." Louis begitu bangganya memperkenalkan Sonya pada putranya.

Mendengar hal tersebut, wajah Yuan langsung pucat pasi namun masih berusaha menjaga perasaannya. Ia sebenarnya tidak mau ayahnya menikah lagi.

"Oh, Selamat!" ucap Yuan santai.

"Sekarang, kamu boleh panggil Tante ini Mama ya!" ucap Sonya tersenyum kepada Yuan. namun tanggapan Yuan tetap acuh.

"Pah, Yuan pergi dulu, ada urusan!" ucap Yuan yang langsung buru-buru pergi keluar rumah.

Yuan sangat tidak menyukai Sonya, ia yakin wanita itu hanya memanfaatkan uang ayahnya saja.

Yuan keluar dengan tergesa-gesa, dan tak sengaja mempertemukan diri dengan seorang gadis cantik. Mata keduanya saling bertemu, namun pada saat ini mereka belum saling kenal.

"Permisi!" kata gadis itu cepat sebelum masuk ke rumah.

Yuan masih tertegun sejenak. Dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari gadis cantik itu yang baru saja ditemuinya.

"Siapa dia?" gumam Yuan, ia kembali masuk ke dalam rumah, tak jadi pergi karena penasaran dengan gadis cantik yang sukses mencuri perhatiannya.

Glen melihat gadis cantik itu duduk disebelah Sonya.

"Hani, Papa harap kamu betah ya tinggal di sini," ucap Louis.

Bola mata Alluna terus memutar ke setiap penjuru ruangan.

"Rumah Papa bagus banget! Hani pasti betah," ucap Hani, tak pernah menyangka ternyata Papa tirinya orang kaya.

Yuan masih berdiri mematung memperhatikan gadis cantik yang memiliki bola mata bulat itu.

"Eh, Yuan, kamu tidak jadi pergi?" tanya Louis.

Hani langsung menoleh kearah Yuan, ia kembali tersenyum kepada laki-laki yang akan menjadi kakaknya.

"Pah, dia Kak Yuan? Anak Papa yang sering Papa ceritakan ke Hani?" tanya Hani.

Yuan selama ini tidak tahu bahwa Sonya memiliki anak perempuan. Setiap ada acara penting, Sonya selalu datang sendiri. Sebab Hani tinggal di London, dia kuliah dan baru lulus.

"Iya, Hani, dia Yuan! Dan Yuan, ini adalah Hani, anaknya Mama Sonya, adikmu!" Louis.

Yuan masih diam mematung, adik tirinya ini sukses banget mencuri perhatian Yuan yang terkenal playboy, dan hiperseks.

"Hai, Kak Yuan perkenalkan namaku Hani Paulla," ucapnya sambil mengulurkan sebelah tangannya.

Yuan menerima uluran tangan dari Hani tanpa mengatakan satu kata pun.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayah CEO Pengen Pelukan
9.1
Akibat pengkhianatan orang terdekat, Nadia terpaksa melewati satu malam bersama lelaki asing. Penyesalan melanda dirinya, tetapi paras rupawan pria itu justru membuatnya salah tingkah hingga nekat meninggalkan sejumlah uang sebelum kabur. Kresna, pria misterius tersebut, merasa sangat direndahkan karena diperlakukan bak lelaki bayaran. Diselimuti amarah, ia langsung menyuruh asistennya melacak identitas Nadia lewat CCTV hotel untuk menuntut balas.
Sampul Novel Cinta Rumit Tiga Sekawan
8.8
Setelah sekian lama berjuang melawan penyakitnya hingga hampir sembuh, Wenny Sanjaya akhirnya mengambil keputusan besar yang mengejutkan keluarganya. Saat sang ibu, Maya Sanjaya, menawarkan pilihan untuk membatalkan perjodohan masa kecilnya di Kota Jintara, Wenny justru menyatakan kesediaannya untuk pulang dan menikah. Namun, sebelum melangkah ke pelaminan, Wenny meminta waktu dua minggu guna menuntaskan segala urusan yang tersisa di Kota Hanis, sementara keluarganya mulai mempersiapkan pernikahan tersebut.
Sampul Novel Donat Penyelamat
8.9
Kehidupan pernikahan Cita dan Danang, yang terpaut usia sepuluh tahun, kini didera cobaan berat. Akibat kecelakaan tragis yang dialaminya, Danang mengalami kelumpuhan total pada kakinya. Kondisi ini memaksa Cita berjuang sendirian sebagai tulang punggung demi menopang ekonomi keluarga mereka. Di tengah kesulitan tersebut, ia juga harus menghadapi penolakan keras dari sang mertua. Mampukah kekuatan cinta mereka bertahan melewati badai ujian ini demi meraih kebahagiaan?
Sampul Novel Godaan Teknisi AC
9.1
Kehadiran seorang teknisi AC di rumah pada larut malam membawa perubahan drastis yang tak terduga. Sentuhan jemari pria asing itu membangkitkan sensasi intens yang belum pernah dirasakan sang istri sebelumnya. Di tengah pergolakan gairah yang terlarang, sang teknisi bertindak nekat dengan menarik rambutnya dan memaksa wanita itu menghubungi suaminya sendiri. Meski telah memohon demi menyelamatkan pernikahannya, panggilan telepon tersebut telanjur tersambung, mengancam membongkar rahasia malam itu.
Sampul Novel Pasti Ada yang Mencintaimu
9.7
Setelah enam tahun mendampingi Felix Darian, Silvia akhirnya mengutarakan keinginannya untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Namun, Felix menolaknya dengan canggung, berdalih bahwa fokus utamanya saat ini adalah mengamankan pendanaan penting bagi perusahaannya. Menanggapi penolakan tersebut dengan senyuman tenang tanpa beban, Silvia membiarkan Felix tenggelam dalam kesalahpahamannya. Felix tidak menyadari bahwa keputusan Silvia untuk menikah sudah bulat, hanya saja sosok pengantin pria yang dipilihnya bukanlah dirinya.
Sampul Novel TAK MAU DIMADU
9.7
Pernikahan harmonis yang dibangun selama lima tahun kini berada di ambang kehancuran. Badai datang menerpa saat seorang wanita dari masa lalu Ilham tiba-tiba hadir kembali. Kehadiran orang ketiga ini seketika merusak kebahagiaan dan meruntuhkan komitmen suci mereka untuk menua bersama. Pengkhianatan tersebut menghancurkan gairah hidup yang ada. Akankah rumah tangga mereka mampu bertahan di tengah gempuran masa lalu yang merusak segalanya?