APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menikahi Suster Cantik

Menikahi Suster Cantik

Dokter Brian Carlos Pratama kerap dianggap dingin karena ekspresi wajahnya, padahal ia sosok yang ramah saat bertugas di Korea Selatan. Di tempat kerja yang sama, ada Fayyana Bethani, perawat anggun yang menjadi idaman banyak lelaki. Walau mengetahui Betha telah merencanakan pernikahan dengan pria lain, Brian tidak peduli dan tetap bertekad merebut hatinya. Demi mendapatkan cinta sang perawat, sang dokter siap menanggung risiko dicap sebagai perusak hubungan orang. Berhasilkah perjuangannya?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Selam--" ucapan wanita ini terpotong saat seorang pria terlebih dahulu menyapanya.

"Selamat pagi, Nona Betha."

Sapaan sopan dan senyuman pria itu mengalihkan pandangan Betha. Seseorang pria tampan bermata cokelat, lengkap dengan seragam putih kebanggan pria tersebut.

Siapa lagi kalau bukan Brian Carlos Pratama, yang kerap disapa dengan sebutan Brian. Pria berumur kurang lebih 28 tahun yang berprofesi sebagai Doktor Spesialis Anak di Hospital West.

Wajahnya sangat tampan, bahkan banyak yang mengaguminya. Dia masih single, banyak wanita yang menginginkannya, tapi Dokter Brian tidak tertarik pada semua wanita yang berada disini. Lagipuula, ia sedang fokus dengan pekerjaannya sekarang dan juga salah satu wanita yang ia kejar.

Betha membalas dengan senyuman ramahnya.

“Selamat pagi Dokter Brian. Tumben datang lebih cepat?" tanya wanita itu dengan sopan.

Fayyana Bethani, atau kerap disapa dengan sebutan Betha ini menjabat sebagai seorang perawat yang bekerja di rumah sakit ini. Wajahnya bisa dibilang sangat muda. Ia masih berumur 26 tahun, sangat anggun, agak cuek, ramah, tapi sayangnya alergi dengan pria yang tidak dikenalinya.

Betha duduk di kursi miliknya. Dan melihat daftar pasiennya.

“Ya, aku ingin bertemu dengan seseorang. Jadi, agak pagian sedikit,” jawab Brian sambil tersenyum manis pada wanita tersebut.

Kening Betha mengkerut sesaat, lalu mengambil tas khusus buat melayani pasien.

“Aku kerja dulu ya, Dok," ucap Betha bangkit dari kursinya, lalu melangkah keluar dari ruangannya.

Brian melirik jam tangan yang berada ditangannya, lalu mengambil peralatan yang akan dipakai.

“Kenapa harus sepagi ini? Padahal baru jam setengah enam. Harusnya nge-check pasien bukannya jam enam?" tanyanya pada diri sendiri, dia mengambil jas lalu mengenakannya.

“Selamat pagi Dokter Brian," sapa Cery, Suster lainnya.

“Pagi juga Suster Cery.”

“Loh, Dok? Bukannya Dokter izin cuti? kenapa masih kesini?” tanya Cery dengan polosnya.

“O-oh ya? Aku tidak pernah mengatakan itu sepertinya,” ucap Brian sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal, dengan sedikit ringisan kecilnya.

“Emang iyaiya? Yaudah Dok saya minta maaf.” Cery menunduk sopan, lalu melanjutkan jalannya ke dalam.

Brian menghela napasnya, tapi benar yang di katakan Cery barusan, kemarin memang dia ingin izin cuti karena ada acara. Tapi, acaranya tertunda karena ada problem sedikit.

Sedangkan di tempat lain?

“Selamat Pagi Adik, sudah sehatan?” tanya Betha dengan nada lembutnya, sambil meletakkan tas khusus pasien.

“Pagi Suster. Sudah kok,” ucap Adik itu dengan nada pelan.

Betha tersenyum manis. “Sudah makan belum?”

“Belum Suster.”

“Belum dikasih makanan ya? habis ini Suster Cery bawain makanan ke Adik, tunggu ya," ucapnya dengn nada dikecilkan.

“Eh Suster? Mau ganti infusnya ya?” tanya Ibu dari anak kecil itu.

Betha menoleh melihat orangtua anak ini, lalu tersenyum kecil.

"Iya Bu," ucapnya dengan sopan.

"Ah Ibu, tidak mau, sakit ...." rengek Anak itu menoleh ke Ibunya. Betha tersenyum kecil, sempat menghela napasnya karena susah sekali kalau lagi memancingnya agar bisa menyuntiknya.

"Tidak sakit kok Dik, cuma di ganti saja infusnya okey. Tuh kasian darahnya sudah keatas."

"Tidak Ibu, hiks ... Hiks ..." Anak kecil itu menangis samhil sesenggukan.

Betha mengusap rambut Adik itu. "Nama Adik siapa heum? Irfan bukan?"

"Iya Kak," ucap Irfan sambil menganguk pelan, sambil terisak pelan.

"Irfan kan laki-laki, kenapa harus takut sama jarum suntik? Irfan mau sembuh kan?" tanya Betha dengan hati-hati. Dia mencoba untuk mengalihkan pembicaraan, dengan pelan dia mencabut selangnya untuk di ganti dengan selang baru.

"Iya, ihh Ibu! Huahhh ...!"

Tangan Irfan tidak bisa diam, alhasil suntikan yang mau di suntik diinfusnya jatuh kelantai.

"Irfan! Tidak boleh begitu sama Suster!" bentak Ibunya, membuat Irfan menunduk ketakutan sambil terisak pelan.

"Eh Bu, tidak apa-apa kok Bu, jangan dimarahi."

"Ada apa ini? Irfan tidak mau disuntik lagi? Padahal disuntik sama Suster cantik. Kalau Dokter sih mau-mau saja soalnya disuntik sama Suster cantik," gurau Brian yang baru saja memasuki ruangan Irfan.

Betha menoleh kearahnya, sungguh dia sangat muak dengan gombalannya. Tapi bagaimana lagi, kalau dilanjutin pasti akan menambah masalah.

"Tuh kan Dokternya saja mau disuntik, masa Irfan Tidak?"

"Tidak mau Ibu ...." rengek Irfan sambil menggoyangkan tangan Ibunya, dia terus mengadu ke Ibunya.

"Lihat, Dokter Brian punya permen." Brian merogoh saku jasnya terdapat permen yang memang sudah disediakan untuk anak kecil, ya untuk berjaga-jaga juga.

"Irfan mau!"

"Eits ... Syaratnya Irfan mau disuntik dulu biar sembuh."

"Yahh ...."

"Nah Suster suntik dulu yah," ucap Betha sambil menyuntik infusnya, terlihat Irfan sedikit meringis kesakitan.

"Nah sudah, Irfan pinter banget." Betha mengusap lembut rambut Irfan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku (Bukan) Anak Mafia
8.5
Kehidupan damai Rehan Putra Narendra lenyap setelah tragedi mengubahnya menjadi sosok emosional. Di usia tujuh belas tahun, pelajar SMA ini dipaksa memimpin klan mafia milik ayahnya. Beban beratnya kian bertambah saat ia harus menikahi musuh bebuyutannya di kelas. Kini, Rehan terjebak di tengah kerasnya dunia kriminal dan konflik benci jadi cinta bersama sang istri.
Sampul Novel Dikejar Jodoh
8.0
Elena menghadapi tekanan berat untuk segera menikah, tetapi ia justru dikhianati oleh kekasihnya. Di tengah rasa trauma yang mendalam, Rasky—pria yang paling ia benci—malah datang dan terus-menerus mengejarnya. Walau ketulusan Rasky mulai meruntuhkan ego Elena, bayang-bayang masa lalu tetap menjadi penghalang. Tiba-tiba, Elena meminta berpisah demi menyembunyikan sebuah rahasia kelam. Akankah Rasky tetap bertahan, atau rahasia itu akan menghancurkan segalanya?
Sampul Novel Dimanjakan oleh Suami Misterius
9.7
Demi merebut warisan sang ibu, Erina terpaksa menikahi programmer sederhana berparas tampan. Namun, misteri masa lalu perlahan terungkap usai tiga tahun berlalu sejak ia kehilangan dua bayi kembarnya. Meski tak pernah berhubungan dengan pria lain, Erina mendadak hamil lagi dan mendapati anak-anaknya ternyata masih hidup. Siapa sebenarnya sosok sang suami? Mengapa pria yang dianggap miskin itu sangat serupa dengan miliarder terkenal di televisi?
Sampul Novel Dunia Baru Alyssa
9.2
Terbiasa dengan lingkungan pesantren yang religius, Alyssa kini harus menghadapi realitas baru di SMA Safir. Sekolah ini penuh dengan pergaulan bebas serta interaksi tanpa batas antara siswa dan siswi. Di tengah situasi asing ini, kehadiran Debo, Via, Bagas, Riki, dan Denis turut mewarnai kesehariannya. Akankah Alyssa terseret dalam arus pacaran dan ikhtilat di sekitarnya? Ataukah ia mampu bertahan dan justru menyebarkan kedamaian ajaran Islam di sana?
Sampul Novel Kehadirannya Membuatku Tersiksa
9.8
Kehidupan Arlena berubah drastis setelah dinikahi pria asing secara mendadak. Meski awalnya mengira pernikahan mereka akan biasa saja, sang suami justru selalu ada untuk membantunya menyelesaikan setiap masalah dengan cara misterius. Misteri ini akhirnya terpecahkan saat Arlena melihat berita televisi tentang seorang miliarder tampan yang sangat mencintai istrinya. Arlena terkejut menyadari bahwa sosok di layar itu adalah suaminya yang selama ini menyembunyikan kekuasaan besar di balik kesederhanaan.
Sampul Novel Mendapatkan Kembali Yang Kumiliki
9.8
Masa lalu Valerie hancur karena cinta buta yang menjebloskannya ke penjara selama lima tahun. Begitu bebas, ia justru dikhianati oleh suami dan saudara tirinya. Namun, sebuah keajaiban misterius membawa Valerie kembali ke masa lalu. Berbekal kesempatan kedua ini, ia menyusun rencana cerdik untuk merebut kembali haknya dan menghancurkan bisnis mereka. Di puncak kejayaannya sebagai wanita berpengaruh, seorang pria dari masa lalunya datang melamar.