APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menikahi Gadis Polos

Menikahi Gadis Polos

Hancur lebur hati Jovan saat memergoki tunangannya berselingkuh tepat semalam sebelum hari pernikahan mereka. Tanpa ragu, ia langsung membatalkan pernikahan itu. Di tengah kepedihan, takdir mempertemukannya dengan seorang gadis asing yang sedang butuh bantuan dan rela melakukan apa saja demi ditolong. Jovan pun memanfaatkan kesempatan ini dengan memintanya menjadi pengantin pengganti guna membalas rasa sakit hati atas pengkhianatan sang mantan.
Bab
Bagikan

Bab 1

"AH, JACK. A—AKU KELUAR." terdengar teriakan laknat seorang perempuan, di sebuah kamar di club yang bernama Club Hot fire. Fyi, Club ini adalah club elite, yang tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang.

Sementara itu, seorang pria terlihat sedang menunggu di depan pintu kamar itu. Dia sedikit mengangkat sudut bibirnya, ketika mendengar ucapan yang di lontarkan oleh seorang wanita di dalam sana. Pria itu adalah Jovan Adijaya, seorang pria tampan, mapan, dan juga menawan. Kini ia berumur 27 tahun.

"Ah, Jack. Aku benar-benar nikmat malam ini, terimakasih." ucap wanita di dalam kamar itu.

"Aku rindu padamu, Alice." ucapan seorang pria, yang dapat dipastikan bernama Jack.

"Aku juga sangat merindukanmu, Jack. Maaf, tapi aku harus segera pergi menemui Jovan, calon suamiku." ucap Alice.

'Klek'

"Jo—Jovan? Ka—kamu ngapain di sini?" tanya Alice dengan panik. Jovan menatap manik Alice dengan tajam, lalu beralih menatap Jack. Dia mengangkat sedikit sudut bibirnya yang membuat dirinya terlihat menyeramkan.

"Bermain bersama calon Istriku, Heh?" ucap Jovan sembari  bertepuk tangan.

"Jovan, A—Aku bisa jel—" belum selesai Alice berkata, Jovan terlebih dahulu memotong perkataan Alice.

"Shut up, bitch! Tidak ada yang perlu kau jelaskan!" ucapnya dengan tenang, namun terkesan tegas.

Mata Alice berkaca-kaca, ketika mendengar ucapan Jovan yang menghina dirinya. "Jovan, ka—kamu salah paham." ucapnya sembari memegang tangan Jovan. Namun, Jovan langsung menepis tangan Alice dengan kasar.

"Pernikahan kita, akan di batalkan!" ucap Jovan, lalu pergi meninggalkan tempat itu.

*******

POV Jovan

"Sialan, Undangan telah disebarkan. Bagaimana cara membatalkan pernikahanku, besok?" ucapku dengan kesal.

Aku mengacak rambutku dengan frustasi. lalu aku berjalan dengan cepat  ke arah mobilku, agar bisa segera pulang.

Aku berhenti berjalan, ketika seorang gadis menghalangi jalanku. "Apa yang kau lakukan? Menyingkir dari hadapanku!" Aku berkata, dengan nada dingin.

Terlihat bola mata gadis kecil itu sedikit bergetar ketakutan. "Elif dikejar orang jahat, tolong...," ucapnya dengan lirih, "Elif bakal lakuin apapun yang Om minta. Jika Om, mau bantu Elif." lanjutnya dengan wajah tertunduk.

Aku terdiam untuk beberapa detik, mencoba mencerna perkataan gadis kecil di hadapanku ini. "Baiklah, cepat masuk kedalam mobilku!" ucapku, lalu membuka pintu mobil agar dia segera masuk. Setelah gadis bernama Elif itu masuk, aku pun ikut menyusulnya masuk kedalam mobil.

"Kau berkata akan melakukan apapun, jika aku menolongmu?" Aku bertanya, sembari menatap lurus kearahnya.

Dia terlihat menganggukan kepalanya dengan ragu.

"I—iya, Elif a—akan lakukan apapun untuk Om." jawabnya, lalu dia menatap kearahku.

"Kalau begitu, kau akan menikah denganku, besok." ucapan dariku membuat gadis itu melotot dengan kaget.

"Ta—tapi ..."

"Jadi, kau mau apa tidak? Jika kau mau, saya akan menolongmu. Tapi jika sebaliknya, turunlah kaudari mobilku!" Aku menyela ucapannya dengan cepat.

Terlihat gadis bernama Elif itu menganggukan kepalanya pelan,membuatku tersenyum penuh arti.

POV JOVAN END

  ********

"Om, makasih, ya. udah selamatkan Elif dari orang jahat itu," ucap Elif dengan tulus,"Dan makasih juga, ya, Om, udah bolehin Elif tinggal di sini." lanjut Elif dengan senyum manisnya

"Tentu saja, dan ... jangan lupa untuk besok." Jovan membalas perkataan Elif.

"Jika bisa, jangan panggil saya dengan sebutan Om. Karena saya belum setua itu." lanjut Jovan, lalu pergi meninggalkan Elif sendirian di sana.

Elif mengerjapkan matanya dengan bingung. "LALU ELIF HARUS PANGGIL APA, OM?" Elif tanpa sadar berteriak kencang memanggil Jovan. Elif kemudian menutup mulutnya dengan kedua tangannya, ketika dia tersadar bahwa ini bukan tempat tinggalnya sendiri.

"Panggil saya Jovan." balas Jovan. "Dan, sampai kapan kamu hanya akan berdiri di sana?" Lanjutnya.

Elif kembali tersadar dari kebododohannya sendiri, lalu mencoba mengimbangi langkah lebar Jovan dengan lari kecilnya.

"Wah, bagus banget rumahnya. Om Jovan tinggal di sini sendirian? Apa sama siapa?" tanya Elif.

"Saya tinggal bersama beberapa maid di sini, dan mungkin akan tinggal bersama 'istri' saya, lusa nanti." ucap Jovan dengan nada tenangnya.

Elif mengangguk, kan kepalanya tanda mengerti. Dan kembali memperhatikan sekeliling dengan tatapan kagumnya.

"Aduh, Om Jovan kok berhenti mendadak sih!" ucap Elif ketika dirinya tidak sengaja membentur punggung tegap Jovan, yang berhenti mendadak.

"Dia memanggilku Om lagi. Apa memang setua itu?" batin Jovan berucap.

"Masuklah, dan segera beristirahat. Saya tidak ingin kamu terlihat jelek besok." ucap Jovan, dan menyempatkan untuk  mengusap lembut kepala Elif, sebelum akhirnya berlalu dari  hadapan  gadis kecil itu.

****

"Iya Mah, dia akan menggantikan Alice. Jadi, tolong suruh periasnya datang kesini." ucap Jovan.

"Baik, Sayang. Mamah akan urus itu. Selamat malam, dan segeralah tidur!" balas Diana  —Ibunya Jovan—dari balik telepon itu.

"Baik Mah, Selamat malam." jawab Jovan, lalu mengakhiri sambungan teleponnya.

Jovan membawa sebuah dokumen yang berisi data-data Elif. Dia membaca semua informasi yang telah di berikan oleh sahabatnya yang berprofesi sebagai tangan kanan Jovan, dia bernama Eldrick Al-Zayn.

Nama: Meira Elifa S

Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 13 Oktober 2005

Riwayat pendidikan: SD, SMP, SMA

Tempat tinggal: Bogor, Panti asuhan mawar 06

Orang tua: ------/------- (Tidak diketahui)

  Elifa, berada di panti asuhan mawar pada usia 3 bulan. Dia di temukan pada tahun 2005 di depan gerbang yang berada di panti asuhan. Elifa di letakan di dalam sebuah keranjang dan di sisinya ada secarik kertas yang berisi nama, dan tempat tanggal lahirnya saja.

Catatan: Nama belakang Elif 'S' sampai sekarang tidak diketahui kepanjangannya.

Jovan menatap dokumen itu, dengan tatapan ketidak percayaannya. "Gadis kecil sepertinya, tinggal di sebuah panti asuhan sejak dulu. Betapa miris kehidupannya."

Jovan menolehkan kembali pandangannya untuk melihat sebuah secarik kertas yang terselip di dokumen milik Elif itu.

Di sana tertera tulisan yang membuat Jovan mendatarkan ekspresinya.

'Selamat, ya, Pak. Saya tunggu malam pertamanya.'

***

"Aduh Om, Elif gerah banget ini." ucap Elif yang kini sedang bergerak gelisah. Jovan melirik Elif sekilas, lalu beranjak dari tempat duduknya dan pergi turun dari pelaminan.

"Ish, Om Jovan jahat banget sih! Elif, kan gerah. Kok malah ditinggal." Elif membatin dan menggembungkan pipinya dengan kesal.

"Sayang, kalo kamu capek istirahat aja sekarang. Tamunya udah gak banyak kok." Elif mendongak untuk menatap orang yang barusan berbicara.

"Emang boleh, Mah?" tanya Elif dengan lugunya.

"Iya, ayok sekarang kamu ke hotel sama Jovan." balas Mamah Diana dengan senyuman lembutnya.

Elif bangkit dari duduknya, lalu mengangkat sedikit gaunnya agar lebih mudah melangkah. Dan mulai mendekat ke arah Jovan.

"Kami pamit dulu." ucap Jovan dengan sopan, yang diberi angguk, kan oleh orang-orang di sana.

Ketika di perjalanan ke hotel tempat mereka menginap, Elif berjalan dengan kesusahan, karena gaun panjangnya itu.

"Ih, ini gaunnya kok ngeselin banget, Elif, kan jadi susah jalannya!" Elif mengeluh, kan gaunnya itu, untuk kesekian kalinya.

"Biar saya bantu," Jovan berkata dengan intonasi tenang, seperti biasa. Elif memekik tertahan karena merasakan tubuhnya yang di angkat ke atas.

Baru saja Elif akan protes, Jovan menatap Elif dengan tajam. "Diam, dan jangan berontak!" ucap Jovan, lalu kembali melanjutkan langkahnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel DALAM CENGKERAMAN SANG MAFIA
8.3
Dominic Rodrigues, seorang mafia keji yang dikuasai dendam masa lalu, bertekad menghancurkan keluarga Amanda. Demi melindungi sang suami dari ancaman mutilasi yang mengerikan, Amanda terpaksa tunduk pada hasrat dan keangkuhan Dom. Terjebak dalam jerat utang dan rasa benci, sanggupkah Amanda yang tegar menghadapi dominasi sang mafia? Kisah romansa dewasa penuh misteri ini menyajikan intrik tajam serta gejolak emosi yang tak terduga.
Sampul Novel DESTINY
9.5
Zeline Zakeisha kerap dikhianati akibat genophobia yang dideritanya. Sang sahabat yang ingin ia sembuh akhirnya mendaftarkan Zeline ke situs kencan global. Lewat platform itu, ia terhubung dengan Ricardo Fello Daniello, triliuner asal New York yang jenuh dengan wanita materialistis. Walau terpisah jarak Indonesia-New York, keunikan Zeline sukses memikat Ricardo. Kini, keduanya harus menghadapi trauma masa lalu dan bentangan jarak demi membuktikan kekuatan takdir cinta mereka.
Sampul Novel Ditinggal Kekasih Mafia
9.0
Dante Alvarado, bos mafia berdarah dingin, menutup rapat hatinya setelah dikhianati mantan kekasih yang memilih pria lain. Namun, kebenciannya pada wanita diuji saat seorang gadis misterius tiba-tiba mengaku sebagai calon istrinya di hadapan publik. Keadaan kian kacau ketika sang mantan kembali hadir membawa pernyataan cinta. Amarah Dante pun meledak. Akankah momen ini meruntuhkan prinsip teguhnya, atau justru menyeretnya ke dalam pusaran permainan maut yang jauh lebih berbahaya?
Sampul Novel Kehangatan selimut cinta
8.7
Sophia, seorang wanita berparas unik dengan gairah asmara membara, tiba-tiba dihadapkan pada situasi menegangkan. Saat hendak melangkah keluar dari kamarnya, sebuah tangan misterius mencengkeram bahunya dengan kasar dari belakang. Tubuhnya seketika terdorong hingga terbentur dinding di dekat pintu. Sophia yang terkejut hampir saja berteriak histeris, namun sebuah tangan lain langsung membungkam mulutnya dengan paksa. Pertemuan tak terduga yang penuh desakan ini memicu ketegangan yang begitu mendalam.
Sampul Novel My Enemy Is My Husband
9.5
Niat Joana menghibur diri di kelab malam hancur saat memergoki sang kekasih berselingkuh dengan empat wanita sekaligus. Dalam keadaan mabuk berat karena patah hati, ia malah terlibat cinta satu malam dengan pria asing. Keadaan kian kacau ketika ia mengetahui bahwa lelaki misterius yang kini mengklaim dirinya adalah kakak kandung mantan kekasihnya itu. Kini, Joana terjebak dalam cengkeraman kekuasaan pria tersebut dan tidak bisa meloloskan diri dari takdir rumit ini.
Sampul Novel Nekat Mencintaimu Secara Ugal-ugalan
8.6
Alvida, desainer perfeksionis yang menutup diri dari cinta, mendadak bimbang. Kakeknya menjodohkannya dengan Hadyan yang mapan. Di sisi lain, ada Leandra, pemuda yang jauh lebih muda dan berbeda status sosial, yang mengejarnya secara agresif. Saat Leandra nekat memperjuangkan perasaannya, sebuah rahasia besar muncul dan mengancam hubungan mereka bahkan sebelum dimulai. Siapakah yang akhirnya akan dipilih Alvida di tengah konflik ini?