APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel MENIKAHI CEO LUMPUH

MENIKAHI CEO LUMPUH

Demi membiayai pengobatan ayahnya, Sofia yang berusia 19 tahun terpaksa menerima pernikahan dengan Yesaya, seorang CEO lumpuh berumur 33 tahun. Hubungan yang semula penuh paksaan ini berubah menjadi cinta tulus setelah Sofia menemukan surat wasiat bunuh diri milik sang suami. Sayangnya, ketulusan tersebut berbalas penolakan. Demi melindungi rahasia dan masa depan Sofia, Yesaya memilih menjauh lewat tindakan ekstrem yang justru perlahan merusak kehidupan istri mudanya itu.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Terima kasih.” Ucap Sofia pada pelayan itu.

“Sama-sama, nona.”

Sofia meluruskan dan merapatkan kedua kakinya. Kedua matanya berkeliling melihat tempat tersebut. Tempat yang belum pernah Sofia datangi dan ternyata di dalamnya sangat indah.

“Aku menyukai tempat ini.” Sofia bergumam di dalam hatinya. Tempat yang nantinya akan menjadi tempat tinggal Sofia setelah dia sudah menikah nanti dengan sang pewaris.

“Nona Sofia, mari saya antar nona untuk bertemu dengan nyonya Lady. Karena beliau sudah menunggu kedatangan nona Sofia.” Seorang pelayan perempuan mengatakannya pada Sofia.

Sofia segera mengikuti arahan dari pelayan tersebut. Dia berjalan di belakang pelayan itu.

Sepanjang Sofia berjalan menuju ke tempat tujuannya, kedua mata Sofia tidak bisa berhenti untuk melihat-lihat tempat kerajaan tersebut. Indah dan menyejukkan. Hingga akhirnya Sofia tiba di sebuah ruangan yang cukup luas dan penuh dengan sentuhan tradisional dari daerah kota tempat tinggalnya.

“Hebatnya. Di zaman era digital seperti ini, tapi sentuhan budaya Indonesia tetap dipakai. Wajar sih, namanya juga kerajaan.” Sofia membantin.

“Silahkan duduk di sini. Nyonya Lady akan segera datang.” Pelayan tidak hanya mengantar Sofia sampai ke ruangan pertemuan, tapi juga pelayan sampai menunjukkan posisi duduk yang seharusnya Sofia duduki.

“Tunggu sebentar,” Sofia menahan cepat pelayan itu ketika pelayan itu hendak pergi meninggalkannya.

“Ya, nona? Apa ada yang nona butuhkan?”

“Iya.”

“Apa yang nona Sofia butuhkan?”

“Apa boleh kalau aku memakan cokelat yang ada di meja itu?” Sofia menunjuknya dengan kedua matanya ke arah toples cokelat yang terlihat enak.

“Silahkan kalau nona Sofia ingin mencicipinya.” Pelayan itu mengizinkannya.

“Okey. Terima kasih.”

“Apa ada lagi yang bisa saya bantu?”

“Tidak. Sudah cukup.”

“Kalau begitu, saya pamit dulu. Silahkan nona Sofia menikmati cemilannya selagi menunggu kedatangan nyonya Lady.”

“Baiklah.”

Setelah pelayan itu pergi, Sofia segera membuka toples berisi cokelat lalu dia mencicipinya.

“Hm. Lezat.” Sofia senang setelah dia menggigit kecil cokelat itu, karena rasanya sesuai dengan ekspektasi.

Sofia pun kembali mengambil cokelat itu beberapa kali. Selain dia menikmati rasa cokelat yang belum pernah dia makan. Sofia juga kelaparan setelah sempat menangis sebelum berangkat tadi ke kerajaan.

“EHEEMMM!”

Tangan Sofia tertahan sebelum cokelat yang kesekian kalinya masuk ke dalam mulut Sofia, ketika Sofia mendengar suara keras dari dehaman seorang pria.

Saat itu juga Sofia memutar perlahan kepalanya untuk melihat orang itu.

Deg!

Seketika jantung Sofia serasa berhenti berdetak begitu dia melihat sosok orang baru saja menyapanya dengan dehaman dari suaranya yang berat. Sofia menurunkan tangannya. Dia meletakkan cokelat itu di atas tisu, kemudian Sofia menelan savilanya sebanyak dua kali dengan pelan.

Sofia terkejut saat dirinya dihadapkan langsung dengan calon suaminya yang bernama Yesaya.

Satu kata yang langsung muncul dalam benak Sofia tentang sosok pria itu. “Tampan.”

Jauh dari perkiraan Sofia, kalau ternyata sang Pewaris Yesaya lebih tampan dari pada yang dia lihat di sosial media selama ini. Bahkan Yesaya tidak terlalu terlihat seperti pria yang berusia 33 tahun, melainkan Yesaya masih pantas untuk disamakan dengan pria yang berusia 28 tahun.

Tapi, dari ketampanan yang Yesaya miliki, sayangnya sang pewaris itu lumpuh. Sofia menghadapi calon suaminya duduk di atas kursi roda.

Kini, keduanya hanya saling melihat satu sama lain untuk pertemuan pertama mereka.

“Mau sampai kapan kamu berdiri di sana?” Yesaya mulai bicara pada Sofia.

Lamunan Sofia yang deep langsung pecah saat itu juga. Suara yang berat tapi ademin banget kalau didengar pakai telinga Sofia.

Sikap Sofia yang semula santai menjadi kikuk sekarang. “A- aku—”

“Duduklah.” Yesaya meminta. Lalu dia menghampiri Sofia sambil menekan sebuah tombol yang ada di kursi rodanya.

“Kok- bukan- nyonya- Lady- yang- datang- ke sini?” Sofia bertanya dengan terbata.

Tapi bukannya menjawab pertanyaan dari Sofia, yang Yesaya lakukan malah memperhatikan meja yang Sofia berantakin dengan bungkus cokelat yang dibiarkan berhamburan di meja tersebut.

Untung saja Sofia peka. Dia pun bergegas merapikan meja tersebut, sampai meja itu benar-benar rapi seperti semula.

Setelah meja itu rapi kembali, Sofia kembali duduk dengan rapi pula. Dia merapatkan kedua kakinya, meletakkan kedua tangannya di atas pangkuan kaki, dan sedikit menundukkan kepalanya.

“Siapa nama kamu?” Yesaya bertanya.

“Sofia.”

“Nama lengkap?”

“Shana Sofia.”

“Usia?”

“19 tahun.”

“Jadi, jelas ya berapa banyaknya jarak usia kita?”

“I- iya.”

“Berapa?”

Sofia segera menghitungnya. Lugunya, Sofia malah menghitungnya dengan jari-jari tangannya.

Sungguh. Kepolosan Sofia membuat Yesaya lelah. Dia sama sekali tidak percaya kalau dirinya akan dijodohkan dengan bocil.

“14 tahun.” Sofia menjawab.

“Wah. Rentang usia yang sangat jauh sekali. Dengan jarak usia kita yang sejauh itu, apa kamu yakin kalau kamu bersedia untuk menikah dengan saya?” Yesaya mencoba untuk memastikan hal riskan tersebut.

“Insya Allah.”

Jawaban yang membuat Yesaya tak bisa lagi mengajukan pertanyaan apapun selain menerima perjodohannya dengan seorang gadis perempuan yang terbilang masih bau kencur.

“Nyonya Lady tiba.” Seorang pelayan memberitahu dari luar ruang pertemuan tersebut.

Sofia segera bersiap-siap berdiri untuk menyambut wanita yang namanya pernah diberitahukan oleh ibunya, kalau wanita itu adalah calon ibu mertua Sofia.

Jantung Sofia bahkan jauh lebih berdebar saat dirinya mau menghadapi calon ibu mertuanya, dibandingkan harus menghadapi calon suaminya.

Lady masuk ke dalam ruangan. Wanita paruh baya itu terlihat sangat anggun di usianya yang sudah tidak lagi muda. Senyumannya saat melihat Sofia membuat Sofia merasa tenang.

“Ternyata calon ibu mertua aku baik. Alhamdulillah.” Sofia berucap syukur.

Selama ini Sofia memang tidak terlalu mengetahui dan mengenal tentang keluarga kerajaan yang ada di kota tempatnya tinggal. Bahkan sosok Yesaya baru Sofia lihat semalam, saat Sasha menunjukkan foto Yesaya dari sosial media pada Sofia. Jadi, Sofia benar-benar tidak tahu apa-apa mengenai tata cara kehidupan dan lainnya tentang keluarga kerajaan.

“Kamu yang namanya Sofia?” Lady menyapa dengan senyumannya yang sangat ramah.

“Iya, tante.”

“Tante?” Lady dan Yesaya terkejut mendengar panggilan yang Sofia berikan pada Lady.

Tapi, ya sudahlah toh Sofia belum mengetahuinya.

Sofia kembali duduk di kursinya setelah Lady duduk. “Begini. Tentu kamu sudah mengetahui mengenai perjodohan kalian berdua. Benar Sofia?”

“I- ya, benar. Saya sudah mengetahuinya.”

“Kepala pelayan Vino pasti juga sudah memberitahukan mengenai tanggal pernikahan kalian.”

“Itu— aku belum mengetahuinya. Mungkin kepala pelayan Vino sudah memberitahu bapak dan ibu.”

“Kalau begitu, saya akan memberitahu kamu untuk tanggal pernikahan kalian.”

“Pernikahan kalian akan dilaksanakan pada tanggal 10 Juli. Jadi, persiapkanlah dirimu sebagai calon pengantin. Tolong juga jaga sikapmu mulai sekarang sebagai calon menantu dari keluarga kerajaan. Karena setelah kamu menikah dengan putra saya, maka semua orang langsung menyorot semua aktifitasmu. Bisa dimengerti perkataan saya ini?”

“Bisa.” Sofia mengangguk kaku.

***

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akibat Cinta Semalam dengan CEO
9.7
Setelah dimutasi ke kantor pusat, Jeanne terjerat cinta semalam dengan CEO barunya saat masih memiliki kekasih. Kemalangannya berlipat ganda begitu ia tahu bahwa bos tersebut adalah Alan Rasya Purnama, sepupu dari sang mantan pacar. Kini, hidup Jeanne tidak lagi tenang. Alan menjadi sangat terobsesi untuk menguasai seluruh aspek kehidupannya, baik raga maupun jiwanya. Jeanne pun terjebak dalam situasi rumit tanpa ada celah sedikit pun untuk melarikan diri.
Sampul Novel Cinta yang Jatuh Tanpa Gema
8.1
Rumi tak sengaja bertemu mantan iparnya saat periksa kehamilan. Di tengah tuntutan untuk kembali pada Aryan—miliarder yang dulu mengabaikan pernikahan mereka demi wanita lain hingga memicu kematian ibu Rumi—ia diingatkan akan perjuangan sang mantan suami mencarinya. Namun, luka masa lalu akibat pesan suara kejam Aryan tak bisa terhapus. Dengan tenang, Rumi menunjukkan cincin di jarinya, menegaskan bahwa ia telah memulai hidup baru yang sederhana dan meninggalkan masa lalu kelamnya di Kota Daro.
Sampul Novel Gairah Liar Sugar Mommy
9.1
Di usia 36 tahun, Cantika Paramitha kerap dicibir karena masih melajang. Namun, hidupnya berubah sejak Arsenio Gunadharma, pemuda 25 tahun lulusan Oxford, bekerja sebagai sekretaris barunya. Ketampanan dan kecerdasan Arsen memicu gairah yang tak terbendung dalam diri Cantika. Meski terpaut usia jauh, ketertarikan kuat membawa mereka ke jenjang pernikahan. Sayangnya, Arsen menyimpan rahasia besar mengenai identitas aslinya yang siap mengguncang keluarga Cantika.
Sampul Novel Kesalahan Cinta CEO: Balas Dendam Manisnya
8.2
Saat Jon bertunangan dengan orang lain, hati Dayna hancur. Namun, ia enggan terpuruk dan memilih fokus menata masa depan. Keputusan itu berbuah manis saat karier Dayna melesat tajam, mengundang kekaguman banyak pria baru. Jon yang didera penyesalan mencoba mendekatinya lagi. Alih-alih luluh, Dayna yang kini berdaya membalasnya dengan cara tak terduga. Ia mengacaukan hidup sang CEO dengan menyebar nomornya ke situs kencan dan membuka lowongan pencarian istri di internet.
Sampul Novel Membangkitkan Kembali Cinta yang Kedaluwarsa
9.5
Tiga tahun Alicia bertahan dalam pernikahan tanpa cinta bersama Erick Ellis. Saat ia berharap hubungan mereka membaik, Erick justru ingin kembali pada cinta lamanya. Kecewa, Alicia memilih cerai, tetapi Erick menolak melepaskannya. Kini, Alicia telah menjelma menjadi wanita sukses yang dikagumi banyak pria. Pertemuan kembali mereka mengungkap keberadaan anak-anak di sisi Alicia. Erick pun memohon untuk menjadi ayah mereka, namun ditolak mentah-mentah meski ia terus mengejarnya.
Sampul Novel Dari Pion Menjadi Ratu: Pelarian Manisku dari Kekasih yang Manipulatif
8.0
Sadar hanya dimanfaatkan oleh skenario licik Greyson, Melanie memilih pergi demi kebebasan. Keputusan ini memicu kecemburuan hebat pada diri Greyson saat melihat Melanie didekati banyak pria lain. Meski Greyson mencoba segala cara untuk menahannya, tekad Melanie untuk lepas dari manipulasi sudah bulat. Pada akhirnya, Greyson yang hancur justru memohon agar tidak ditinggalkan dan rela mengikuti Melanie ke mana saja.