APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel MENIKAHI BILLIONAIRE

MENIKAHI BILLIONAIRE

Zyan Liu harus segera menemukan istri pilihan keluarganya demi menyelamatkan posisinya sebagai pewaris utama bisnis Liu. Tak disangka, sosok yang dianggap memenuhi kriteria tersebut adalah Mu Tian Rui, seorang gadis desa yang sangat sederhana. Pernikahan kontrak pun terpaksa dijalani oleh dua orang yang hidup di dunia yang sangat berbeda ini. Di tengah jurang perbedaan status sosial yang begitu lebar, mampukah Zyan dan Rui mempertahankan bahtera rumah tangga mereka?
Bab
Bagikan

Bab 2

Nampak Tuan Mu menimbang dengan serius. Tuan Mu melihat kedua kakinya yang lumpuh, lalu menatapi Tuan Gu. 

"Jika kau bisa melakukannya maka aku akan berterima kasih," ujar Tuan Mu. 

"Bagus jika begitu, Rui sangat pantas berbahagia," Ujar Tuan Gu. 

Nyonya Gu dan Tuan Gu, tidak memiliki anak. Ketika mereka ingin mengadopsi Rui dan menyekolahkannya, Rui menangis dan menolak, dia tetap ingin bersama Ayahnya, menjaganya. Karena kekerasan kepala Rui akhirnya mereka menuruti Rui. 

Tuan Gu dan Nyonya Gu memandangi punggung Rui yang semakin menjauh mendorong kursi roda Tuan Mu. 

Sepanjang perjalanan Tuan Mu dan Rui saling melempar canda, sampai akhirnya Tuan Mu memberanikan diri untuk mengungkit soal pernikahan. 

"Rui!" panggil Tuan Mu. 

"Emmm …" jawab Rui. 

"Ayah ingin sekali melihat ada yang bisa menjagamu," ujar Tuan Mu. 

Mendengar perkataan Tuan Mu, langkah Rui terhenti. Hal ini adalah sesuatu yang tak ingin Rui ungkit. 

"Apakah Ayah ingin mengirimku pergi jauh?" tanya Rui. 

"Aiyooo putriku, mengapa kau berpikir seperti itu?" tanya Tuan Mu. 

 "Ayah sangat menyayangimu," jelas Tuan Mu. 

"Lalu mengapa Ayah memintaku menikah  dan dibawa jauh pergi darimu?" tanya Rui. 

"Dengarkan putriku, Ayah tidak bisa menemanimu selamanya. Akan sangat baik jika kelak Ayah tidak disampingmu akan ada pria baik-baik yang akan menjagamu," jelas Tuan Mu. 

"Ayah! jangan katakan itu …" pinta Rui sambil menangis dan memeluk Tuan Mu. 

"Haish! Lihatlah kau sudah sebesar ini tapi masih suka menangis," ujar Tuan Mu seraya menghapus air mata di pipi putrinya itu. 

"Sudah-sudah Ayah tak akan mengungkit hal itu lagi," ujar Tuan Mu. 

Rui pun tersenyum dan menganguk, lalu mulai mendorong kursi roda Tuan Mu seraya bernyanyi sebuah lagu untuk Tuan Mu. 

Rui memiliki bakat menyanyi yang diturunkan dari ibu, suara Rui begitu lembut ketika menyanyi. Rui selalu menyanyi untuk menghibur hati Ayahnya ini jika sedang terihat gundah.

Beberapa hari setelah perayaan desa atas kemenangan team lomba dayung perahu mereka, Tuan Gu mendengar ada beberapa orang dari kota besar akan  datang ke mereka. 

Tuan Gu sedang mengantarkan surat dari rumah ke rumah dan mendengar bahwa seorang Tuan Muda dari Tong City tengah mencari calon istri. 

Tuan Gu mencuri-curi dengar percakapan para Nyonya-nyonya kaya di desanya tersebut. 

"Tuan Muda dari Tong City," pikir Tuan Gu. 

Tuan Gu mendengar nama Mak comblang yang disebut oleh para Nyonya kaya tersebut. Tuan Gu segera menyelesaikan pekerjaannya mengantar surat. Setelah selesai Tuan Gu dengan cepat mengayuhkan sepedanya menuju ke rumahnya, sesampainya di rumah. Tuan Gu segera saja melemparkan sepedanya begitu saja dan mencari Nyonya Gu.

"Istriku!" panggil Tuan Gu. 

Tuan Gu mencari Nyonya Gu di dapur, lalu segera mengambil keranjang yang berisi bawang merah yang ada di tangan Nyonya Gu. 

"Letakan ini! kita pergi ke rumah Tante Song," ujar Tuan Gu. 

"Tante Song?" tanya Nyonya Gu. 

"Aku mendengar bahwa seorang Tuan Muda dari Tong City sedang mencari seorang calon istri di desa kita ini," jawab Tuan Gu bersemangat. 

"Apakah kau ingin mengikutsertakan Rui?" tanya Nyonya Gu. 

"Tentu saja Rui kita sangat cantik dan cerdas, juga pandai memasak sepertimu," puji Tuan Gu. 

Meski Nyonya Rui meragu, namun demi kebahagian Rui maka Nyonya Gu memutuskan untuk menemui mak comblang demi kebahagiaan Rui. 

Nyonya Gu, memakai cheongsam terbaiknya untuk menemui mak comblang.  Sesampainya di rumah Tante Song. Nyonya Gu memandangi sederet mobil bagus terparkir di depan halaman rumah Tante Song. 

Tuan Gu menarik tangan Nyonya Gu, "ayo masuk! demi Rui," ujar Tuan Gu. 

Nyonya Gu memberanikan dirinya masuk ke rumah Tante Song. Begitu mereka berdua masuk, semua mata memandangi mereka berdua. Semua penduduk desa mengenali Tuan Gu, si tukang pos pengantar surat dan paket. Mereka juga mengetahui jika mereka datang ke rumah Tante Song itu pasti karena ingin mencarikan jodoh untuk Rui. 

Para Nyonya kaya tersebut berbisik-bisik, "Bagaimana mungkin mereka begitu percaya diri ingin mencari jodoh untuk Rui seorang pria dari Tong City, sementara pria yang tinggal di desanya saja enggan meminang Rui karena kemiskinannya," pikir para Nyonya tersebut. 

Tante Song masuk ke aula sederhana kecil yang ada di rumahnya tersebut.  Tante Song memulai seleksi wawancara. Sebelum memutuskan, Tante Song mewawancarai kedua orang tuanya dengan serta membawa foto putri mereka. Jika sudah lulus seleksi pertama maka Tante Song akan melakukan cek fisik para gadis terpilih.

Nyonya Gu dan Tuan Gu adalah pasangan terakhir yang Tante Song wawancarai. Tante Song mengetahui jika mereka tidak memiliki Anak, tapi memiliki anak angkat yang bernama Rui. 

Nyonya Gu, perlahan memberika selembar foto Rui kepada Tante Song. Dari melihat fotonya Tante Song melihat Rui, Tante Song jatuh hati dengan wajah malaikat Rui, namun karena mengingat kemiskinanya Tante Song meletakan foto tersebut di meja. 

"Tuan, Nyonya," ujar Tante Song. 

"Mohon Maaf aku harus menolak," ungkap Tante Song. 

"Ini …" Tante Song merasa sedikit tidak enak hati. 

"Ini adalah Tuan Muda dari Tong City, Ahli waris utama Keluarga Liu. Jadi aku tidak bisa sembarangan," jelas Tante Song. 

Nyonya Gu dan Tuan Gu saling bertatapan dengan mata yang sendu. Mereka berpikir apa yang dikatakan Tante Song sangat benar, jika keluarga pria di desa mereka saja menolak Rui, lalu bagaimana dengan Tuan Muda dari Tong City. 

"Maafkan aku!" ujar Tante Song seraya mengantar mereka berdua keluar. 

"Jika ada yang cocok dengan Rui, aku pasti akan mengabari kalian," janji Tante Song. 

"Baik terima kasih," jawab Nyonya Gu dengan suara lemas. 

Mereka berdua kembali pulang dengan tangan dan hati yang hampa karena tidak membawa hasil yang baik.

Keesokan harinya Kakek Liu datang ke desa menemui Tante Song untuk menanyakan hasil seleksinya. Tante Song menunjukan beberapa foto dan biodata hasil dari wawancara Tante Song, dan yang telah lulus seleksi. Kakek Liu mengangguk-angguk pertanda puas. 

"Baiklah atur pertemuan dengan mereka semua! siang nanti,"  perintah Kakek Liu.

Kakek Liu merasa udara di desa sangat sejuk, lalu memutuskan berjalan jalan. Kakek Liu pergi ke Arah sungai, Kakek Liu membetulkan kacamatanya agar bisa melihat lebih jelas gadis yang sedang memegang tombak kecil di tangannya.

Hari ini Rui menangkap ikan lagi untuk menu makan siang dan makan malam untuk dirinya dan ayahnya.

Kakek Liu terperanjat dengan gerakan tangan Rui yang begitu cepat, dan lebih terkagum lagi melihat benaran ada ikan yang tertangkap di ujung tombaknya. 

Kakek Liu berjalan menghampiri Rui, "Gadis kecil!" Panggil Kakek Liu. 

"Tuan besar!" sapa Rui yang melihat pakaian yang di pakai Kakek Liu begitu bagus.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Kerja dan Kenikmatan
9.5
Suasana sunyi menjadi saksi bisu saat kecupan manis mengawali hubungan rahasia antara aku dan Nita. Walau aku tahu dia sudah punya kekasih, hasrat membara di antara kami tak lagi bisa diredam. Sempat terhenti oleh akal sehat, daya tarik Nita akhirnya meruntuhkan pertahananku. Kini, batas profesional sebagai rekan kerja telah sirna, mengubah jalinan pertemanan biasa menjadi hubungan intim yang penuh kerumitan.
Sampul Novel Bayangan Luka di Balik Seragam Putih
7.9
Demi membersihkan nama baik sang adik yang tewas dalam fitnah, Aldian menyelidiki seorang guru bereputasi bersih yang ternyata menyimpan rahasia kelam. Di tengah misi balas dendam itu, ia bertemu Aluna, putri guru tersebut yang hidupnya tertekan oleh ambisi sang ibu. Meski awalnya berniat memanfaatkan Aluna, Aldian menyadari gadis itu juga memendam luka yang sama. Kini, ia bimbang antara menuntaskan dendamnya atau memilih cinta yang tumbuh di tengah kebenaran pahit.
Sampul Novel Budak di atas Ranjang - Season 2
8.8
Demi melunasi utang judi sang ayah dan menyelamatkannya dari sekapan, Izabelle terpaksa menyerahkan kesuciannya kepada Jordan Heron. Bos mafia yang kejam itu merebut kehormatannya dalam sebuah transaksi dingin demi mencegah keluarganya menjadi gelandangan. Terjebak bersama pria keji yang baru ia temui, Izabelle kini harus menjalani takdir kelam penuh penderitaan dan kehinaan. Bagaimanakah kelanjutan nasib malangnya di tangan sang bajingan?
Sampul Novel Gairah Liar Isteriku
9.5
Pernikahan Nara dan Rama tampak sempurna di mata publik, padahal Nara memendam kesepian yang luar biasa. Demi mengisi kekosongan hati, ia nekat menjalin perselingkuhan dengan Arka. Namun, kedamaian semu itu hancur ketika Arka mengirim ancaman untuk membeberkan hubungan rahasia mereka. Kini, Nara terjebak dalam pusaran pengkhianatan dan rasa sakit yang hebat. Di tengah kemelut asmara yang penuh misteri ini, ia harus berjuang keras demi menemukan kembali jati dirinya.
Sampul Novel Heal Me, Baby
8.1
Akibat tabrakan tak sengaja yang berujung ciuman, Sean Wilson yang mengidap misofobia pingsan. Sang penabrak, mahasiswi kurang mampu bernama Keyra Minolia, dituntut membayar biaya terapi yang sangat besar. Tak punya uang, Keyra terpaksa bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah Sean. Perbedaan kontras memicu konflik harian, hingga orang tua Sean memergoki mereka dan menuntut pernikahan. Akankah ikatan paksa ini menyembuhkan trauma Sean dan menumbuhkan cinta?
Sampul Novel Penyesalan Suami Setelah Kematianku
8.5
Napas terakhirku berembus di meja operasi setelah ginjal milikku diambil paksa untuk Chika, cinta pertama suamiku, Handi. Saat Handi merayakan kesembuhan Chika, kedok wanita itu terbongkar sebagai penipu yang mengincar asuransi. Penyesalan mendalam membuat Handi nekat menggali kuburanku dengan tangan kosong. Namun, berkat bantuan Feri, batu nisan itu kini berstatus sebagai istri pria lain. Meski Handi akhirnya bunuh diri demi menebus dosanya, semua sudah terlambat.