APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menikah dengannya

Menikah dengannya

Setiap jam lima pagi, Hasna sudah terjaga untuk beribadah dan membantu sang ibu di dapur. Meski kerap menghadapi penolakan kerja hingga belum juga mendapat pekerjaan baru, ia tetap tegar. Namun, ketenangan setelah sarapan mendadak sirna saat ayah dan ibunya mengajak berbicara serius. Hasna pun sangat terkejut ketika orang tuanya menyatakan rencana untuk menjodohkannya dengan seorang pria pilihan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Dada mamah" dhifa melambaikan tangannya mobilnya sudah berjalan keluar gerbang rumahnya Hasna pun berjalan masuk dan ia melihat makanan diatas mejanya masih banyak karena hanya dia dan dhifa yang memakannya

"Makanannya masih banyak lagi kan mubazir kalo gak dimakan hmm... Gimana yah? Aku kasih ke pengemis saja yah dia pasti lebih membutuhkannya" Hasna memutuskan untuk berbagi makanannya pada yang lebih membutuhkannyaMalam hari Hasna menunggu suaminya pulang kerja tapi belum saja pulang tengah malam begini angka jam sudah menunjukkan pukul 12 ia menunggu suaminya di ruang tamu tiba saja anaknya memanggilnya dari arah kamarnya yang sudah keluar dari kamar miliknya

"Mamah" panggil dhifa yang baru saja bangun dari tidurnya

"Hey sayang kenapa bangun" tanya Hasna yang menaikan tubuh anaknya di pangkuannya

"Aku gak bisa tidur mah, mamah kenapa belum tidur" ujar dhifa

"Mamah mau nunggu papah kamu pulang dulu sayang" Hasna mengusap rambutnya anaknya dengan lembut

"Aku juga mau nemenin mamah aja nunggu papah" dhifa tersenyum menghadap depan mamahnya

"Jangan yah kamu tidur aja besok kamu harus sekolah" tolak Hasna

"Gak mau" rengek dhifa

"Nanti kamu diomelin papah loh"

"Biarin aja aku mau nemenin mamah aja"

"Yasudah seterah kamu saja" tidak berapa lama Reynand baru saja ulang dari kantornya dengan menenteng tas kantornya menghampiri mereka berdua yang masih belum tidur di ruang tamu dhifa bangkit dari pangkuan mamahnya dan berlari ke arah papahnya

"Hey kenapa belum tidur sayang" tanya Reynand yang sudah menghampiri anaknya dengan mencium keningnya

"Aku belum ngantuk pah"

"Besok kamu sekolah kan" ujar Reynand

"Iya pah tapi aku gak bisa tidur" balas dhifa

"Pergi ke kamar mu langsung tidur yah" perintah Reynand dengan mengusap kepala anaknya

"Aku gak ngantuk pah nanti aja tidur nya yah"

"Tidur sekarang! Jangan buat papah marah"

"Yaudah aku tidur dulu pah, mamah aku tidur dulu yah" dhifa mencium pipi papahnya dengan penuh kasih sayang lalu meminta izin pada mamahnya Hasan pun mengangguk saja

"Selamat malam sayang" Reynand pun mencium kening anaknya dan juga mencium kedua pipinya lalu dhifa meninggalkan mereka berdua untuk pergi ke kamarnya

"Kamu ngajarin anak saya untuk tidak tidur jam segini hah" Reynand memarahi Hasna karena anaknya tidak biasanya belum tidur jam segini ia mendekati Hasna dengan tatapan penuh benci dan tidak suka padanya

"Aku gak tau kalo dhifa belum tidur jam segini" ucap Hasna

"Banyak alasan sekali kamu ini" ujar Reynand dengan tatapan tajam padanya

"Benar mas aku gak bohong" balas Hasna dengan sedikit agak memundurkan tubuhnya sampai mentok ke arah sofa

"Kamu berani sekali melawan saya hah" bentak Reynand dengan mencekik lehernya tanpa ampun membuat Hasna kesakitan

"Mas sakit hiks hiks..." Hasna mencoba melepaskan cekikikannya dari tangan suaminya

"Cengeng sekali kau ini cuih! Kamu harus dikasih pelajaran dulu baru kamu nurut sama saya" Reynand menarik tangan istrinya dengan kasar berjalan dengan cepat tak lupa tangannya mencengkram kuat tangannya

"Mas aku mohon jangan hiks hiks..." berontak Hasna yang mencoba melepaskan cengkraman tangan dari suaminya

"Tempat kamu lebih pantas disini" Reynand menjatuhkan tubuhnya ke lantai kamar mandi lalu menyalakan air showernya

"Mas berhenti aku ke dinginan mas" mohon Hasna dengan memsluk dirinya sembari memeluk kakinya

"Saya tidak perduli mau kamu kedinginan juga" Reynand menjambak jilbabnya dengan tarikan kencang

"Saya ingatkan lagi jangan mencari masalah dengan saya ini belum seberapa liat saja nanti saya bakal buat kamu sengsara lebih lagi" datar Reynand dengan menangkup dagu Hasna ke atas

"Maaf mas hiks hiks... Aku janji gak akan ngulangi lagi" Hasna terus memohon padanya tapi tetap saja ia menghiraukannya

"Saya tidak butuh maaf dari kamu" emosi Reynand

"Mas sakit gak kuat lagi hiks... Hiks" Hasna sudah tidak tahan lagi dengan kesaktiannya kepalanya sudah pusing ditambah dengan suaminya memperlakukan kasar padanya

"Saya tidak percaya dengan kamu! Saya tahu akal licik kamu gimana" Reynand terus menyiksa istrinya dengan memperlakukan kasar padanya

"Aku benaran mas aku kedinginan kepala ku juga pusing" Hasna memegangi kepalanya yang begitu sakit tadi pagi ia sudah kedinginan ditambah lagi suaminya menyiksanya lagi

"Sampai kapanpun saya tidak percaya sama kamu" baru saja Reynand ingin menyiksa lebih pada istrinya tapi Hasna sudah pingsan begitu saja dipelukannya

"Bangun! Jangan ekting saya tahu kamu bohong kan" Reynand menepuk pipi Hasna tapi tidak ada jawaban ia aruh tangannya dididahi Hasna dahinya begitu panas mungkin demam

"Panas sekali? Hey bangun maafkan saya" Reynand terus menepuk pipinya tapi Hasna tidak bangun-bangun langsung saja ia menggendong tubuhnya dan menaruhnya di atas kasur kamarnya

"Gimana ini! Masa iya harus ganti pakaiannya sih gila kali yah" Reynand bingung harus bagaimana pakaian Hasna sudah basah akibat dirinya yang menyiksanya

"Gak ada cara lain lagi saya harus ganti pakaiannya" Reynand berjalan ke arah koper miliknya untuk mengambil pakaian Hasna

Bagaimana dengan kelanjutannya apakah Reynand bisa bertahan dengan tubuh mungil milik istrinya yang cantik dan seksi ini? Apakah ia akan menerkam istrinya atau hanya ingin mengganti pakaiannya saja ... Disaat aku sudah bahagia kamu memperlakukan ku dengan baik tapi kenapa sekarang sudah berubah saja aku pikir kamu sudah melupakannya ternyata tidak

-Hasna

Reynand menggantikan pakaian yang Hasna pakai perlahan-lahan ia membuka jilbabnya rambutnya begitu lembut dan juga sepertinya lurus rambut tali ikatnya pun ia buka benar saja rambutnya wangi bikin menggoda saja.

rambutnya pun juga panjang sungguh badannya bikin menggoda kulit putih bersih alami badannya juga terlihat seksi lelaki mana sih yang tidak tergoda dengan tubuhnya ingin sekali Reynand menerkamnya tapi ia harus tahan dirinya tidak mau mempunyai anak dari pembantu ini tapi ia tidak bisa bertahan dengan nafsunya

Wajah Hasna mirip sekali dengan alam.istrinya jika tidak memakai jilbab harumnya juga sama sepertinya

pakaian Hasna sudah dibuka semua tidak ada sehelai pun yang ia pakai wajah Reynand mendekati wajah Hasna yang begitu putih kulitnya hidungnya bertabrakan dengan hidungnya sekali-kali ia mencicipi bibirnya mungil yang begitu menggoda pada akhirnya ia kelewatan batas lama-lama ia ingat apa yang telah dilakukannya

"Astaga kenapa gw gak bisa tahan sih gila kali yah bersetubuh dengan dia" lalu ia bangkit lagi baru ingat apa yang sudah ia lakukan gila kali yah bersetubuh dengan wanita yang sangat membencinya

"Gak bisa ini benar-benar gila gw gak bisa menahannya lagi" langsung saja Reynand menaiki tubuh Hasna

"Saya rindu kamu mai" Reynanad membayangkan sedang bercinta dengan alam. Istrinya bukan Hasna ia memperlakukannya begitu kasar tanpa ada rasa cinta melakukannya sedangkan Hasna ia masih dalam keadaan pingsan

Pagi hari Hasna terbangun bangkit dari tidurnya melihat pakaiannya yang sudah berserakan dengan milik Reynand keduanya hanya ditutupi dengan selimut

"Astaghfirullah apa yang aku lakukan hiks... Hiks" Hasna tidak percaya dengan semuanya mahkotanya selalu ia jaga tapi malah direbut oleh suaminya ia bukannya tidak mau tapi suaminya pasti memperlakukannya dengan nafsu bukan cinta

"Kenapa kamu nangis?" Tanya Reynand yang sudah terbangun dari tidurnya tubunya ia dudukan bersandar di kepala kasurnya dengan tidak perduli padanya

"Hiks...hiks..." Hasna hanya bisa menangis menundukkan kepalanya ia takut malah Reynand melakukannya lagi

"Jawab! Saya tanya sama kamu" Reynand berbicara dengan nada tinggi ia paling tidak suka jika ada wanita menangis

"Hiks...hiks...." Terus saja hsna menangis menghiraukan perkataan suaminya

"Astaga apa yang gw lakukan" suaminya mendekati Hasna melihat ke arah lantai pakaiannya sudah berserakan dimana-mana

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bad Duda
9.2
Trauma mendalam membuat Edeline takut berinteraksi fisik dengan pria. Di tengah perjuangannya, ia harus menjadi dokter magang di rumah sakit milik Elvis Dalton, duda angkuh dan kejam. Walau awalnya saling membenci, hubungan mereka perlahan berubah karena rasa saling membutuhkan yang tumbuh. Dua jiwa yang sama-sama terluka oleh masa lalu ini dipertemukan oleh takdir. Akankah luka mereka terobati dan bersatu, ataukah takdir justru kembali memisahkan keduanya?
Sampul Novel Budak Nafsu
7.9
Lepas dari jerat nafsu bejat sang mertua, Ayu kini merajut asa baru bersama Alfons, kekasih sejatinya. Namun, jalan mereka terjal akibat dendam membara dari Maharani. Di tengah kejamnya dunia mafia berseragam yang sarat intrik, kekuatan cinta mereka diuji. Demi melindungi ketulusan rasa yang dimiliki, keduanya harus bertualang ke berbagai penjuru dunia, bertahan hidup dari kejaran musuh yang tak kenal ampun.
Sampul Novel Diuber Janda
8.8
Amin, seorang montir, mendambakan cinta dari gadis perawan. Namun, takdir justru membawanya ke situasi kocak yang tak terduga. Bukannya mendapatkan wanita impian, ia malah menjadi target buruan para janda di lingkungannya. Mereka bersaing ketat demi memikat hatinya, membuat perjalanan asmara sang montir menjadi sangat rumit dan penuh dengan rintangan jenaka.
Sampul Novel En-PD161
9.1
Dua tahun membina rumah tangga, seorang pria harus menghadapi kenyataan pahit saat suaminya berubah menjadi gemar bermain wanita. Segala upaya mempertahankan pernikahan, bahkan hingga melibatkan polisi, hanya dibalas dengan sikap dingin. Kebenaran menyakitkan pun terungkap bahwa pernikahan mereka cuma kedok balas dendam atas kematian cinta pertama sang suami. Lelah dikhianati, pria tersebut akhirnya memutuskan bangkit dan menyetujui perceraian.
Sampul Novel GAIRAH CINTA PARTNER KERJA
9.4
Ketampanan dan kecerdasan tidak lantas membuat masa lalu Ozzie berjalan mulus tanpa luka. Kini, setelah sukses membangun karier, hatinya terpikat oleh rekan kerjanya sendiri. Benih asmara di antara mereka tumbuh subur lewat serangkaian pertemuan intim yang membara di setiap perjalanan dinas. Namun, tembok besar menghadang karena sang wanita telah dijodohkan. Enggan menyerah, Ozzie bertekad menghentikan petualangan cintanya demi merebut dan memperjuangkan sang pujaan hati.
Sampul Novel Ganti Rugi Nyawa Putriku
9.6
Setelah tewas terbakar akibat aksi balas dendam suaminya yang murka atas kematian sang mantan kekasih dalam kecelakaan pesawat, seorang ibu mendapat kesempatan kedua. Ia terbangun tepat di hari putri mereka mengalami serangan jantung. Namun kali ini, sang suami yang bekerja di menara kontrol bandara sengaja memutus komunikasi dengannya. Ketika pria itu menyadari keputusan egoisnya justru merenggut nyawa putri kandung mereka sendiri, penyesalan mendalam mulai menghancurkan akal sehatnya.