APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

Saat kurir pria mabuk mendatangi rumahnya, sang protagonis memilih melapor polisi dibanding menghubungi kedua kakaknya. Di kehidupan lalu, panggilan darurat itu membuat kakak-kakaknya mengabaikan pertunjukan adik angkat mereka, Hilda, yang berujung insiden tragis. Akibatnya, sang protagonis disiksa sebagai pelampiasan amarah. Kini, setelah terlahir kembali di hari yang sama, ia membiarkan kakak-kakaknya fokus mendukung Hilda. Namun, keputusan itu justru mendatangkan penyesalan mendalam bagi mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku mengalami kram menstruasi dan memesan obat pereda nyeri. Di aplikasi, pengantarnya tertulis seorang pengendara wanita, tapi yang datang ternyata seorang pria mabuk.

Kali ini, aku tidak menelepon dua kakakku untuk meminta bantuan. Langsung saja aku melapor ke polisi.

Di kehidupan sebelumnya, kedua kakakku bukan hanya memanggil semua pengawal pribadi yang ada, tetapi mereka sendiri juga buru-buru kembali.

Akibatnya, mereka melewatkan drama panggung yang dimainkan oleh adik angkat mereka.

Adik angkat mereka begitu sedih hingga dia menusukkan tombak mainan ke dirinya sendiri di atas panggung dan membuat dirinya terluka parah.

Kedua kakakku mencoba menghiburku, "Jangan merasa bersalah. Setidaknya kamu tetap selamat."

Namun, di balik itu, mereka mengikatku dan menyerahkanku kepada sekelompok pria mabuk.

"Cuma pria mabuk, 'kan? Kamu bisa mengusirnya sendiri. Kenapa harus manggil kami? Sekarang lihat akibatnya. Kalau Hilda meninggal, kamu juga jangan berharap bisa hidup!"

Ketika aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana pria mabuk itu mengetuk pintuku.

Kali ini, aku tidak menelepon mereka. Mereka akhirnya bisa menyaksikan drama panggung adik angkat mereka, memberi dukungan dan semangat. Namun, setelah drama itu selesai, mereka malah menyesal.

Tengah malam, pria mabuk di luar pintu mengetuk dengan suara yang menggema dan meruntuhkan suasana sepi malam itu.

Aku segera mendorong sofa, meja, dan semua furnitur ke depan pintu untuk memblokirnya. Namun, bibiku mulai memindahkan satu per satu benda itu dengan ekspresi tak sabar. Dia melirikku dengan kesal. "Kamu ini berlebihan sekali!"

"Kakakmu sudah janji mau nonton drama panggung Hilda. Sekarang mereka pasti sibuk, mana mungkin ganggu mereka! Kita buka saja pintunya dan usir dia langsung, selesai perkara!"

Melihat adegan ini, aku tiba-tiba menyadari satu hal. Aku telah mengalami hal ini sebelumnya. Aku telah kembali ke masa lalu. Di kehidupan sebelumnya, kejadiannya persis seperti ini.

Saat itu, aku baru saja pindah dari rumah setelah bertengkar dengan kedua kakakku. Tidak lama setelahnya, seorang pria mabuk yang menyamar sebagai kurir datang mengetuk pintu.

Kebetulan, kedua kakakku sedang menonton drama panggung adik angkat mereka, Hilda. Aku juga bertengkar dengan bibiku saat itu. Aku mati-matian menjaga pintu agar pria itu tidak masuk, tetapi bibiku tetap ingin membukakan pintu.

Di kehidupan sebelumnya, aku menelepon kakakku untuk meminta bantuan. Namun kali ini, aku memutuskan untuk mengandalkan diriku sendiri.

Saat aku mengambil ponsel dan hendak menelepon polisi, bibiku berlari ke arahku dengan ekspresi panik. Dia merampas ponselku. "Sudah kubilang, nggak perlu seribet itu!"

Aku tahu dia akan mencoba menghentikanku, jadi saat dia sibuk menyembunyikan ponselku, aku berlari ke ruang tamu. Aku mengambil telepon rumah dan mulai memutar nomor polisi.

Namun, sebelum aku sempat menyelesaikan panggilan, bibiku menekan telepon itu dengan kasar, memutus sambungan. "Ternyata kamu mau nelepon polisi?"

"Kamu sengaja mau memaksa kakakmu untuk pulang, 'kan? Tapi kalau kakakmu pulang, Hilda mau gimana?"

Dengan amarah yang membara, bibiku mengangkat telepon rumah itu dan membantingnya ke lantai. Dia bahkan menginjak-injaknya dengan keras hingga hancur. Lalu, dia meraih lenganku dan menyeretku ke arah pintu.

"Masalah kecil begini! Kalau kamu nggak tenang, kita buka saja pintunya dan lihat siapa dia!"

Tangannya sangat kuat. Aku tidak bisa melepaskan diri. Meskipun kakiku berusaha mengerem di lantai, dia menyeret tubuhku perlahan ke depan.

Pria mabuk di luar pintu yang mulai tidak sabar, mengetuk pintu semakin keras. Suara ketukan yang tajam itu seperti palu yang menghantam langsung ke jantungku.

Aku berkeringat dingin, tubuhku bergetar setiap kali mendengar bunyi itu. Namun, bibiku tidak peduli. Dengan keras kepala, dia terus menyeretku ke pintu.

"Jangan pikir aku nggak tahu apa rencana busukmu! Kamu cuma nggak suka melihat kedua kakakmu memperhatikan Hilda, 'kan?"

"Tapi Hilda itu yatim piatu! Dia nggak punya siapa-siapa. Kalau kamu nggak mau peduli, ya sudahlah. Tapi kenapa kamu selalu iri dan nggak bisa nerima dia!"

Aku telah mengenal bibiku hampir 20 tahun. Dia selalu sombong dan memandang rendah siapa pun. Namun entah kenapa, dia sangat peduli pada Hilda.

Setiap kali Hilda tampil, bibiku selalu muncul untuk merebut apa pun yang menjadi milikku dan memberikannya pada Hilda. Namun, aku tidak pernah menyangka bahwa dia bahkan tidak peduli pada nyawaku.

Di luar, suara pria mabuk semakin liar. Kata-kata kotor mulai terdengar jelas menembus pintu. Aku tahu, begitu pintu itu terbuka, aku pasti mati!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 100 Hari Menikah Dengan Si BOS
9.7
Xavi Alonso, pengusaha tangguh berhati dingin, mengikat wanita pilihannya dalam ikatan pernikahan. Merasa terjebak oleh sikap Xavi yang sangat dominan, sang istri pun meminta cerai. Namun, sang taipan justru membalasnya dengan menyerahkan seluruh kekayaan, bisnis, serta raganya demi memanjakan sang istri. Di balik keangkuhannya, sosok penguasa ini ternyata menyimpan sisi lain layaknya iblis yang memiliki cinta tanpa batas bagi pasangannya.
Sampul Novel Cermin Retak Masa Lalu
8.0
Pertanyaan suami tentang kenyamanan bra tanpa kawat awalnya dikira perhatian biasa. Namun, kecurigaan muncul saat asisten suaminya panik mengambil kembali paket yang salah alamat. Kebenaran terungkap lewat unggahan Susan Kumala di media sosial yang memamerkan hadiah lingerie dari kekasihnya di hotel romantis. Sadar suaminya berselingkuh demi wanita lain, sang istri langsung menyukai postingan tersebut. Ia mengirim tangkapan layar itu kepada suaminya dengan sindiran tajam tentang diskon belanja.
Sampul Novel Dignity ( Demi Harga Diri)
9.4
Suri Hidayah harus menelan pil pahit setelah delapan tahun menikah. Prasetyo, sang suami, berubah menjadi sangat sombong sejak menjabat sebagai direktur. Ia kerap menghina Suri dan membandingkannya dengan atasannya, Murni. Di tengah kepedihan itu, Suri memilih bangkit, membenahi diri, dan merintis bisnis rajutan. Langkahnya membawa Suri bertemu Damar Adhiyatna, pengusaha benang yang juga mantan suami Murni. Lewat kerja sama barter, Suri berjuang mengembalikan harga dirinya.
Sampul Novel  Kerudung Pembalasan
8.1
Kehidupan Ana hancur seketika setelah menyaksikan perselingkuhan Javier dengan sahabat dekatnya sendiri. Pengkhianatan kejam itu menghancurkan seluruh rencana masa depan mereka. Namun, di tengah rasa sakit, Ana menolak terpuruk. Ia bangkit dari kepalsuan tersebut demi menata ulang hidup dan jati dirinya. Saat Javier datang memohon dimaafkan, Ana menyadari bahwa harga diri dan mencintai diri sendiri adalah segalanya. Mampukah ia merelakan masa lalu demi menyambut cinta baru yang jauh lebih tulus?
Sampul Novel Mengasuh Bayi Mantanku
9.6
Kehilangan Safira dalam kecelakaan tragis membuat Dirga Mahendra depresi hingga enggan mengasuh bayi mereka. Demi sang bayi, orang tua Dirga menunjuk Keysha Adinata menjadi pengasuh. Pertemuan ini mengejutkan karena Keysha adalah mantan kekasih Dirga yang dulu berpisah akibat fitnah. Kini, Keysha terpaksa merawat anak dari pria yang pernah melukainya, sementara perlahan kebenaran masa lalu mereka yang kelam mulai terbongkar kembali.
Sampul Novel MY Nerdy Wife
9.7
Paras menawan justru menjadi sumber malapetaka bagi Arcella Shameera Caluella. Atas desakan ibunya, ia terpaksa menyamar sebagai gadis culun demi meredam rasa cemburu buta sang kakak, Vanessa. Meski begitu, Vanessa tetap berambisi merusak hidupnya dengan merebut Zale dan Auriga, pria-pria yang dicintai Arcella. Lewat siasat licik, Vanessa bahkan berhasil menjebak adiknya dalam pertunangan dengan pria berhati kejam. Mampukah Arcella bertahan dari siksaan kakaknya?