APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mendadak Kaya

Mendadak Kaya

Nasib malang menimpa seorang gadis berlesung pipi yang baru saja dipecat. Namun, sebuah tawaran ajaib datang menghampirinya. Ia diminta menemani seorang pria misterius makan malam di kediamannya selama satu malam saja. Tanpa ada syarat aneh lainnya, ia dijanjikan bayaran fantastis senilai seratus juta rupiah. Kesempatan emas di tengah himpitan ekonomi ini menyadarkannya bahwa takdir hidup dapat berubah drastis dalam sekejap mata.
Bab
Bagikan

Bab 1

Kepulan asap r*k*k bercampur dengan asap kendaraan yang berlalu-lalang di jalanan raya. Seorang gadis mempunyai wajah jutek itu terus saja mengh*s*p benda nik*t*n tersebut. Seolah sedang menghilangkan beban pada pikirannya.

"Arghhh, sialan," umpat Naima sambil menendang angin sepanjang jalan trotoar.

"Kabur woy, ada orang gila!" Seruan anak SD pun tidak Naima gubris. Tetap acuh gak acuh.

"Cantik-cantik stress!!" celetuk ibu-ibu memakai gamis bunga yang menyilaukan mata, mengatai Naima. Beliau rela berhenti hanya untuk menjelekan gadis tersebut? Memang ya, dunia itu sudah tua. Muka sudah keriput, rambutnya pula mungkin sudah beruban semua. Tau-tau hobi si Ibunya suka nyinyirin orang meski Naima enggak kenal sama sekali?

"Lu ngatain gue?!" Naima menjatuhkan puntung rokoknya, lalu menginjaknya secara brutal. Ia pun gak segan menendang roda belakang motor si Ibu tua yang berhasil mengusik ketenangannya.

"Dih, serem. Kayak orang psikopat," cibir beliau kembali. 

Wah-wah, minta di sentil ginjalnya. Naima sudah ancang-ancang melipat lengan bajunya sampai sikut, tapi Ibu tua tadi memilih kabur dan hampir menabrak pengendara lain sangking terburu-buru.

Naima mendengkus, "Tadi enteng banget ngatain gue! Giliran diserang balik auto melempem kek kerupuk disiram air," cebiknya melanjutkan berjalan, namun tidak tentu arah.

Sudahlah!! Gadis itu sedang patah hati. Bukan. Bukan karena putus cinta atau di selingkuhin oleh sang pacar. Naima potek hatinya sebab ia dipecat dari tempat kerjaannya.

"B*ngs*t?!" umpatnya untuk yang kedua kali, kala Naima ditabrak kencang dari arah belakang.

"Sabar-sabar, tahan. Gak boleh emosi. Kalau emosi bisa hancur dunia karena khodam gue ular kobra," lirih Naima menarik nafasnya, lalu keluarkan secara perlahan.

"Maling woy?!" Naima buka pejaman matanya. Asli anjir, suaranya nyaring banget ege!! Bikin gendang telinga Naima iritasi.

"Mbak preman, bantu kejar malingnya elah!! Malah diem ngejogrog di sini. Bantu sesama manusia itu banyak pahalanya, banyak... " gadis tersebut nggak segan menginjak kaki pria setengah wanita.

"Cerewet banget lu elah!!" Kemudian Naima menyumpal mulut pria di sampingnya menggunakan bungkus rokok tanpa belas kasih.

***

"Noh, dompet berharga elu!" Naima melempar dompet kulit warna hitam polos.

Pria setengah wanita tersebut sigap menangkap dompet milik Bos nya.

Hap

Tepat sasaran.

"Jangan asal Mbak preman. Ini dompet mahal tau. Isinya kartu black card semua,"

Naima hanya manggut-manggut, "Lu ngatain gue preman... " ia sengaja menjeda ucapannya sembari menghampiri pria yang gak punya rambut sama sekali alias botak, "emangnya muka gue mirip macam preman, hah?!" gertak Naima dengan suara rendah, akan tetapi penuh ketegasan. Baru awalan. Belum ke inti pun pemanasan.

"Nama saya Cikey," ealah, lagi di gertak dia malah ngajak kenalan. Basi anjay.

"Cupu lu!" ketus Naima sambil menjitak keras jidat Cikey. 

"Dompet saya mana, Key?" Bagai adegan slow motion, Naima dan Cikey kompak menoleh ke arah belakang.

Mulut Naima menganga sedikit diiringi matanya yang menyipit, silau. Sementara Cikey mengangkat tinggi-tinggi dompet kulit milik Bos nya sembari berseru kencang, "Nih, Bos dompetnya. Saya hebat 'kan udah kejar malingnya?" Idih, si Cikey ngaku-ngaku.

"Hm," dehem Bos nya. Kemudian arah pandangnya beralih pada gadis di samping asisten pribadinya.

"Mingkem. Saya tau kalau wajah saya itu ganteng," 

Naima tersadar dilanjut tawa sinisnya yang mengudara, "Gue bukannya terpana liat wajah elu yang terlihat biasa-biasa," 

Cikey sampai menutup mulutnya rapat-rapat. Dalam pikirannya, mungkin Naima berani sekali bicara lo-gue kepada Bos nya. Why? Ada yang salah?? Haruskah Naima bicara formal. No!! Itu bukan gayanya.

"Jidat elu lebar, gue silau ngeliatnya," Bos nya Cikey malu dan menahan salting.

"Btw, lu sugar daddy ya? Kenalin, gue Naima. Seorang gadis yang sudah menyelamatkan dompet elu. Dan kata dia... " ujar Naima menunjuk Cikey nampak kemerahan di wajahnya, malu sudah ketahuan berbohong, "isinya kartu black card semua," imbuhnya diam-diam tersenyum smirik.

Naima jujur. Karena ia ingin membuktikan kalau ucapan Cikey betulan atau sekedar omongan belaka.

"Kamu mau uang?" tanyanya balik.

"Why not? Sebagai balas budi, maybe??" Padahal, Naima gak perlu uang. Tabungannya sudah banyak. 

Gadis itu pula enggak jaim-jaim ngupil di hadapan mereka, kemudian dihempaskan ke udara.

"Pilih yang mana?" Tak disangka-sangka. Dia sengaja membuka dompet dan memperlihatkan isinya yang ... yeah. Berapa biji dah tuh kartu black card nya?

Glek

Jiwa misquen Naima usai dipecat meronta-ronta.

"Tapi ada syaratnya," Naima pura-pura bersiul guna menutupi kekesalannya. Ketimbang ngasih duit aja pake ada syaratnya.

"Syaratnya, kamu harus kencan satu malam dengan saya di rumah. Malam itu juga, saya akan kasih kamu uang senilai 100 juta,"

Naima terbatuk-batuk, Cikey langsung mimisan.

"Tapi, Bos 'kan sudah-- " Bos nya Cikey mengangkat satu tangannya, tanda diam.

Bagai rezeki nomplok untuk gadis memiliki lesung pipi itu. Hanya kencan saja bukan? Di rumah pula.

"Hanya menemani saya dinner, enggak lebih,"

Setelah dipecat dari kerjaannya, terbitlah uang menghampiri Naima. Memang, nasib itu seperti tempe. Enggak ada yang tahu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akhir Cinta yang Getir
9.7
Menunggu selama tiga jam sia-sia, Arissa harus menghadapi kenyataan pahit tentang kekasihnya, Eldino Marven. Pria miliarder itu rupanya berpura-pura lumpuh demi menghindari pernikahan dengan Arissa, yang hanya dianggapnya sebagai pengasuh gratis. Kebohongan Eldino terbongkar lewat video mesra bersama Adena Horian, yang bahkan memakai gaun pengantin rancangan Arissa. Merasa dikhianati setelah melihat kemesraan mereka, Arissa membuang kuenya dan memutuskan menyerah. Ia langsung menghubungi ibunya untuk menerima tawaran kencan buta.
Sampul Novel CINTA TUAN CEO
8.6
Pertemuan kembali Linggar, seorang beauty vlogger dan selebgram ternama, dengan sang mantan kekasih bernama Darka terjadi di Bali. Hubungan mereka sempat terjalin lagi, tetapi atensi Linggar terpecah sejak kehadiran Radit, sahabat kakaknya yang berprofesi sebagai pengusaha restoran. Ketegangan memuncak saat Linggar mendapati Darka mendekati Sena, dan Darka pun memergoki kedekatannya dengan lelaki lain. Rekaman perpisahan mereka yang viral di televisi akhirnya memaksa keduanya berpisah selamanya.
Sampul Novel Istri Kedua Sang Billionaire
8.7
Kehidupan sederhana Hana mendadak berubah drastis setelah ia terbangun di sebelah pria asing. Saat kesadarannya kembali utuh, kebingungan besar langsung melandanya karena ia sangat yakin belum pernah menikah dengan siapa pun. Hana pun terus mempertanyakan bagaimana sosok tak dikenal itu bisa tidur di ranjangnya. Kini, sebuah misteri besar mulai membayangi dan mengusik hari-hari tenang yang biasa ia jalani.
Sampul Novel Kehadirannya Membuatku Tersiksa
9.8
Kehidupan Arlena berubah drastis setelah dinikahi pria asing secara mendadak. Meski awalnya mengira pernikahan mereka akan biasa saja, sang suami justru selalu ada untuk membantunya menyelesaikan setiap masalah dengan cara misterius. Misteri ini akhirnya terpecahkan saat Arlena melihat berita televisi tentang seorang miliarder tampan yang sangat mencintai istrinya. Arlena terkejut menyadari bahwa sosok di layar itu adalah suaminya yang selama ini menyembunyikan kekuasaan besar di balik kesederhanaan.
Sampul Novel Kill Me, Love Me
9.4
Fajar, bos perusahaan teknologi, menyembunyikan rahasia besar tentang kepribadian gandanya. Walau ia sudah bertunangan dengan Mariska, hanya Indira yang tahu kondisi medis ini. Kedekatan intens membuat benih asmara tumbuh rumit, apalagi ketiga kepribadian Fajar malah jatuh cinta pada Indira. Di tengah pusaran konflik batin yang membingungkan, mampukah Indira menyembuhkan jiwa Fajar? Kepribadian mana yang akhirnya akan dipilih oleh hati Fajar?
Sampul Novel PASSIONATE CEO WITH TROUBLEMAKER SECRETARY
8.4
Briyan, miliarder berusia 35 tahun, diam-diam memendam hasrat dan perasaan mendalam kepada sekretarisnya, Sessyl. Kendati demikian, asmara sang CEO terhalang rintangan besar karena Sessyl ternyata sudah mempunyai kekasih. Di sela-sela kesibukan pekerjaan yang padat, Briyan terus berupaya keras memikat sang sekretaris. Mampukah sang atasan merebut hati Sessyl dari pacarnya dan memenangkan cintanya dalam jalinan romansa kantor yang rumit ini?