APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mencintai Adik Angkatku

Mencintai Adik Angkatku

Sebastian diam-diam mencintai Elvina, adik yang selama ini dianggap sekandung oleh semua orang. Rahasia bahwa mereka tak sedarah akhirnya terbongkar saat sang mama membaca buku harian Sebastian. Meski lega mengetahui status asli Elvina sebagai adik angkat, Sebastian kini menghadapi dilema baru. Elvina hanya memandangnya sebagai sosok pelindung. Kebenaran ini pun harus tetap disimpan rapat sampai tiba saatnya Elvina siap menentukan pilihannya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Luna mengulas senyumnya. Ia sangat menghargai kejujuran sang anak tentang perasaanya. Mau tak mau, Luna harus memberi tahu pada Bastian siapa Elvina sebenarnya.

“Elvina … kamu berhak mencintainya, Sayang. Elvina bukan anak kandung Mama.”

Sontak Bastian membolakan kedua matanya dengan sempurna. “Ma-maksud Mama?”

Luna tampak mengembuskan napasnya dengan kasar. “Elvina. Saat usianya baru delapan bulan, dia harus kehilangan kedua orang tuanya akibat kecelakaan beruntun waktu itu. Miranda meninggal tepat saat Mama dan Papa menjenguk mereka. Orang tua Elvina hanya punya Mama di sini. Ibunya orang Makassar, dan ayahnya orang Padang.

“Ibunya El sahabat Mama waktu dia kuliah di sini. Di kampus kalian. Mereka ingin berkunjung ke sini setelah sekian lama nggak tengok Mama. Aris dan Miranda pergi ke suatu tempat tanpa membawa Elvina karena waktu itu dia udah tidur ditemenin kamu. Mereka mengalami kecelakaan ketika kembali ke rumah ini.

“Saat itu, Aris sudah meninggal di tempat. Sementara Miranda masih sadarkan diri namun sudah tak berdaya. Dia menitipkan Elvina pada Mama dan Papa. Jadikan dia anak Mama. Jika berjodoh, jodohkanlah Elvina dengan kamu. Itulah kenapa Mama tidak pernah mengusik perasaan kamu pada Elvina.

“Itulah kenapa kamu memiliki rasa yang berbeda pada Elvina. Karena dari awal kami sudah sepakat ingin menjadikan kalian sepasang suami istri. Tapi, bukan saatnya Elvina tahu tentang ini. Dia belum cukup dewasa untuk paham akan situasi ini. Cukup kamu saja yang tahu, dan tetaplah mencintai Elvina dengan tulus dan sayangi dia sebagai adik dan juga wanita.”

Penuturan Panjang lebar Luna lantas membuat Bastian tercengang. Elvina bukan adik kandungnya. Melainkan anak dari sahabat mamanya. Orang yang selama ini ia lindungi dan cintai adalah orang lain, bukan sedarah.

Bastian merasa keberuntungan tengah berpihak padanya. Senyumnya terbit seketika. Bahagia yang membuncah karena tahu jika dia bisa mencintai Elvina dengan sepenuh hatinya.

“Entahlah, Ma. Apakah Bastian harus senang atau sedih mendengarnya.” Bastian tampak mengusap air mata yang hampir menetes di pipinya.

Luna mengusapi punggung anaknya itu. “Tapi, itulah kenyataannya. Elvina bukan adik kandung kamu. Dan kamu berhak mencintainya. Jika Tuhan menjodohkanmu dengan Elvina, Mama sangat senang karena bisa mewujudkan harapan Miranda untuk terakhir kalinya.

"Tapi, jika Elvina ternyata bukan jodohmu, jangan kecewa. Karena semuanya sudah ketentuan Tuhan.”

Bastian mengangguk paham. “Mendengar bahwa Elvina bukan adik kandung Bastian aja ada rasa bahagia dan tenang, Ma. Apa kabarnya jika ternyata Elvina adalah jodoh Bastian. Bastian tidak akan pernah buat dia kecewa sampai kapan pun, Ma.”

“Iya, Nak. Setelah Elvina sudah cukup dewasa dan paham akan situasinya, Mama dan Papa akan menjelaskan secara detail dan akan membawanya ke makam orang tuanya. Mama dan Papa menguburkan mereka di sini. Karena mereka juga menikah tanpa ada restu dari orang tua mereka. Miranda yang ayahnya sudah meninggal itu lantas menikah dengan wali hakim.”

"Kenapa nggak direstui, Ma?”

“Karena adat, Sayang. Masih dipakai pada jaman dulu.”

Bastian tersenyum miring setelahnya. “Mirip novel si Zainudin dan Hayati, yaa.”

Luna terkekeh pelan. “Yaa … seperti itulah. Tapi, Mama tidak akan mengganggu hubungan kamu dengan Elvina. Terserah kamu kalau kamu masih mau adu bakat sama cowok yang mau deketin Elvina. Sampai nanti saatnya Elvina harus tahu semuanya, kamu harus siap dengan konsekuensinya.

"Jangan terburu-buru. Beri waktu untuk El mencerna semuanya.”

Bastian mengangguk antusias. “Bastian akan menunggu sampai waktu itu tiba, Ma.”

Luna mengusapi wajah anak semata wayangnya itu. “Bahagialah dengan pilihan hatimu, Nak. Mama aja gak nyangka kalau kamu bisa mencintai adikmu itu. Kalau saja ternyata El adalah adik kandungmu, sudah Mama tendang kamu dari rumah ini.”

Bastian kembali terkekeh mendengarnya. “Perasaan tidak akan pernah salah dalam menempatkan posisinya, Ma. Kenapa Bastian diberi rasa lebih pada Elvina, mungkin akan ada sesuatu terjadi di masa depan.”

“Iyaa. Ya udah, Mama keluar lagi. Mau tengok anak sekaligus calon mantu Mama.”

Bastian hanya mengulas senyumnya. Pipinya memerah karena mendapat lampu hijau dari sang mama. Siapa yang tidak bahagia setelah tahu orang yang kita cinta adalah bukan siapa-siapa kita.

Itulah yang tengah Bastian rasakan. Doanya ia ralat. Ingin diberikan terus rasa cinta itu agar sampai di mana mereka bisa Bersatu untuk selamanya.

Malam hari tiba. Waktu sudah menunjuk angka tujuh. Waktunya makan malam. Kamar Bastian dan Elvina berdampingan. Dua orang itu keluar secara bersamaan. Jantung Bastian seketika berdegup hebat saat melihat Elvina keluar dengan gayanya setiap hari. Rambut diurai dengan bondu motif hewan menempel di kepalanya.

“Halo Kakak ganteng. Sini, tangannya aku gandeng. Biar nggak jingkrak-jingkrakan lagi,” ujar Elvina kemudian menggandeng tangan Bastian.

Perempuan itu tampak biasa saja karena memang dia hanya tahu jika Bastian adalah kakak kandungnya. Sorot mata Bastian menandakan jika dia sangat mencintai wanita itu.

Pandangannya mantap menatap wajah manis Elvina. Hingga akhirnya mereka sampai di meja makan, Elvina melepaskan gandengan itu kemudian duduk di sana.

“Oh ya, Ma. Tadi El lihat di TV ada berita. Kisah cinta unik gitu, Ma.”

“Kisah cinta unik kayak gimana, Sayang?”

“Eeeumm. Jadi dia tuh pacaran sama cowok, terus dikenalin ke orang tuanya. Eeeh ternyata si cowoknya anak kandung ayahnya. Anak hasil dari selingkuhan ayahnya. Hahaha … lucu ya, Ma. Ada-ada aja orang-orang di luaran sana.”

Edwin pun tertawa mendengar cerita Elvina. “Ada yang lebih unik lagi dari itu, El.”

“Apa tuh, Pa?”

“Ada cowok. Dia suka sama adiknya sendiri, hahahaha.”

Bastian lantas menoleh cepat ke arah papanya. Beruntung dia tidak sedang menyuap nasi ataupun minum. Kalau tidak, dia akan tersedak lagi dan mengakibatkan kecurigaan.

“Waaah … ada yang kayak gitu juga, yaaa. Papa lihat di TV juga?”

Edwin menggeleng kemudian menyantap nasi dan lauk yang sudah Luna siapkan untuknya. “Bukan. Tapi, ada. Dikasih tahu juga kamu nggak akan percaya dan gak akan kenal.”

“Percaya kok. Soalnya ada yang kayak gitu. Kak Bastian nih contohnya.”

Semua orang yang ada di sana lantas tercengang mendengar ucapan Elvina. Sementara perempuan itu melemparkan cengiran pada keluarganya itu.

“Just kidding Mama, Papa, Kak Bastian. Gitu aja pada kaget. Kayak yang iya aja. Udah pasti Kak Bastian sayang sama El, orang adeknya super imut kayak gini.”

Bastian lantas menarik hidung adiknya itu. “Gak usah geer, Elvina. Kamu emang imut, tapi nyebelin. Suka minta jajan dan malu-maluin teriak panggil Kakak kalau lagi main basket.”

“Nyebelin-nyebelin gini banyak yang suka tahuuu. Emangnya Kakak. Jatuh cinta sama orang yang gak pernah balas cintanya. Ungkapin dong, Kak! Jangan diem aja. Mau … nanti ceweknya dicomot orang? Entar nangis tujuh hari tujuh malam lagi. Gak bisa antar jemput aku lagi.”

Bastian hanya mengulas senyumnya. Orang tuanya tahu siapa yang disebutkan Elvina itu. Orang itu adalah dia sendiri. Yang bilang pada Bastian agar mengungkapkannya.

Edwin lantas mengusap lengan sang istri kemudian mengulas senyumnya dan mengangguk kecil. Agar tetap diam dan sabar menunggu sampai waktunya tiba.

“Kakak jawab iihh!!” omel Elvina kemudian.

“Jawab apa sih, Dek?” tanya Bastian dengan suara lembutnya.

“Kapan ungkapin ke cewek yang Kakak suka itu.”

Bastian menggaruk hidungnya. “Kapan-kapan, yaa. Gak bisa sekarang, mau fokus kuliah dulu. Ceweknya juga sampai sekarang masih sendiri. Semoga sampai waktunya tiba, dia masih sendiri.”

“Oooh. Mau fokus kuliah dulu. Ya udah deh. Aku tunggu sampai Kakak lulus. Eeeh … fokus kuliah? Sampai S-3 dong?” tanya Elvina kembali dengan mata membola sempurna.

Bastian terkekeh melihat ekspresi lucu Elvina. “Iyaaa. Kenapa?”

Elvina menggeleng. “Aku mau punya pacar kalau Kakak udah nyatain cinta sama cewek itu. Kalau ada yang suka sama aku, jangan lupa ajak duel lagi, yaa!” kata Elvina sambil menaik turunkan alisnya.

Bastian tersenyum sendu. Bagaimana bisa Elvina berpikir ke arah sana. Seolah memberi ruang untuknya agar bisa memiilikinya tanpa ada orang yang bisa mengusiknya. 'Bukan hanya fokus kuliah. Tapi, fokus mencintai kamu juga, El.'

“El, kenapa mau nunggu Kakak punya pacar dulu baru setelah itu El punya pacar?” tanya Luna ingin tahu.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Pasti Bisa Tanpamu
7.8
Delapan bulan lamanya seorang istri menderita batin, diperlakukan seperti pembantu oleh suami dan mertuanya. Ia memilih diam karena takut menjanda, sampai akhirnya perselingkuhan sang suami terbongkar. Meski diusir dari rumah warisan orang tuanya akibat kelicikan mereka, ia kini bangkit dalam kondisi hamil. Perempuan ini bertekad memulai hidup baru demi membuktikan bahwa ia bisa sukses dan mandiri tanpa kehadiran mereka lagi.
Sampul Novel Anything For You
9.7
Samantha terjebak di antara dua pilihan sulit saat pertunangan Andre berada di ujung tanduk, padahal pria itu sangat mencintainya. Di sisi lain, hadir Yansen, dokter setia yang merawat Samantha dan berjanji untuk selalu mendampinginya tanpa syarat. Kini, Samantha harus menghadapi dilema emosional yang rumit demi menentukan pria mana yang berhak memiliki hatinya. Siapakah yang akan memenangkan komitmen ini?
Sampul Novel KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO
8.4
Lamaran Aditya ditolak mentah-mentah oleh Yuni karena hanya sanggup memberi hantaran lima puluh juta. Tak hanya dihina, Belinda sang kekasih pun ikut merendahkannya. Dalam kemarahan, Aditya justru melamar Dahlia, asisten rumah tangga Belinda, dengan cincin berlian mewah. Tak ada yang tahu bahwa staf administrasi biasa ini sebenarnya adalah putra mahkota pemilik perusahaan. Saat identitas aslinya sebagai CEO terungkap, mampukah Aditya dan Dahlia merajut cinta tulus dari awal yang penuh emosi ini?
Sampul Novel Kumpulan Cerita 21+
9.0
Antologi fiksi romantis modern ini dirancang khusus untuk pembaca dewasa. Setiap kisah di dalamnya menyajikan dinamika hubungan yang intim dan emosi mendalam, lengkap dengan unsur eksplisit yang memerlukan kedewasaan sikap. Konten ini sangat tidak diperuntukkan bagi anak di bawah umur. Pastikan usia Anda telah memenuhi syarat sebelum mulai membaca lembar demi lembar penuh gairah ini.
Sampul Novel Marrying With CEO
9.3
Kehidupan tenang Syafa Sidqyah, sekretaris muslimah berparas cantik yang penuh misteri, seketika terusik. Kehadiran sosok pendendam di tempat kerjanya, perusahaan Devan Putra Pramana, mengancam keselamatan Syafa. Saat berbagai rahasia masa lalu mulai tersingkap, ia justru terjebak dalam pernikahan tak terduga dengan bosnya sendiri. Mampukah ia menghadapi takdir rumit ini? Ikuti kisah penuh intrik antara ambisi sang CEO dan misteri yang menyelimuti mereka.
Sampul Novel OPEN BO
7.9
Kehidupan Laras hancur seketika akibat jebakan Frans yang menyeretnya ke dunia prostitusi. Demi menjaga perasaan Bagas, sang suami, ia menyembunyikan pekerjaan haram ini rapat-rapat. Di sisi lain, Bagas rela membuang status kaya dan banting tulang jadi kuli demi menghidupi Laras. Ia tak pernah tahu istrinya kerap menemui pria hidung belang di hotel. Suatu hari, rahasia Laras terancam runtuh saat Bagas melihatnya pergi bersama lelaki asing bermobil mewah.