APKDock Logo
Sampul Novel Menceraikan Suamiku yang Menghamili Wanita Lain

Menceraikan Suamiku yang Menghamili Wanita Lain

8.9 / 10.0
Di tengah perjuangan berat menjalani program bayi tabung yang sudah memasuki bulan keempat, sebuah kenyataan pahit menghantamku. Tetangga sekaligus teman masa kecil suamiku tiba-tiba mengunggah foto kehamilan dengan takarir "Buah cinta kami. Sekeluarga bertiga." Di dalam foto tersebut, tampak jelas tangan suamiku sedang membentuk simbol hati bersamanya. Hal yang paling menyakitkan dan ironis adalah jemari suamiku masih melingkar cincin pernikahan kami yang sah.

Menceraikan Suamiku yang Menghamili Wanita Lain Bab 1

Pada bulan keempat aku mencoba program bayi tabung, teman masa kecil suamiku yang juga merupakan tetangga kami memosting selembar foto hamilnya.

[ Buah cinta kami. Sekeluarga bertiga. ]

Di foto itu, terlihat juga tangan suamiku yang membuat tanda hati bersamanya. Hal yang paling ironis adalah, jarinya masih mengenakan cincin pernikahan kami.

Aku meninggalkan sepatah kata “mantap” di kolom komentar postingan itu dan menambahkan emoji jari jempol.

Tidak lama kemudian, aku menerima telepon dari Jeremy, suamiku.

“Itu keinginan ibuku. Dia merasa risiko bayi tabung terlalu besar, sedangkan kamu juga menderita. Habis Sherine melahirkan, kita bisa adopsi anaknya.”

Aku hanya tersenyum sinis dan langsung memutuskan sambungan telepon tanpa mengatakan apa-apa. Selama 3 tahun pernikahan, kami masih belum memiliki anak. Setelah diperiksa, ternyata saluran tubaku tersumbat. Berhubung pengobatannya tidak membuahkan hasil, dokter menyarankan aku untuk mencoba program bayi tabung.

Aku sudah berusia 30 tahun dan memang ingin memiliki anak. Jadi, aku menahan rasa sakit dan pergi suntik setiap bulan hingga perutku memar-memar. Baru saja aku menunjukkan kemajuan di bulan ini, Jeremy malah memberiku kejutan sebesar ini. Pantas saja mertuaku kurang setuju saat kami berdiskusi untuk mencoba program bayi tabung.

Sherina adalah tetangga lama kami. Orang tuanya tinggal di kampung halaman mereka, sedangkan dirinya hidup sendiri di kota. Dia sudah berusia 26 tahun, tetapi masih belum memiliki pacar. Setiap kali bertemu dengan Jeremy, rasa suka di matanya terpampang sangat jelas.

Aku juga termasuk orang berpengalaman. Mana mungkin aku tidak menyadarinya? Hanya saja, aku dan Jeremy sudah menikah. Meskipun menyukai Jeremy, dia juga harus menyerah. Tak disangka, dia malah bersedia melahirkan anak untuk Jeremy. Selain itu, dia juga sudah hamil. Sejak kapan mereka mulai berhubungan?

Telingaku langsung berdengung. Aku tidak dapat menerima hal ini. Hasil pemeriksaan yang sedang kupegang benar-benar terasa bagaikan lelucon.

Saat Jeremy pulang, langit sudah gelap. Begitu menyalakan lampu, dia langsung menyadari aku yang masih duduk di sofa. “Kenapa nggak buka lampu?”

Aku tidak menjawab dan hanya menatapnya. Setelah sesaat, aku baru bertanya, “Sejak kapan? Maksudku anak itu. Kapan kalian melakukannya?”

Jeremy terdiam sejenak sebelum menjawab, “Waktu kamu lembur malam itu.”

Aku adalah seorang akuntan dan sudah biasa bekerja lembur. Tiga bulan lalu, perusahaan meminta kami untuk melakukan inventarisasi. Aku pun lembur sampai jam 2 dini hari. Saat pulang, aku tidak menemukan Jeremy.

Ketika meneleponnya, aku merasa suaranya terdengar agak aneh dan ada juga suara wanita. Dia mengatakan bahwa dia sedang menemani klien dan berada di bar. Pada saat itu, aku sudah sangat mengantuk. Ditambah dengan Jeremy biasanya tidak pernah macam-macam, juga bersikap baik terhadapku, aku pun tidak curiga. Tak disangka, kenyataan malah begitu kejam.

“Ternyata hari itu! Jeremy, apa yang kamu pikirkan? Begitu anak ini lahir, hubungan kita juga akan berakhir.”

“Kamu berpikir kejauhan. Dia cuma pengen punya anak, sedangkan kamu juga nggak bisa punya anak. Anggap saja anak itu sebagai ... sebagai .... “ Dia tidak menemukan kata yang cocok untuk mendeskripsikannya dan menjadi kesal.

“Duh, ngapain kamu berpikir kejauhan! Aku sudah 30 tahun. Memangnya kenapa kalau aku pengen punya anak! Dia masih muda, sehat, juga bersedia melahirkan anaknya. Kita juga nggak akan rugi. Buat apa kamu mempermasalahkannya!”

Aku sontak berdiri. “Jeremy, ini namanya selingkuh! Aku memang nggak bisa punya. Kalau kamu pengen punya anak, kamu boleh ceraikan aku, lalu menikahinya dan lahirkan anak kalian bersamanya secara terbuka!”

“Tapi, apa yang kamu lakukan sekarang? Memangnya kamu anggap Sherine itu alat untuk lahirkan anak? Kamu kira dia akan kembali ke posisi awalnya setelah lahirkan anak ini? Asal kamu tahu, nggak mungkin! Dia akan minta kamu nikahi dia dengan andalkan statusnya sebagai ibu dari anakmu!”

Aku menarik napas dalam-dalam dan melanjutkan, “Kamu pikirkan saja sendiri dengan baik. Bulan depan, aku nggak akan suntik lagi!”

Jeremy menatapku dengan ekspresi muram. “Nggak mau suntik, ya nggak usah. Lagian, ada banyak wanita yang bisa lahirkan anak!”

Seusai berbicara, dia langsung membanting pintu dan berjalan keluar. Aku berdiri di tempat dengan tubuh gemetar. Saat tersadar kembali, aku menyentuh wajahku dan merasa tanganku basah. Aku bahkan menangis demi pria itu?

‘Meliya, sejak kapan kamu berubah jadi begini!’

Lanjut Membaca

Daftar Isi Menceraikan Suamiku yang Menghamili Wanita Lain

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Derita Menantu Jelita
9.5
Kehidupan rumah tangga dalam novel modern "Derita Menantu Jelita" berubah drastis setelah sang suami mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan tragis. Situasi kian rumit ketika ayah mertua memutuskan tinggal bersama mereka. Demi menjaga kelangsungan garis keturunan, sang suami nekat melakukan aksi ekstrem dengan diam-diam membius istri dan ayahnya sendiri. Keputusan tersebut memicu rangkaian peristiwa misteri yang tak terkendali dan mengubah nasib mereka selamanya.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela nekat hamil anak Jeremy secara sembunyi-sembunyi walau sadar dirinya cuma dimanfaatkan. Demi bisa lepas dari cengkeraman Jeremy yang kejam, ia sengaja memicu kemarahan pria itu. Sayang, pelarian Angela gagal setelah Jeremy melacak keberadaannya. Saat Angela pasrah dan memohon dilepaskan, kehadiran anak mereka justru membalikkan keadaan. Jeremy yang berhati dingin kini malah berbalik ingin mengabdi dan melayani Angela serta buah hati mereka.
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.4
Di hari pernikahannya, seorang wanita dikhianati oleh keluarganya sendiri. Orang tua dan tunangannya, James, mendesak agar posisi pengantin digantikan oleh sang kakak yang sekarat demi memenuhi keinginan terakhirnya. Karena menolak, ia diikat paksa di rumah dengan janji akan dibebaskan setelah upacara selesai. Malangnya, saat ditinggal sendirian, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawanya dengan kejam. Ketika keluarganya akhirnya kembali, mereka hanya mendapati jasadnya yang telah membusuk.
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku
8.1
Setelah disiksa hingga tewas oleh penculik demi melindungi ayahnya, seorang gadis malang harus menerima kenyataan pahit bahwa ayahnya justru sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya. Panggilan telepon terakhirnya diabaikan dengan penuh kebencian. Keesokan harinya, jenazahnya ditemukan di depan kantor polisi dalam kondisi mengenaskan. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli forensik memimpin langsung proses otopsi jasad putrinya sendiri tanpa menyadari identitas korban yang sangat ia benci.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan cinta Raka dan Cherry kini terancam retak akibat kehadiran Nadia. Raka merasa terus dikesampingkan oleh sang kekasih, yang selalu mendahulukan sahabat berkacamata tebalnya tersebut. Emosi Raka akhirnya memuncak begitu menyadari dirinya cuma menjadi prioritas kedua bagi Cherry. Namun, rasa cemburu yang membakar ini malah mengantarkan Raka pada sebuah titik balik tak terduga dalam hidupnya. Sanggupkah jalinan asmara mereka bertahan di tengah renggangnya prioritas Cherry?
Sampul Novel Misteri Ular Xaver
8.5
Sepulang dari Kota Xaver, ibu membawa patung dewa ular yang diklaim bisa membuatnya awet muda jika disembah dengan darah menstruasi perawan. Aku dipaksa menyerahkan darahku, bahkan rambutku dipotong untuk dililitkan di kepala patung itu. Ibu tidak tahu bahwa aku menyimpan rahasia pernah menginap dengan pacarku saat kuliah. Dua bulan kemudian, kebohongan ini berbuah petaka saat kulit ibu mulai dipenuhi bercak biru mirip sisik dan mulai mengelupas layaknya ular asli.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan