APKDock Logo
Sampul Novel Fantasi Dina, di Tengah Duda Beranak 3

Fantasi Dina, di Tengah Duda Beranak 3

8.1 / 10.0
Dina, seorang sekretaris andal, harus menghadapi ancaman kebangkrutan kantornya akibat pandemi. Di waktu yang sama, sang atasan, Pak Agus, sedang terpuruk dalam duka setelah kepergian sang istri. Saat bantuan bersyarat dari Mr. Hanks datang dan memicu dilema moral, Dina memilih bertahan demi nasib rekan-rekan kerjanya. Berbekal keberanian, ia mengambil alih kemudi untuk menyelamatkan perusahaan dari kehancuran finansial sekaligus memulihkan kondisi emosional di sekitarnya.

Fantasi Dina, di Tengah Duda Beranak 3 Bab 1

Dina, seorang profesional di sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang ekspor-impor, telah menjadi bagian dari lingkungan kerja yang sibuk itu selama dua tahun. Dia adalah lulusan perguruan tinggi ternama di Jakarta, yang memiliki keahlian sebagai sekretaris dan akuntan. Di samping kecerdasannya, Dina juga memiliki penampilan yang menarik, menjadi primadona di kantor.

Dina memiliki postur tubuh yang ideal untuk seorang sekretaris, dengan tinggi 160 cm, kulit sawo matang, rambut keriting yang menambah pesonanya. Pakaian-pakaian elegan yang dipilihnya semakin menonjolkan citra sebagai wanita mandiri dan elegan.

Keberhasilan dan penampilan Dina membuat iri banyak orang sebayanya. Namun, tidak sedikit juga yang mencibir perilakunya yang sedikit manja dan nakal.

Dalam suasana bahagia itu, sebuah peristiwa mengerikan mengubah segalanya. Dina terlibat dalam drama yang menakutkan.

Awalnya, perusahaan tempat Dina bekerja berjalan lancar dan penuh kegembiraan. Namun, suasana berubah ketika wabah Covid-19 menyerang dunia. Virus mematikan itu memasuki Indonesia melalui perjalanan dari Tiongkok dan menyebar dengan cepat.

Dampaknya terasa di perusahaan Dina. Arus barang masuk dan keluar terhambat, kepercayaan mitra bisnis menurun, dan perusahaan mulai kesulitan finansial. Akhirnya, sebagian karyawan terpaksa dipecat, termasuk Dina yang gajinya dipotong.

Ketika kondisi semakin memburuk, direktur perusahaan, Pak Agus, menerima berita menyedihkan bahwa istrinya meninggal karena kanker payudara. Kehilangan itu membuatnya terpuruk.

Pak Agus memutuskan untuk menjual aset perusahaan untuk menyelamatkan keadaan. Namun, tiba-tiba muncul tawaran dari Mr. Hanks, seorang pengusaha tambang batubara. Meski tawaran itu bisa menyelamatkan perusahaan, syaratnya sulit: melibatkan Dina dengan Mr. Hanks, yang telah lama menginginkannya.

Dina terkejut mendengar syarat tersebut. Namun, dia merasa terjebak di antara kebaikan untuk perusahaan dan kekhawatiran akan konsekuensi dari hubungan dengan Mr. Hanks.

Saat Pak Agus memanggilnya untuk membahas tawaran tersebut, Dina merasa cemas. Keheningan di ruangan itu hanya terputus oleh dering telepon, membuat mereka terdiam dalam ketidakpastian.

Dina kembali ke rumahnya dengan pikiran yang kacau. Meskipun dia lelah, pikirannya terus dipenuhi dengan ketidakpastian akan masa depan perusahaan dan dirinya sendiri.

Dina duduk di ruang tamu rumah kontrakannya dengan pandangan kosong, memikirkan segala kemungkinan dan konsekuensi dari tawaran yang diajukan oleh Mr. Hanks. Di satu sisi, dia merasa terbebani dengan tanggung jawab untuk menyelamatkan perusahaan dan pekerjaan teman-temannya. Namun, di sisi lain, dia merasa gelisah dengan ide harus berurusan dengan seorang pria yang jelas-jelas memiliki keinginan tidak senonoh terhadapnya.

Pikiran-pikiran itu membuat Dina sulit tidur. Dia membolak-balikkan tubuhnya di atas kasur, mencoba menenangkan pikirannya yang berkecamuk. Namun, setiap kali dia hampir tertidur, bayangan Mr. Hanks muncul dalam benaknya, membawa rasa tidak nyaman yang mendalam.

Keesokan paginya, Dina bangun dengan mata sembab dan tubuh yang terasa lelah. Dia memutuskan untuk pergi ke kantor meskipun hatinya masih dipenuhi kekhawatiran dan ketidakpastian. Ketika dia tiba di kantor, suasana hatinya semakin tegang ketika dia melihat Pak Agus sibuk berbicara di telepon.

Setelah beberapa saat menunggu, Pak Agus akhirnya mengundang Dina ke ruangannya. Dengan wajah yang tampak lelah dan lesu, Pak Agus menyambut Dina dan langsung membawa pembicaraan ke topik yang penting.

"Dina, aku tahu ini adalah keputusan yang sulit untukmu," ucap Pak Agus dengan suara yang terdengar rendah dan penuh pertimbangan. "Tapi kita tidak punya banyak pilihan. Aku benar-benar membutuhkan bantuanmu dalam mengatasi masalah ini."

Dina mendengarkan dengan hati-hati, mencoba menahan gelombang emosi yang mencoba menghantamnya. Dia tahu bahwa apa pun keputusannya, akan ada konsekuensi yang harus dia tanggung.

"Saya mengerti, Pak Agus," jawab Dina dengan suara serak. "Tapi saya butuh waktu untuk memikirkan semuanya dengan baik."

Pak Agus mengangguk paham, wajahnya tampak penuh simpati. "Tentu saja, Dina. Aku tidak ingin memaksamu melakukan sesuatu yang membuatmu tidak nyaman. Tetapi tolong, pertimbangkan dengan serius. Kita semua bergantung padamu."

Dengan perasaan yang berat, Dina meninggalkan ruangan Pak Agus dan kembali ke mejanya. Dia duduk di depan komputernya, tetapi pikirannya tetap melayang ke arah yang sama: apa yang seharusnya dia lakukan?

Seiring berjalannya waktu, hari berlalu tanpa ada keputusan yang diambil oleh Dina. Dia terjebak dalam siklus pikiran yang tak berujung, terus-menerus memutar ulang pertimbangan-pertimbangannya tanpa mendapatkan solusi yang memuaskan.

Ketidakpastian itu mulai memengaruhi kinerjanya di kantor. Dia merasa sulit berkonsentrasi dan melakukan tugas-tugasnya dengan baik. Teman-temannya di kantor juga mulai memperhatikan perubahan dalam perilakunya, meskipun mereka tidak mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Setiap hari, Dina merasa semakin terisolasi dan terjebak dalam keputusasaan yang tak berujung. Dia merasa seperti dia terperangkap di antara dua pilihan yang sama-sama menyakitkan, dan tidak ada jalan keluar yang jelas.

Saat malam tiba, Dina kembali ke rumah kontrakannya dengan perasaan yang lebih berat dari sebelumnya. Dia duduk di kursi di ruang tamu, menatap ke dalam kegelapan dengan pandangan kosong. Pikirannya terus berputar-putar, mencari jawaban atas pertanyaan yang tidak kunjung mendapat jawaban.

Semakin malam, semakin terasa kesepian dan putus asa. Dina merasa seperti dia telah mencapai titik terendah dalam hidupnya, dan tidak tahu bagaimana cara untuk bangkit kembali.

Namun, di tengah kegelapan yang menyelimuti, ada semacam kilatan harapan yang muncul di dalam dirinya. Meskipun sulit untuk percaya, Dina merasa bahwa mungkin ada jalan keluar dari situasi yang sulit ini. Dia hanya perlu mencari tahu apa itu, dan bagaimana dia bisa mencapainya.

Dengan tekad yang baru ditemukan, Dina berdiri dari kursinya dan berjalan menuju kamarnya. Meskipun dia tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, setidaknya dia telah menemukan sedikit cahaya di tengah-tengah kegelapan yang menyelimuti.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Fantasi Dina, di Tengah Duda Beranak 3

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Dicintai Raja Siluman Ular
9.4
Demi cinta dan harta, Alana nekat menikahi Cakra meski tanpa restu. Namun, pernikahan impian itu berubah jadi teror mengerikan. Alana kerap menemukan ular liar raksasa di ranjangnya akibat kegemaran aneh sang suami. Tak hanya itu, ia terus dihantui mimpi erotis bersama sosok asing yang tak dikenal. Saat mencoba menyelidikinya, Alana menemukan fakta kelam tentang hilangnya mantan istri Cakra secara misterius. Kecurigaan pun membuncah, siapa sebenarnya sosok suaminya itu?
Sampul Novel Dikhianati Di Hari Pernikahan
9.2
Hari tenang Aurelia Callista hancur seketika saat dipaksa menikahi Kaelan Castor. Mengira hanya menjadi tamu biasa, Rhea syok mendengar namanya disebut sang direktur muda dalam akad nikah. Dia baru menyadari dirinya dijadikan pengantin pengganti demi menutupi kelicikan keluarga Kaelan. Kini, Rhea terperangkap dalam pernikahan megah tanpa landasan cinta, sekaligus harus bertahan menghadapi berbagai konspirasi dan rahasia kelam di balik status barunya.
Sampul Novel Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat
8.2
Setelah dikhianati dan dicampakkan oleh Deon saat hamil tua, Elara memilih pergi dan membangun hidup baru. Lima tahun berlalu, ia bertransformasi menjadi miliarder sukses yang memikat dan mandiri. Namun, saat Elara berniat meresmikan perceraian mereka yang ternyata belum diurus Deon, mantan suaminya itu justru muncul kembali. Deon yang posesif mulai menyingkirkan setiap pria yang mendekati Elara. Ketika Elara mengumumkan pertunangan dengan pria lain, Deon yang didera penyesalan nekat mengonfrontasinya.
Sampul Novel Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan
8.0
Saat ibu mertuanya terkena serangan jantung, Nova segera menghubungi suaminya yang merupakan dokter kardiologi. Namun, sang suami justru menuduh Nova berbohong dan memilih menemani mantan kekasihnya. Tragedi terjadi saat sang ibu wafat di meja operasi sementara suaminya pergi ke konser. Ketika pulang dan melihat Nova memeluk kotak abu, ia justru murka dan menuduh Nova bersandiwara demi menarik perhatiannya. Kisah novel modern bergenre misteri ini mengupas kehancuran rumah tangga yang tragis.
Sampul Novel Mantan Kekasihku Menjadi Bosku
8.5
Pertemuan tak terduga dengan mantan pacar yang paling dibenci membuat hidup baru Nina di kota lain berantakan. Pria dari masa lalu itu kini justru menjadi atasan di tempat kerjanya yang baru. Hubungan mereka dahulu hancur akibat kesalahpahaman pahit yang menyisakan kepedihan mendalam. Di tengah tekanan profesional dan gejolak emosi, Nina kini bimbang. Haruskah ia kembali melarikan diri, atau tetap bertahan menghadapi sosok yang pernah sangat ia cintai?
Sampul Novel PERTAMA UNTUK NAIMA
8.4
Naima, yatim piatu yang merantau mandiri, tidak menduga bahwa aksi heroiknya menyelamatkan orang asing membawa perubahan besar. Ketulusan Naima membuat Alberico jatuh cinta dan berusaha keras mendekatinya. Sempat bimbang, Naima akhirnya menantang Albe untuk menikah siri. Namun, rahasia masa lalu Albe terkuak dan memicu salah paham besar hingga memisahkan mereka. Sanggupkah cinta mereka bertahan melewati badai konflik dan ujian berat ini?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan