APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Memilih Untuk Mencintai Diriku

Memilih Untuk Mencintai Diriku

Sepuluh tahun berpacaran, Kennedy akhirnya setuju menikah. Namun, ia menolak berciuman saat foto prewedding dengan alasan misofobia dan pergi begitu saja. Setibanya di rumah baru, sang wanita justru mendapati Kennedy bermesraan dengan cinta sejatinya, Winona, bahkan berjanji membatalkan pernikahan. Sadar pengabdiannya sia-sia, ia memilih kabur lebih dulu. Kini, putra bungsu Keluarga Harath itu justru keliling dunia demi memohon agar mantan tunangannya bersedia kembali.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah menjalin cinta selama sepuluh tahun, akhirnya pacarku, Kennedy, bersedia menikah denganku.

Namun, saat sesi foto prewedding, fotografer meminta kami berpose saling mencium. Dia malah mengernyit dan berkata bahwa dia punya misofobia, lalu mendorongku dan pergi sendirian. Aku pun meminta maaf pada para staf atas sikapnya dengan canggung.

Hari itu turun salju lebat, sulit sekali mendapatkan taksi. Aku pun melangkah pulang dengan susah payah melewati tumpukan salju.

Namun, sesampainya di rumah yang seharusnya menjadi rumah pengantin kami, aku malah memergoki Kennedy sedang berpelukan dan berciuman mesra dengan perempuan yang selama ini dia anggap sebagai cinta sejatinya.

"Winona, asalkan kamu setuju, aku bisa kabur dari pernikahan ini kapan saja!" katanya.

Seluruh pengabdianku selama bertahun-tahun, kini hanya menjadi lelucon. Setelah menangis sejadi-jadinya, aku memutuskan untuk kabur dari pernikahan lebih dulu sebelum Kennedy melakukannya.

Belakangan, dunia sosial kami dihebohkan oleh sebuah kabar. Putra bungsu Keluarga Harath berkeliling dunia mencari mantan tunangannya, demi memohon agar wanita itu mau kembali.

Aku berdiri di luar rumah pengantin, menatap ke dalam lewat jendela besar. Di sana, aku melihat Kennedy tengah berciuman panas dengan Winona.

Dia memeluk Winona dengan erat dan mencium dengan penuh hasrat dan dominasi. Tak terlihat sedikit pun sikap dingin dan tertutup yang biasa dia tunjukkan.

Pakaian, sepatu, dan rambutku sudah kuyup oleh salju. Seluruh tubuhku terasa sedingin es. Hawa dingin itu merayap dari ujung tangan dan kakiku, masuk ke lambung dan membuat isi perutku bergolak hebat.

Saat melihat mereka bergumul di atas ranjang pengantin yang telah kupilih dengan teliti, aku mengangkat ponsel dan merekam mereka sejenak. Kemudian, aku tidak mampu lagi menahan diri. Aku muntah hebat, hingga kepalaku terasa sangat pusing.

Selama bertahun-tahun bersama, bahkan ketika kami berada di ranjang, Kennedy tidak pernah menciumku. Katanya dia punya misofobia dan aku percaya padanya. Ternyata, dia hanya mencium wanita yang benar-benar dia cintai ....

Keduanya mendengar suara, lalu serentak menoleh ke arah luar. Padahal merekalah yang berselingkuh, tapi malah aku yang refleks menyelinap bersembunyi.

Tubuhku basah oleh air salju, sehingga aku menggigil tanpa henti. Aku hanya ingin menunggu sampai Winona pergi, lalu pulang. Namun setelah satu jam, tak ada satu pun dari mereka yang keluar. Aku bersin, lalu menyeret tubuhku yang kaku dan beku kembali ke rumah.

Rumah pengantin itu hangat dan nyaman. Kennedy yang biasanya bahkan tidak mau mengerjakan pekerjaan rumah, kini sedang memasak di dapur. Gerakannya sangat terampil, jelas bukan pertama kalinya dia melakukannya.

Mesin pengisap asap berdengung keras, tapi bau masakan yang pedas dan menyengat tetap memenuhi ruangan. Padahal aku punya penyakit lambung dan sama sekali tidak pernah makan makanan pedas.

"Dasar rakus, masakannya belum selesai ...."

Mendengar ada suara, Kennedy menoleh sambil tersenyum. Namun, saat melihat bahwa itu aku, senyum di wajahnya langsung lenyap.

"Ternyata kamu. Bajumu basah kuyup begini, kenapa nggak langsung mandi dan ganti pakaian? Jangan masuk sembarangan! Rumah jadi kotor gara-gara kamu!"

"Maaf." Aku meremas jaket tebalku yang basah kuyup dan seperti biasa, aku langsung minta maaf.

Kennedy mengerutkan kening dengan kesal, seolah masih ingin mengomel. Namun saat itu, Winona keluar dari kamar. Bibirnya tampak bengkak dan pipinya memerah. Wajahnya jelas menunjukkan bekas-bekas bercinta.

Aku memandang ke arahnya.

Winona refleks menarik bajunya, lalu buru-buru menjelaskan, "Villy, kamu ... kamu jangan salah paham!"

"Apa yang perlu disalahpahami? Malam ini salju turun deras, jalanan sulit dilalui, jadi Kakak Ipar menginap di sini malam ini," jawab Kennedy dengan tegas tanpa sedikit pun perubahan ekspresi.

Winona adalah pacar kakaknya. Mereka belum sempat menikah, tapi sang kakak sudah meninggal dunia. Selama bertahun-tahun, Kennedy selalu memanggilnya "Kakak Ipar".

Saat makanan sudah siap, Kennedy memanggil Winona ke meja makan. Melihat Winona makan dengan lahap, dia ikut tersenyum senang. Dia sama sekali tidak memperhatikan aku yang hanya makan nasi putih.

Setelah makan, Winona langsung pergi tidur.

Ini adalah rumah pengantin "milikku", tapi Kennedy malah menyuruh Winona tidur di kamar utama dan mengusirku ke kamar tamu. "Kamar tamu belum dibereskan, Kakak Ipar nggak terbiasa tidur di sana. Kamu tahan sedikit, ya."

Padahal ini rumah pernikahan kami, aku bahkan belum sempat tidur di kamar utama itu. Kenapa dia mengizinkan wanita lain tidur di sana?

Aku ingin membantah. Ucapan yang ingin kukatakan sudah sampai di ujung lidah, tapi akhirnya tak ada satu pun kata yang keluar.

Kennedy berada di kamar utama sampai hampir tengah malam, baru kemudian kembali ke kamar tamu. Aku sudah kehujanan, kedinginan, dan kelaparan. Tubuhku terasa tidak nyaman dan pikiranku dipenuhi bayangan Kennedy berciuman panas dengan Winona. Aku terbaring di ranjang, tapi tak bisa tidur.

Saat dia membuka pintu dan masuk, aku benar-benar ingin mengabaikan semuanya dan bertanya, 'Kalau memang nggak suka aku, kenapa masih ingin menikah denganku? Kenapa pernikahan hanya tinggal selangkah lagi, tapi dia masih bisa mencium wanita lain?'

'Kenapa saat aku ada di rumah ini, dia masih bisa bersikap intim dengan Winona seolah aku tidak ada?'

Segudang pertanyaan mengganjal di tenggorokan, tapi pada akhirnya, yang keluar dari mulutku hanyalah kalimat getir, "Kennedy, kalau kamu menyesal dan nggak ingin menikah denganku, kamu bisa bilang."

Dia bisa saja membatalkan pernikahan. Aku bisa menerima itu. Namun, aku tidak bisa menerima jika dia memilih kabur di hari pernikahan dan meninggalkanku seperti orang bodoh di altar.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Kembalinya Cinta Sang Mantan
9.0
Dibuang setelah tujuh tahun pacaran karena status sosialnya, Kalea berhasil bangkit menjadi pemilik butik sukses. Saat hendak menikahi seorang dokter bedah, mantan kekasihnya datang mengacaukan pernikahan dengan fitnah keji. Pria itu membawa seorang anak dan memaksa Kalea kembali demi membesarkan bocah tersebut. Benarkah itu darah daging Kalea? Di mana istri pria itu sebenarnya? Kini, Kalea terjebak di antara bayang-bayang masa lalu dan masa depannya.
Sampul Novel Modus Tuan Muda
8.5
Mona Latea harus menerima nasib buruk setelah dipaksa menggantikan Elisa, kakaknya yang kabur dari perjodohan. Kini, hidupnya diabdikan untuk melayani seorang tuan muda kaya yang kekanak-kanakan dan sangat merepotkan. Tanpa upah sedikit pun, Mona terpaksa bertahan melewati hari-hari penuh tekanan. Kisah cinta romantis ini diwarnai intrik rumit antara kewajiban yang menjerat dan daya pikat manipulatif sang tuan muda.
Sampul Novel Saat Cinta Terkikis Habis
9.7
Kehilangan calon bayinya akibat keguguran membawa duka mendalam bagi sang protagonis. Namun, kepedihan itu berubah menjadi kehancuran mutlak saat ia mencari suaminya, Axel Gunt, di rumah sakit. Di balik pintu ruang dokter, ia mendengar Axel meminta dokter mengangkat rahimnya, sementara pria itu justru mati-matian melindungi kehamilan sekretarisnya, Annie. Menyadari cinta dan kepercayaannya selama ini dibalas dengan pengkhianatan yang begitu kejam, ia pun memilih untuk melepaskan Axel dan mengakhiri hubungan mereka demi menyembuhkan luka hatinya.
Sampul Novel Sekar
8.0
Sekar menjalani hidup yang sepenuhnya disetir oleh ramalan. Bagi pengusaha di ibu kota ini, prediksi masa depan adalah segalanya, hingga ia mengabaikan takdir Tuhan dan menganggap ibadah hanya kedok tanpa makna. Namun, obsesi tersebut justru membawanya pada pusaran keputusasaan. Di tengah ambisi bisnis dan pencarian tanpa ujung, Sekar kini kehilangan arah. Mampukah ia mengubah garis hidup yang telah digariskan oleh Sang Pencipta, atau justru selamanya terjebak dalam kesia-siaan?
Sampul Novel The Unshackled: Pembalasan Seorang Peretas
8.7
Di malam ulang tahunnya, Eliana Walker mencari Lucien Lane, tetapi ia justru menghadapi kenyataan pahit di kantor polisi. Lucien menghina dan merasa terbebani oleh kelumpuhan Eliana selama sepuluh tahun. Sakit hati oleh ucapan kejam dan luka fisik, Eliana bangkit melawan. Sebagai pemimpin kelompok peretas Anonymous, ia mencabut seluruh proteksi perusahaan Lucien dan mengundang peretas dunia untuk meruntuhkan sistem keamanan Lane Corporation.
Sampul Novel Transmigrasi 2 Jiwa dalam 1 Raga
9.1
Pasca-kecelakaan maut, jiwa Berlian Alea yang berbakat terbangun dalam tubuh Athena Charlotte Lunch. Athena sendiri adalah sosok misterius dengan rahasia besar yang disembunyikan dari kembarannya, Atheon. Putus asa karena pengkhianatan dan kepahitan cinta, Athena sempat menyerah pada takdir. Kini, setelah raga tersebut diambil alih oleh Alea, mampukah ia menyelesaikan beban masa lalu Athena dan menegakkan keadilan yang selama ini dinanti oleh pemilik tubuh sebelumnya?