APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Melepas Dia Yang Tak Pantas

Melepas Dia Yang Tak Pantas

Pernikahan Mila dan Arfan selama sepuluh tahun mulai retak akibat campur tangan mertua. Saat jenuh, Mila dipertemukan lagi dengan Ferdy, cinta pertamanya, lewat urusan anak dan proyek kerja. Namun, kedekatan mereka ternyata adalah jebakan licik Nita, istri Ferdy. Nita sengaja memfitnah mereka berselingkuh demi memuluskan perceraiannya sendiri serta menutupi aibnya sebagai korban.
Bab
Bagikan

Bab 2

Pak Daniel pemilik perusahaan di kantor tempat Mila bekerja dulu sangat senang karena Mila bersedia kembali. Kinerja Mila yang profesional, disiplin, dan jujur membuat Pak Daniel kembali memanggil Mila bekerja disana.

"Terima kasih Mila. Kamu sudah bersedia kembali bekerja di perusahaan ini. Kamu bisa ajukan fasilitas apa yang dibutuhkan. Jangan sungkan," ucap Pak Daniel ramah.

"Saya yang berterima kasih, Pak. Karena Bapak sudah percaya sama saya. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik untuk perusahaan ini," sahut Mila dengan sopan.

Hati Mila sangat bahagia karena akhirnya kini dia bisa kembali menjadi wanita karir. Apalagi, Ibunya sangat mendukung dengan keputusan Mila.

"Bu, alhamdulillah aku diterima kerja lagi. Aku senang banget, Bu," ucap Mila dengan mata berbinar karena kebahagiaan yang membuncah didadanya.

"Alhamdulillah Ibu ikut senang, Nak. Kamu gak perlu khawatir sama anak-anak. Selama kamu kerja, Ibu bisa bantu jaga mereka," ucap Ibu dengan senyum sumringah.

"Terima kasih banyak, Bu. Tapi, Ibu cukup awasi Aldan saja. Karena Nara akan ikut aku ke kantor. Kebetulan di kantor ada tempat penitipan anak. Aku gak mau Ibu kecapekan nantinya," ujar Mila mengusap lembut tangan keriput ibunya.

Bu Laras mengusap sayang wajah anak semata wayangnya.

"Terima kasih, Nak. Kamu selalu perhatian dan sayang tanpa batas sama Ibu. Alangkah beruntungnya Ibu dikaruniai anak sebaik kamu. Almarhum Bapak juga pasti senang sekali melihat kamu bekerja lagi. Karena kami tahu kamu itu sangat suka berkarir."

"Iya, Bu. Terima kasih Ibu selalu dukung Mila. Mila bahagia sekali jadi anak Ibu," ucap Mila memeluk erat tubuh renta ibunya.

*****

Arfan menjemput Mila di rumah ibunya. Mereka kembali ke rumah. Sesampainya di rumah, Mila mengutarakan niatnya untuk kembali bekerja. Awalnya, Arfan sedikit kesal karena Mila sudah menerima tawaran kerja sebelum bicara dengannya terlebih dahulu.

"Aku minta maaf karena gak bilang dulu sama kamu. Tapi, aku sudah sering bilang ke kamu tentang niatku untuk kembali bekerja. Bukankah kamu sendiri yang bilang kalau berat untuk cari nafkah sendirian?" ungkap Mila.

"Kenapa mesti di perusahaan itu? Kamu mau mengulangi hal yang sama? Kamu diintimidasi oleh dua orang kepercayaan Pak Daniel?" ucap Arfan.

Dulu, ada dua orang kepercayaan Pak Daniel bernama Bu Ina dan Bu Dwi yang sangat iri dengan Mila. Mereka merasa tersaingi karena Pak Daniel selalu memuji hasil kerja Mila. Sampai suatu saat, Mila lelah dengan sikap buruk mereka berdua yang keterlaluan. Mila memutuskan resign meski ditahan oleh Pak Daniel.

"Pak Daniel sudah tahu semuanya. Ternyata gak lama setelah aku mengundurkan diri. Bu Ina dan Bu Dwi dipecat secara tidak hormat. Mereka juga ketahuan menggelapkan dana perusahaan," ujar Mila lembut. Dia bisa tahu kekhawatiran suaminya.

"Anak - anak bagaimana? Nara mau kamu titip ke Ibu? Aldan?" tanya Arfan memastikan.

"Aldan bisa pulang ke rumah Ibu sepulang sekolah. Nara aku titip ke penitipan anak di kantor," ucap Mila.

Mereka mengobrol seperti biasa dan tak ada lagi rasa marah. Mila enggan membahas kejadian di rumah Mas Ilham karena tak mau ribut. Mila memilih untuk diam.

******

Di kantor, Mila dipercaya menjadi sekretaris Pak David. Posisi yang tak pernah dia bayangkan sebelumnya. Karena dia hanya lulusan sekolah menengah atas.

"Selamat datang, Bu Mila. Akhirnya, kita bisa kerja bareng lagi," ujar Pak David.

"Terima kasih, Pak David. Saya gak menyangka bisa jadi sekretaris Bapak. Tolong bimbingannya, Pak," Mila tersenyum manis ke arah pria muda berwajah blasteran yang menjadi bosnya.

"Saya yakin Bu Mila pasti mampu. Buktinya, Papa memilih Bu Mila untuk jadi sekretaris pribadi saya," ungkap Pak David.

Saat jam istirahat, Mila turun ke lantai bawah untuk menemui Nara putri kecilnya. Nara adalah anak yang ceria dan aktif. Usianya 2 tahun namun sangat pintar. Celotehnya selalu membuat gemas.

Mila membawakan kue brownies buatannya untuk pengasuh yang ada di sana.

"Bunda," panggil Nara berlari kecil ke arah Mila.

"Anak cantik bunda," sapa Mila memeluk tubuh mungil anak bungsunya.

"Nara suka di sini. Banyak teman - teman," ungkap Nara dengan wajah ceria.

Mila menatap haru buah hatinya yang kini berusia 4 tahun. Anak perempuan yang sangat mirip dengannya. Cantik, pintar, dan ceria.

Seorang anak berusia 1 tahun lebih tua dari Nara datang menghampiri mereka.

"Bunda, ini Lala teman aku," ucap Nara tersenyum senang.

Mila berkenalan dengan anak cantik tersebut. Paras Lala mengingatkan Mila dengan wajah seseorang.

"Salam kenal, Lala cantik," ucap Mila lembut.

"Salam kenal, Tante," sahut Lala tersenyum manis. "Ayah ...," Lala berlari ke arah seorang pria berkemeja navy yang berdiri di belakang Mila.

"Anak cantik ayah," sapa pria tersebut.

"Suara itu? Apa mungkin, ayahnya Lala itu ...," ucap Mila dalam hati. Dia ingin menoleh ke belakang namun tiba-tiba Nara mengajaknya bermain.

Lala menghampiri ayahnya. "Ayah, aku senang sekali bisa punya teman baru. Namanya Nara. Ayah mau aku kenalin?"

Lala melihat ke belakang namun Mila dan Nara sudah tak ada disana.

"Ya sudah, nanti saja kapan-kapan kenalannya. Ayah cuma mau kasih kamu ini," ujar Ayah Lala menyodorkan sebuah boneka baru.

"Terima kasih, Ayah. Lala suka sekali bonekanya," ucap Lala dengan wajah sumringah.

"Alhamdulillah kalau Lala suka. Ayah pamit kembali ke kantor, ya. Nanti kita ketemu lagi. Ayah jemput Lala sama Ibu," ucap Ayah Lala mengecup sayang kening anaknya.

******

Sepulang kerja, Mila menjemput Nara di tempat penitipan anak. Di sana Mila bertemu dengan ibunya Lala yang ternyata bekerja disana. Mereka masih satu gedung hanya berbeda perusahaan.

"Tante Mila," panggil Lala yang menggandeng tangan Nara. Lala berjalan ke arah Mila.

"Lala ... Nara ...," sapa Mila dengan senyum ramah.

"Bunda ...," panggil Lala ke arah seorang wanita seusia Mila yang juga memakai hijab.

Mila menoleh dan tersenyum ke arah wanita itu.

"Tante Mila. Kenalin ini bundaku. Bunda, ini Tante Mila," ucap Lala.

"Saya Mila. Bundanya Nara," ucap Mila menjabat tangan bundanya Lala.

"Salam kenal, Bund. Saya Nita, bundanya Lala. Kerja disini juga, bund? Di lantai berapa?" Tanya Nita ramah.

"Saya di lantai 10. Bunda lantai berapa?" Tanya Mila.

"Aku di lantai 11. Beda satu lantai kita," ujar Nita tertawa kecil.

Mereka tampak mudah akrab. Nita juga meminta nomor kontak Mila. Mereka senang karena Nara dan Lala juga mudah akrab.

Ponsel Nita berdering. Rupanya itu adalah panggilan masuk dari ayah Lala yang sudah berada di luar gedung.

"Suami aku sudah sampai di depan. Kita bareng saja, yuk. Biar kami antar," ajak Nita ramah.

"Kita bareng saja ke depannya. Suami aku juga kebetulan jemput," tolak Mila tersenyum.

Di lobby gedung, tampak seorang pria yang sangat dikenal Mila. Sosok yang meski dalam gelap dia akan mengenalinya. Pria berkemeja navy dengan tubuh tinggi dan bermata sipit. Pria yang selalu membuat jantungnya berdetak lebih kencang.

"Ferdy?" Jantung Mila seakan berhenti sejenak. Sosok yang dipanggil Lala dengan sebutan ayah. Dia adalah cinta pertama Mila.

Berjuta kenangan yang mereka lalui seakan muncul di benak Mila.

"Kenapa aku harus bertemu lagi dengan dia?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Saingan Ibu Mertuaku
8.2
Setiap hari, ibu mertuaku meniru gaya rambut dan pakaianku. Keanehan ini memuncak saat ayah mertuaku salah mengenali orang lalu memelukku dari belakang. Kemarahan membuatku menampar suamiku yang manja, memicu pertikaian besar yang berakhir tragis ketika ibu mertuaku mendorongku dari lantai atas. Namun, kematian bukanlah akhir. Saat terbangun kembali, aku terlempar ke masa lalu, tepat di hari ketika ibu mertuaku ingin meminjam rantai celana dalam milikku.
Sampul Novel Dilarang Hamil Oleh Mertua
9.0
Pernikahan Claudia dan Rayhan terus diuji oleh penolakan Ibu Eva. Sang mertua yang mendambakan menantu dari kelas sosial tinggi tega melarang Claudia mengandung. Begitu kehamilan Claudia benar-benar terjadi, Eva bahkan menuntutnya untuk menggugurkan kandungan tersebut. Di bawah tekanan batin dan kebencian yang mendalam dari sang mertua, sanggupkah suami istri ini mempertahankan rumah tangga sekaligus menyelamatkan calon anak mereka?
Sampul Novel Guru Cantik dan Tetangganya Murid Macho
7.9
Sebagai dosen muda dengan penampilan menarik, ia selalu menjadi pusat perhatian para mahasiswa di kampusnya. Kehidupan tenangnya mulai terusik saat menyadari salah satu murid laki-lakinya tinggal tepat di seberang rumahnya. Ketika suaminya sedang pergi dan pipa air di rumahnya mendadak pecah hingga membuatnya basah kuyup, murid tangguh tersebut datang menawarkan bantuan dengan penuh antusiasme. Hubungan profesional antara guru dan murid ini pun diuji oleh situasi tak terduga yang intim.
Sampul Novel Istri yang Direndahkan Berubah Cantik
8.2
Hana kerap kali menerima cemoohan dari keluarga sang suami lantaran kondisi finansialnya yang dianggap serbakerangan. Status sosial yang rendah membuatnya terus-menerus dipandang sebelah mata. Namun, di balik kesederhanaan itu, Hana sebenarnya menyembunyikan identitas dan pekerjaan aslinya yang luar biasa. Dengan bakat hebat yang ia miliki, Hana siap membongkar rahasia besar tersebut dan membuktikan bahwa penilaian mereka selama ini sangat keliru.
Sampul Novel ISTRIKU YANG MENGGAIRAHKAN(IYM)
9.2
Isabell Fernandez, model terkenal yang menikah dengan CEO Damian Devardo, kehilangan segalanya akibat rencana jahat ibu mertuanya. Usai dilecehkan dan dihempaskan ke jurang, ia tersadar di New York dalam kondisi amnesia. Demi bertahan hidup, Isabell kini bekerja sebagai penari erotis di sebuah bar kasino. Sementara itu, Damian yang didera keputusasaan terus melacak keberadaannya hingga sang anak buah menemukan wanita yang sangat mirip istrinya. Akankah takdir menyatukan mereka kembali?
Sampul Novel My Dangerous Husband
9.4
Kehidupan Senja hancur seketika saat Damar datang memaksa sebuah pernikahan demi menebus kesalahan fatal ayahnya. Terperangkap dalam pernikahan tanpa rasa cinta, ia harus tunduk pada dominasi dan sikap otoriter sang suami. Namun lambat laun, kebaikan tak terduga dari Damar mulai terungkap di balik kekejamannya. Di saat perasaan hangat mulai tumbuh di antara mereka, berbagai ujian berat kembali datang menguji ketahanan rumah tangga yang penuh tekanan ini.