APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Demi biaya operasi ibunya yang sekarat, Kinara Ariana terpaksa meminta bantuan kepada bos di kantornya. Keputusan nekat wanita berusia tiga puluh tahun ini justru menyeretnya masuk ke dalam kehidupan sang CEO. Di tengah situasi pelik tersebut, sang ibu mendesaknya untuk segera menikah. Tak disangka, pria asing itu bersedia menjadi suaminya. Seiring waktu, rahasia masa lalu sang CEO perlahan terkuak dan mengubah arah takdir hidup Kinara untuk selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Perkenalkan, nama saya Aarav, calon suami Kinara." Dengan pelan Aarav menyalami Runi. Mencium punggung tangan wanita berkepala empat itu. 

"Kamu? Calon suami Kinar?" tanya Runi dengan tatapan tidak percaya. Lirikan matanya beralih menatap Kinara yang termenung dengan melamun. 

"Kamu sudah punya calon, Kinar? Tapi, kenapa kamu enggak kasih tau Ibu?" Tatapan Runi mengarah pada Kinara yang menatap Aarav. Dia masih tercengang atas ungkapan Aarav padanya. 

Apa maksudnya? Menikahinya? 

"Kinar, Kinar berani nyembunyiin masalah ini dari Ibu? Kamu bilang gak ada yang mau sama kamu. Tapi ini apa? Bahkan ini lebih dari sempurna Kinar. Ya Allah ...." Terdapat raut senang dari wajah Runi kala menatap Aarav. 

Tidak senang bagaimana? Wajah Aarav yang putih berseri begitu memenuhi wajahnya. Alisnya tebal, hidung mancung, kulit putih. Tidak lupa, bibir yang manis saat tadi dia tersenyum membuat Runi yakin bahwa Aarav pria yang telah Allah pilihkan untuk putrinya ini. 

"Bu, i--ini bukan---"

"Saya akan menikahi Kinara secepatnya Tante. Kalaupun mau sekarang, saya siap untuk menikahi Kinara." Ucapan Kinara terpotong kala Aarav langsung menyahut. Dia menatap Runi tanpa melihat Kinara yang sudah melotot dibuatnya. 

"Ya Allah ... alhamdulillah. Putri Ibu akan segera menikah. Alhamdulillah ...."

Kinara menelan salivanya pelan. Dia menatap sang Ibu yang begitu kentara akan kebahagiaan. Terasa menggetarkan hati Kinara yang kini dibuat bimbang akan semuanya. 

Kinara mengerti akan raut bahagia itu. Raut kebahagiaan yang sangat menginginkan putri pertamanya ini untuk segera menikah. 

Bagaimana tidak? Kinara yang sudah memasuki umur 30 tahun, tapi menikah belum juga dia lakukan. Bukan tidak ingin, hanya saja sejak itu Kinara lebih memfokuskan dirinya dalam mencari uang untuk sang Ibu dan adik-adiknya. 

Kinara punya adik tiga. Dan semuanya perempuan, sedang Kinara sendiri anak pertama dari empat bersaudara. 

Diumur 20 tahun, Kinara mencari uang untuk membiayai sekolah adik-adiknya. Dia berpikir akan menikah jika tanggungan sang adik sudah selesai. Minimal adik-adiknya lulus SMA lebih dahulu, setelah itu dia akan membiarkan adiknya untuk memilih antara bekerja atau kuliah. 

Saat itu Kinara tidak terlalu memikirkan akan nasib dirinya yang sudah berumur. Diumur yang seharusnya menikah malah Kinara habiskan dengan mencari uang. Karena ternyata harapannya tidak sesuai ekspetasi. 

Ia kira kedua adiknya akan bekerja setelah lulus dari SMA, tapi ternyata tidak. Mereka nganggur tanpa mau bekerja. Katanya pekerjaan di Jakarta susah, membuat mereka jenuh sendiri karena pekerjaan tak kunjung mereka dapatkan. 

Kinara memaklumi mereka, dengan begitu dia semakin bekerja keras dalam mencari uang. Apapun pekerjaan akan Kinara lakukan demi membiayai ekomomi keluarganya. Seakan anak pertama adalah tulang punggung membuat Kinara melakukannya dengan sepenuh hati. 

Tidak ingat umur, tidak ingat akan menikah. Tidak ingat pula untuk menabung uang kelak untuk masa depan. Semuanya Kinara lakukan hanya untuk keluarganya. 

Hingga tepat saat Kinara berumur 26 tahun, Adiknya Karin ingin menikah.

Saat itu Runi menolak siapa saja untuk menikah. Bukan tidak ingin, hanya saja Runi ingin Kinara lah yang lebih dulu menikah ketimbang anak yang lain. Katanya melangkahi perempuan pertama adalah 'Pamali' membuat Runi takut jika Kinara tidak kunjung ada yang mau nantinya. 

Namun takdir tidak ada yang tahu. Adiknya Kinara keukeuh ingin menikah, sampai adik yang satunya bernama Dara juga ikut-ikutan ingin menikah. Hingga saat itu, Kinara harus dilangkahi langsung oleh kedua adik perempuannya. 

Mereka sudah menikah. Sedang Kinara semakin susah dalam mencari pasangan. Tidak ada yang mau menikah dengannya. Semua lelaki seakan tahu bahwa Kinara bukanlah perempuan yang cocok untuk mereka. 

Kinara menyerah. Dia menyerah dalam keinginan untuk menikah. Karena pada akhirnya dia akan ditolak kembali. Pernah dia melamar seorang laki-laki. Tentu dengan perantara dari orang lain, melalui sebuah surat Kinara menuliskan keinginan dalam melamarnya. Namun lagi, dia ditolak. 

Setelah hari itu, Kinara tidak pernah berpikir untuk menikah. Dia sudah memasrahkan semuanya kepada Allah. Jika memungkinkan, dia lebih baik tidak menikah saja. Sudah lelah akan segalanya. Hatinya, jiwanya. Kinara sudah lelah. 

Hingga tepat saat dirinya berumur 30 tahun, seseorang tiba-tiba saja mengatakan ingin menikahinya. Hal yang jelas membuat Kinara menatap tidak percaya. Mematung bagaikan mayat hidup. Dia menatap pria yang secara tiba-tiba mau menikahi perawan tua sepertinya. 

Entah senang atau tidak tapi ... melihat senyum ibunya yang merekah membuat Kinara terenyuh akan semuanya. Seakan dunianya kembali hadir, semangatnya dalam hidup kembali membara. 

"Nak Aarav, kalau nikahnya hari ini, boleh tidak? Ibu sangat ingin sekali melihat putri Ibu ini menikah," ucap Runi membuat kesadaran Kinara tersadarkan. Ah, dia bahkan tidak tahu apa yang sedari tadi mereka bicarakan. 

Namun detik berikutnya Kinara menggeleng. "Bu, kalau nikah secepat itu---"

"Bisa kok. Hari ini pun saya siap, Ma!"

Kinara melotot saat Aarav menatapnya, dia bahkan sudah memanggil Runi dengan nama 'Mama. 

Ish! Sejak kapan mereka jadi sedekat itu? 

"Saya akan menyiapkan segalanya. Kalian tidak perlu khawatir," ucap Aarav kemudian berlalu begitu saja. 

Kinara menatap kepergian Aarav dengan raut tidak percaya. Terlihat dia sedang bertelfon dengan seseorang yang entah siapa. 

"Alhamdulillah ... akhirnya Ibu bisa lihat kamu menikah, Kinar. Ibu benar-benar bahagia," ucap Runi tersenyum haru. Dia menggenggam erat Kinara dengan tampang bahagia. 

Kinara membalas senyuman sang Ibu dengan senang. Menautkan telapak tangannya untuk menggenggam sang Ibu. 

Niat hati ingin mengatakan kalau Aarav itu bukan siapa-siapa selain orang yang ingin meminjamkan uang untuknya, tapi melihat keceriaan dari sang Ibu membuat niat itu terurungkan. Rasa bahagia melihat Ibunya tersenyum membuat Kinara tidak bisa berkata-kata. Karena bahagianya jelas ada pada Ibunya ini. 

Namun dibalik itu, rasa resah nan bimbang Kinara rasakan pula kala Aarav benar-benar ingin menikahinya. Entah sebuah keberuntungan atau kesialan, tapi Kinara merasa bersyukur kala seorang lelaki ingin menikahinya. Secara mendadak lagi. 

Hingga selang beberapa menit orang-orang dengan berpenampilan jas dan kopea memasuki ruangan di mana Kinara berada. 

Mereka, tak lain wali hakim dan para saksi. Masuk dengan penuh kharisma. 

"Waktu baik sebaiknya dilakukan dari sekarang, untuk calon mempelai laki-laki, silahkan Anda duduk di sebelah kanan. Dan untuk mempelai perempuan silahkan duduk di sebelah mempelai laki-laki," ucap wali hakim menegaskan. 

Sumpah demi apapun, kegiatan akad nikah diselenggarakan secara mendadak. Benar-benar mendadak! Membuat Kinara harus gelagapan sendiri. Gemetar sudah kaki dan tangannya. 

Jantungnya berdebar sangat kencang, antara percaya dan tidak percaya akan semua ini. Bahwa sebentar lagi, dirinya akan benar-benar berganti status. 

Di atas ranjang sana, Runi menangis terharu tatkala Aarav mengucapkan ijab qobulnya. Yang mana detik itu juga putrinya Kinara resmi berstatus suami-istri. 

Benar-benar, tidak ada kebahagiaan yang paling Runi inginkan kecuali melihat sang putri pertamanya menikah. Apalagi dengan pria yang begitu terlihat baik nan rupawan. Membuat Runi mengucap syukur terus-menerus. 

Proses akad terlaksana sudah. Kinara menangis dengan penuh haru. Menunduk dengan terisak. 

"Karena kalian sudah resmi menjadi suami-istri, sekarang sang istri bisa mencium punggung tangan sang suami. Dan untuk suami, bisa mencium kening istrinya," ucap penghulu tersebut. 

Kinara dengan patuh segera menyalami punggung Aarav yang kini resmi sudah menjadi suaminya. Bergetar pula tangannya saat genggaman halus itu ia rasakan. 

Menunduk malu, Kinara memejamkan matanya saat sebuah ciuman mendarat halus di keningnya. Hingga detik berikutnya hanya rasa kehangatan yang kini hadir dalam hati Kinara. 

Namun, kebahagiaan itu tidak cukup lama. Karena tepat saat Aarav mencium kening Kinara.

Sang Ibu sudah menghembuskan nafas untuk terakhir kalinya. Memejam dengan bibir melengkung ke atas. Satu butir air mata jatuh di kelopak matanya. Hingga detik berikutnya Kinara berteriak histeris saat mengetahui kalau sang Ibu ... sudah tidak bernyawa lagi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Masuk Tiga Besar Daftar Orang Terkaya di Negara Ini
7.9
Divonis tumor otak saat suaminya, Ethan Wood, berselingkuh dengan manajernya membuat dunia wanita ini runtuh. Menolak diam demi menutupi skandal itu, ia memilih bercerai demi mengejar impiannya. Tak disangka, investasi impulsif dan galeri seninya sukses besar hingga ia masuk daftar tiga orang terkaya di Preayork. Di tengah ejekan Ethan tentang sisa umurnya, sebuah keajaiban datang: diagnosis tumor itu ternyata salah. Kini, ia siap bangkit berkuasa.
Sampul Novel Benih Satu Milyar
8.0
Nara harus menghadapi kenyataan pahit saat ibu kandungnya, yang telah lama menghilang dan dicari ke kota, tega menjual kesuciannya di usia delapan belas tahun hanya demi melunasi utang. Alih-alih mendapatkan kehangatan keluarga yang didambakan, pertemuan itu justru menghancurkan masa depan Nara sepenuhnya. Tiga tahun berlalu sejak tragedi kelam tersebut, kini ia terpaksa bertahan hidup dengan menjalani realitas baru yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya sebagai seorang sugar baby.
Sampul Novel Bukan Pelayan Biasa
8.8
Hari kelulusan Amanda Felicia berubah menjadi duka mendalam saat kedua orang tuanya tewas dalam kecelakaan tragis. Keadaan kian berat ketika Fanny, sahabat karibnya, harus pindah ke luar negeri. Demi bertahan hidup di tengah keterpurukan, Amanda memutuskan bekerja menjadi pelayan di rumah seorang miliarder bernama Alexander Mattew. Sayangnya, Alex yang berhati dingin terus mempersulit pekerjaannya agar ia tidak betah. Sanggupkah Amanda bertahan menghadapi segala tekanan dari majikannya?
Sampul Novel DIKEJAR CINTA CEO PREMAN
8.8
Hubungan Khanza Azzahra dan Erlangga Yudistira terpaksa berakhir karena ayah Zahra menolak Erlangga yang dianggap preman tanpa masa depan. Untuk membuktikan cintanya, Erlangga kembali ke identitas aslinya dan bertransformasi menjadi CEO yang berwibawa. Namun, perjuangan Erlangga menemui jalan buntu saat Zahra justru dijodohkan dengan pria bernama Andi. Mampukah Erlangga meyakinkan ayah Zahra dan merebut kembali hati sang kekasih?
Sampul Novel Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian
8.7
Becky didepak Rory Arsenio setelah tiga tahun pernikahan hambar akibat fitnah keguguran Berline. Menolak mengemis maaf, Becky mantap bercerai. Keluarga Arsenio gempar saat menyadari Becky sebenarnya pewaris kaya, bukan pemburu harta. Rory yang telanjur terpikat kini berbalik mengejar mantan istrinya. Namun, Becky telah bertransformasi menjadi wanita mandiri yang sulit didekati. Akankah hati Becky melunak pada penyesalan Rory, atau ia akan berpaling ke pria lain?
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder
9.2
Hubungan intim semalam membawa Raina ke dalam asmara serius dengan miliarder Felix. Sayangnya, Felix mencampakkannya demi cinta pertama yang kembali, meninggalkan Raina dengan selembar cek. Tanpa air mata, Raina pergi membawa senyum. Saat mereka bertemu lagi, Raina telah menggandeng pria baru. Felix yang kini terbakar cemburu setengah mati berbalik mengejarnya, bahkan rela mengantre demi mendapatkan kembali hati sang mantan yang dulu ia sia-siakan.