APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel ME AND PRINCE

ME AND PRINCE

Sejak bayi, Anelies terpisah dari keluarganya yang kaya raya. Setelah kabur dari penculik, ia justru terjerumus ke cengkeraman mucikari kejam. Di umur delapan belas tahun, kesuciannya dilelang kepada raja minyak. Berbekal liontin cincin ibunya tanpa harta lain, ia harus bertahan di kerasnya dunia. Mampukah ia bersatu lagi dengan orang tua kandungnya? Temukan kelanjutan kisahnya dalam sekuel ketujuh seri Hot and Dangerous Billionaire.
Bab
Bagikan

Bab 1

Sebenarnya Anelies adalah putri dari keluarga kaya, dia diculik dari orang tuanya sejak masih bayi. Anelies tidak pernah tahu siapa ayah serta ibunya tapi Anelies selalu ingin kabur untuk mencari mereka . Ketika akhirnya Anelies berhasil kabur dari penculiknya, ternyata gadis itu malah hidup terlunta-lunta di jalanan. Anelies baru tahu jika hidup di dunia luar ternyata sangat keras.

Anelies cuma gadis delapan belas tahun yang masih sangat polos, dia justru kembali terjebak bekerja di sebuah klub malam dan terbelit hutang.

*****

"Hutangnya yang kemarin saja belum bisa dia bayar, dia mau berhutang lagi!" Lapor Pablo pada Madam Lexsis.

"Berikan saja, wanita tetap punya sesuatu yang berharga untuk membayar meskipun dia tidak punya uang."

Madam Lexsis adalah wanita awal empat puluhan, pemilik klub dewasa dan mucikari yang menjual banyak wanita muda. Selama ini Anelies cuma bekerja padanya sebagai pelayan bar dengan jumlah gaji yang tidak akan cukup untuk membayar hutang.

"Bawa dia menemuiku!" Perintah Madam Lexsis setelah mengetukkan abu rokok di tangannya.

Pablo langsung kembali keluar untuk memanggil Anelies. Pablo adalah pria Meksiko berbadan tinggi besar berkepala plontos jelek dengan gigi keropos akibat heroin. Pablo merupakan pengawal kepercayaan Madam Lexsis dan tidak pernah menyukai Anelies serta kawannya Antonio.

Pablo mendorong bahu Anelies agar maju sendiri menghadap Madam Lexsis.

"Tolong beri aku pinjaman lima puluh ribu lagi."

"Bagaimana kau akan membayar hutangmu."

"Aku bisa bekerja sebagai kurir."

Selain memiliki bar dan klub dewasa, Madam Lexsis juga penjual obat-obatan terlarang.

"Pekerjaan kurir sangat berbahaya untuk gadis muda sepertimu. Kau bisa ikut masuk jeruji besi seperti kawanmu." Madam Lexsis menyalakan batang rokok baru sambil pura-pura meneliti penampilan Anelies. "Gadis sepertimu akan lebih cepat mendapatkan banyak uang jika bekerja di klub."

"Aku tidak bisa bekerja di klub, Madam."

Tentu Anelies paham pekerjaan apa yang dimaksud Madam Lexsis. Anelies berusaha untuk tetap bersikap sopan untuk menolaknya.

"Kau cantik, kau pasti akan menghasilkan banyak uang agar bisa hidup lebih mudah. Lihat bagaiman semua gadis-gadisku justru sudah tidak mau berhenti." Kali ini Madam Lexsis mengetukkan abu rokoknya ke tepi meja.

"Kau akan mendapat lebih banyak tips dari pekerjaanmu hanya dengan sesekali merentangkan kaki jika ada yang minta."

"Tidak Madam, lebih baik aku bekerja sebagai kurir." Anelies masih menggeleng.

"Semua gadis-gadisku di klub awalnya juga sepertimu, tapi lihatlah merek sekarang!" Madam Lexsis berdiri dari tempat duduknya untuk menghampiri Anelies. "Mereka justru ketagihan dan nyaman dengan pekerjaannya."

Madam Lexsis menyentuh dagu Anelies untuk dia angkat lebih jelas. "Kau cantik, akan banyak yang menginginkanmu. Jika beruntung kau juga bisa menjadi peliharaan pria kaya yang akan menjamin hidupmu."

"Tidak Madam, aku tidak bisa." Anelies tetap menolak.

"Aku akan menawarkanmu pada pelanggan kelas atas, kau benar-benar bisa beruntung." Madam Lexsis terus meneliti tubuh Anelies. "Kau masih sangat muda dan memiliki tubuh yang bagus, hargamu bisa sangat mahal. Kita akan berbagi lima puluh persen dari penghasilanmu."

"Aku benar-benar tidak bisa Madam, aku bahkan belum pernah ..." Untuk mengucapkannya saja Anelies tidak sanggup. "Aku belum pernah bersama pria."

"Apa?" Madam Lexsis cukup terkejut. "Kau belum pernah berhubungan intim dengan teman laki-laki?"

Dengan polosnya Anelies langsung mengangguk. Pablo juga terkejut ketika mendengar Anelies masih perawan.

"Kau masih virgin?" Madam Lexsis memastikan keterkejutannya.

Anelies mengangguk lagi tanpa menaruh curiga sama sekali. Anelies tidak sadar jika siapapun akan langsung tergiur untuk melelang keperawanannya. Gadis perawan bisa dihargai sangat mahal Madam Lexsis tidak akan melepaskannya.

"Apa kau tahu berapa harga gadis virgin sepertimu?"

Anelies menggeleng tapi mulai was-was ketika menangkap lirikan Madam Lexsis ke arah Pablo.

"Kau pasti akan terkejut dan berlutut di depanku, memohon agar melelang!"

"Aku tidak mau menjual diri!" jawab Anelies dengan nada lebih tegas.

"Kau masih sangat muda, cantik, memiliki tubuh bagus dan masih Virgin, kami bisa mendapatkan harga yang sangat mahal jika menjualmu pada lelaki kaya!" tegas Madam Lexsis dengan intonasi yang sudah jelas berbeda.

"Tidak! Aku tidak mau!" Anelies mulai panik karena tahu sepertinya dia akan tetap dipaksa. "Aku tidak mau menjual diri!"

"Pablo bawa dia ke kamarnya!"

"Tidak!" Anelies langsung menjerit dengan Pablo yang sudah menjerat tubuhnya untuk diseret.

Madam Lexsis hanya melipat tangan di dada dengan wajah dingin tidak bergeming. Anelies baru sadar jika telah datang ke tempat yang salah.

"Tidak!" Anelies menendang-nendang lantai untuk berontak dengan brutal. "Lepaskan aku!" Dia harus kabur, Anelies tidak mau dijual.

"Jaga barangku tetap bagus!" Madam Lexsis mengingatkan.

Pablo mengangkat tubuh Anelies untuk dia bawa keluar dari ruangan Madam Lexsis.

"Kalian tidak bisa menjualku!" Anelies terus berteriak. "Ini tindakan kriminal dan ilegal!"

Pablo tidak perduli dengan omelan Anelies karena gadis itu sedang sangat berharga untuk dijual daripada disiksa. Mereka akan mendapatkan pria kaya yang akan membayar berapapun untuk gadis muda yang masih virgin.

Anelies masih berteriak-teriak ketika Pablo memasukkannya ke salah satu kamar di sisi lorong.

"Kau tidak akan bisa kabur, Manis!" Pablo menepuk pipi Anelies yang merasa jijik dengan sentuhannya.

"Jangan banyak berulah, kami akan segera menemukan pria kaya yang akan membelimu dengan harga mahal!" Pablo menyeringaikan senyum jeleknya. "Kau sedang sangat beruntung karena aku tidak jadi menyiksamu pelan-pelan di gudang penyimpanan!"

Anelies terus merinding sekaligus murka karena diperlakukan tidak manusiawi.

"Kalian tidak bisa memaksaku!"

Pablo justru langsung menutup pintu kamar tersebut dan menguncinya dari luar.

"Keluarkan aku!" Anelies mengedor-gedor dun pintu tebal yang sudah tertutup rapat. "Keluarkan aku! Kalian tidak bisa menjualku!" Anelies terus berteriak-teriak sampai tenggorokannya serak.

Anelies jadi ingat kali pertamanya dia diajak oleh Antonio ke klub dan mendengar suara rintihan serta teriakan dari kamar-kamar di sisi lorong.

Anelies langsung merosot kelantai, mengais sampai menggigil karena ketakutan dan merasa bodoh. Anelies disekap oleh Madam Lexsis karena ketahuan masih virgin. Anelies tidak akan bisa kabur dan tidak akan ada yang menolongnya.

*****

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Boneka
8.5
Menghadapi rumor perselingkuhan suaminya yang kaya, protagonis novel romantis misteri Aku Bukan Boneka berniat menyelidiki kebenaran demi melindungi haknya. Namun, ibu kandungnya justru mengacaukan pameran seni yang ia persiapkan selama tiga tahun. Sang ibu menghancurkan lukisan berharga miliaran rupiah sambil melontarkan hinaan keji di depan umum, berdalih demi kebaikannya. Di balik tuntutan agar ia mandiri dan bercerai, terungkap rencana licik sang ibu yang ingin menjodohkannya dengan duda paruh baya miskin.
Sampul Novel Bali, Awal Baru Ibu Melindungi
8.2
Hidup Anggita runtuh seketika saat Farhan, sang ayah, tega mencoretnya dari daftar ahli waris demi Dahlia. Akibat tuduhan keji asisten tersebut, ia didepak dari rumah dan dicap mandul. Di tengah kehancuran, Anggita justru mendapati dirinya sedang hamil anak Sagara. Demi menyelamatkan sang bayi dari kekejaman keluarganya, ia menyamar lalu kabur ke Bali. Di pulau itu, ia bertekad menata hidup baru dan selamanya menutup lembaran masa lalu.
Sampul Novel Cintaku Tersesat di CEO Gila
9.5
Ziana Hauwel terjebak dalam jerat obsesi Andreas Johnson, seorang CEO yang bertekad terus mengikatnya. Walau tersiksa oleh sikap posesif sang miliarder, Zia tak kuasa menolak hasrat dan ketertarikan mendalam pada pria tersebut. Di balik keputusasaan menghadapi kegilaan Andreas, hati Zia perlahan mulai goyah. Akankah jalinan asmara yang penuh gairah membara ini berujung pada akhir bahagia, atau justru membawa kehancuran bagi keduanya? Ikuti kisah cinta dewasa yang sangat emosional ini.
Sampul Novel Kaum Terakhir (Pembalasan Dendam)
8.8
Demi kedamaian abadi, dunia menuntut pemusnahan total kaum kegelapan. Di tengah kerumunan yang haus darah, seorang gadis dirantai erat, menghadapi kebencian massa yang menginginkan kematiannya. Sorak amarah terus mendesak agar nyawanya segera dilenyapkan. Namun, saat eksekusi mati tampak tak terelakkan, sebuah teriakan tegas memecah keputusasaan. Sosok penyelamat tiba-tiba muncul membela sang ratu, mengubah takdir tragis yang semula sudah berada di depan mata.
Sampul Novel Pengkhianatan Sang Gamma, Pasangan Pendendam Sang Alpha
8.2
Lima tahun aku berkorban demi membantu Lucian meraih posisi Gamma. Sialnya, ia justru membiarkanku disiksa di penjara demi saudara tiriku. Menyadari ia hanya memanfaatkan cintaku demi takhta, aku bersumpah membalas dendam. Saat Lucian datang ke upacara ikatanku dengan harapan palsu, aku akan menghancurkannya. Ia akan menyaksikan sendiri bagaimana aku bersanding dengan rivalnya, seorang Alpha yang menjadi pasangan kedua sejatiku. Ini adalah awal dari kejatuhan mutlaknya.
Sampul Novel To My Dear Mr. Huo
8.8
Yun Shang diam-diam puas melihat anjing liar mengacaukan istana, menyerang Permaisuri dan melukai Hua Jing. Di balik topeng cemasnya, ia sengaja menambah penderitaan sang kakak demi membalas dendam. Setelah menyingkirkan pendeta palsu, ia merancang taktik baru bersama Qin Yi, pelayan setianya. Mengingat pengkhianatan kejam pada upacara kedewasaannya dahulu, Yun Shang kini bertekad membalikkan situasi untuk menghancurkan semua musuh yang pernah menjatuhkannya.