APKDock Logo
Sampul Novel Aku Bukan Boneka

Aku Bukan Boneka

8.5 / 10.0
Menghadapi rumor perselingkuhan suaminya yang kaya, protagonis novel romantis misteri Aku Bukan Boneka berniat menyelidiki kebenaran demi melindungi haknya. Namun, ibu kandungnya justru mengacaukan pameran seni yang ia persiapkan selama tiga tahun. Sang ibu menghancurkan lukisan berharga miliaran rupiah sambil melontarkan hinaan keji di depan umum, berdalih demi kebaikannya. Di balik tuntutan agar ia mandiri dan bercerai, terungkap rencana licik sang ibu yang ingin menjodohkannya dengan duda paruh baya miskin.

Aku Bukan Boneka Bab 1

Ibu kandungku mengatakan bahwa suamiku berselingkuh dan memintaku untuk bercerai secepatnya. Aku hanya ingin memverifikasinya terlebih dahulu baru menangani masalah ini. Jika memang benar, aku ingin melindungi hak-ku. Namun, dia langsung membuat keributan di pameran seni yang membutuhkan waktu tiga tahun untuk menyelenggarakannya. Dia mengataiku sebagai wanita matre di depan umum. "Kamu menggunakan uang pria itu untuk menyelenggarakan pameran, apa bedanya dirimu dengan seorang pelacur? Apa aku membesarkanmu untuk menjadi wanita matre? Kenapa kamu begitu menjijikkan?" Dia mengamuk, menghancurkan lukisanku yang bernilai puluhan miliaran dengan pisau, tetapi dia terus mengatakan itu demi kebaikanku, berharap aku menjadi mandiri dan kembali ke jalan yang benar. Aku memegang tanganku yang tergores dan berdarah sambil berkata kata demi kata, "Yang kamu sebut kembali ke jalan yang benar itu berarti aku harus bercerai dengan suamiku, lalu menikah dengan duda berusia 45 tahun yang memiliki seorang anak, berpenghasilan 5,6 juta sebulan, dan masih ingin aku yang memberinya mahar?"

Reaksi pertamaku ketika ibuku memberi tahu bahwa Justin berselingkuh adalah dia telah ditipu orang.

Aku lebih memilih percaya ada hantu di dunia ini daripada percaya Justin telah berselingkuh.

Bukan karena aku bucin, tetapi aku tahu isi kepala Justin hanya ada pemrograman.

Ibu mertuaku bahkan sering mengeluh, jika tidak aku, putranya itu mungkin akan menikah dengan komputer.

"Kenapa masih diam saja? Cepat pulang ambil buku nikahmu dan pergi melakukan perceraian dengannya!"

Ibuku, Fara Gauri, mengernyit sambil menarik pergelangan tanganku dan mendesakku.

Aku tersadar kembali dan berkata dengan nada setenang mungkin, "Aku akan bicara dengan Justin nanti setelah pulang kerja ...."

"Untuk apa kamu masih bicara dengannya?"

Fara memilin telingaku hingga aku merasa kesakitan. "Sudah kubilang dari dulu, anak orang kaya seperti Justin paling nggak bisa diandalkan. Kamu hanya lulusan diploma, nggak cantik dan pendiam, bagaimana mungkin dia benar-benar menyukaimu, 'kan?"

"Aku ini ibumu, aku nggak mungkin menyakitimu, bukan?"

Telingaku terasa sakit dan panas, seolah-olah akan dipilin sampai terlepas olehnya.

Aku berusaha melepaskan tangannya, juga menjauhkan diri sedikit dan berkata, "Aku nggak bilang kamu akan menyakitiku, tapi aku perlu menghadapi Justin. Kalau dia benaran berselingkuh, aku juga harus melindungi hakku."

"Selain itu, hari ini adalah hari pertama pameranku dibuka, jadi aku harus bekerja."

Meskipun aku tidak percaya Justin berselingkuh, aku harus menghadapi ibuku terlebih dahulu.

Jika tidak, ibuku akan membuat keributan di pameran dan kerja kerasku akan menjadi sia-sia.

Aku mengira aku telah menemukan alasan yang tepat untuk menunda masalah ini, tetapi setelah mendengar apa yang kukatakan, Fara masih menarikku dan memasang ekspresi penuh dengan penyesalan.

"Rania, aku membesarkanmu dengan susah payah, apakah untuk membuatmu menjadi wanita matre dan memeras uang pria?"

"Apa kamu nggak punya rasa malu? Dia sama sekali nggak mencintaimu, kenapa kamu masih bersikeras bersamanya? Apa kamu harus menjatuhkan harga dirimu di depan orang lain?"

Suaranya begitu keras sehingga banyak tamu di galeri ini menoleh ke arahku dengan ekspresi kaget.

Aku seketika merasa malu. Aku meraih tangan ibuku dan berkata, "Bu, ada banyak tamu di sini, kita bicarakan di dalam saja ...."

Dia menepis tanganku, menunjuk ke hidungku sambil berkata kepada para tamu, "Kalian semua, tolong beri pendapat, apakah aku salah? Dia tahu pria itu nggak benar-benar mencintainya, tapi masih ingin mendapatkan uang dari pria itu! Betapa nggak tahu malunya perilaku seperti ini!"

Para tamu mengerutkan kening, menatapku dengan tatapan penuh penghinaan.

Fara menghela napas panjang, menoleh ke arahku dan berkata, "Rania, meskipun kamu wanita, kamu harus hidup mandiri. Mengandalkan pria untuk mengadakan pameran dan menghasilkan uang, apa bedanya ini dengan menjual diri?"

"Aku nggak akan malu sekalipun kamu bekerja sebagai pelayan yang mencuci piring, setidaknya uang yang kamu hasilkan dari kerja kerasmu sendiri! Tapi kamu malah seperti ini, nggak berapa banyak uang yang kamu hasilkan, aku akan merasa malu padamu!"

"Dengarkan aku, putus hubungan dengannya sekarang. Aku ibumu, apa aku akan menyakitimu?"

Fara sungguh pandai bicara, setiap perkataannya membuatku terlihat seperti aku memang mengandalkan pria untuk mengadakan pameran seni ini.

Cara penyampaiannya membuat orang-orang akan berpikir pria yang dia bicarakan itu bukanlah suamiku, melainkan pria liar di luar sana.

Para tamu di sekitar, yang tidak tahu kebenarannya mengangguk, bahkan ada beberapa yang sudah tidak sabar untuk mengutarakan pendapatnya.

Nona Rania, aku selalu berpikir lukisanmu mengartikan hidup dengan cara yang positif dan optimis, tapi kenapa apa yang kamu lakukan nggak sesuai dengan lukisanmu?'

"Nggak masalah anak muda salah jalan, yang penting segera memperbaiki kesalahannya."

"Dengarkanlah ibumu, dia nggak mungkin menyakitimu, 'kan?"

Para tamu yang datang untuk melihat pemeran ini cukup beradab, tidak langsung mengumpat.

Namun, setiap kata yang mereka ucapkan bagaikan pisau yang mengiris harga diriku, mereka seperti ingin menginjak-injakku sampai aku tidak bisa bangkit lagi.

Aku menatap ibuku, tidak melewatkan kilatan rasa puas di matanya.

Dia selalu seperti ini, selalu menggunakan kata-kata yang muluk-muluk untuk mendapatkan sekutu, membuatku terlihat seperti anak pemberontak yang tidak tahu terima kasih kepada orang tua.

Lanjut Membaca

Daftar Isi Aku Bukan Boneka

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel CHRONOPHILE
8.2
Perjodohan dengan pria yang dulu pernah ditolaknya memicu dilema mendalam bagi sang wanita. Apakah pernikahan ini berjalan atas dasar cinta lama yang tersisa, ataukah sang suami tengah menyusun rencana balas dendam demi membalas luka masa lalunya? Di dunia Chronophile yang sangat menghargai waktu, pasangan suami istri ini harus berkomitmen di tengah bayang-bayang masa lalu. Kini, rahasia serta konflik mulai menguji kesetiaan dan keutuhan rumah tangga mereka.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi kesembuhan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang rela menjadi donor sumsum tulang belakang. Namun, ia mengajukan syarat agar Anthony bersedia menikahinya. Anthony pun sepakat dengan satu tuntutan mutlak: pernikahan mereka harus dirahasiakan rapat-rapat dari publik. Kini, Alicia menjalani hari-harinya sebagai istri yang tersembunyi layaknya seorang simpanan. Akankah pernikahan kontrak ini menumbuhkan cinta tulus, atau justru berujung luka mendalam bagi mereka?
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota, pemuda malas berusia dua puluh tahun, lebih memilih menganggur dan sibuk dengan gawainya meski ia sangat cerdas dan licik. Kebiasaan buruk ini membuat ibunya, Artisa, merasa sangat khawatir. Sebagai pekerja keras yang juga punya sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat putranya secara total. Ia pun mengambil langkah ekstrem dengan mengubah fisik Sota. Akankah rencana drastis Artisa berhasil mengubah jati diri sang anak melalui transformasi tubuh ini?
Sampul Novel Jangan bermain-main dengan saya
8.9
Nasib malang menimpa seorang gadis setelah dikhianati dan dijual oleh ayah kandungnya sendiri. Begitu beranjak dewasa, ia dipaksa menghadapi kenyataan pahit demi menjalani takdir kelam yang tak terhindarkan. Tanpa ada pilihan lain, ia harus bersedia menjadi istri dari seorang gembong narkoba yang sangat ditakuti. Kini, kehidupannya sepenuhnya terperangkap dalam pusaran dunia hitam mafia yang sarat akan intrik berbahaya serta ancaman maut yang terus mengintai.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Perpisahan yang telah terjadi meninggalkan penyesalan mendalam dan duka yang tak bisa diubah oleh air mata. Kehadiranmu dahulu telah memberi warna, mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski hubungan ini membawa rasa sakit dan kesedihan, bersamamu pula kebahagiaan sejati berhasil kutemukan. Kini, jika saja waktu dapat berputar kembali, keinginan terbesarku hanyalah mengulang setiap detik berharga yang pernah kita lalui bersama.
Sampul Novel Menaklukkan Duda Dingin
8.7
Demi berguru pada desainer legendaris Adam Smith, Amber Lim, sosialita bereputasi buruk yang ingin bertobat, nekat menembus musim dingin utara yang mematikan. Sialnya, ia dirampok dan terdampar di hutan beku. Kini, satu-satunya harapan hidup Amber bergantung pada Tuan Dingin, seorang duda misterius pembenci wanita yang dicap kanibal oleh warga. Akankah Amber berhasil meluluhkan hati pria itu, atau justru menjadi korban kebenciannya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan