APKDock Logo
Sampul Novel Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

8.6 / 10.0
Sehari sebelum pernikahan megahnya, Kiara mendapati aula acaranya dirusak oleh seorang wanita asing yang menuduhnya sebagai pelakor dan perebut suami orang. Fitnah kejam tersebut membuat kerumunan massa dan pihak hotel menghakimi Kiara hingga ia mengalami keguguran. Namun, fakta sebenarnya justru sebaliknya. Galang, sang tunangan, ternyata menggunakan kekayaan Kiara untuk berselingkuh di belakangnya. Menyadari pengkhianatan ini, sang miliarder wanita langsung membatalkan pernikahan dan bersiap menghancurkan hidup Galang beserta selingkuhannya tanpa ampun.

Mati Satu Tumbuh Seribu Bab 1

Sehari sebelum pernikahan, aku menerima telepon dari hotel, "Selamat siang, Nona Kiara. Ada orang yang sudah merusak aula pernikahan Nona."

Aku yang tidak tahu apa-apa pun langsung bergegas ke hotel. Setibanya di sana, aku melihat seorang wanita memegang foto pranikah tunanganku dan aku. Dia berteriak marah, "Dasar perempuan nggak tahu malu! Berani-beraninya merebut suamiku! Bahkan memakai uangnya untuk mengadakan pernikahan semegah ini!"

Kerumunan langsung ikut heboh. Bahkan manajer hotel ikut menyalahkanku, "Pantas saja mempelai prianya nggak pernah muncul selama persiapan pernikahan. Ternyata Nona hanya selingkuhannya!"

Situasi jadi makin tidak terkendali. Aku dipukuli hingga mengalami keguguran.

Aku marah dan malah tersenyum menyeringai. Kemudian segera mengirimkan pesan pada sekretarisku, "Pernikahan besok dibatalkan dan suruh Galang angkat kaki dari perusahaanku!"

Dia sudah berani memakai uangku untuk berselingkuh, bahkan berbuat seenaknya!

Lihat saja apa yang akan kulakukan untuk menghancurkan kalian!

Aku sedang mencoba gaun pengantin di depan cermin ketika ada telepon dari manajer hotel. Suaranya terdengar senang di atas penderitaan orang lain, "Nona Kiara, aula pernikahan Nona yang megah itu malah dirusak orang. Apa Nona bisa datang ke sini dan memeriksanya?"

Dirusak?

Kepalaku pening seketika. Aku sudah mempersiapkan acara pernikahan ini selama setengah tahun, dan menghabiskan uang miliaran. Siapa yang berani merusaknya?

Besok adalah hari pernikahanku dengan tunanganku, Galang. Kami sudah menjalin hubungan selama tujuh tahun. Bagaimana bisa ada masalah sebesar ini terjadi di saat-saat terakhir?

Aku langsung naik pitam, dan segera mengirimkan pesan singkat pada Galang tanpa berpikir panjang. Kemudian meraih tas dan bergegas ke hotel.

Begitu tiba di pintu masuk hotel, aku langsung mendengar manajer hotel sedang menyanjung seseorang, "Wah, ternyata Bu Rani masih muda dan cantik. Benar-benar serasi dengan Tuan Galang!"

"Aku sudah curiga kenapa selama ini nggak pernah melihat mempelai pria saat menyiapkan acara pernikahan. Ternyata dia hanya wanita selingkuhan!"

"Nyonya Rani, apa boleh kita bertukar nomor WhatsApp? Kami harap ke depannya Nyonya Rani dapat memberi dukungan bila hotel kami punya proyek."

Nyonya Rani?

Hatiku mencelos, dan segera mengikuti sumber suara barusan. Aku melihat seorang wanita berambut panjang bergelombang dengan tubuh yang menggoda. Dia sedang memegang kartu nama manajer hotel, lalu dengan angkuh berkata, "Tentu saja. Tapi tunggu dulu, biar kuselesaikan dulu urusanku dengan perempuan nggak tahu malu itu!"

"Aku pasti akan mengingat jasamu."

Aku bergegas masuk ke dalam. Lengkungan bunga yang sebelumnya tertata rapi kini sudah terguling di tanah. Menara sampanye mewah juga sudah hancur berkeping-keping. Sisa sayuran dan telur busuk juga terlihat berserakan di lantai ....

Tempat ini tadi siang masih terlihat megah seperti mimpi, tapi kini sudah jadi kacau balau!

Aku menggertakkan gigi, lalu bertanya sambil menahan emosi, "Siapa yang sudah melakukan semua ini?"

"Plak!" Wanita itu bukannya menjawab, malah menamparku, "Aku yang sudah melakukannya! Aku Rani Harun, dan hari ini aku akan membuat wanita nggak tahu malu sepertimu merasakan akibatnya!"

Tamparannya membuatku hampir terjatuh. Aku yang masih syok pun bergumam, "Rani Harun?"

Kenapa nama itu terdengar familier? Oh iya, Galang pernah menyebutkannya sebelumnya. Katanya ada juniornya yang meminta bantuan untuk dicarikan pekerjaan, dan sepertinya namanya Rani Harun ....

Padahal, aku dan Galang sudah berpacaran sejak kuliah.

Aku mendengus, bagus sekali, Galang. Ayahku sudah berbaik hati mengangkatmu menjadi CEO perusahaan karena aku sedang hamil. Rupanya dia terlalu memandang tinggi dirinya sendiri, bahkan berani berselingkuh di belakangku!"

Aku menatap tajam sosok Rani dan berteriak keras, "Kamu pikir kamu siapa? Beraninya menamparku!"

Rani lalu mengeluarkan ponselnya, di layar itu terpampang jelas fotonya dan Galang memakai baju pernikahan. Dia kemudian menunjuk foto pranikahku dengan Galang yang dipajang di pintu masuk aula sambil berteriak, "Kamu tanya siapa aku? Aku malah yang ingin tahu kamu ini siapa sebenarnya?"

"Aku dan suamiku sudah mengambil foto ini sejak setengah tahun lalu! Kamu malah masih berani menggodanya?"

Menggoda? Menggelikan sekali!

Aku segera mengeluarkan ponselku untuk menghubungi Galang dan menyuruhnya datang menjelaskan semuanya. Tapi begitu Rani melihatnya, dia malah langsung merebut ponselku dan membantingnya ke lantai, "Selingkuhan sepertimu beraninya menelepon mencari bantuan orang lain?"

Suara keras Rani langsung menarik perhatian orang-orang. Mereka mulai mengerumuni kami, sambil menunjuk-nunjuk ke arahku dan berbisik penasaran.

"Aku barusan cari tahu, ternyata laki-lakinya adalah CEO dari Grup FJ, Galang Mahendra."

"Anak zaman sekarang benar-benar rela melakukan apa saja demi uang ...."

"Benar sekali. Padahal perempuan itu juga nggak jelek, tapi kenapa harus ...."

Melihat situasi makin memanas, manajer hotel segera berlari ke arah Rani untuk menenangkannya, "Bu Rani, jangan marah, nggak baik untuk kesehatanmu. Bagaimana kalau biar aku bukakan kamar suite presiden terbaik kami di sini, ditambah satu tahun layanan spa gratis. Apa itu bisa membuatmu merasa lebih baik?"

Manajer itu bicara dengan penuh hormat, lalu berbalik menatapku sambil meminta maaf, "Nona Kiara, mohon maaf sekali. Hotel kami nggak bisa melanjutkan penyelenggaraan pernikahanmu."

Lanjut Membaca

Daftar Isi Mati Satu Tumbuh Seribu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Baru

Sampul Novel Anna : Liontin Karma
8.0
Anna, model rupawan asal Prancis, memilih berpindah keyakinan demi menikahi lelaki idaman walau terhalang perbedaan iman. Namun, pengorbanan besar tersebut justru menyeretnya ke dalam penderitaan mental yang menghancurkan hidupnya. Di tengah badai nestapa, ia mulai meragukan keputusannya memeluk Islam. Kini, sanggupkah Anna bangkit dari keterpurukan dan menemukan kembali jati diri yang sempat hilang dalam duka?
Sampul Novel Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki
8.5
Setelah diceraikan saat hamil dan diusir oleh ibu mertua serta putri angkat bernama Linda Santoso, hidup Sita Hartanto berubah total. Sita ternyata merupakan putri kandung Keluarga Syailendra yang hilang. Ia kini dilindungi oleh enam kakak laki-laki kandungnya yang luar biasa sukses—mulai dari pengusaha raksasa, ilmuwan AI, ahli bedah, pianis, pengacara, hingga aktor terkenal. Ketika mantan suaminya memohon untuk rujuk kembali, ia harus menghadapi rintangan berat dari para kakak Sita yang protektif.
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
9.2
Enam tahun pernikahan rahasia dengan seorang direktur menyisakan luka bagi sang istri, terutama karena suaminya menolak dipanggil ayah oleh putra mereka. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretaris wanitanya, ia memutuskan pergi membawa putranya dan mengajukan cerai. Kehilangan ini membuat sang suami yang biasanya tenang menjadi lepas kendali dan mencarinya ke mana-mana bagai orang gila. Namun, kali ini sang istri dan putranya benar-benar tidak akan pernah kembali lagi.
Sampul Novel Satu-PD178
8.2
Akibat terus diabaikan demi perempuan lain, Janna memilih menyudahi hubungannya dengan Dion. Ia lalu pindah kota demi menata kembali karier dan asmaranya. Sadar bahwa ia hanya mencintai Janna, Dion mencoba mengejarnya. Namun, luka hati yang mendalam membuat Janna menolak kehadirannya. Takdir berkata lain saat Dion kehilangan nyawa demi menyelamatkan anak Janna. Di momen terakhirnya, Janna memaafkan Dion dan mengaku tak menyesali kisah mereka, membuat Dion pergi dengan tenang.
Sampul Novel Wanita Penggoda
8.2
Demi mengangkat derajat keluarganya dari jerat kemiskinan, Wulandari nekat merantau ke Jakarta. Ia tak tahan lagi melihat orang tuanya terus dihina dan dicaci maki oleh warga desa. Dengan tekad baja, gadis desa ini siap bekerja keras mengubah nasib ekonomi mereka di ibu kota. Namun, perjuangan tidaklah mudah. Sanggupkah ia bertahan menghadapi kerasnya kehidupan kota metropolitan demi membungkam kesombongan orang-orang yang selalu meremehkan keluarganya?
Sampul Novel Yang Belum Terucap
8.1
Niat baik Mora menampung seseorang di apartemennya justru menjadi awal dari berbagai masalah rumit. Di tengah perjuangan menyelesaikan kekacauan itu, tantangan baru muncul saat benih cinta mulai tumbuh di hatinya. Meski kini harus berjuang sendirian setelah ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya, Mora tidak pernah menyesali keputusannya. Ia terus bertahan dan berupaya keras demi memulihkan kembali kehidupannya yang sempat hancur seperti sediakala.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan