APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mas Brewok

Mas Brewok

Menyamar demi menjadi sosok impian Yusuf Muhammad justru merenggut kesucian Nur akibat ketidaksengajaan. Di balik pesona Yusuf yang memikat, Nur didera penyesalan mendalam lantaran kepalsuan yang ia bangun. Hatinya kian tersiksa menyadari dirinya hanyalah pengganti sementara. Saat rahasia ini terbongkar, akankah Yusuf tulus menerima cintanya, atau malah membalas dendam atas dusta tersebut? Simak kisah asmara penuh risiko dalam drama dewasa ini.
Bab
Bagikan

Bab 2

Hari yang mendebarkan telah datang, kak Fia mendandaniku dengan sangat cantik dan anggun, Sedangkan Tia sudah berangkat sejak pagi tadi dengan kekasihnya yang bernama Irwan.

Aku begitu gugup dan takut, kak Fia berulang kali membuatku tenang dengan membelai kepalaku.

"Sudahlah Nur! Tenangkan hatimu, Aku tahu kau sangat cemas, tapi ini hanya masalah sepele sayang! Siapa tahu kau suka nantinya" ucap kak Fia lembut.

"Astaga!! Sepele katamu kakak?! Aku membohongi seorang pria yang berasal dari keluarga bangsawan, aku juga tidak menyukai tipe pria seperti dirinya, Brewok kakak!? Brewok... Di tambah lagi dia orang Arab, Astaga... Pasti itunya besar" ucapku asal.

"Itunya apa?" tanya kak Fia geli.

"Hukuman jika dia mengetahuinya kakak. Memangnya apa lagi? Dan yang lebih parahnya lagi, Aku sama sekali tidak mengetahui namanya, aku terlalu sibuk dengan ketakutanku sehingga lupa menanyakan namanya pada Tia" ucapku frustasi.

"Sssttt kau terlalu berlebihan, Jangan membuat beban pada dirimu sendiri sayang, Atau kau ingin aku mengadukanmu pada paman agar kau di nikahkan dengan anaknya pak lurah?" ucap kak Fia membuatku nyerah.

"Baiklah, Aku santai, La...la..la... Aku menerima kesalahan dari orang lain bukan? Aku harus santai" sungutku kesal.

"Um... Lucunya adik kakak..." ucap kak Fia sambil mencubit kedua pipiku gemas.

"Sudahlah kak, Apa aku sudah rapi?" tanyaku malas.

"Kau sempurna sayang! Dan lihatlah mobil mewah yang akan membawamu padanya sudah datang" ucap kak Fia membuatku menoleh ke arah jendela dan menyaksikan betapa bagus dan mewahnya mobil itu.

Aku begitu kagum dan terpaku di buatnya. Sebuah mobil mewah berwarna silver tengah menantiku dengan setianya,

Bukan....

Lebih tepatnya menanti Tia.

Seorang sopir keluar dengan gagahnya dan mengetuk pintu rumah kakakku dengan pelan.

"Selamat malam, Apa nona Tia nya sudah siap?" ucapnya ramah ketika kakakku telah membuka pintu dan menemuinya.

"Sudah pak, sebentar lagi keluar, Mohon di tunggu!" jawab kak Fia Ramah.

Kak Fia menghampiriku yang sedang berdiri terpaku karna takut dan gugup.

"Ayolah sayang! Kau harus semangat, Oke!" ucap kak Fia bersemangat.

"Oke Kak, Aku Semangat..." ucapku malas.

Aku keluar dengan mengucap berbagai Doa dalam hatiku. Aku mohon di beri kekuatan dan kesabaran, karna akan memerankan hidupku sebagai Tia.

Sungguh menggelikan.

Artis ternama saja tidak segugup diriku pastinya, karna mereka hanya menghibur dan dapat gaji. Sedangkan aku adalah pemeran dalam dunia nyata.

Ah...

Sudahlah....

Pak sopir membukakan pintu mobil dengan ramah dan sopan. Aku segera memasukinya setelah pamit pada kakakku Fia. Aku menguatkan hatiku agar bisa tenang saat bertemu dengan Mas Brewoknya Tia bila tiba saatnya sebentar lagi.

Pak sopir melajukan mobilnya dengan perlahan dan tenang. Beliau sangat ramah dan murah senyum, entah karena pekerjaannya atau memang sifatnya aku tidak tahu, yang pasti beliau sangat sabar sekali menurutku.

Setelah sekian lama berkendara, tibalah kami di sebuah rumah yang sangat besar, indah dan luas. Aku semakin gugup karenanya. Pak sopir memasukkan mobilnya kedalam setelah pak satpam membukakan pintu gerbangnya dengan cepat.

Setelah tiba di dalam, pak sopir membuka pintu mobilnya dan mempersilahkan aku keluar. Aku di sambut oleh para pelayan perempuan dengan ramahnya.

"Selamat datang nona, Silahkan ikuti saya" ucap salah satu di antara mereka.

Aku mengikuti kemanapun dia pergi dengan menoleh kesana dan kemari.

Rumahnya begitu luas dan mewah, bahkan lantainya pun sangat mengkilat dan bersih.

"Silahkan duduk nona! Sebentar lagi Tuan Yusuf datang" ucap sang pelayan dengan lembutnya.

Aku hanya mengangguk dengan sopan dan duduk di sebuah ruang tamu yang sangat luas, mewah dan sejuk dengan lampu hias di atasnya.

"Astaga.... Ini rumah apa surga ya?" bathinku kagum.

"Assalamu alaikum Tia..." ucap seseorang dengan suara beratnya.

"Waalaikum salam Tuan" jawabku sambil berdiri dan memutar badanku agar menghadap dirinya.

Astaga.

Inikah si pria brewok itu??

Dia sangat gagah, tinggi dan tampan dengan setelan jas berwarna hitam yang di kenakannya.

Dia begitu kelihatan seksi dengan tatapan matanya yang menatapku penuh dengan kerinduan dan kekaguman. Meskipun dia Brewok tapi entah mengapa aku merasa semakin menambah ketampanannya.

"Bagaimana kabarmu Tia?" tanyanya lagi membuyarkan lamunanku.

"A...a....aku ba..baik baik saja tuan" ucapku gugup setengah mati.

"Hei.... Kenapa kau sangat gugup sayang? Bukankah kau telah merindukan kekasih pujaanmu ini?" tanyanya membuatku kelimpungan.

"Ten...tentu saja tuan... Aku hanya kagum saja pada ketampananmu" ucapku asal.

Aku menunduk dan meremas kesepuluh jariku dengan gemetar. Aku begitu malu dan salah tingkah meskipun aku sadar bahwa kekasih pujaannya itu adalah Tia.

"Jangan meremas jarimu seperti itu sayang, Nanti kau kesakitan" ucapnya sambil mendekat kearahku dan melapaskan tautan tanganku.

Aku benar benar merasa aneh dengan sentuhannya, tangannya ibarat sebuah setrum yang merambat keseluruh tubuhku hingga bergetar.

"Eh, Iya...." jawabku sambil sedikit menjauh darinya.

"Ayo ikut aku" ujarnya sambil menarik tanganku.

"Kemana?" tanyaku was was.

"Ke tempat yang tenang" ucapnya lembut.

Aku mengikuti dirinya dengan gelisah. Di tambah lagi cengkeraman tangannya begitu kuat, sehingga susah buatku untuk melepaskannya.

"Ini kamarku" ucapnya membuyarkan lamunanaku dan membuatku semakin gugup.

Kamarnya begitu luas dan ukuran ranjangnya begitu besar. Kamarnya sangat indah dan mempesona.

"Tia, Kau kenapa sayang?" tanyanya khawatir.

"Eh tida, Hanya... Kagum saja" ucapku malu.

Si pria tadi memegang kedua pipiku dan mengangkat wajahku agar menatap ke arahnya. Aku begitu malu dan kurasakan pipiku memanas.

"Aku benar benar merasa beruntung sayang! Kau lebih cantik dari yang aku bayangkan, Kau sangat kecil, manis dan pemalu. Kau tahu? Kau membuatku gila, Kau membuat Yusuf mu ini semakin mencintaimu! Benarkah kau seorang manusia manis? Aku merasa kau adalah bidadariku, Pujaanku, Dan aku benar benar jatuh cinta pada gadis manis seperti dirimu untuk pertama kalinya sayang" ucapnya sambil menatapku lekat dan mulai mendekatkan bibirnya ke bibirku dan

Cup....

Dia menciumku!! Astaga....

Aku benar benar merasa gelisah sekarang. Dia melumat bibirku dengan gemasnya, dia bahkan memaksaku membuka mulut dengan menggigit bagian bibir bawahku dengan perlahan. Karna geli aku terpaksa membuka mulutku dan dia melesakkan lidahnya dengan semangat serta meraihku kedalam dekapannya dan merapatkan badanku ke tubuh kekarnya itu.

"Mmpphhh.... Mmpphhh.... Lepaskan aku tuan...mmpphhh" ucapku di sela sela ciumannya.

"Jangan panggil aku tuan sayang, Kau adalah calon istriku" desahnya di atas bibirku.

"Mas Brewok" ucapku asal.

"Apa? Mas Brewok? Bagus juga, Aku tahu aku memang Brewokan sayang! Dan kau akan menyukai Brewokku ini karna akan membuatmu kegelian" desahnya sambil mengusapkan Brewoknya itu ke leherku.

Dan benar saja, aku benar benar merasakan geli sehingga membuatku mendesah tidak karuan dalam pelukannya.

"Aaacccchhhh.... Sudah cukup tuan yusuf " ucapku sambil menggeliat ingin menjauh darinya karna rasa geli yang kurasakan.

_________/////__________

Segini dulu sayang.....

Aku tunggu antusias dari kalian....

Vote and komen di tunggu...

Papay....

TBC.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Datang Terlambat
9.4
Hamil enam bulan tidak membuat seorang istri mendapat perlindungan dari keluarganya. Ketika sang adik mengalami kecelakaan dan membutuhkan transfusi darah mendesak, hanya golongan darahnya yang cocok. Meski lelah akibat mual kehamilan, ia dipaksa mendonorkan darah. Harapan terakhirnya runtuh saat sang suami justru berpaling dan mendukung paksaan tersebut demi masa depan adik iparnya. Kecewa atas pengkhianatan ini, sang istri pingsan pascaoperasi. Begitu tersadar, ia langsung memutuskan untuk mengaborsi kandungannya.
Sampul Novel Dikhianati Di Hari Pernikahan
9.2
Hari tenang Aurelia Callista hancur seketika saat dipaksa menikahi Kaelan Castor. Mengira hanya menjadi tamu biasa, Rhea syok mendengar namanya disebut sang direktur muda dalam akad nikah. Dia baru menyadari dirinya dijadikan pengantin pengganti demi menutupi kelicikan keluarga Kaelan. Kini, Rhea terperangkap dalam pernikahan megah tanpa landasan cinta, sekaligus harus bertahan menghadapi berbagai konspirasi dan rahasia kelam di balik status barunya.
Sampul Novel Gairah Terlarang Sang CEO!
9.0
Jordan Freemantle dilingkupi kemarahan besar akibat ulah Lawrence Brickman yang membawa lari uang proyek penting mereka. Begitu Chantal Brickman, anak perempuan Lawrence yang menawan, tiba di kediaman ayahnya di Malibu, Jordan segera menjadikannya sasaran balas dendam. Pengusaha angkuh ini menuntut Chantal melayani segala nafsunya demi membayar kerugian sang ayah. Tanpa jalan keluar, Chantal terpaksa tunduk di bawah kendali Jordan demi melunasi utang tersebut.
Sampul Novel Hubungan terlarang
9.0
Penyesalan mendalam menghantui Athena usai melewati malam intim bersama kakak tirinya, Theo. Ia bahkan memilih mengasingkan diri selama tiga tahun untuk melupakan segalanya. Namun, kepulangannya justru memantik obsesi Theo yang semakin tak terkendali. Theo menolak melepas Athena dan terus menjeratnya dalam hubungan gelap yang membara. Baginya, ikatan keluarga hanyalah status formalitas, sebab mereka adalah dua orang asing yang terikat takdir keliru.
Sampul Novel I Love You Om
9.4
Tania kembali dari Malaysia setelah sepuluh tahun demi menemukan Rian, cinta pertamanya. Namun, Rian yang ditemuinya kini terasa asing dan tak ingat masa lalu mereka. Di tengah kebingungan, Tania bertemu paman Rian bernama Bian, yang menyimpan luka masa lalu yang kelam. Lambat laun, terungkap bahwa sosok Rian yang dicarinya adalah Bian yang menyamar. Rahasia besar ini pun mulai mengancam kehidupan mereka yang penuh dengan misteri.
Sampul Novel Jadi Istri Kedua Sang Ceo
9.4
Kematian tragis Fero demi menyelamatkannya dari kecelakaan membuat Lania Herbert begitu terpukul. Di tengah keputusasaan, ia mencoba bunuh diri dengan menabrakkan diri ke mobil. Bukannya tewas, Lania justru terlempar ke dimensi asing yang mengerikan, tempat monster-monster ganas keluar dari Dungeon dan menghancurkan peradaban modern. Demi bertahan hidup di dunia baru yang kacau ini, ia terpaksa menjalani peran tak terduga sebagai istri kedua dari seorang CEO yang sangat kuat.