APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mas Brewok

Mas Brewok

Menyamar demi menjadi sosok impian Yusuf Muhammad justru merenggut kesucian Nur akibat ketidaksengajaan. Di balik pesona Yusuf yang memikat, Nur didera penyesalan mendalam lantaran kepalsuan yang ia bangun. Hatinya kian tersiksa menyadari dirinya hanyalah pengganti sementara. Saat rahasia ini terbongkar, akankah Yusuf tulus menerima cintanya, atau malah membalas dendam atas dusta tersebut? Simak kisah asmara penuh risiko dalam drama dewasa ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku terpengaruh dengan ciuman yusuf. Aku membalas pelukannya tanpa sadar. Di saat aku ingin membalas ciumannya tiba tiba bayangan Tia muncul di dalam ingatanku.

Sontak saja aku mendorongnya secara halus. Dia begitu kelihatan kecewa dan terkejut. Aku membenahi pakaiannku dan mengusap bibirku dengan gugup.

"Maafkan aku Mas yusuf, Aku rasa tidak pantas jika seorang gadis terlalu lama di dalam kamar bersama pria yang bukan muhrimnya" ucapku sambil menunduk.

Yusuf menatapku dengan lekat. Dia menghela nafas dengan pelan.

"Maafkan aku sayang, Mungkin aku terlalu merindukanmu sehingga susah buat mengendalikan diriku" ucapnya lembut.

"Em, Baiklah! Apa kau tinggal seorang diri?" tanyaku salah tingkah.

"Dasar angsa, sukanya menyosor terus" bathinku tidak tenang.

"Aku tinggal bersama Umiku sayang, Ikutlah denganku, aku akan membawamu padanya" ucap Yusuf sambil menarik tanganku agar mengikutinya.

Aku berjalan di sisinya dengan gugup. Mudah mudahan uminya itu tidak curiga terhadapku. Tapi di sisi lain hatiku memberontak karna merasa berat dan tidak ingin menipu umi nya.

Dia membuka sebuah ruangan yang sangat luas dan mengagumkan. Di dalamnya terdapat seorang wanita paruh baya yang sangat cantik nan lembut sedang duduk di atas ranjang dengan kursi roda di sampingnya. Dia tersenyum ramah ke arah kami, khususnya padaku.

Aku menjadi semakin gugup dan kalut.

Yusuf meraih pinggangku kemudian mengajakku mendekat kepada umi nya.

"Assalamu alaikum umi, Ini adalah gadis yang sering aku ceritakan kepada umi" ucap yusuf lembut.

Umi menatap ke arahku dan memegang tanganku yang sedang gemetar.

"Waalaikum salam sayang! Masya ALLAH.... Dia sangat cantik nak! Aku rasa umi bakal menyukai dirinya" ucap umi nya membuatku semakin merasa bersalah.

Aku menjadi dilema, Apakah aku juga harus menipu umi nya yusuf yang sangat ramah dan lemah lembut itu??

Entahlah...

Aku masih bimbang.

"Hei, Sayang! Mengapa melamun?" ucap yusuf membuatku salah tingkah.

"Eh, Tidak. Hanya saja.... Aku belum terbiasa dengan semua ini mas Yusuf, Maafkan aku" ucapku gelisah.

"Perkenalkan sayang, Ini umi ku namanya Aisyah" ucap yusuf dan di sambut senyuman hangat oleh umi nya.

"Namamu siapa sayang?" tanya umi nya yusuf membuatku bingung harus berkata apa.

Di sisi lain aku sangat memghormatinya dan tidak ingin menipunya dan di sisi lain ada Tia sahabat karibku yang meminta pertolonganku.

Di saat sedang bingung bingungnya, kudengar HP yusuf berbunyi dan kemudian dia mengangkatnya sambil keluar kamar setelah meminta ijin pada umi nya dengan isyarat.

Sekarang hanya tinggal kami berdua di dalam ruangan ini. Aku semakin lega dan kegugupanku sedikit berkurang.

"Duduklah gadis manis" ucap umi Aisyah membuyarkan lamunanku.

Aku menurutinya sambil tersenyum ramah ke arahnya. Aku duduk di sampingnya dan menatap matanya dengan lembut.

"Namamu siapa sayang? Mengapa kau terlihat khawatir sekali?" ucapnya cemas.

"Maafkan aku umi! Aku telah melakukan kesalahan" ucapku lirih.

"Kesalahan apa sayang? Kau bisa jujur sama umi, aku tidak akan mengadukanmu pada putraku kalau kau mau" ucapnya membuatku tenang.

"Sebenarnya.... Aku bukan Tia umi, Namaku adalah Nur jannah, aku kesini karna paksaan dari sahabatku Tia agar bisa menggantikannya" ucapku dengan bibir bergetar.

Aku menceritakan segalanya dari awal hingga akhir tanpa ada yang di tutup tutupi lagi. Aku tidak mau membuat kebohongan untuk kedua kalinya, terlebih kepada uminya yusuf yang sangat ramah dan santun itu,

Aku tidak tega....

Kulihat umi Aisyah sedikit terkejut dan menatapku penuh minat.

"Lalu kenapa kau bisa jujur pada umi sayang? Dan satu lagi, Namamu sangat indah, Cahaya surga" ucapnya sambil menggengam tanganku.

"Karna aku sudah merasa terbebani dengan masalah ini umi, Aku tidak mau membuat kesalahan lagi dengan membohongi umi! Di tambah lagi, umi adalah orang yang patut Nur hormati" ucapku lirih.

Umi Aisyah tengah berpikir dan terdiam selama beberapa saat. Dia mengusap kepalaku dan menatap lekat ke arahku.

"Baiklah sayang! Umi akan rahasiakan ini dari putraku, Tapi... Umi sangat menyukaimu dan berharap yusuf benar2 bisa jatuh cinta kepadamu" ucapnya lirih.

"Nur tidak mengharapkan itu Umi, Jodoh ada di tangan tuhan, kita sebagai manusia hanya bisa pasrah saja menjalani takdirnya " ucapku lembut.

Aku merasa lega, seperti sebuah batu telah terangkat dari pundakku karna telah berkata jujur pada umi nya yusuf yang sangat cantik nan lembut itu.

"Permisi nyonya Aisyah, makan malam sudah siap" ucap salah satu pelayan yang baru saja mengetuk pintu kamar kami.

"Baiklah mbok sarmi, Kami akan segera kesana" ucap umi Aisyah lembut.

Aku melihat umi Aisyah berusaha bangun dengan kesusahan, karna tidak tega, maka tanpa di suruh aku bangkit berdiri dan membantunya.

"Kamu mau apa Nur?" tanyanya sambil menatapku.

"Membantu umi bangun, Ayo!" ajakku lembut.

"Kau tidak akan kuat sayang! Biar umi sendiri saja!" ujarnya sambil tersenyum geli.

"Aku adalah wanita yang tangguh umi, Dan Jangan pernah meremehkan gadis yang sangat manis ini" jawabku sambil tertawa.

"Kurasa aku ingin membuktikannya" ucap umi Aisyah kemudian mengulurkan kedua tangannya ke arahku.

Aku menolongnya bangun dengan hati hati dan mendudukkannya di kursi roda dengan perlahan.

"Aduh! Maafkan umi ya nak, Karna telah membuat Nur kesusahan" ucapnya merasa tidak enak.

"Sssttt... Umi, Panggil namaku Tia saja! Aku tidak mau membuat Mas Brewok itu curiga" ucapku cemas.

"Mas Brewok? Kau memanggil putraku dengan sebuatan Brewok sayang! Kau memang nakal" ujarnya sambil tertawa.

Aku menunduk dengan malu. Umi Aisyah terus tertawa sambil memegangi perutnya yang rata itu dengan geli.

"Aku baru tahu Nur, Selain kau cantik ternyata kau juga lucu" ucapnya berusaha menahan tawanya.

"Umi, Janji ya! Jangan beritahu putra umi bahwa aku adalah Nur yang pura pura menjadi Tia karna paksaan dari sahabatku itu" ucapku gelisah.

"Baiklah sayang! Tapi bagaimana jika suatu saat nanti yusuf mengetahuinya??" tanya Umi Aisyah membuatku berpikir.

"Aku akan menerima apapun hukuman darinya umi, Tapi jika dia memenjarakan aku dan Tia, Nur mohon ya umi! Bebaskan kami" ucapku cemas.

"Semua akan baik baik saja sayang! Umi janji"ucap Umi Aisyah membuatku tenang.

"Apakah obrolan para wanita sudah berakhir? Boleh aku masuk dan mengajak kalian berdua buat makan malam sekarang?" ucap Yusuf secara tiba tiba mengagetkanku.

"Sudah nak, Mari kita makan" ucap umi Aisyah sambil menjalankan kursi rodanya keluar kamar.

Aku mengikutinya dan kurasakan yusuf menahan tanganku kemudian menarikku kedalam pelukannya.

"Aku lihat kau sudah begitu akrab dengan umi ku sayang" tanyanya sambil mendekap pinggangku erat serta mengangkat daguku agar aku menatapnya.

"Eh... I.. Iya... Umi Aisyah sangat baik dan cantik, Aku menyukainya" ucapku gugup.

"Dan aku menyukaimu sayang..." ucapnya dan lansung mengecup bibirku lagi tanpa ada rasa canggung.

______////_________

Yang sdh nunggu om Brewok ayoo

Kasih komen manja kalian....

Vote juga ya....

Follow juga boleh....

Gigit author jangan....

Atut....

Wkwkwkwkwkwkwk

Papay....

TBC.

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Datang Terlambat
9.4
Hamil enam bulan tidak membuat seorang istri mendapat perlindungan dari keluarganya. Ketika sang adik mengalami kecelakaan dan membutuhkan transfusi darah mendesak, hanya golongan darahnya yang cocok. Meski lelah akibat mual kehamilan, ia dipaksa mendonorkan darah. Harapan terakhirnya runtuh saat sang suami justru berpaling dan mendukung paksaan tersebut demi masa depan adik iparnya. Kecewa atas pengkhianatan ini, sang istri pingsan pascaoperasi. Begitu tersadar, ia langsung memutuskan untuk mengaborsi kandungannya.
Sampul Novel Dikhianati Di Hari Pernikahan
9.2
Hari tenang Aurelia Callista hancur seketika saat dipaksa menikahi Kaelan Castor. Mengira hanya menjadi tamu biasa, Rhea syok mendengar namanya disebut sang direktur muda dalam akad nikah. Dia baru menyadari dirinya dijadikan pengantin pengganti demi menutupi kelicikan keluarga Kaelan. Kini, Rhea terperangkap dalam pernikahan megah tanpa landasan cinta, sekaligus harus bertahan menghadapi berbagai konspirasi dan rahasia kelam di balik status barunya.
Sampul Novel Gairah Terlarang Sang CEO!
9.0
Jordan Freemantle dilingkupi kemarahan besar akibat ulah Lawrence Brickman yang membawa lari uang proyek penting mereka. Begitu Chantal Brickman, anak perempuan Lawrence yang menawan, tiba di kediaman ayahnya di Malibu, Jordan segera menjadikannya sasaran balas dendam. Pengusaha angkuh ini menuntut Chantal melayani segala nafsunya demi membayar kerugian sang ayah. Tanpa jalan keluar, Chantal terpaksa tunduk di bawah kendali Jordan demi melunasi utang tersebut.
Sampul Novel Hubungan terlarang
9.0
Penyesalan mendalam menghantui Athena usai melewati malam intim bersama kakak tirinya, Theo. Ia bahkan memilih mengasingkan diri selama tiga tahun untuk melupakan segalanya. Namun, kepulangannya justru memantik obsesi Theo yang semakin tak terkendali. Theo menolak melepas Athena dan terus menjeratnya dalam hubungan gelap yang membara. Baginya, ikatan keluarga hanyalah status formalitas, sebab mereka adalah dua orang asing yang terikat takdir keliru.
Sampul Novel I Love You Om
9.4
Tania kembali dari Malaysia setelah sepuluh tahun demi menemukan Rian, cinta pertamanya. Namun, Rian yang ditemuinya kini terasa asing dan tak ingat masa lalu mereka. Di tengah kebingungan, Tania bertemu paman Rian bernama Bian, yang menyimpan luka masa lalu yang kelam. Lambat laun, terungkap bahwa sosok Rian yang dicarinya adalah Bian yang menyamar. Rahasia besar ini pun mulai mengancam kehidupan mereka yang penuh dengan misteri.
Sampul Novel Jadi Istri Kedua Sang Ceo
9.4
Kematian tragis Fero demi menyelamatkannya dari kecelakaan membuat Lania Herbert begitu terpukul. Di tengah keputusasaan, ia mencoba bunuh diri dengan menabrakkan diri ke mobil. Bukannya tewas, Lania justru terlempar ke dimensi asing yang mengerikan, tempat monster-monster ganas keluar dari Dungeon dan menghancurkan peradaban modern. Demi bertahan hidup di dunia baru yang kacau ini, ia terpaksa menjalani peran tak terduga sebagai istri kedua dari seorang CEO yang sangat kuat.