APKDock Logo
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mantan Istriku yang Penurut Adalah Seorang Bos Rahasia?!

Mantan Istriku yang Penurut Adalah Seorang Bos Rahasia?!

Tiga tahun Emilia menjadi istri yang patuh bagi Brandon, namun diceraikan demi perempuan lain. Pasca-perceraian, Emilia bangkit sebagai sosok kuat yang sangat berbeda. Brandon terkejut mendapati identitas rahasia mantan istrinya sebagai peretas, dokter, hingga pembalap. Saat Brandon berusaha mengejarnya lagi, Emilia memilih menikmati kebebasan dan memamerkan keahliannya yang luar biasa. Brandon harus menerima fakta bahwa Emilia adalah bos rahasia.
Bab
Bagikan

Bab 3

Emilia diapit oleh para eksekutif senior dan mereka berjalan menuju lift. Dia bertanya kepada wakil CEO, "Apakah masih ada yang belum datang?"

"Ya." Kolis Rendika segera berjalan mendekat. Dia menatap Emilia dengan penuh hormat, tetapi suaranya terdengar santai. "Pak Kinan dan kelompoknya sepertinya menentang Anda."

"Benarkah?" Wajah Emilia tetap tenang, tetapi auranya semakin dingin. "Waktu telah berubah. Aku heran para omku menolak untuk mengakui hal ini."

Di ruang rapat, Kinan Muzaki dan lima orang anggota dewan direksi tampak bersantai di kursi masing-masing sambil menikmati kopi. Mereka tampak acuh tak acuh, tetapi di dalam hati merasa sangat cemas.

"Kenapa dia masih belum datang?" Kinan duduk di kursi ketua dewan, suaranya terdengar tidak sabar dan wajahnya semakin tegang. Dia mengalihkan perhatian ke sekretarisnya, lalu memberi perintah, "Cari tahu apa yang membuatnya terlambat."

"Kak Kinan, jangan khawatir. Cepat atau lambat, dia pasti akan datang, Wajar saja jika seorang pemimpin baru mencoba menunjukkan otoritasnya seperti ini," ucap Loga Muzaki. Pakaiannya yang unik membuat penampilannya tampak tidak seperti pengusaha.

Kinan menanggapinya dengan gelengan kepala. "Anak muda zaman sekarang kurang dapat diandalkan. Kita akan menyampaikan pendapat kita setelah dia datang. Grup Muzaki merupakan perusahaan keluarga kita dan dia harus mendengarkan perkataanku."

Saat sedang merencanakan strategi untuk menegaskan dominasi kepada pemegang saham utama yang baru, percakapan mereka tiba-tiba terhenti. Seorang sekretaris wanita bergegas masuk dan wajahnya terlihat pucat karena khawatir.

"Pak, ada perubahan mendadak. CEO baru mengumpulkan seluruh anggota tim manajemen di ruang rapat yang berbeda. Rapat mereka hampir selesai ...," ucapnya.

"Apa maksud perkataanmu?" Ketenangan para eksekutif senior hancur dan mereka langsung berdiri. Karena marah, mereka sampai menggebrak meja. "Kita telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun untuk Grup Muzaki dan anak baru ini mengabaikan kita!"

Berani sekali dia!

Wajah sekretaris itu semakin pucat dan dia tampak ragu-ragu sebelum berkata, "Sebenarnya ... CEO baru kita adalah seorang wanita."

Informasi tersebut membuat Kinan dan eksekutif lain terkejut. "Seorang wanita?"

Saat Emilia mengakhiri rapat, Kinan dan Loga menyerbu masuk ke dalam ruangan bersama rekan-rekan mereka. Namun, amarah mereka dengan cepat digantikan rasa terkejut saat melihat Emilia.

"Emilia?"

"Kenapa kamu ada di sini?!"

Kinan dan Loga tidak mengantisipasi perubahan ini. Individu yang menarik Grup Muzaki dari ambang kebangkrutan dan memiliki saham 51% adalah keponakan mereka!

Bukankah dia sudah mati?

Emilia merupakan ahli waris Grup Muzaki, tetapi dia dikabarkan tewas dalam kecelakaan pendakian gunung yang tragis sekitar tiga tahun yang lalu. Dia jatuh dari tebing dan jasadnya tidak pernah ditemukan. Kinan dan Loga merasa sedih akibat kematian keponakan mereka. Kemudian, kedua pria itu mengadakan upacara pemakaman yang mewah, lalu mengambil alih kendali Grup Muzaki dan mewarisi seluruh aset Emilia. Fakta bahwa Emilia muncul secara ajaib benar-benar di luar imajinasi terliar mereka.

Emilia duduk dengan nyaman di kursinya, sambil mengamati reaksi mereka. Dia berkata dengan santai, "Om Kinan, Om Loga, aku telah kembali dari kematian. Apakah kalian berdua terkejut?"

Perkataan Emilia sudah cukup untuk mengubah suasana. Wajah Kinan dan Loga berubah menjadi berkaca-kaca dan mereka dengan penuh semangat mendekati Emilia untuk memeluknya.

"Emilia, aku sangat senang kamu masih hidup. Orang tuamu akan merasa sangat lega jika mengetahui hal ini ...."

Emilia menyandarkan tubuhnya ke kursi untuk menghindari mereka dan wajahnya berubah menjadi dingin. Dia membalas tatapan kedua omnya dengan sikap acuh tak acuh. "Aku yakin mereka akan senang," balas Emilia, suaranya terdengar sangat tenang dan sedingin es.

Kinan dan Loga tampak kaget ketika melihat reaksi keponakan mereka, sehingga kehilangan kata-kata.

Emilia tidak berniat untuk berbasa-basi. Dia berbicara kepada para eksekutif yang menyaksikan adegan itu dengan perasaan campur aduk. "Kalian semua telah bekerja untuk Grup Muzaki selama bertahun-tahun dan mengetahui metode yang aku gunakan. Aku akan melindungi dan mengembangkan warisan yang ditinggalkan kedua orang tuaku. Kalian tidak perlu khawatir. Silakan berkonsentrasi pada tanggung jawab masing-masing. Aku tidak akan memperlakukan kalian dengan buruk. Semua usaha kalian untuk perusahaan akan dihargai dan kalian akan menerima kompensasi yang sepadan."

Sementara itu di Tewi, Brandon menjemput Natasha dari rumah sakit. Dalam perjalanan pulang, dia memarahi seseorang di seberang telepon, "Kamu tidak bisa menemukan jejak apa pun? Apa gunanya mempekerjakanmu?"

Asisten di seberang telepon tampak cemas. Meski telah melakukan pencarian secara menyeluruh terhadap rekaman kamera pengawas yang membentang ratusan kilometer dan menggunakan berbagai cara, mereka tidak dapat menemukan Emilia.

Dia memberanikan diri untuk berkata, "Tapi, Nyonya berasal dari sebuah desa kecil di Nore dan kedua orang tuanya meninggal karena sakit."

Brandon mengetukkan jarinya secara berirama ke lutut dan tubuhnya perlahan-lahan berubah menjadi santai. Mungkin, dia telah berprasangka buruk pada Emilia.

Natasha yang duduk di sampingnya, menghela napas sambil berpikir. "Nona Emilia berasal dari keluarga sederhana, tapi dia pergi tanpa membawa apa-apa. Dia memang berbeda dari wanita lain. Tidakkah menurutmu begitu, Kak Brandon?"

Dahi Brandon berkerut saat mendengar pertanyaan tersebut. Dia mengingat sosok Emilia yang pendiam dan bertanya-tanya dalam hati apakah wanita itu mencoba meninggalkan kesan unik.

"Pak Brandon, saya sudah mengirim regu pencarian ke Nore. Mungkin, Nyonya pulang ke kampung halaman," ucap asisten tersebut.

"Tidak perlu," jawab Brandon dengan nada acuh tak acuh. "Kami sudah bercerai. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk mempertahankan hubungan dengannya. Karena dia telah mengambil keputusan, biarkan saja."

"Baik. Tapi, ada satu hal yang harus saya sampaikan mengenai pekerjaan!" Karena menyadari kesabaran Brandon semakin menipis, asisten tersebut segera mengatakan bahwa informasi yang akan dia sampaikan berkaitan dengan kepentingan perusahaan.

"Katakan," ucap Brandon.

"Saya menerima informasi mengenai Keluarga Muzaki di Erde. Beberapa hari yang lalu, pembeli saham Grup Muzaki yang misterius tiba-tiba muncul. Menurut laporan, Emilia Muzaki telah kembali."

Alis Brandon terangkat karena terkejut. Emilia Muzaki? Bukankah dia sudah meninggal tiga tahun lalu?

Lanjut Nonton!
Ceritanya makin seru! Buka Aplikasi untuk lanjut membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Astaga, Gairahku Diketahuinya
8.6
Menghadapi kondisi kesehatan yang terus menurun dan suasana hati yang buruk, seorang wanita akhirnya memberanikan diri berkonsultasi dengan seorang praktisi pengobatan tradisional. Sebelumnya, ia sangat ragu karena menyembunyikan rahasia besar tentang kecanduan seks yang dialaminya, khawatir sang dokter akan mengetahuinya. Ketakutan itu menjadi kenyataan saat ia tiba di klinik. Tatapan sang dokter berubah drastis, hingga akhirnya ia membaringkan wanita itu di meja periksa dan merobek pakaian dalamnya yang basah.
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Kekasih yang Dicemooh
9.1
Demi menyelamatkan keluarganya dari kehancuran finansial, Johanna terpaksa menjadi wanita simpanan Carson. Sempat dimanjakan, ia sangat terluka setelah menyadari dirinya cuma alat dalam rencana licik pria itu. Johanna akhirnya pergi untuk membangun kehidupan baru yang mandiri. Saat mereka kembali dipertemukan, Johanna telah menjelma menjadi sosok tangguh yang didekati banyak pria. Carson yang dirundung penyesalan memohon kesempatan kedua, tetapi Johanna menolaknya dengan dingin karena mengaku telah menikah.
Sampul Novel MENGEJAR MIMPI KE NEGERI SAKURA
9.3
Tumbuh tanpa ayah membuat Aisyah Rana, gadis keturunan Jepang, kerap dihina sebagai anak haram di sekolah. Kemarahan Abah dan tangis Ibu setiap kali ia bertanya justru memicu tekadnya untuk kuliah di Jepang demi mengungkap kebenaran. Walau ditentang keras oleh orang tuanya, Rana pantang menyerah memperjuangkan impiannya tersebut. Di tengah perjuangan yang penuh luka ini, hadir seorang pemuda tulus yang diam-diam selalu setia melindungi dan menjaga hatinya.
Sampul Novel Pernikahanku, Bukan Denganmu
9.5
Lima tahun lalu di Puncak, aku merelakan penglihatanku demi menyelamatkan tunanganku. Namun, pengorbanan itu dianggap sandiwara belaka. Ia lebih memprioritaskan sahabatnya, Amara, bahkan mengubah tempat pernikahan dan membelikannya gaun mewah. Saat hari pernikahan tiba, ia justru menemani Amara dan menelantarkanku di altar. Dia mengira aku akan terus tunduk, tetapi dia keliru. Ketika ia mencariku di Bali, aku sudah pergi ke gunung untuk menikah dengan lelaki lain.
Sampul Novel Sepupu Dan Suami: Cinta atau Dosa?
8.1
Kehidupan Nindy hancur saat Bastian, suaminya, tega berselingkuh dengan Dini yang merupakan sepupunya sendiri. Pengkhianatan keji ini terjadi tepat ketika Nindy tengah berjuang keras melawan penyakitnya, menyisakan trauma mendalam akan komitmen. Di masa sulit itu, Rangga hadir. Sahabat kuliah Nindy tersebut membawa ketulusan yang perlahan memulihkan hatinya. Saat Nindy mulai bangkit, Bastian dan Dini justru harus menghadapi karma buruk akibat perbuatan mereka.
Sampul Novel Siasat Cantik Sang Perawat
9.3
Sebuah ketidaksengajaan memalukan terjadi saat aku menjalani prosedur pengangkatan kulit di area khusus, membuat bagian vitalku terekspos tanpa sengaja. Sejak peristiwa medis itu, perhatian para perawat di rumah sakit mulai tertuju padaku lewat tatapan-tatapan rahasia. Namun, tidak ada yang seberani sosok perawat satu ini, yang nekat mendatangi dan mengetuk pintu bangsalku secara langsung di tengah keheningan larut malam.